ilhamqmoehiddin.wordpress.com
[Puisi] Ibu dan Rukmo untuk Pesisir Sidoarjo
Oleh Ilham Q. Moehiddin Ancol jam lima sore. Rukmo merunduk, memunguti bebatuan. Impiannya menjadi pecahan tanah. Mata sayu ibunya teliti gelisah pada Rukmo: “di sini seperti di pesisir Sido…