hamamlog.com
Batang Pisang Menyuburkan Tanah Secara Organik | Hamam Log
Bismillahi, Assalamu’alaikum sobat, bertani secara organik sekarang sudah mulai jadi tren baru, perlahan menggantikan kimiawi yang selain mahal juga dapat merusak kesuburan tanah dalam jangka panjang. Orang tua kita dulu sekalipun tidak mengenal pupuk-pupuk kimiawi nyatanya tetap mendapat hasil pertanian yang baik, rahasianya tentu saja karena kesuburan tanah dijaga dengan pupuk-pupuk organik, contoh adalah limbah ternak sapi/ kambing. Pola organik ini banyak diterapkan di Amerika, misalkan petani asal Jember, Jawa Timur Edi Surianto yang mendapatkan ilmu bertani dari Amerika, menurut beliau ternyata disana walau tanahnya gersang/ tidak subur tetap bisa menghasilkan produk kelas eksport dengan pengelolaan tani organik. Pengalaman bertani disana akhirnya dibawa ke Indonesia, alhasil kebun cabainya berhasil dan sangat subur tanpa bahan-bahan kimiawi. Bertani secara organik ini bukan melulu soal pupuk, tapi banyak unsurnya ya, seperti tanah humus, pestisida alami, ZPT, PGR, MOL dan lainnya, semua itu dibuat dari bahan-bahan organik. Nah salah satu bahan organik paling sering digunakan oleh petani adalah batang dan bonggol pisang. Sebelum ini diketahui banyak orang, limbah pohon pisang ini hanya dibiarkan tergeletak atau bahkan dibuang ke tempat sampah, padahal manfaat pohon pisang beserta buahnya sangat-sangat bagus untuk digunakan sebagai penyubur tanaman/ tanah. Saya punya pengalaman yang sangat berkesan, beberapa bulan lalu saya beli pohon buah tin, singkatnya saya tanam ditanah (bukan pot), tapi 1 bulan sejak tanam taka da perkembangan, akar-akar baru mulai tampak tapi sama sekali tak ada daun baru, setiap muncul tunas berkahir gosong (bisa jadi terlalu panas). Akhirnya saya beri batang pisang busuk (sudah lama terendam air) disekitar akar, ajaibnya hanya butuh 1-2 minggu, pohon tin saya mulai bersemi 3 minggu semakin subur, al hamdulillah. Sejak itu saya baru tau (hasil dari searching google) bahwa pohon pisang mengandung NPK alami cukup tinggi. Percobaan saya terus berlanjut dengan bibit-bibit yang saya beli lainnya, karena perkembangannya yang amat lambat berkat izin Allah, dengan humus batang pisang ini jadi subur. Caranya: Siapkan batang pisang. dicacah dalam ukuran kecil. Rendam dalam air 1-2 bulan. Aplikasikan pada permukaan tanah disekitar akar / batang tanaman.