azharologia.com
Catatan Pernikahan: Kebohongan yang Indah (bag. 1)
Berhenti di sana. Jangan lagi kamu berjalan meski pelan-pelan. Aku takut ketika kamu jatuh, tanganku belum siap di sana untuk menangkapmu. Jadi tunggu dulu. Tunggu. Sampai mulutku tak lagi gagu. Sa…