apidibukitmenoreh.wordpress.com
Buku 022 (Seri I Jilid 22)
“Aku tidak pernah mempunyai keberanian yang cukup untuk menegurnya, meskipun aku sering berpapasan dengan gadis itu.” Wuranta tertawa, ditatapnya wajah Alap-Alap yang keras dan bermata seper…