mapcorner.wg.ugm.ac.id
Ari Sudjito Soal ‘Bela Negara’: Yang Diperlukan Bukan Patriotisme Fisik, Tapi Karakter Revolusioner Melawan Kapitalisme
Baru-baru ini, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengeluarkan ide tentang “Bela Negara”. Kementerian Pertahanan mencanangkan program bela negara bagi 100 juta warga negara Indonesia yang berusia di bawah 50 tahun. Rekrutmen uji coba pemerintah dalam latihan bela negara pada Oktober ini adalah 4.500 peserta, berasaldari 45 kabupaten dengan 100 peserta dari masing-masing kabupaten. Program Bela Negara ini diusung dengan dalih bahwa keberadaan kader bela negara sangat penting dan mendesak mengingat adanya kecenderungan lunturnya wawasan kebangsaan belakangan ini. Bahkan Menhan RI Ryamizard Ryacudu mengeluarkan statement yang arogan yang intinya bagi warga Negara Indonesia yang tidak mau membela Negara silahkan hengkang dari NKRI. Apabila menilik sejarah berkembangnya militer di Indonesia, fenomena bela Negara bisa merupakan upaya untuk mengembalikan militerisasi di Indonesia. Pada masa Orba Militer ( Angkatan Bersenjata Republik Indonesia ) memiliki fungsi ganda yaitu pertahanan dan