jurnalisperempuan.com
Curhat Warjaki dan Rumput-rumputan | Forum Jurnalis Perempuan Indonesia
Saya seorang warjaki, wartawan jalan kaki. Tidak bisa bawa kendaraan membuat teman dan atasan saya dulu khawatir akan nasib saya di jalanan saat mengejar berita. Selain berat di ongkos, memang kadang saya kalah cepat dalam mengejar liputan peristiwa, kecelakaan atau kebakaran misalnya. Tapi pada akhirnya keseluruhan cerita dan peristiwa akan saya tuliskan juga dari saksi mata atau pejabat berwenang terkait. Saya bukan fotografer yang harus menangkap gambar saat itu juga, walau jika fotografer media kami tidak muncul, saya yang sekenanya mengabadikan gambar untuk mendukung berita. Saya memang punya kamera saku sendiri waktu itu. Tidak seperti sekarang, telepon genggam sudah smart. Kameranya sudah bagus hasilnya. Jadi lebih praktis. Tidak jarang predikat warjaki ini menjadi olokan di antara teman-teman, tapi sebagian lagi ada yang simpatik dan memuji ketabahan saya meliput harus nebeng kendaraan dengan rekan jurnalis lain, naik angkot atau malah jalan kaki. Jika ditanya kenapa tidak bawa