gemasaba.org
Keistimewaan Puasa Ramadhan | DPN Gemasaba
Oleh KH A Mustofa Bisri Semestinya, kalau melihat sambutan dan pernyataan-pernyataan kaum muslimin menjelang Ramadhan, tentu bulan suci itu adalah bulan yang istimewa. Tapi di manakah letak istimewanya? Apakah hanya pada perubahan jadwal makan, ramainya tarawih keliling, dan lomba ceramah agama, termasuk dagelan-dagelan di televisi? Bukankah selain itu semuanya seperti berjalan sebagaimana biasa? Simaklah media massa, media cetak, atau elektronik; bacalah berita-berita. Bukankah isinya tidak banyak berbeda dengan hari-hari sebelum Ramadhan? Anda masih dapat menikmati gosip selebritas, sinetron percintaan, dan film kekerasan. Anda masih bisa membaca berita, mulai copet yang dikeroyok di pasar hingga korupsi dengan manuver-manuver politikus. Anda masih bisa menyaksikan demo-demo dan tindakan-tindakan kekerasan atas nama agama. Anda masih melihat tokoh-tokoh memamerkan keahliannya mengulas dan memutarbalikkan fakta. Apakah hanya pedagang-pedagang warung yang harus "menghormati"