sadrapress.com
Menyibak Hakikat Realitas dengan Wahyu dan Akal | | Sadrapress.com
Indra dan akal acap kali menemui jalan buntu dalam upayanya mengivestigasi hakikat realitas. Keduanya juga diyakini tidak mampu membuka jalan menuju kebahagiaan. Kelemahan tersebut mengantarkan pada pencarian sumber-sumber epistemologi lain. Manusia banyak berharap pada wahyu untuk dapat mengungkap berbagai misteri mendasar kehidupan ini karena wahyu menyatakan diri sebagai sumber alternatif tersebut. Para rasul mengumumkan kepada khalayak akan penunjukan mereka oleh Tuhan atas penerimaan pengetahuan wahyu. Akal manusia tentu tidak begitu saja menerima kehadiran kenabian tersebut. Akal kemudian berjuang untuk melakukan pembuktian keberadaannya. Menurut penulis, akal dapat menerima wahyu sebagai sumber pengetahuan dengan syarat, wahyu dicerna secara benar (logis) dan baik (metodis). Maksud logis di sini yaitu melakukan pembuktian menggunakan hukum-hukum kemestian akal yang apabila terjadi penyangkalan maka akan memabawa pada kemustahilan. Sedangkan yang dimaksud dengan metodis adalah