~lah

Dan here we go

Nulis lagi setelah ikrar janji udah ogahan nulis-nulis hal dengan “bau psikologi” disini 😂, yowes rapopo karena matahariku, atau bebeb cahaya asia request hal ini.

Jadi nulisnya gitu, ngg ah sudah lah, tapi elah poseku ngetik ini kek digambar, di pinggir jendela, duduk, gantungan gak jelas, liat sawah ambil merokok, ngeteh, karena kopi kini dilarang 😂.

tanyanya soal mas apa itu “disorder” ?

Ok kujawab

kita bahas dari Kamus besar bahasa inggris dulu,

Disorder : dapetnya pasti sekitaran “keadaan ketidakteraturan, kekacauan, penyakit dan kelainan”

Jadi jelas dong maksudnya disorder adalah merujuk pada keadaan abnormal yang tidak sesuai dengan apa yang berlaku secara umum “validasi atau tolak ukur umumnya dengan melihat mayoritas sekitar” contoh : macam dislokasi pada bidang kedokteran, dislokasi berarti tulangnya geser gak sesuai dengan posisi normalnya sendi, normalnya dengan melihat mayoritas manusia lainnya, itu sederhana versiku, entah yang lain mau gimana atau ada yang mau perbaikin hahaha, ini bisa di nego kok haha

Terus tambah dikit kata mental jadi “mental disorder”

simpelnya “mental disorder” adalah ganguan pemahaman manusia, gangguan kepribadian, atau gangguan yang sudah merasuk terlalu dalam di otak manusia, cara berpikir dan berperilaku sudah sangat tidak fleksibel dan umumnya mengarah pada terganggunya proses bersosial dengan orang lain.

kalau kamu sedikit pernah membaca dan menelaah pakem tulisanku, kamu pasti dapat pesannya, aku selalu ingatin dari apa yang dimaksud “mental disorder” dengan cara yang lebih sederhana, aku selalu nulis “suatu paham yang merasuk terlalu dalam akan menimbulkan sifat destruktif untuk diri” jadi mau dari dimensi apapun, ini berlaku! mau dimensi agama atau pemahaman berlabel “baik” sekalipun, kalau ditanam secara “fundamental garis keras” itu pasti salah!

ada yang bilang dulu kala, ini argumennya sungsang mas? Mosoo’? Aku bawa dimensi agama bukan asal ndasku ini cocok, kita tahu pemahaman orang itu beda, agama itu masalah personal, agama bukan sesuatu yang bisa di lihat mata, hapal berapa banyak lantas mereka itu sebagai wali tuhan? Kurang bener, esensi agama itu pegangan untuk diri dan dijalankan individu, hak pregoratif tuhan yang menentukan keimanamu setinggi apa, bukan mereka untuk orang lain, aku menyebut agama ini untuk diri sebagai “BATASAN” kalau kita pakai “metode psikoanalitik freud” yang membagi manusia secara kepribadian jadi 3, id, ego dan superego, agama itu jatuhnya EGO dan SUPEREGO (dari pahamku) yang melarang naluriah manusia untuk mengeluarkan kehendak bebasnya (ID), seks itu dorongan naluriah, itu enak, bikin bola “mata naik saking nikmatnya haahaha” tapi agama melarang untuk jajan sembarangan dan hanya pada pasangan yang pas, padahal ada banyak jajanan pasar di tempat prostitusi kini kian murah pulak 450ribu aja, sudah lemes engkelmu untuk yang lakik ahahahahaha, tapi kan GAK! Karena agama melarang, dan itu harus dijalankan, inilah “batasan” untuk pribadi.

Jadi agama itu cerdas, sangat cerdaas! aku gak tau agama lain, tapi kalau islam aku takjub, entah apa kanjeng nabi muhammad sudah ketemu sigmund freud apa nggk, rasanya pas aja, seperti hadist beliau yang bunyinya “kehendak bebas/keinginan (enak) yang ditinggalkan itu amal, hanya yang dilakukan, itu dosa”, jelas ini ada paham manusia punya kehendak naluriah, tidakkah itu cerdas? Apa hanya cocokologi? Bias lagi untuk saya hahahaha.

Sudahlah intinya yang jadi faktor kenapa aku masukin tidak lain adalah agama itu personal, hadirnya tidak untuk dipaksakan ke orang lain, agamamu ya agamamu, agama orang lain ya agamanya “sek karep ndasnya” yang memaksa orang lain itulah yang salah, yang bener itu mengajarkan pola kebenaran untuk kebaikannya saja dan dengan cara yang halus, tidak memaksa apalagi menyakiti individu lain, Kalau maksa itu penyakit, maksa itu virus yang sakit,

itu sebuah “pola” bukan makanan siap
saji macam indomie goreng,

ku biarkan kamu yang paling kusayang berjalan diatas pahammu bukan pahamku, karena aku gak mau nikanin ntar cerminan diriku 100%, yang kamu harus ku kendalikan apapun, sumpah itu ngilani haha, kamu jadilah dirimu sebebas bebasnya, karena kamu indah ketika terbang, perihal menuntun aku hanya akan mengajarkan pola dan arah kebaikan, selebihnya terserah padamu, entah aku gak tau pun sebenarnya arah kita pintu surga atau neraka, aku hanya berbuat yang sesuai dan mengajarkan apa yang jadi batasan atas apa yang kupercaya

nikmat ya! ahhahaahha

balik lagi soal “mental disorder” saripatinya ada dipemahaman manusia yang salah, mas kasih contoh : macam phobia, liat pakemnya itu berasal dari kepercayaan mendalam yang tidak irasional, kita roleplay saja, andai kan saja aku phobia pada badut (clownphobia atau clourophobia), ini simpel liat akar kepalanya itu karena pasien ini melihat, lalu percaya pada logika yang salah, bahwa badut itu akan membunuhnya, badut itu perwujudan setan dalam bentuk manusia, badut itu monster,nah orang dibidang psikologi untuk perbaikan mental itu esensi kerjanya adalah ahli “sliding tackel” persepsi atau ideologi hahahaha,  dan panduannya dasarnya itu DSM, itu macam alquran untuk profesi ini

jadi itulah panjangnya.
penjelasan ku

syudah
hahaha  

6 Disember 2016, 1:03PM.
.
Terkadang pasti ada suara-suara sumbang mengungkit kisah silam seseorang yang sudah kembali kepada fitrah.
.
“Alaaa, kau kena ingat dulu kau tu macam mana.”
.
“Kau dulu pun macam itu lah, Kau tak ingat?”
.
“Kau ini memilih sangatlah pasangan. Kau kena sedar kau dulu pun bukan baik sangat pun,”
.
Pasti akan kedengaran kata-kata seperti itu.
.
Tanpa mereka sedar, sebenarnya kata-kata itu lebih menjurus mengungkit dan seolah menghukum seseorang di atas masa lampau seseorang yang sudah berubah dan bertaubat.
.
Sebagai manusia, kita harus ingat yang perjalanan urusan kehidupan seseorang itu hanya Allah yang berhak tentukan.
.
Memang tiada yang mustahil bila mana Allah ingin kurniakan sesuatu kebaikan yang melimpah ruah ke atas hamba-hambaNya yang bertaubat yang memburu keredhaanNya semata-mata. Rahmat Allah itu luas.
.
Apa salahnya menggunakan percakapan yang lebih baik. Contohnya,
.
“Yang lalu biarkan berlalu. Ambil pengajaran. Yang penting sekarang ini teruskan perbaiki diri dan istiqamah ya.”
.
“InsyaAllah pasti ada yang lebih baik untuk kamu. Kamu berusahalah menjadi yang terbaik untuk dapat yang terbaik. Mohon pada Allah selalu okay?”
.
Bercakaplah dengan menggunakan cara yang berhikmah dan menyenangkan,
.
Bukan melemahkan jua memperendahkan peribadi kehidupan seseorang itu.
.
Wallahhu Ta'ala A'lam.
.
#abuhanifah #alhamdulillah #dakwahituseni #harinidahingatmati #muhasabah #muhasabahdiri #muhasabahbersama #my_genggua #ikutcarakita #hikersmalaya #hikers #hiking #hike #outdoormalaysia #kakidaki #kakihikingmalaysia #peringatan #peringatanbersama #rapatkansaf (at Mount Ophir)

Made with Instagram
6

———————
Kalau ada orang muslim dukung ahox karena katanya ahox bisa membangun.

maka sampaikanlah pada dia bahwa *firaun bisa membangun mesir menjadi negara gemerlap*, penduduknya hidup makmur tapi fir'aun menistakan Agama Allah, maka Allah hancurkan dia*

Kalau ada orang Muslim dukung ahox karena katanya ahox bisa membuat Jakarta menjadi modern.

maka sampaikanlah pada dia bahwa *namrud bisa membangun Messopotamia menjadi negara yang moderen, bangunan menjulang ke atas dengan teknology canggih saat itu.
Hanya namrud menistakan Allah, maka Allah hancurkan dia.

Kalau ada orang Muslim dukung ahox karena katanya ahox bisa menjadikan hidup makmur,
maka sampaikanlah pada dia bahwa Bangsa saba’ bisa membangun negerinya menjadi negara yang makmur, bebas korupsi*
*Dan kaum saba’ menistakan Agama Allah, maka Allah hancurkan mereka..*

Percaya lah orang yang selalu bersama Allah tidak akan pernah kehilangan apa apa,tapi orang yang kehilangan Allah maka ia akan kehilangan segala nya.

Saya tidak benci dengan orang non muslim dan etnis china , tapi Allah dengan firmannya melarang saya untuk memilihnya sebagai pemimpin apalagi jika mereka berani menista agama kami.

Saya tidak ingin berdebat dengan Anda yang mendukung mereka, apalagi jika Anda yang orang islam.

Bagaimana saya bisa meyakinkan Anda, sedangkan Firman Allah saja anda tidak yakini dan Anda abaikan.

*Aa Gym

JIKA ADA MUSLIM PEMBELA AHOK, lihat sejarah dan pelajari kembali Sejarah dan Al Qur'an agar mata hatimu terbuka.

Kalau ada orang muslim dukung ahox karena katanya ahox bisa membangun.
Maka sampaikanlah pada dia bahwa *firaun bisa membangun mesir menjadi negara gemerlap*, penduduknya hidup makmur tapi fir'aun menistakan Agama Allah, maka Allah hancurkan dia*

Kalau ada orang Muslim dukung ahox karena katanya ahox bisa membuat Jakarta menjadi modern. Maka sampaikanlah pada dia bahwa *namrud bisa membangun Messopotamia menjadi negara yang moderen, bangunan menjulang ke atas dengan teknology canggih saat itu. Hanya namrud menistakan Allah, maka Allah hancurkan dia.

Kalau ada orang Muslim dukung ahox karena katanya ahox bisa menjadikan hidup makmur maka sampaikanlah pada dia bahwa Bangsa saba’ bisa membangun negerinya menjadi negara yang makmur, bebas korupsi*
*Dan kaum saba’ menistakan Agama Allah, maka Allah hancurkan mereka..*

Percaya lah orang yang selalu bersama Allah tidak akan pernah kehilangan apa apa,tapi orang yang kehilangan Allah maka ia akan kehilangan segala nya.

*Aa Gym

lah-disputes Self Care Masterpost

Distractions;

Here are some distractions to help keep your mind occupied so you aren’t too focused on your thoughts.

Sleep issues;

Uncomfortable with silence;

Anxiety;

Sad, angry and depressed/depression;

Isolation and loneliness;

Self-harm;

Addiction;

Eating disorders;

Dealing with self-hatred;  

Suicidal;

Schizophrenia;

OCD;

Borderline personality disorder;

Abuse;

Bullying;

Loss and grief;

(Other loss and grief)

Getting help;

Things you need to remember;

  • Don’t stress about being fixed because you’re not broken.
  • Remember to remind yourself of your accomplishments. Tell yourself that you’re proud of yourself, even if you’re not. 
  • This is temporary. You won’t always feel like this. 
  • You are not alone. 
  • You are enough. 
  • You are important. 
  • You are worth it. 
  • You are strong. 
  • You are not a failure, 
  • Good people exist. 
  • Reaching out shows strength. 
  • Breathe. 
  • Don’t listen to the thoughts that are not helping you. 
  • Give yourself credit. 
  • Don’t be ashamed of your emotions, for the good or bad ones. 
  • Treat yourself the same way as you would treat a good friend. 
  • Focus on the things you can change. 
  • Let go of toxic people. 
  • You don’t need to hide, you’re allowed to feel the way you do. 
  • Try not to beat yourself up. 
  • Something is always happening, you don’t want to miss out on what’s going to happen next. 
  • You are not a bother.
  • Your existence is more than your appearance. 
  • You are smart. 
  • You are loved. 
  • You are wanted. 
  • You are needed. 
  • Better days are coming. 
  • Just because your past is dark, doesn’t mean your future isn’t bright. 
  • You have more potential than you think. 
  • Your value doesn’t decrease based on someone’s inability to see your worth.