yaas*

14-febreo-2016 Wigetta

¿Pues que mas podria decir?….. ah, si…. VAN A PASARLA JUNTICOS ESTE 14 FHAFAHFAJKFAGFA ME MORI BAI CHIKS 

POR FAVOR AIUDA ME MUERO, ¿alguien mas esta de acuerdo que deberían elegir ese día para aprovechar el AMOR y confirmarlo? no? esta bien :( MINTIRAAAA!!! YO SE QUE SI QUIEREN QUE LO CONFIRMEN YAA, QUE SE TOMEN FOTOS JUNTOS, QUE HAGAN VIDEOS PORN…. quiero decir, que lo confirmen jum si, eso es.

(hasta ahorita me di cuenta de algo, porque soy idiota: ¿vieron el numero de retweets de samuel? 1.666… eso quiere decir una cosa, que la confirmación se acerca… y ya estoy diciendo idioteces pero bueh)

Originally posted by imprettyodd

LES DESEO LO MEJOR A AQUELLAS PAREJAS QUE LA PASARAN JUNTOS ESTE 14 (yo no tengo a nadie así que estare pendiente de TODO) UN GRAN ABRAZO Y FELIZ DÍA CARIÑOSOS (soledad por siempre, salseo por siempre) los amo ♥♥♥

MAJALAH PRIA DEWASA ITU ...

dapat postingan dari temen, yang membuka perspektif lain yang menarik, baca sampai selesai yaa.. biar ga salah persepsi

Bertemu ex redaktur salah satu majalah popular di Indonesia. Kami berbincang banyak hal, di antaranya topik yang lagi trending. Awalnya, saya tidak menduga obrolan menuju sana. Saya cuma mendengarkan, lalu surprise di bagian akhir.

“Mas tahu majalah X?” katanya sambil menyebut merek majalah pria. Saya mengiyakan, walau tak pernah membeli dan membuka isinya.

“Konsumennya cuma 40 persen yang normal. Maksudnya yang benar-benar laki.”

“Lho, yang 60 persen?”

“Ya gitu. Lekong.”

“O ya? Tahu dari mana?”

“Kan kita survei, Mas. Dari situ ketahuan.”

“Caranya?”

“Pertanyaan-pertanyaan yang kita berikan itu pertanyaan ‘jebakan.’ Misal, dalam sebulan, ada alokasi biaya perawatan tubuh nggak? Misalnya, spa, treatment ke salon, semacam itu.”

“Pertanyaan lain?”

“Apa yang dia suka dari perempuan? Kalau yang normal, ya mukanya. Bagian tubuhnya. Yang lekong itu jawabnya fashion. Baju, tas, sepatu. Model-model gitu.”

“Terus, hasil surveinya buat apa?”

“Itu kaitan dengan wajah majalah. Bagaimana desain cover-nya, rubrik-rubriknya apa saja. Itu juga sebabnya, di halaman-halaman majalah itu banyak gambar cowok sixpack, berotot. Karena yang lekong-lekong suka melihat yang begituan. Redakturnya aja banyak yang lekong, Mas. Jadi mereka ngerti selera kaumnya.”

Sedang heboh tema LGBT. Saat sebagian orang sibuk dengan meme “LGBT itu penyakit,” saya lebih tertarik melihat dari angle yang lain: bisnis. Kenapa seolah-olah dunia bisnis tidak ambil pusing dengan penolakan-penolakan yang ada? Bukan hanya nama-nama kecil, tapi juga merek-merek gadang di dunia.

Facebook, Whatsapp, LINE, Starbucks.

Kenapa mereka tidak peduli, malah aktif mendukung dan mempromosikan? Apa mereka tidak khawatir “mencederai” loyalitas existing customer?

Pertanyaan ini terjawab dari kasus 60 persen lekong pembaca majalah X. It’s all business. It’s all about money.

Bisnis tidak akan ada jika tidak ada demand. Demand itu antara dua: kebutuhan atau keinginan. Selagi masih ada kebutuhan, bisnis akan hidup. Selagi masih ada keinginan, bisnis akan jalan. Dalam hal apa pun.

Fakta bahwa merek-merek besar mengampanyekan LGBT menunjukkan mereka tengah merangkul segmen ini. Jumlahnya makin besar. Bertambah terus dan terus. Jika mereka bersikap kontra, it’s bad for their business. Mereka bisa kehilangan uang. Kesempatan untung lebih banyak.

Dari titik inilah, kita perlu menyimpulkan: siklus ini perlu distop dengan cara yang sistematis. Kita tidak akan bisa menghentikan ini dalam waktu singkat, sebab LGBT telah memperjuangkan keberadaan mereka puluhan tahun. Main halus. Pelan-pelan. Itulah yang membuat kaum agamawan terkejut, karena mereka selama ini nampak ditolak masyarakat. Nyatanya LGBT tumbuh dalam gelap, dan berani unjuk gigi saat sudah besar.

Kita memang perlu menyatakan sikap. Namun bersikap kasar, keras, mengatakan bahwa mereka itu “penyakit” itu kontraproduktif. Mereka bisa depresi, karena terus-menerus dianggap busuk, tak punya harapan. Bisa juga menghidupkan sistem pertahanan. Seperti menekan bola dalam air. Makin ditekan, makin besar pula perlawanan. Makin kebas dan mantap untuk menyimpang.

Catat ini baik-baik: semua orang berhak mendapatkan dakwah, termasuk LGBT. “Arus penolakan” yang kita lihat sekarang membuat mereka makin represif. Padahal, yang seharusnya dilakukan:

Edukasi, lalu solusi.

Sebenarnya, ini rumus content marketing. Bukan mencaci dan mengutuk. Tak akan ada nasihat yang diterima jika disajikan dengan pola “benci dan melaknat.”

“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka akan menjauhkan diri dari sekelilingmu” (Q.s. Ali Imran [3]: 159).

Untuk orang-orang yang hatinya telah disentuh dakwah, dan masih merasakan indahnya Islam, selalu ingat:

Dulu, kita pun dapat hidayah lewat kata-kata yang lembut.

Karenanya, ajak LGBT memahami bahwa orientasi seksual mereka adalah ujian dari Allah. Jika mereka bisa menyikapinya dengan sabar, taat pada syariah Allah, hidup lurus sesuai sunnah Nabi, surga balasannya.

Dari Atha’ bin Rabbah, dia berkata, Ibnu Abbas pernah berkata kepadaku, “Maukah kutunjukkan kepadamu seorang wanita penghuni surga?”

Aku menjawab, “Ya.”

Ibnu Abbas berkata, “Wanita berkulit hitam itu pernah mendatangi Nabi Saw. seraya berkata, "Sesungguhnya aku sakit ayan dan auratku terbuka. Maka berdoalah bagi diriku.”

Beliau Saw. berkata, “Apabila engkau menghendaki, maka engkau bisa bersabar dan bagimu adalah surga. Dan, apabila engkau menghendaki, engkau bisa berdoa sendiri kepada Allah hingga Dia memberimu afiat.”

Lalu wanita itu berkata, “Aku akan bersabar.”

Dan ia berkata lagi, “Sesungguhnya auratku terbuka. Maka doakanlah aku agar auratku tidak terbuka.”

Maka Nabi Saw. berdoa untuk wanita itu.

Jika ayan saja dihadiahi surga, apalagi cobaan orientasi seksual? Harus optimis. Nggak boleh su'uzhan pada Allah. Ajak mereka mengingat kematian, akhirat, dan indahnya ganjaran dari Allah kelak.

Jangan berharap hasil, tapi sampaikan dengan baik.

Sisanya, serahkan pada Allah. Karena yang membolak-balikkan hati adalah Dia. Bukan kita.

Allahu a'lam.

BABAM BAYADIR SALONDA YATIYO. KENDİ YATAĞI BELİNİ AĞRITIYOMUŞ.

Neyse sigara içiyodum. Uyandı televizyon açtı, haber kanalı. Yunan çiftçilerini gösteriyo işte.

Dedim “Yaa reis. Yunan çiftçisi çıldırdı şuna bak”

“Ben dedim onlara. Yapmayın, ayıptır dedim. Yarın kızıcam hepsine.” diyo.

Ailede tek normal insan annem o da günün %60ını uyuyarak geçiriyo.

Neyse canım ailem ya süper aile valla.

Tentang Kecewa

Dear you,

Entah mengapa aku masih membenci luka-luka masa lalu. Aku memang, telah memaafkan semua. Bahkan aku juga telah berusaha melupakan. Tetapi ada sesuatu yang kembali mengingatkan. Yaa, kesendirian kadang membawa bilah-bilah rasa pahit yang sulit dilarutkan.

Bayangkan, mengingat kekecewaan itu rasanya sulit dipercaya. Apalagi melihatku sekarang yang tetap tegar menerima dan terus bertahan. Apakah kekecewaan, sakit hati, dibohongi mampu ditukar dengan sesuatu hal? Agar kita bersedia menyatukan kepingan kepercayaan satu per satu yang telah dipecahkan.

Aku tak menyalahkanmu dulu, dengan apa-apa yang pernah kau lakukan. Itu adalah kesalahan kita yang terlalu banyak diam tanpa mau bicara.

Mungkin benar, “Seseorang itu akan berubah ketika sadar bila ada seseorang lain yang begitu mencintainya. Maka bisa dipastikan ia akan merasa bersalah, merasa tidak pantas, dan merasa hanya memberikan kebahagiaan yang semu.”   

Sekarang aku bisa lega, semua telah berakhir. Dan kita menyulam kembali harapan yang hampir roboh. Untuk menjadi salah satu nyata di kemudian hari.
Ya, semoga.


13 Februari 2016

: Perempuan penunggu senja

anonymous asked:

Yasin abi bu niye böyle yapıyor yaa? Yahu ben 18 gün beklemişim içim içimi kemirmiş özlemekten adam bana bir bakışı çok görüyor ya -_- üzüyor...

 Mü’min erkeklere söyle, gözlerini haramdan sakınsınlar, ırzlarını korusunlar. Bu davranış onlar için daha nezihtir. Şüphe yok ki, Allah onların yaptıklarından hakkıyla haberdardır.

saeko asked:

I'll send you a nice happy anime for the prompt.....znt ❤️

oooh my god im dying znt ;A;

❤ Favorite Male: twelve 
❤ Favorite Female: - im sorry but lisa was useless af
Favorite Pairing: twelve/lisa
❤ Least Favorite Character: its either five or lisa i don’t know who dislike more
❤ who’s most like me: twelve
❤ most attractive: nine
❤ three more characters that I like:
 that one inspector guy…yaa

Give me a series and I’ll tell you

instagram

Jennifer Lopez’s makeup-free Dubsmash is giving us life on HelloGiggles