ya nabi allah

DO'A RASULULLAH ﷺ UNTUK KITA

Pada suatu ketika, dikatakan Baginda berdo'a untuk Sayyidatina Aisyah membuatkan dia gembira dengannya.

Nabi berdo'a : “Ya Allah ampunkan untuk Aisyah binti Abi Bakar apa yang telah dilaluinya juga yang belum dilalulinya, apa yang disembunyikannya juga yang nyata dan pada yang zahir juga batin.

Dikatakan Sayyidatina Aisyah hampir terbang kerana gembira. Didapati tanda-tanda kegembiraan pada wajahnya.

Nabi bertanya : "Adakah kamu gembira wahai Aisyah ?” Dia Sayyidatina Aisyah menjawab : “Benar wahai Rasulullah. Bagaimana aku tidak gembira, sedangkan inilah do'amu untukku.”

Baginda Rasulullah bersabda : “Inilah do'aku untuk umatku setiap malam, Setiap malam aku berdo'a untuk umatku dengan do'a-do'a seperti ini.”

Shallallahu ‘alaihi wa sallam wa baarik 'alaihi wa 'ala alih

Betapa penyayangnya Rasulullah, betapa perindunya Baginda, dan betapa pengasihnya Baginda.

(Al-Habib Umar bin Hafidz)

اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه وسلم

SILA SHARE DAN SEBARKAN

Doa Ustaz Ahmad Dusuki Abd. Rani

Bismillahirrahmanirrahim…


Ya Allah Ya Tuhan kami

Kami mohon keampunan dosa² kami Ya Allah

Dosa besar kami & dosa kecil kami Ya Allah

Dosa yg sengaja kami lakukan semenjak kecil kami ya Allah

sehingga dewasa ini Ya Allah


Ya Allah Rahmatilah dlm kehidupan kami Ya Allah

Murahkanlah rezki kami Ya Allah

Panjangkan umur kami dalam redha Kamu Ya Allah


Ya Allah Ya Tuhan kami

Kami mohon keredhaanMu Ya Allah

Apa yang pernah dipohon oleh Nabi kami Ya Allah

Nabi Muhammad SAW Ya Allah

Jauhkanlah kami dari apa yg diminta oleh Nabi Muhammad SAW


Ya Allah Ya Tuhan kami

Permudahkanlah segala urusan kerja kami ya Allah

Jadikanlah kami hamba²Mu yg soleh ya Allah


Pandangkanlah kami dgn rahmatMu ya Allah

Seburuk manapun kami & sekeji mana pun kami Ya Allah

Pandanglah kami dgn pandangan RahmatMu Ya Allah


Ya Allah, seburuk mana pun kami atau sekeji mana pun kami Ya Allah

Pandanglah kami dgn pandangan RahmatMu Ya Allah


Sebesar manapun dosa kami Ya Allah

Sebanyak manapun kemarahanMu Ya Allah

Rahmatilah dalam hidup kami Ya Allah


Ya Allah Ya Tuhan

Kami mohon keredhaanMu Ya Allah

Agar jadikan kami hambaMu Ya Tabah Ya Allah

Yg mampu menghadapi ujian² dlm kehidupan ini Ya Allah


Ya Allah Ya Tuhan kami

Jadikanlah kami ini mampu menghadapi ujianMu dgn tenang & tabah

Lapangkanlah dada kami dlm bicara kami Ya Allah

Permudahkanlah setiap urusan kerja kami ya Allah


Ya Allah Ya tuhan kami

Kami mohon keredhaanMu Ya Allah

Agar dijadikan kami teman² yg baik dlm hidup ini Ya Allah

Kekuatan kpd kami Ya Allah

Mampu memberi kekuatan kpd kami yang tidak ternilai Ya Allah


Ya Allah kami minta agr dijauhi teman² yang merosakkan hidup kami Ya Allah

Drpd teman² yg menikam kami drpd belakang Ya Allah


Ya Allah ya Tuhan kami

Rahmatilah dalam hidup mereka & hidup kami Ya Allah


Ya Allah Ya tuhan kami berikanlah petunjuk kpd kami Ya Allah

Pada mula kami dlm keaadaan leka Ya Allah

Kamu sedarkanlah kami Ya Allah


Di waktu mana kami dlm kesesatan Ya Allah

Kamu tunjukkanlah kami jln yang lurus Ya Allah


Di waktu mana kami dlm kegelapan Ya Allah

Cahayakanlah kami dgn cahaya imanMu Ya Allah


Di waktu mana kami terkapai² & terkial² dlm hidup kami Ya Allah

Kamu bimbinglah kami Ya Allah

Kamu bantulah kami Ya Allah

Kerana kami memerlukan pertolongan & bantuanMu Ya Allah


Ya Allah Ya tuhan Kami

Jadikanlah setiap kata² kami

Kata² yg penuh hikmah Ya Allah


Setiap perjalanan kami

Perjalanan yg penuh dgn keberkatan Ya Allah


Setiap tutur bicara kami Ya Allah

Mampu didengari makhluk Kamu dilangit mahupun dibumi Ya Allah


Ya Tuhan kami

Kami mohon keampuanan dosa² kami ya Allah

Sehingga bibir kami Ya Allah

Mampu menyebut LAILAHAILLALLAH, MUHAMMADURRASULLULLAH


Di kala mana penghujung dlm kehidupan kami Ya Allah

Di waktu mana kaki kami mula sejuk

Di waktu mana mata kami tidak mampu digerakkan

Tangan kami tidak mampu lagi utk menyentuh

Tubuh badan kami mula kesejukan Ya Allah

Di waktu mana roh kami mula menyusut keluar Ya Allah

Sedikit demi sedikit dlm jasad ini Ya Allah

Rahmatilah kami diwaktu itu Ya Allah


Ya Allah tunjukkanlah kami tempat kami dlm syurga firdausMu ya Allah


Ya Allah Ya tuhan kami

Rahmatilah kami disaat mayat kami dimandikan Ya Allah


Rahmatilah kami

Di waktu mana kami dikapankan mayat kami Ya Allah


Rahmatilah kami

Sewaktu mana mula disembahyangkan mayat kami Ya Allah


Jadikanlah org yang paling soleh doakan kami sewaktu menyembahyangkan kami Ya Allah


Ya Allah sewaktu mana kami diusung keluar drpd rumah kami nanti Ya Allah

Tinggalkanlah amalan² keji kami Ya Allah


Bawakanlah amalan² yg baik sahaja utk dihadiahkan di hadapan kamu Ya Allah


Sewaktu mana kami dihadapkan muka kami ke kiblat Ya Allah

Sewaktu mana tanah mula berbau dihadapan kami Ya Allah

Sewaktu mana liang lahad mula ditutup sedikit demi sedikit Ya Allah

Sewaktu mana tanah² mula berguguran di atas badan kami Ya Allah

Sewaktu mana Malaikat Mungkar & Nakir dihujung kaki kami Ya Allah

Jadikanlah kubur kami di antara taman² syurga Ya Allah

Jgn Kamu jadikan kubur kami di antara kawah² neraka Ya Allah


Ya Allah sewaktu kami mula disoal Ya Allah

Jgn banyak soalan² Mungkar & Nakir Ya Allah

Sehingga menggigil tubuh badan kami Ya ALlah

Utk menjawab soalan Mungkar & Nakir sewaktu itu Ya Allah


Ya Allah ya Tuhan kami

Kumpulkanlah kami dgn Arwah ayah ibu kami sebelum kami dihadapkan di hadapan kamu Ya Allah


Kami merindui mereka saat mereka membesarkan kami dahulu Ya Allah

Saat mana mereka bersusah payah membesarkan kami Ya Allah

Kami merindui mereka & kami tidak mampu lagi utk mengucup dahi mereka Ya Allah


Ya Allah Ya tuhan kami

Jadikanlah malam pertama kami di Alam barzakh adalah malam terindah Ya Allah

Di waktu mana kami gembira di saat itu Ya Allah


Jgn Kamu jadikan kubur kami di antara kawah² neraka Ya Allah

Ya Allah jgn Kamu jadikan kubur kami di antara kawah² neraka Ya Allah

Ya Allah jgn Kamu jadikan kubur kami di antara kawah² neraka Ya Allah


Ya Allah Ya Tuhan kami Kami Mohon Kepada kamu Ya Allah

bangkitkan kami dgn para Nabi, para Syuhada’ & para solihin Ya Allah


Ya Allah Ya tuhan kami

sewaktu mana ditujukan amalan manusia di padang mahsyar nanti Ya Allah

Berilah suratan amalan kami di sebelah tgn kanan kami Ya Allah

Jgn Kamu berikan suratan amalan kami dgn tgn kiri Ya Allah


Sewaktu mana ditayangkan amalan manusia Ya Allah

Jgn Kamu tayang kesilapan kehidupan kami Ya Allah

Jgn Kamu dedahkan kekhilafan kami Ya Allah

Kami malu & kami malu di hadapan Kamu Ya Allah


Ya Allah Ya Tuhan kami

Ampunkanlah dosa kami Ya Allah

Di kala kami melalui titian sirat nanti Ya Allah

Masukkanlah kami ke dlm Syurga Firdaus Ya Allah

Bersama dgn para Nabi, para auliya’ & para solihin

Dgn keluarga kami yang kami cintai Ya Allah


Ya Allah ampunkanlah dosa kami & kedua ibu bapa kami ya Allah

Khususnya dosa kami terhadap ibu kami Ya Allah

Kami pernah cakap kasar dgn ibu kami Ya Allah

Kami pernah menengking kata² ibu kami Ya Allah

Kami pernah mengalirkan air mata ibu kami terhadap kami Ya Allah


Ya Allah dosanya kami di waktu itu Ya Allah

Krn kami lakukan di waktu kami tidak mengerti Ya Allah

Kami lakukan di waktu kami jahil Ya Allah

Kami tidak sengaja meruntunkan hati ibu kami Ya Allah

Kami tidak sengaja melukakan hati ibu kami Ya Allah


Ya Allah kami tahu ibu kami menyayangi kami Ya Allah

Sewaktu kami kecil Ya Allah

Susunyalah yg membesarkan kami Ya Allah

Sewaktu mana kami kecil dahulu Ya Allah

Ibu kami berhutang keliling pinggang utk membesarkan kami Ya Allah


Sewaktu mana kami kecil dahulu Ya Allah

Pipi ini dicium Ya Allah

Pipi ini dicium Ya Allah

Kemudian kami diselimuti dgn penuh kasih syg Ya Allah


Ya Allah sayangnya diwaktu kami besar ini ya Allah

Kami tidak mampu membalas jasa²nya Ya Allah

Rahmatilah ibu bapa kami Ya Allah

Rahmatilah mereka sewaktu mana mereka merahmati kami sewaktu kami kecil ya Allah


Ya Allah Ya Tuhan kami

Berilah kami kekuatan dlm hidup kami ya Allah

Utk mendidik keturunan anak cucu kami Ya Allah

Jgn kerana dosa kami

Mereka mencela kami Ya Allah


Ya Allah kerana dosa² kami Ya Allah

yang membuatkan kami hilang dr RahmatMu Ya Allah


Kerana dosa² inikah Ya Allah yg menyebabkan kami semakin jauh dgn Kamu Ya Allah


Kerana dosa² inikah ya Allah

Yg menyebabkan Kamu tidak memandang kami ya Allah


Jika kerana dosa² ini Ya Allah

Ampunkanlah dosa² kami Ya Allah

Ampunkanlah kami Ya Allah

Ampunkanlah kami ya Allah


Kerana kami HambaMu Ya Allah

Kerna Kami HambaMu Ya Allah..


Amin Ya Rabbal Alamin

Did you know?

When Ali al Akbar (sa) was given permission to go in the battlefield,
Imam Hussain (as) raised his hands to the heavens and supplicated, “O Allah! Bear witness against these folks that a man who looks most like Your Messenger Muhammad in his physique, manners, and eloquence has come out to fight them!
Whenever we missed seeing Your Prophet, we would look at him.
O Allah! Deprive them of the blessings of the earth, create dissension among them, and make them into many parties, and do not let their rulers ever be pleased with them, for they invited us to support us, then they transgressed on us and fought us!”

Then he recited the Qur’anic verse saying, “Allah surely chose Adam, Noah, the family of Abraham and the family of Imran over all people, offspring of one another, and Allah is Hearing, Knowing (Qur’an, 3:34).”


Source : [al-Khawarizmi, Maqtal al-Husayn, Vol. 2, p. 30]

KEKASIH ALLAH DIKALANGAN ORANG BERDOSA

Terdapat seorang lelaki pada zaman Nabi Musa ‘alaihissalam yang meninggal dunia. Orang ramai tidak mahu menguruskan jenazahnya kerana kefasikan lelaki ini. Mereka kemudiannya membuang jenazahnya ke sebuah tempat yang kotor dan busuk. Allah Subhanahu Wa Taala kemudiannya memberikan wahyu kepada Nabi Musa ‘alaihissalam.

Allah berfirman: “Wahai Musa, seorang lelaki telah meninggal dunia, tetapi orang-orang telah mencampakkan jenazahnya di tempat yang kotor, sedangkan dia ialah kekasih (wali) daripada kekasih-Ku, mereka tidak mahu memandikannya, mengkafankannya dan mengebumikan jenazahnya, maka pergilah engkau uruskan jenazahnya.”

Kemudian Nabi Musa ‘alaihissalam pun berangkat ke tempat tersebut. Nabi Musa ‘alaihissalam bertanya kepada orang-orang: “Beritahulah aku tempatnya.” Mereka pun bersama-sama menuju ke tempat tersebut. Ketika Nabi Musa ‘alaihissalam melihat mayatnya, orang-orang pun bercerita tentang kefasikannya. Lalu Nabi Musa ‘alaihissalam berbisik kepada Tuhan-Nya dengan berkata: “Ya Allah, Engkau memerintahkan aku untuk menguruskan mayatnya, sedangkan orang-orang telah menjadi saksi atas kejahatannya, maka Engkau lebih tahu daripada mereka.”

Kemudian Allah berfirman: “Wahai Musa, benarlah kata-kata kaummu tentang perilaku lelaki ini semasa hidup. Namun, ketika dia menghampiri ajalnya, dia memohon pertolongan dengan tiga perkara, jika semua orang yang berdosa memohon dengannya, pasti Aku akan mengampuninya dirinya demi Allah, Zat yang Maha Mengasihani.” Tanya Nabi Musa: “Ya Allah, apakah tiga perkara itu?”
Allah berfirman: “Ketika dia di ambang kematiannya,

1) Dia Benci Kemaksiatan Dalam Hati
Dia berkata: “Ya Tuhanku, Engkau tahu akan diriku, penuh dengan kemaksiatan, sedangkan aku sangat benci kepada kemaksiatan dalam hati, tetapi jiwaku terkumpul tiga sebab aku melakukan maksiat walaupun aku membencinya dalam hatiku iaitu, hawa nafsuku, teman yang jahat dan Iblis yang laknat. Inilah yang menyebabku terjatuh dalam kemaksiatan, sesungguhnya Engkau lebih tahu daripada apa yang aku ucapkan, maka ampunilah aku.”

2) Mencintai Orang Soleh
Dia berkata: “Ya Allah, Engkau tahu diriku penuh dengan kemaksiatan, dan tempat aku ialah bersama orang fasik, tetapi aku amat mengasihi orang-orang yang soleh walau aku bukan dari kalangan mereka, kezuhudan mereka dan aku lebih suka duduk bersama mereka daripada bersama orang fasik. Aku benci kefasikan walau aku adalah ahli fasik.”

3) Mengharap Rahmat Allah Dan Tidak Berputus Asa
Dia berkata: “Ya Allah, jika dengan meminta untuk dimasukkan ke dalam syurga itu akan mengurangkan kerajaan-Mu, sudah pasti aku tidak akan memintanya, jika bukan Engkau yang mengasihaniku maka siapakah yag akan mengasihaniku?”

Lelaki itu kemudian berkata lagi: “Ya Allah, jika Engkau mengampuni dosa-dosaku bagai buih di pantai, maka bahagialah kekasih-kekasih-Mu, Nabi-Nabi-Mu, manakala syaitan dan Iblis akan merasa susah. Sebaliknya jika Engkau tidak mengampuniku, maka syaitan dan Iblis akan bersorak kegembiraan dan para Nabi-Mu dan kekasih-Mu akan merasa sedih. Oleh itu, ampunilah aku wahai Tuhan Pencipta Sekalian Alam, sesungguhnya Engkau tahu apa yang aku ucapkan.”

Maka, Allah pun berfirman: “Lantas Aku mengasihaninya dan Aku mengampuni segala dosanya, sesungguhnya Aku Maha Mengasihani, khusus bagi orang yang mengakui kesalahan dan dosanya di hadapan-Ku. Hamba ini telah mengakui kesalahannya, maka Aku ampuninya. Wahai Musa, lakukan apa yang Aku perintahkan, sesungguhnya Aku memberi keampunan sebab mulianya orang yang menguruskan jenazahnya dan menghadiri pengebumiannya.”

(Riwayat Wahhab bin Munabbih, Kitab Tawwabin susunan Imam Ibnu Qudamah)

————–
Kisah ini menunjukkan kita tidak boleh sama sekali berputus asa dari rahmat Allah yang amat luas walau apa jua sekali pun. Firman Allah: “Dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu” (Surah Al-A’raf : 156).
Dan benarlah sabdaan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:

“Janganlah kalian merasa kagum dengan seseorang hingga kalian dapat melihat akhir dari amalnya. Sesungguhnya ada seseorang selama beberapa waktu dari umurnya beramal dengan amal kebaikan, yang sekiranya dia meninggal pada saat itu, dia akan masuk ke dalam syurga, namun dia berubah dan beramal dengan amal keburukan.

Dan sungguh, ada seorang hamba selama beberapa waktu dari umurnya beramal dengan amal keburukan, yang sekiranya dia meninggal pada saat itu, dia akan masuk neraka, namun dia berubah dan beramal dengan amal kebaikan.

Jika Allah menginginkan kebaikan atas seorang hamba maka Dia akan membuatnya beramal sebelum kematiannya.” Para sahabat bertanya: “Wahai Rasulullah, bagaimana Allah membuatnya beramal?” Beliau bersabda: “Memberinya taufik untuk beramal kebaikan, setelah itu Dia mewafatkannya.” (Musnad Ahmad, no. 11768)

Wallahu a’lam bissawab

(ustaz Iqbal Zain Al-Jauhari)

SILA SHARE DAN SEBARKAN

Hari kelahiran Nabi tercinta.

Rasulullah,
aku bukan siapa siapa.

Bukan umat yang begitu gagah memperjuangkan agama sepertimu ya Nabi Allah..

Bukan insan yang begitu tegar mengikuti setiap sunnahmu,Ya Rasul..

Kecintaan dalam hatiku padamu Ya Rasulullah,
hanyalah berwaktu,
jauh sekali seperti kecintaan sahabat padamu..

Tetapi ya Rasulullah,

aku ini umatmu,
yang jua tulus mengharap syafaatmu,
tika kelelahan di mahsyar..

menunggu dihisabkan,
oleh Tuhan yang tidak akan berbuat aniaya walau sedikit pun..
Pada hari pembalasan kelak..

Aku,
mengharapkan syafaatmu ya Rasul..

Allahu…

*menangis*