wynas

Resensi Pilihan: Bad Boys #2 “Troy’s Spy” — Nathalia Theodora

Ditulis oleh Fabiola Izdihar di http://readingvibes.blogspot.co.id/2016/01/bad-boys-2-troys-spy-nathalia-theodora.html?m=1 untuk program #ResensiPilihan di Twitter @Gramedia

“Kenapa Troy tidak menyadari betapa beruntungnya dirinya? Mungkin memang masih banyak cewek yang menyukainya, tapi apakah mereka menyukainya sedalam aku?”


Memang lagi jaman ya, anak SMA jaman sekarang main geng-geng-an? Itu-lah yang sempat terlintas di benak Sophie Wyna, salah satu murid SMA Emerald. Sophie bersahabat karib dengan Ivy sejak SMP, yang tak lain tak bukan adalah adik dari Troy Cornelius, ketua geng SMA Vilmaris–musuh bebuyutan geng SMA Emerald. Tak hanya sampai disitu, Troy adalah cowok yang mati-matian ditaksir Sophie selama tiga setengah tahun lamanya, namun tak kunjung mendapat jawaban meskipun Sophie sudah berulang kali mengirim sinyal-sinyal tanda ketertarikannya terhadap cowok tampan itu.

“Kalau ditanya apa yang memesona dari dalam diri Troy, aku juga tidak bisa menjelaskan. Aku hanya merasa ada sesuatu yang spesial dari dalam dirinya, yang tidak bisa membuatku berpaling.”

“Bangga rasanya mengetahui orang-orang takut pada Troy. Di mataku dan penggemarnya, Troy mirip dewa Yunani yang tak bercela. Tapi di mata cowok-cowok lain, Troy mungkin mirip Megatron.”

Sophie sangat iri dengan Jason, adiknya, yang punya kesempatan bebas untuk memilih SMA, namun dia malah tidak memilih SMA Vilmaris, padahal Sophie dulu mati-matian ingin masuk SMA itu namun tak diperbolehkan orangtuanya. Jason malah memilih masuk SMA Soteria, dimana Natasha, mantan pacar Troy juga bersekolah. Parahnya, Jason juga mengaku naksir pada Natasha yang dapat disebut sebagai rival kakaknya sendiri. Saat mengantar Jason, Sophie tak sengaja bertemu dengan Edgar Julian, ketua geng Soteria, dan ujung-ujungnya malah menemukan rahasia bahwa Edgar punya obsesi untuk menghancurkan geng Troy. Sophie yang tergila-gila kepada Troy tentu mengkhawatirkan keselamatan cowok itu, dan secara impulsif mendeklarasikan diri sebagai mata-mata Troy tanpa diketahui siapapun, dengan cara ‘menjinakkan’ kejutekan Edgar pelan-pelan, lalu menjadi temannya.

“Untuk mengalahkan musuh, kita harus mengenali kelemahannya terlebih dulu, kan?”

Untuk membantu rencananya berjalan lancar, Sophie meminta bantuan Lionel, teman dekat Troy sekaligus salah satu anggota geng, sebagai 'burung merpati’-nya untuk menyampaikan hasil temuannya kepada Troy. Sementara itu, Austin sedang sibuk perang dingin dengan Troy yang tak kunjung memberi restu penuh terhadap hubungannya dengan Ivy, yang dahulu pernah kandas karena fakta bahwa Ivy adalah adik kandung Troy, dan Natasha yang diputuskan sepihak oleh Troy setelah cowok itu mengetahui Austin adalah kakak pacarnya. Tidak cukup sampai disitu, pertemuan Troy dengan Natasha secara tiba-tiba, membuat dua orang itu kembali menjalin kedekatan yang dulu pernah padam, bahkan Sophie dengan mata kepala sendiri melihat Natasha yang supercantik memeluk Troy!

“Dia nggak terbiasa disakiti. Jadi waktu lo meninggalkannya, patah hatinya benar-benar parah.”

“Dari kecil Ivy bergantung banget sama gue. Ke mana pun gue pergi, dia selalu ngikut. Susah banget memisahkan dia dari gue. Maka dari itu gue juga jadi terbiasa melindungi dia. Sekarang setelah dia punya pacar, gue merasa kehilangan.”

Sophie sangat-sangat patah hati, dia nggak begitu keberatan lagi dengan status Troy sebagai playboy, asalkan cewek yang didekatinya bukanlah Natasha, yang jelas-jelas tak akan bisa dikalahkan olehnya. Sophie terus terdorong untuk menyatakan perasaannya kepada Troy, sementara itu apa yang didapatkannya dari Edgar membuatnya semakin penasaran. Sebenarnya apakah yang telah dilakukan Troy sehingga Edgar sampai berani mengusik ketenangan cowok itu? Dan apa reaksi Troy saat Sophie menyatakan perasaannya di saat cowok itu sedang menunjukkan kedekatannya dengan Natasha?

“Kenapa sih cewek demen banget meribetkan masalah? Padahal kalau cowoknya memang nggak suka, ya udah, tinggalin aja. Cari yang lain. Kayak cowok cuma ada satu dunia.”


***

Pertama kalinya saya membaca novel Nathalia Theodora, dan saya harus mengakui bahwa saya benar-benar menikmati saat membacanya. Bad Boys 2 bergenre teenlit, yang sejujurnya genre yang kurang begitu saya sukai, tetapi karena penceritaan Kak Nathalia yang menyenangkan, teenlit ini masuk dalam daftar pengecualian bersama Johan Series milik Lexie Xu.

Mengangkat tema tentang fenomena geng yang tersebar di seluruh SMA, novel ini sudah dapat menarik perhatian. Akan ada adegan baku hantam meskipun nggak mendapat porsi banyak, Bad Boys 2 lebih mengedepankan proses menuju klimaks itu seperti masalah hati Sophie serta orang-orang disekelilingnya. Adanya sosok-sosok ketua geng yang kharismatik, jago, dan ganteng seperti Troy, Austin, termasuk Edgar, menambah poin plus. Mereka nggak segan-segan melalukan kekerasan demi membela nama sekolah atau pun orang-orang terdekat mereka. Pembaca akan dibuat hanyut dengan kisah sosok para ketua geng pencuri hati ini. Troy, sudah pasti hampir sempurna, ditambah lagi sikap protektif dalam menjaga adik perempuan satu-satunya yang membuat saya meleleh. Seandainya saya punya abang (yang juga ketua geng), mungkin akan seberuntung Ivy. Troy juga ditakuti oleh siapapun, geng yang diketuai olehnya termasuk geng yang paling disegani oleh geng SMA lain. Austin juga cukup punya pesona yang sama, namun porsinya tidak sebesar Troy karena Troy-lah tokoh utama cowok dalam novel ini, which is spotlight-nya tertuju kepada dia semua. Saya sempat menyukai Edgar, yang jutek, namun bisa luluh juga kalau didekati terus-terusan, dia sepertinya aslinya manis, tapi tetap saja pesona Troy nggak terkalahkan sampai halaman akhir.

Selain adanya sosok ketua geng, Sophie-lah yang menurut saya menjadi bintang utama novel ini. Karakternya benar-benar like-able. Apa lagi dengan POV 1 dari sudut pandang dia, pembaca jadi lebih bisa mengetahui sifat Sophie. Sophie ini cewek lucu abis, overpede, dan over kegeeran-nya. Benar-benar tergila-gila dengan Troy sampai nggak malu mengkhayalkan Troy walau di tempat umum juga. Sophie ini ceplas-ceplos dan kelihatannya agak agresif untuk ukuran seorang cewek SMA yang nggak pernah pacaran. Yang bikin salut, dia naksir Troy nggak main-main, sampai rela membahayakan dirinya demi Troy. Sophie karakternya benar-benar terasa real, saya bahkan beberapa kali dibuat tertawa membaca celetukannya tentang apapun dan siapapun.

Di awal saya bilang bahwa penulisan Kak Nathalia menyenangkan. Bintang 5 deh untuk urusan penulisan meski kata-katanya nggak puitis (mengingat ini teenlit, akan aneh kalau penulisannya mendayu-dayu). Memang benar, karena saya sama sekali nggak dibuat bingung dengan deskripsi maupun dialognya. Deskripsi Kak Nathalia dapat diterima dengan baik dan dapat saya reka adegannya dalam otak saya dengan lancar. Apa lagi deskripsi sakit hati-nya Sophie, beuh, benar-benar mengena di hati saya. Rasanya saya bisa merasakan apa yang Sophie rasakan juga. Istilahnya, “bikin baper”. Dialog yang diciptakan Kak Nathalia juga pas, nggak berlebihan dan nggak kurang. Dialog-nya nggak ada yang spam, semuanya terasa dibutuhkan sekalipun dialog saat bercanda yang kadang terasa garing dan 'nyampah’ di beberapa novel yang telah saya baca. Meskipun keseluruhan plot-nya nggak begitu saya sukai karena banyak keribetan si ini pacaran sama ini yang ternyata kakaknya adalah musuhnya, hal-hal seperti itu cukup membuat pusing juga. Tapi saya cukup bisa menerima ending-nya meski nggak sesuai ekspektasi pribadi. :p

Akhir-akhir ini novel yang saya baca bagus-bagus dan berhasil meningkatkan mood baca saya, termasuk Bad Boys 2 yang merupakan sekuel dari Bad Boys yang fokus pada cerita tentang Austin dan Ivy. Rasanya saya ingin membaca lanjutannya (kalau ada), atau karya-karya Kak Nathalia yang selanjutnya. Bagi yang lagi nyari bacaan ringan yang bikin baper, Bad Boys 2 bisa menjadi pilihan yang cocok!

“Langkah-langkahku membawaku mendekati Troy sekaligus semakin menperbesar retakan lapisan es. Aku akan segera jatuh, dan kini keputusan ada di tangan Troy–apa dia mau membiarkanku jatuh, atau menyelamatkanku?”


Judul Buku : Bad Boys 2 “Troy’s Spy”
Penulis : Nathalia Theodora
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Terbit : November 2015
Harga : Rp63,000
Tebal : 344 halaman
Ukuran : 13.5 x 20 cm
Cover : Softcover
ISBN : 978-602-03-2267-4

Frases Divertidas. #WYNA 2016 (en Wattpad) http://w.tt/1PriYMl

¿ quieres reirte ? entrastes al lugar INDICADO.

➴ Científicamente comprobado que te reirás.
➴ No son las típicas frases.

#06 en De Todo , pero con sus estrellitas, puede llegar a ser el #1


OBRA CONCURSANTE DE LOS WYNAS 2016 DE LA EDITORIAL WYNOVEL.

Querido Eddie: [#WOWAwards] [#PremiosPremium] [#WYNA2016] (on Wattpad) http://w.tt/1QOEnN1 Querido Eddie: La última vez que nos vimos me pediste que fuera a visitarte de vez en cuando, pero, como ya me conoces, soy muy clásica, y he preferido acompañar esas visitas con una carta. Y aquí la tienes. (…) Eddie, ¿por qué tuviste que irte? Te necesito aquí, conmigo. Si queréis traducir esta novela a otro idioma, por favor comunicádmelo antes o la denunciaré. QUEDA PROHIBIDA LA REPRODUCCIÓN TOTAL O PARCIAL DE ESTA NOVELA, SIN EL PREVIO CONSENTIMIENTO DE LA AUTORA. TODOS LOS DERECHOS DE AUTOR RESERVADOS. NOVELA REGISTRADA EN SAFE CREATIVE CON EL CÓDIGO 1409101945934. #WOWAwards