warny

Writing Project - Pelangi

Langit mendung
tak lagi berkabung.
Indah lengkung
warna-warni tergantung.

Berganti sudah tumpah tangis
Lengkung warna menghias
Indah memukau
Lupa sudah kelabu

@bekuankenangan

Kelabu pun berlalu
Berganti warna
Lengkung demi lengkung menyatu
Hati pun terpana​

@aquamari-ne

Terpana akan indahmu
Terpikat oleh gradasinya
Namun sedih
Ujungmu tak sanggup kugapai

@komaniak

Aku hanya mampu menatap
Mengagumi penuh harap
Melukis pun aku tak mampu
Pelangiku, maukah jadi jembatan rindu?

@eunheesa

Maukah kau menjadi satu dari sekian bukti bahwa tangan-tangan langit membantu?
Kali ini, biarkan kuanggap bisumu sebagai tanda setuju
Karena menunggumu–yang kulihat hanya hilangnya ronamu satu-satu
Hanya membuatku kembali membatu bersama rindu

@ayisafarillah

Kelunya rindu membuatku menangis tiada henti.
Menahan raga yang ingin didekap oleh cintanya.
Dan kupeluk erat-erat lutut kakiku demi menggantikan dekap hangatnya.
Perih, namun tak mengapa, ini akan menjadi hal yang kelak biasa hatiku terima.

@tyaudhitkd

Biasa, aku sudah terbiasa dibuat menunggu tanpa jeda
Menantimu yang belum tentu nampak eloknya
Meski tangisan cengeng langit selalu menjadi pembuka
Yang membuatku mengigil gila karena dinginnya rindu penuh nestapa

@ibnumafruhin

Kamu tega sekejap mencuri perhatian
Memberikan senyummu pada semua orang
Namun indahmu hanya tersentuh oleh mata
Tanpa pesan kau menghilang

@iffanf

Menghilang di kaki langit dan seperti itu caranya berlalu
Menghilang pada batas waktu, untuk terunduh
Kembali dari kanvas biru
Lalu, apa kalian masih tak punya ragu untuk menautkan rindu disitu?

@budimch

Bagaimana bisa aku ragu menautkan rindu di kehadiranmu.
Jika kehadiranmu selalu saja menciptakan senyum simpul di wajahku.
Warna-warnimu di semesta biru
Mengundang rindu yang memburu.

@traumrahmen

Begitulah cara pelangi melangit
Meninggi tanpa beban ia harus tinggi
Seperti dirimu yang semakin indah setiap hari
Membuatku tak bisa berpaling barang sedetik

@bintangayu

Aku memburu langit
Ingin menggapai warna-warnimu
Tangan ini mungkin takkan sampai
Tapi kaki ini akan menuju warna-warnimu

@hijaudibawahujan

Langit terkadang menjadi pembohong ulung
Birunya seketika berganti mendung
Namun tetiba, ia memaksaku menutup payung
Menikmati pelangi dengan dominasi warna lembayung

@missklise

Pelangi yang pergi
setelah isak tangis bumi
Pelangi yang menepi
bersiap menghapus airmata semesta, lagi.

@tehochaa

Memberi warna,
pada gelapnya angkasa
Memberi harapan,
pada setiap tetesan hujan.

@lalatkata

Bening biru menyibak sebak
Ungu hanya menyisakan sendu
Aku menatapmu pada diam yang dalam
Ketika kelabu telah berlalu

@zeahameeda

Aku ingin berteriak
Aku ingin dia

Aku harus berbisik
Semua orang harus merelakannya

Agar semua harap terbingkai dalam niatnya
Agar pelangi tercipta di tangannya

@indrapria

Terlepas dalam khayalan
Tersadar dari lamunan
Kukira cuma angan yang memberatkan
Ternyata ada kenangan yang tak bisa kulepaskan

@misaqh

Ingatan itu masih ada
Melengkung indah bersama bias warna
Satu masa berjuta warna
Kini tersimpan menjadi rahasia

@andinest

Bukan kamu yang seharusnya dipuji,
Karena kamu hanya biasan yang tercipta,
Tuanmulah yang seharusnya dipuji,
Karena Dia sang Maha Pencipta.
@adoasme

Hanya dari bias Kau mampu menggurat langit kelam
Hanya dari bias Kau mampu menghibur dunia
Hanya dari bias Kau mampu melengkungkan senyum
Hanya dari bias Kau mampu melukis bahagia

@pertigaankekiri

Tak ada gemuruh yang tak dapat direda
Dengan segala kuasa yang Engkau punya semburat warna menghiasi angkasa
Hujan mereda pelangi menyapa
Sempurna tanpa ada cela

@aarinarin


Sebuah Writing Project dari Bujang-Dare KITAKalimantan. Selamat menikmati~
@tumbloggerkita@kitasumatera@kitajabar@kitajabodetabek@kitajateng@kitajatim@kitasulawesi@curhatmamat

Down will be done.

Saat ini aku hanya ingin terpejam.
Sembari merapal doa, siapa tahu ketika mata kembali terbuka, semua sudah terlupa.
Kali ini aku hanya ingin terdiam.
Sembari melumat pahit, siapa tahu ketika diri kembali berlari, air mata sudah mengering disapu angin.
Dan hari ini aku hanya ingin terduduk.
Sembari menyulam perih, siapa tahu ketika aku berdiri, sulamannya penuh warna yang warni.

Bukankah bumi berputar? Bukankah jalan tak selalu bersih tanpa belukar? Bukankah kita tak setiap hari berdiri dengan kekar?

Ya Allah, Tuhan yang Maha Segalanya. Yang menggenggam bumi dan seisinya.
Yang mengubah segala yang sudah terencana oleh manusia menjadi rencana-Mu.
Jatuh adalah perkara mudah bagi-Mu untuk diberikan kepada setiap hamba-Mu, namun jatuh adalah perkara sulit bagi kami yang menerimanya.

Jatuh membuat air mataku menjadi terpuisi.
Jatuh membuat tangisku menjadi tersyair.
Jatuh membuat rengekkanku menjadi tergema.
Jatuh membuatku berdoa agar hidup Kau sudahi saja.

Lapangkan hatiku, Allah.
Kuatkan aku. Terangi pikiranku. Ikhlaskan aku. Ingatkan aku bahwa jatuh tak akan berlangsung terlalu lama, bahwa seluruh airmata dan peluhku tak pernah Kau anggap gratis, bahwa badai pasti reda, bahwa sakit akan segera Kau sembuhkan, bahwa pelangi selalu Kau suguhkan walah hujan sempat menjadi penghalang.

Jika aku kembali membaca tulisan ini nanti. Setidaknya aku tahu bahwa aku pernah jatuh dan bumi masih terus berputar.

10.33 am. Tuesday, August 23. 2016.

HIKMAH
— 

seperti kaktus yang berduri itu tersembunyi dibaliknya sekuntum bunga merah,
sepertinya juga guruh dan petir yang menghadirkan secalit pelangi berwarna warni,
dan sebegitunya juga tajamnya permukaan durian berbuahkan isi yang manis.

Begitulah nisbah untuk kita perumpamaankan coretan kisah hidup ini.
Seringkali Tuhan menemukan kita dengan sebuah kehilangan yang pahit, atau menemukan kita satu hamparan ujian yang sangat jerih.

Diulit kepayahan, percaya dalamnya akan terselit kemanisan. Dan tiada yang lebih manis dari; disaat kau meniti kesulitan dalam kesabaran, kau bertemu cinta Tuhan. Bahkan tiada yang lebih manis dari itu.
:’)

miraqle,13082016

Hai tumb….

nggg, aku baik baik loh di sini. Baik dan bahagia. Puji Tuhan ya tumb 😁

mungkin karena ini kota yang baru, orang yang baru, maka perasaan nya selalu baru setiap hari. 

Yah, tidak habis pikir dengan cara Tuhan membawa ku kesini. Yah bagaimana pun cerita di masa lalu, pokoknya bersyukur dan sangat senang bisa ada disini.

teman ku bilang, tumblr ini sekarang lebih warna warni. Kisahnya tidak saja melulu tentang hati yang sedih campur aduk.

ngg, bukan berarti tidak ada masalah tumb. Ada, pasti ada…

tapi ya sudahlah, aku berusaha semampu ku. Berdoa dan berharap supaya semuanya baik baik saja. 

Ahh ya, disini banyak sekali tempat untuk mengisi kembali semangat. Saking banyak nya aku jadi lupa untuk bersedih. Hahaha, bercanda. Sesekali aku juga merasa tidak baik tapi untungnya aku selalu bisa menemukan cara untuk bahagia kembali.

tumb,

aku ulangtahun beberapa saat lalu. Saat itu aku tidak tahu mau merencanakan apa untuk hari berikutnya. Aku hanya mengucap syukur karena aku masih berdiri hingga sekarang. Bertahan untuk tidak menjadi pengecut.

lalu hari ini aku mengerti tentang apa yang harus aku lakukan,

aku hanya harus tetap berdiri dan bertahan.

sekuat apapun nanti aku terjatuh, aku harus tetap berdiri lagi. Berdiri untuk menyelasikan apa yang harus kuselesaikan dan aku hadapi.

klise banget ya?. 

Hahahhaha, aku juga tidak tahu tumb mau merunut daftar mimpi yang seperti apa. Aku kesannya pasrah banget ya, hhahaha.

trust me tumb, berdiri setelah jatuh itu tidak mudah 😂😂

atau mungkin aku harus meminjam kalimat seorang teman,

“Bahwa aku - suatu hari nanti - akan kembali menjadi debu seperti kayu bakar yang dibakar lalu berakhir menjadi debu. setidak nya sebelum kembali menjadi debu, aku harus bercahaya dengan sangat terang dulu”

tumb,

itu yang harus aku lakukan 😀

Eurotrip - Day 9; To Roissy-aéroport, Paris 🇫🇷

Hari ini memang santai habis, bermalasan dari hotel ke airport dengan €10 tiket train. Semalam dah jalan berbelas jam, mula tengah bandar Paris sampai lah ke kawasan getho mana entah. Nak duduk menulis pun tak sempat. So, nak throwback jela apa yang pergi semalam haha. 

Atas sini boleh lihat kota Paris dari  Basilique du Sacre Coeur, Rue du Chevalier de la Barre, kawasan gereja sebenarnya, cantik dan berkubah atau apa along cakap,“gereja macam masjid” lol. Tempat layan sunset, atau melihat kota paris kalau tak mampu nak naik Eiffiel Tower 😂

Suka kawasan sekitar sebab ‘hidup’, warna warni, ada street performance, arts, dah macam back to Medieval time. Nanti ada masa aku cerita pula pasal masjid aku cari kat sini. (at Sacré-Cœur, Paris)

Made with Instagram
vimeo

“Vulnerable” from Sarah Warny Berg

‘ ”Vulnerable” is a photo essay about different aspects of vulnerability, experienced by dancers at Herräng Dance Camp.

The aim is to show that introvertedness, doubts and feelings of isolation can also be part of being a dancer, and that those feelings also have the right to be a part of the full ”Herräng experience”.

All photos are staged, based on interviews with dancers, who volunteered in sharing their personal stories and experiences.

Thanks to everyone involved and to Herräng Dance Camp for embracing my idea. - Sarah’

Incredible video. This really captured so many emotions that I feel as a dancer. I’ve never been to Herrang, but I’m fairly certain that any dancer can relate to some of these thoughts, emotions, and sensations on a deep, meaningful level.

Enjoy, and remember that you are not alone in your thoughts.