warny

Buenos días..!! Good morning..!! Al ánimo.. Sean para vosotros alegrías tantas y abrazos muchos. nf-photography saika566 eguzkilorea buzzandhum ipcasado balda7 breecolors dechurrosyotrasinversiones theunicornxd thehollycompany not-difficult-to-please lsucrerie es-muy-simple giamaika si-puedes-recordarme embescribe emmyliacm esenciasumisa eixugatitornemhi baerchen-papa bacrote1 cartas-a-destiempo mvaljean525 martaesmaja felinesofnewyork forbidden–snowflake glaucasinestesia gotitascoffe irina-irina-irina iratxo kernel landscapephotoz lunamoon69 madelinnedr diario-de-uma-vitamina nohiharobapenjada not-difficult-to-please queprontollegaronloscinquenta rabidovariesnymph retalhos-e-rabiscos sweetlovelyxo somosletras sad-eyes-escribe serendipiaparadojica silentscreams-hazydreams touchn2btouched takearideonthewildside1 tintayverso toca-dos-gatos unalmadesnuda womanbelievedinlove warnie whenlovesgoes-bamn xsiau ybb55 yolandart yana-a-art yuikki

Kami paling suka dengan karya pamungkas yang mengangkat isu selfie di ArtJog beberapa hari lalu yang mengusung tema Infinity in Flux. Selain kumpulan kacamata warna-warni yang disediakan untuk dipilih sesuka hati, sang seniman juga menyediakan cermin untuk sarana selfie. Lalu, beramai-ramailah anak muda yang kelebihan energi untuk bersefie bersama atau sendiri-sendiri. Sang seniman juga sedikit menyentil, kira-kira seperti ini: bukankah sebaik-baik selfie adalah muhasabah diri? #artjog #art #exhibition #jogjakarta (at ArtJog Taman Budaya Yogyakarta)

Buenos días..!! Good morning..!! Al ánimo.. saika566 nf-photography eguzkilorea ipcasado buzzandhum balda7 dechurrosyotrasinversiones breecolors thehollycompany diario-de-uma-vitamina retalhos-e-rabiscos rabidovariesnymph lsucrerie not-difficult-to-please giamaika es-muy-simple esenciasumisa iratxo irina-irina-irina tintayverso unalmadesnuda warnie whenlovesgoes-bamn baerchen-papa embescribe forbidden–snowflake glaucasinestesia kernel ladansadelganxo mvaljean525 megiddo nohiharobapenjada queprontollegaronloscinquenta sweetlovelyxo touchn2btouched taishou-kun womanbelievedinlove ybb55 yolandart

So. Interesting story. On Monday, I spent a good portion of my day photocopying several folders of the research copies of Warnie Lewis’ (CS Lewis’ older brother) 1941 wartime diary for a visiting scholar.

When the archivist first pulled it out, there was a cryptic note telling us to look at something about Donal Grant (which is a novel by George MacDonald and seemed to have absolutely no connection to Warnie or the folder at hand) and we disregarded it as an old, misplaced note until…

I got to page 28 which was nothing but a copy of that yellowish slip on the left. We were thoroughly confused and ended up pulling out the original volume. Where… yep… that card stock was In the middle of a journal written in perfect 8 point font in a fountain pen. Where it was obviously not original and had absolutely no business being. 

We decided that it had been used as a bookmark by someone at the Wade many moons ago but shouldn’t stay there so we took it out and I made that other page to slip in so that we didn’t have to mess up the pagination for the rest of the folder.

But then when I was quality checking the page count, I found there was another mis-numbered page so I just redid the whole thing and my beautiful acid-free phantom page keeper soon found itself irrelevant. XD

Kalo yang ini bukan Princess S.Kom, tapi soon to be Queen M.Kom :p

Hai @diptatanaya !
Aku gajago berpuisi.
Aku lebih suka menyampaikan rasa lewat karya yang warna-warni.
Bagai bumi dan langit, tapi kok ya kamu mau aja ya sama bocah aneh yang nggak bisa diam tapi ngaku introvert juga ini. Ah, yaa paling tidak kita nyambung lah ya kalo soal selera baca.. Hhihi

Ngopi dari Kata Pengantar skripsi:
Terima kasih kepada: Dipta Tanaya, untuk segala cerita, untuk telinga yang mendengarkan, serta untuk setiap langkah kita berangkat memulai hari dan pulang selama perjalanan empat tahun kebersamaan.

Barakallah :“”“”)
Kurecokin lagi beberapa waktu ke depan ikhlas ya :p (at Fasilkom UI)

Tinggi rendahnya nilai seseorang diukur bukan dari fisik yang terlihat, tetapi pikiran yang tersembunyi di baliknya… Sama halnya dengan balon yang terbang, yang membuat terbang bukanlah plastik bulat berwarna-warni itu, tetapi sesuatu didalamnya. Sesuatu yang tidak terlihat, tetapi membuatnya mampu menuju ke angkasa..
—  Happiness Inside

#maribercerita - 🎏 LAYANG-LAYANG

Aku membentuk kotak dengan jariku, mencoba menangkap gambar di depanku.“Menurutmu, bagaimana perasaan layang-layang yang menyangkut di tegangan tinggi?” tanyaku setengah bergumam.

Musim pancaroba tahun ini bertepatan dengan bulan puasa, langit cerah tiap sore jadi ramai warna-warni layang-layang.

Kau tersenyum, terlalu terbiasa dengan pertanyaan acakku. “Bahagia, barangkali.” sahutmu. Aku menoleh cepat-cepat, tumben nyambung diajak bicara acak. Kau tertawa melihat keterkejutanku. “Bagaimana perasaanmu ketika akhirnya punya tempat menetap setelah lama ditarik-ulur?” tanyamu.

“Bahagia.” Aku menjawab sambil menggamit tanganmu. Membiarkan cincin di jari manisku bertemu dengan pemberinya.

Aku, sang layang-layang akhirnya punya tempat pulang, Kamu.

Semasa kecil dulu, aku pernah mendengar tentang sebuah negeri di atas awan yang disebut kahyangan. Tempat para peri dan bidadari tinggal damai tanpa hiruk pikuk seperti dunia yang kutempati. Penuh keindahan, bunga warna-warni disana-sini, kupu-kupu hilir mudik dengan sayapnya yang menaburkan serbuk ajaib. Lalu, saat menganjak dewasa, aku mulai faham bahwa itu sekadar dongengan orang tua zaman dulu untuk menidurkan anak-anaknya yang kerapkali rewel. Aku mulai lupa, aku mulai tak percaya.

Lalu, lebih dari setahun lalu saat kau berniat mendaki Merbabu wajahku cemberut sepanjang hari. Bagaimana tidak, selama entah berapa lama ke depan tak bisa bertemu, tak bisa bercakap-cakap. Aku ingin ikut kesana, tapi jelas tak kau perbolehkan. Medannya terlalu bera tlah, tak ada teman perempuan yang kan membersamaiku lah. Dan lah lah lainnya. Sebagai tebusannya, tentu aku tak mau kalah. Meminta oleh-oleh pemandangan yang kau bungkus dalam jepretan kamera. Tapi bukan kau namanya kalau tak keras kepala. Dengan asal-asalan kau jawab, mana sempat. Lagipula tak ada kamera DSLR yang bisa digunakan. Rajuk merajuk dan ngeyel mengeyel pun terjadi. Diakhiri dengan diammu yang menandakan keputusan final bahwa aku yang harus kalah. Huh! Sejak dulu selalu begitu.

Ya, tentu saja aku juga berusaha lupa dengan tebusan yang kuminta itu. Tapi beberapa hari sepulangmu dari sana dengan senyum jahil kau serahkan foto-foto indah dalam sebuah folder. “Jepretenku sendiri,” katamu bangga kala itu. Bagaimana aku tak bahagia dengan kejutan yang tak disangka-sangka kudapatkan setelah perang dingin yang menyiksa? Lalu aku ingat tentang negeri di atas awan dulu. Ternyata ia ada disana, dalam setiap foto-fotomu. Terimakasih, Tuan kesayanganku. Bersamamu kutemukan hal-hal baru yang sebenarnya sudah kukubur dalam-dalam di peti kenangan. 

Kini pun, saat kau tak ada disini hanya dengan melihat foto-foto itu aku merasa bersamamu. Nanti kita kesana bersama-sama ya, setelah menikah tentunya. *eh

Baru Nyadar

Baru nyadar loh. Kamu tahu kenapa profil picture Tumblr Staff ganti jadi warna-warni gitu? Karena pernikahan sejenis baru aja dilegalin oleh supreme court Amerika. Bendera warna-warni itu simbol untuk LGBT.

Aku kok semacam patah hati gini ya. Anak-anak kita bakal jadi apa euy? Budaya pop Amerika buanyak banget yang masuk sini dan belum ada hukum yang mengatur itu. Lagu, film, meme, apapun lah. Gampang banget kan diisi konten kayak gini?

Contohnya, semenjak muncul film 50 Shades of Grey, aku rasa jadi banyak lagu Amerika dengan aura masochist. Blank Space, Love Me Harder, etc. Aku jadi tahu ini karena lagu-lagu itu diputer di radio dan juga Path! Kalau aku yang nggak sengaja nyari aja bisa nemu, gimana dengan anak-anak yang mencari? Kalau masochist yang tidak tertuang secara tertulis aja bisa kayak gitu, gimana yang dilegalkan? Lagian nggak ada aturan yang melarang lagu yang berkonten tertentu masuk ke Indonesia.

Bisa jadi kan anak-anak yang kurang mendapat arahan dan pengawasan jadi berpikir benar tentang temuan mereka? I’m extremly afraid of that.

Well, aku bisa dianggap menambah stigma negatif terhadap LGBT sekarang. Oke, aku minta maaf. Dilihat dari sudut pandang LGBT, memang ini masalah kompleks dan melibatkan berbagai disiplin ilmu, termasuk kesehatan fisik maupun jiwa. Tapi aku tetap khawatir tentang keberlanjutan spesies Homo sapiens dan masa depan anak-anak. Itu aja.

Kalau ada yang tidak setuju, nggak papa yang penting kita nggak rusuh ya.


-anggi-
Ditulis dengan hati yang berlubang dan mata yang masih mampu membendung air mata.

Sepertinya aku bakal males buka Tumblr sampai iconnya diganti.