walter mischels

Marshmallow :)

Learnt something today, kultum setelah shalat dzuhur di MRP tadi ngebahas tentang marshmallow experiment yang dilakuin sama Walter Mischel, salah satu profesor di Stanford University dan rekan timnya.

Experiment ini membuktikan salah satu faktor keberhasilan seseorang dalam hidupnya dan berlasung selama beberapa lama, kurang lebih 40 tahun kalo tidak salah (segera edit setelah baca artikel). Awal mulanya, Walter mengumpulkan sejumlah anak berusia 4-6 tahun. Masing- masing anak ini kemudian diberi marshmallow satu- satu. Walter dan timnya kemudian membuat perjanjian dengan anak- anak ini, mereka boleh memakan marshmallow mereka langsung, atau mereka bolwh menunggu hingga para peneliti kembali dan mendapatkan tambahan marshmallow.

Sebagian anak kemudian langsung memakan marshmallow setelah para peneliti meninggalkan ruangan, kemudian beberapa yang lain bersabar beberapa saat hingga akhirnya tidak tahan untuk memakan masrshmallownya, dan sebagian yang lain berhasil menunggu himggal peneliti kembali dan mereka mensapatkan hadiah marshmallow lagi.

Okei dari sini udah ada pelajaran yang bisa diambil ya..

Kemudian penelitian ini dilanjutkan setelah beberapa tahun. Anak- anak yang dulunya sabar menanti dilihat mendapatkan nilai yang lebih baik di sekolahnya daripada anak- anak lain. Dan 40 tahun kemudian, dilihat lagi bahwa anak- anak yang dulu sabar menanti mendapatkan kehidupan yang lebih baik, lebih bahagia, dan lebih sukses dari anak- anak yang lain.

“The child who can’t wait a minute can manage to wait for twenty when he changes his thoughts about the temptations. To me, that finding is more critical to the long-term correlations because it points the way to strategies that can enhance self-control ability and reduce stress.”
- Walter Mischel

Ini sebenarnya sangat disingkat..

Tapi dari kultum tadi siang ini, seolah ditegur. Ketika kita bisa menahan diri untuk tidak tergiur dengan kesenangan sesaat yang ditawarkan saat ini, mungkin kita akan mendapatkan yang lebih besar dan nyata di depan nanti. Bersabar, dan menguasai diri.

Yang relevan dengan saat ini bagi aku, mungkin untuk kembali fokus pada apa yang sempat terdistraksi oleh banyak hal. Suatu pencapaian memerlukan usaha dan pengorbanan di dalamnya. Namun, jika pencapaian itu kita raih, maka pasti semuanya akan terlihat sebagai seri perjalanan yang menghangatkan hati ketika mengingatnya..

Gaada perjuangan yang sia- sia. Gaada langkah yang diam di tempat. Semuanya, selama kamu bergerak, akan membawamu semakin dekat dengan tujuan.


Bismillah :)

Kali ini semangat bagi kalian pejuang!


Malam!


Di.

Walter Mischel, the Marshmallow Test, and Self-Control

Walter Mischel, the psychologist behind the famous marshmallow test, has struggled with the very issue he studied. Maria Konnikova writes:

“Mischel has travelled around the world to study delayed gratification in various cultural and socioeconomic contexts. The principles from the marshmallow test seemed to hold universally. But, even as he was learning just how important self-control is to success in life, he couldn’t keep himself from smoking.”

Photograph by Adrian Nakic / Getty.