totaalvoetbal

4

FOOTBALL PHILOSOPHIES

Prints can be purchased here

Shirts can be purchased here

I’ve been capturing various well known footballing philosophies in a minimalist style over the last year. So far I’ve illustrated the fortress like Catenaccio, the myriad of passing triangles that is Tiki Taka, the dynamic Total Football and now my latest is a nod to Brazilian culture’s close links to both football and music. I drew a parallel between the strings on a guitar, an instrument used in Samba music, and the free form creative way in which Brazil line out.

4

3nil is proud to re-release 'Totaalvoetbal' and 'Tiki Taka', two classic designs in all new flavours.

'Totaalvoetbal' returns in an all new ‘away’ style of orange on black. Honour Rinus Michels and the Dutch national team’s incredible tactic that changed the game forever.

'Tiki Taka' comes back in an all new ‘Espana Edition’ style after three successful sold out runs of the FC Barcelona edition. Highlighting the unbelievable use of Tiki Taka by the Spanish national team in recent years, this new shirt comes in a fiery red shirt with a clean yellow print.

The two tactics go hand in hand as many see Tiki Taka as the true successor to Totaalvoetbal. Grab both today at www.threenil.com for $25 each.

Khayalan Orang Belanda menghasilkan Totaalvoetbal

Bagi penggila sepak bola pasti udah engga asing lagi dengan istilah totaalvoetbal. Tapi, uda pada tau belum kalau totaalvoetbal asalnya dari khayalan orang Belanda tentang ruang yang luas?

Totaalvoetbal merupakan taktik bermain sepak bola yang memungkinkan semua pemain bertukar posisi sambil menekan pemain lawan yang menguasai bola. Pemain tidak memiliki posisi tetap dan dituntut harus bisa bertindak sebagai bek, gelandang maupun  penyerang.  Itulah mengapa dalam konsep ini diperlukan ketangguhan fisik, otak brilian dan skill yang menawan. 

Pada 1969, totaalvoetbal pertama kali diperkenalkan oleh Rinus Michels, ex-pemain dan pelatih Belanda, saat melatih Ajax Amsterdam. Totaalvoetbal kemudian diadopsi oleh timnas Belanda. Sejak saat itu, Totaalvoetbal menjadi ciri khas permainan timnas Belanda.

Kita semua tau ukuran lapangan sepak bola ± sama di mana-mana, sehingga ruang permainan sebenarnya selalu sama. Tapi orang Belanda sadar bahwa ruang adalah persoalan abstrak di dalam kepala. Membesar dan mengecilnya ruang tergantung pada cara mengeksploitasinya.

Dalam buku Brilliant Orange: The Neurotic Genius of Dutch Football oleh David Winner , totaalvoetbaladalah persoalan ruang dan eksploitasinya, bukan yang lain. Fleksibilitas posisi dan pergerakan pemain merupakan konsekuensi dari upaya untuk menciptakan ruang agar bisa digunakan semaksimal mungkin.

Caption: Proses terjadinya gol Neeskens saat melawan Brazil di Piala Dunia 1974

Besar kecilnya lapangan bisa berubah tergantung siapa yang bermain. Saat pemain Belanda menguasai bola, mereka membuat lapangan seluas mungkin. Pemain bergerak ke setiap jengkal ruang yang tersedia. Di benak lawan, lapangan akan tampak sangat lebar.

Sebaliknya, ketika lawan menguasai bola, ruang harus dibuat sesempit mungkin. Pemain terdekat dengan pemain lawan yang menguasai bola dituntut untuk menutupnya secepatnya, engga peduli  pemain bertahan atau bukan. Bisa satu bisa dua, bahkan tiga. Tekanan harus dilakukan secepat mungkin bahkan saat bola masih ada di jantung pertahanan lawan.

Pertanyaannya adalah mengapa hal ini tidak terpikirkan oleh orang lain sebelumnya? Dan mengapa orang Belanda yang bisa melakukannya?

Bangsa Belanda secara intrinsic merupakan bangsa yang spatial neurotic(tergila-gila oleh ruangan ataupun pemanfaatannya). Kondisi alam memaksa mereka demikian. 50% tanahnya berada di bawah permukaan laut. Sementara sisanya terlalu sempit untuk jumlah penduduk yang padat.

Lalu apa yang dilakukan? Jawabannya ada di daya khayal, di benak, di alam abstraksi. Di samping secara fisik mereka mencoba memperluas wilayah darat mereka, mereka juga menciptakan ruang yang luas di alam khayal mereka.

Totaalvoetbal sendiri sebenarnya meminjam penamaannya dari gerakan sosial yang digagas para arsitek-filosof terkemuka Belanda sekitar tahun 1970-an. Sebuah gerakan bernama Total. Memahami kehidupan perkotaan secara menyeluruh: mengatur urbanisasi, lingkungan, dan pemanfaatan energi dalam satu totalitas. Agar ruang yang tersedia di Belanda bisa termanfaatkan secara maksimal. Dan sepakbola adalah sebuah hiburan bagian dari pendekatan yang menyeluruh itu.

 Sekarang, totaalvoetbal sudah dimodifikasi yang dikenal dengan Tiki-taka. Tiki-taka dimainkan oleh FC Barcelona, ​​Athletic Club de Bilbao, AFC Ajax, tim nasional Spanyol, Rusia, Korea Selatan bahkan Italia. Tiki-taka berkembang dan berevolusi dari totaalvoetbal yang disebarkan Johan Cruyff, legenda sepak bola Belanda, selama menjadi manajer Barcelona 1988-1995.

Bagaimana dengan timnas kita? Bila ingin menjadi salah satu tim yang dipandang dunia, agaknya perlu ada gebrakan baru strategi di lapangan hijau untuk mengatasi kendala-kendala klasik para pemain nasional di lapangan. Dan bahkan menjadi pionir di dunia sepak bola dari asia?

Referensi:

http://nl.wikipedia.org/wiki/Totaalvoetbal

http://www.ggintersport.com/eng/news/1903062012001700/dick-advocaat-total-football-dan-rinus-michels/

http://sport.detik.com/aboutthegame/read/2009/03/02/134622/1092825/425/totalitas-total-football

Ditulis oleh: Andin Ibrahim @andinibrahim

Sebelumnya pernah dipublikasikan di http://ninesport.co.id/totaavoetbal-dan-khayalan-orang-belanda/

Pythagoras in Boots

I studied product design in college and Dutch design has always interested me. I hadn’t dedicated a detailed illustration to Johan Cruyff yet and It occurred to me that one of the the most famous Dutch products is the ‘Cruyff Turn’ which would in turn make Cruyff a designer himself. If I could infuse a print of him with some Dutch design principles this observation could come full circle. The Dutch have the ability to make fun of themselves and their work has a way of combining things that usually don’t combine at all. So here I tried to illustrate this by visually incorporating his nickname, Pythagoras in Boots, into his playing style.

Purchase a print here

Shop / Twitter