timnas-senior

New Post has been published on boLaNasional.co

New Post has been published on http://bolanasional.co/2015/05/24/timnas/lawan-irak-di-kualifikasi-piala-dunia-2018-tanpa-penonton/

Lawan Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2018 Tanpa Penonton

JAKARTA,bolanasional.co-Timnas Indonesia dapat dipastikan akan berjuang sendirian tanpa dukungan penonton saat menggelar pertandingan melawan Irak tanggal 16 Juni nanti di babak kualifikasi Piala Dunia 2018. Hal ini berkaitan dengan keluarnya sanksi dari Asosiasi Sepak Bola Asia (AFC) kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sehubungan ulah suporter saat Timnas Indonesia U-23 berlaga di ajang Pra-Piala Asia, Maret 2015 lalu.

Dilansir The Strait Times, Sabtu (23/5/2015), AFC menganggap dukungan suporter Timnas Indonesia berlebihan ketika laga melawan Timor Leste (27/3/2015) dan Korea Selatan (31/3/2015). Atas tindakan para suporternya, PSSI dikenai denda sebesar USD 20 ribu atau sekitar Rp 262,9 juta.

Sanski tak hanya sampai di situ. Komisi Disiplin AFC juga menghukum Indonesia agar menggelar pertandingan tanpa dukungan suporter saat melakoni Kualifikasi Piala Dunia melawan Irak, 16 Juni nanti. Skuat Merah Putih juga harus bermain di tempat netral ketika meladeni Thailand, Oktober mendatang.

Indonesia vs Myanmar, Proses Seleksi dan Pematangan Strategi

RANCAH POST - Indonesia vs Myanmar akan saling berhadapan pada laga eksebisi yang akan dihelat hari ini, Senin (30/03/2015) pukul 17.00 WIB live RCTI di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Laga Indonesia vs Myanmar ini menurut pelatih Timnas Senior, Benny Dollo, akan ada rotasi untuk skaudnya….

Timnas Senior Siap Tampil Fight Hadapi Kamerun

Timnas Senior Siap Tampil Fight Hadapi Kamerun

Para pemain Timnas Senior Indonesia di hari kedua latihan di GOR Sidoarjo.

Semangat dan tekad untuk memenangkan pertandingan, diusung oleh Tim Nasional (Timnas) Indonesia untuk menghadapi timnas Kamerun dalam laga uji coba yang direncanakan akan digelar, Rabu (25/3/2015) sore.

Pelatih Timnas sementara, Benny Dollo, dalam latihan hari kedua meminta kepada anak asuhnya untuk mengeluarkan segenap…

View On WordPress

New Post has been published on boLaNasional.co

New Post has been published on http://bolanasional.co/2015/05/21/timnas/huistra-kantongi-kekuatan-taiwan/

Huistra Kantongi Kekuatan Taiwan

JAKARTA, Bolanasional.co-Pelatih sementara Tim Nasional (Timnas) Sepakbola Indonesia, Pieter Huistra mengaku dirinya sudah mengantongi kekuatan Timnas Taiwan. Taiwan merupakan lawan pertama Skuat Garuda dalam kualifikasi bersama Piala Dunia 2018 dan Piala Asia 2019 Grup F.

Menurut Huistra, dirinya mengetahui kekuatan Taiwan usai menyaksikan rekaman video pertandingannya menghadapi Brunei di Bandar Seri Begawan, Minggu (17/05) kemarin. Dalam laga itu, Taiwan berhasil menang 2-0.

“Saya sudah mendapatkan gambaran kekuatannya, saya sudah menonton pertandingan mereka secara lengkap saat melawan Brunei melalui video yang kami terima. Menurut saya, kalau lawannya Brunei, kekuatan Taiwan diatas mereka,” ujar Pieter Huistra.

Mantan asisten pelatih Ajax itu juga sudah memiliki gambaran apa yang harus diwaspadai dan diantisipasi dalam laga yang akan digelar di Stadion Taipe Municipal 11 Juni, mendatang.

“Lihat cara mereka bermain, dua gol mereka selalu melalui bola-bola atas. Satu dari tendangan sudut dan satu lagi dari penetrasi salah satu pemain mereka yang lantas memberikan umpan lambung langsung ke kotak penalti. Itu yang akan kami antisipasi nanti. Selain juga fisik mereka yang lebih baik dari Brunei.”

Di laga selanjutnya, skuat Garuda Senior bakal menjamu Irak pada 16 Juni sebelum dijamu Vietnam, 3 September dan menjamu Thailand, 8 Oktober. Indonesia kemudian menjamu Taiwan, 13 Oktober sebelum dijamu Irak pada 12 November. Indonesia menjamu Vietnam, 17 November, sebelum menutup kiprah dengan dijamu Thailand pada 29 Maret 2016.

Ini 22 Pemain Timnas Senior yang Ikut TC di Sidoarjo

Ini 22 Pemain Timnas Senior yang Ikut TC di Sidoarjo

Kepala pelatih sementara Timnas Senior Indonesia Benny Dollo di Sidoarjo. umar alif/enciety.co

Tim Nasional (Timnas) Senior Indonesia menjalani pemusatan latihan (training center) untuk pertama kalinya di GOR Delta Sidoarjo, Senin (23/3/2015) pagi.

Dimulai tepat pukul 07.30 WIB, 22 pemain yang dipanggil mengikuti TC langsung melahap porsi latihan yang diberikan. Mereka sejak awal langsung diberi…

View On WordPress

New Post has been published on boLaNasional.co

New Post has been published on http://bolanasional.co/2015/05/21/timnas/huistra-ngebet-tangani-timnas-indonesia/

Huistra ‘Ngebet’ Tangani Timnas Indonesia

JAKARTA, Bolanasional.co-Pelatih Sementara Tim Nasional (Timnas) Sepakbola Indonesia, Pieter Huistra menyebutkan bahwa dirinya sudah tidak sabar atau sudah ‘ngebet’ untuk menangani skuat Garuda.

Seperti diketahui, Pieter Huistra ditunjuk menjadi pelatih sementara Timnas Indonesia guna mempersiapkan diri untuk kualifikasi bersama Piala Dunia 2018 dan Piala Asia 2019.

Indonesia sendiri tergabung di Grup F bersama Irak, Vietnam, Thailand, dan Taiwan di kualifikasi bersama Piala Dunia 2018 dan Piala Asia 2019.

Indonesia akan memulai kiprah dengan bertandang ke markas Taiwan, 11 Juni. Selanjutnya, skuad Garuda menjamu Irak pada 16 Juni sebelum dijamu Vietnam, 3 September dan menjamu Thailand, 8 Oktober.

Indonesia kemudian akan menjamu Taiwan, 13 Oktober sebelum dijamu Irak pada 12 November. Indonesia menjamu Vietnam, 17 November, sebelum menutup kiprah dengan dijamu Thailand pada 29 Maret 2016.

“Memang belum ada keputusan resmi tentang kegiatan persiapan timnas. Untuk itu saya berencana segera membicarakan hal ini kepada PSSI. Tentu saja saya harus membicarakannya karena saya sudah tidak sabar ingin melatih. Saya ingin persiapan dilakukan secepatnya,” jelas Pieter Huistra seperti dikutip dari laman PSSI.

New Post has been published on boLaNasional.co

New Post has been published on http://bolanasional.co/2015/05/20/timnas/afc-setuju-kualifikasi-piala-dunia-2018-digelar-di-stadion-mandala-jayapura/

AFC Setuju Kualifikasi Piala Dunia 2018 Digelar di Stadion Mandala Jayapura

JAKARTA,bolanasional.co-Keinginan pelatih Timnas Indonesia, Pieter Huistra yang ingin laga kandang kualifikasi Piala Dunia 2018 dan Piala Asia 2019 digelar di Stadion Mandala, Jayapura mendapat respon positif dari PSSI dan AFC.

Huistra sendiri ingin Timnas berkandang di Stadion Mandala karena alasan teknis yakni akan banyak pemain Persipura yang kemungkin besar memperkuat Skuad Garuda.

“Sebenarnya PSSI mengajukan tiga stadion (Manahan Solo, Gelora Delta Sidoarjo, dan Maguwoharjo Sleman) yang juga telah diverifikasi oleh AFC kemarin. Tetapi permintaan Huistra tersebut membuat kita langsung berkomunikasi dengan AFC dan langsung memberi lampu hijau bila kita akan memakai Stadion Mandala,” kata Azwan seperti dikutip dari laman resmi pssi.org

“AFC sendiri sudah tahu dan pernah memverifikasi Stadion Mandala apalagi bersanding dengan Stadion Si Jalak Harupat yang saat ini menjadi venue AFC Cup 2015. Sepertinya laga kandang Timnas di Kualifikasi Piala Dunia 2018 dan Piala Asia 2019 di Stadion Mandala,” tutup Azwan.

Di laga kandang perdana, Timnas Indonesia akan menjamu Irak tanggal 16 Juni mendatang.

New Post has been published on boLaNasional.co

New Post has been published on http://bolanasional.co/2015/05/19/timnas/kans-stadion-mandala-sebagai-kandang-timnas-senior-sangat-besar/

Kans Stadion Mandala Sebagai Kandang Timnas Senior Sangat Besar

JAKARTA,bolanasional.co-Kans Stadion Mandala sebagai kandang timnas senior sangat besar di kualifikasi Piala Dunia 2018 dan Piala Asia 2019. Hal ini ditegaskan oleh Sekjen PSSI, Azwan Karim, setelah muncul wacana untuk memplot markas Persipura Jayapura itu menjadi kandang timnas.

Wacana itu dimunculkan oleh pelatih sementara timnas Indonesia, Pieter Huistra. Pelatih asal Belanda sebelumnya menyarankan agar timnas Indonesia bermain di Stadion Mandala dengan alasan teknis, terlebih akan banyak pemain Persipura yang mungkin memperkuat skuad Garuda.

“Sebenarnya disebutkan juga Stadion Si Jalak Harupat karena juga telah menggelar Piala AFC. Tapi menjadi klop karena pelatih kepala ingin di Stadion Mandala. Jadi kemungkinan besar di sana,” jelas Azwan Karim di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Senin (18/5).

Jusuf Kalla Angkat Bicara Tentang Prestasi Sepak Bola Tanah Air

Jusuf Kalla Angkat Bicara Tentang Prestasi Sepak Bola Tanah Air

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, mengomentari prestasi sepak bola Indonesia. Komentar itu diutarakan saat membuka Asean University Games XVII di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Rabu (10/12).

Menurut JK, prestasi akan didapat jika didukung beberapa hal. Salah satunya fasilitas penunjang seperti lapangan. Semangat juang juga harus dibangkitkan agar bisa prestasi dicapai.

“Soal PSSI…

View On WordPress

New Post has been published on boLaNasional.co

New Post has been published on http://bolanasional.co/2015/05/18/timnas/atep-optimis-bisa-kembali-perkuat-timnas-indonesia/

Atep Optimis Bisa Kembali Perkuat Timnas Indonesia

BANDUNG, Bolanasional.co-Gelandang Persib Bandung, Atep optimis dirinya bisa kembali ditunjuk untuk membela Tim Nasional (Timnas) Sepakbola Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2018 dan Piala Asia 2019, terbuka.

Hal itu diungkapkannya, karena melihat kondisi fisiknya yang berada di posisi terbaik. Ditambah, dirinya masih bisa berlaga di kejuaraan Asia dalam hal ini Piala AFC bersama Persib meski kompetisi di dalam negeri sedang berhenti.

“Pertandingan di Piala AFC menjadi keuntungan dibanding pemain lain. Secara kondisi pasti berbeda. Keinginan bermain di timnas selalu ada,” jelas Atep seperti dikutip dari Simamaung.

Atep semakin yakin, setelah dirinya masuk dalam 114 pemain yang didaftarkan untuk kualifikasi. Atep sendiri sudah cukup lama tidak berseragam merah putih sehingga tekadnya semakin menguat menyusul dimasukkan namanya ke dalam daftar.

Atep terakhir memperkuat timnas pada 2007. Ajang resmi paling akhir diikuti adalah laga Kualifikasi Piala Dunia 2010. Ia gagal masuk skuad pada 2010 saat ditangani Alfred Riedl.

“Optimistis ada. Saya akan berusaha di setiap pertandingan Persib dan menampilkan permainan terbaik,” pungkas Atep.

Harapan Masyarakat Indonesia Pupus!

Harapan Masyarakat Indonesia Pupus!

Timnas Indonesia bakal menghadapi Laos pada laga terakhir Grup A di Stadion Hang Day, Hanoi, Jumat (28/11). Ini akan menjadi laga penentuan apakah tim Merah Putih mampu lolos ke babak semi-final atau tidak.

Peluang yang dimiliki skuat asuhan Alfred Riedl pun sangat kecil. Menyusul, mereka harus menang dengan skor besar di laga ini. Paling tidak, mereka membutuhkan kemenangan dengan selisih tujuh…

View On WordPress

New Post has been published on boLaNasional.co

New Post has been published on http://bolanasional.co/2015/05/18/timnas/ujicoba-indonesia-vs-filiphina-belum-pasti/

Ujicoba Indonesia vs Filiphina Belum Pasti

JAKARTA, Bolanasionl.co-Ujicoba antara Tim Nasional (Timnas) Sepakbola Indonesia menghadapi Timnas Filiphina belum pasti bergulir. Hal itu diungkapkan Pelaksana Tugas Sekretaris Jendral (Sekjen) PSSI, Azwan Karim.

Azwan menjelaskan ketidakpastian itu lantaran belum adanya respon positif baik dari Federasi Sepak Bola Filipina (PFF) terkait tawaran ujicoba tersebut.

Padahal sebelumnya disebutkan Azwan, PFF sendiri yang mengajak skuad Garuda untuk berujicoba sebelum keduanya berlaga di kualifikasi bersama Piala Dunia 2018 dan Piala Asia 2019, yang sudah dimulai 11 Juni.

“Indonesia yang diundang oleh Federasi Sepak Bola Filipina. Sebelumnya, kami sudah komunikasi terkait syarat-syarat apa yang mereka tanggung. Kalau mereka menyetujui, timnas akan berangkat ke sana,” ujar Azwan.

Azwan mengatakan, sebelumnya agenda ujicoba kedua kesebelasan ini dijadwalkan di atas 20 Mei. Ia tak menampik bahwa laga itu bisa jadi urung terlaksana apabila dijadwalkan di atas tanggal 29 Mei.

Seperti diketahui, sepak bola Indonesia di bawah bayang-bayang sanksi FIFA. Dalam surat tertanggal 4 Mei yang ditandatangani Sekjen FIFA, Jerome Valcke, PSSI diminta menyelesaikan persoalan terutama dengan Kemenpora hingga 29 Mei. Apabila tak selesai, sanksi mungkin dijatuhkan.

“Jadi, itu harus melihat kondisi sepak bola Indonesia seperti apa. Misalnya mereka mengundang beruji coba pasca 29 Mei dan ternyata sepak bola Indonesia kena sanksi FIFA tentu tidak bisa terlaksana.” pungkasnya.