takdir

yani herr şey kötü gitti bitti dedik bitmedi uzadı uzadı kaldıramadım bıktım yine bi şey olmadı ulan reddediyorum görmezden geliyorum böyle küçükken yapardım kötü bi şey gelince başıma hiiççç görmezden gelirdim iyiymiş gibi davranırdım işte derdim biri izliyosa bence bu davranışımı takdir eder ve her şeyi iyi yapar iyi yola sokar sokmadı da yani bi bok olmadı ya aa hasta mısınız orospu çocukları minnacık kalbimiz var ne istediniz be

Okumayı bilmezseniz, yürümeyi bilmezseniz, bir yaprağın güzelliğini takdir edemezseniz, yaşamıyorsunuz demektir.

Yaşamın bütününü anlamanız gerek, sadece küçük bir parçasını değil. İşte bu yüzden okumak zorundasınız, işte bu yüzden gökyüzüne bakmak zorundasınız, bu yüzden şarkı söylemek, dans etmek, şiirler yazmak, acı çekmek ve anlamak zorundasınız; çünkü tüm bunlar hayattır…
—  Jiddu Krishnamurti
Penerimaan.

20.29

Akan ada saatnya kita menerima seseorang yang tadinya entah siapa itu untuk menjadi teman perjalanan dalam hidup kita. Mungkin kita akan bertanya-tanya, apakah dia bisa kita terima dalah hidup kita, begitu pula sebaliknya. Bisakah kita menerimanya dengan sepenuhnya menerima?

Penerimaan terhadap seseorang tersebut, bukan hanya penerimaan bahwa kita merasa nyaman bersama dirinya, bukan hanya karena kita dengan begitu mudahnya jatuh cinta pada warna bola matanya, bukan hanya karena kita merasa begitu cepat sekali rindu pada senyumannya, bukan hanya tentang itu.

Penerimaan adalah jauh lebih dari itu, menerima seseorang dalam hidup kita juga berarti kita menerima dia dan segala takdir yang telah Tuhan gariskan pada dia, takdir yang membuat kau bahagia atau membuat kau bersedih. Dan kau bersedia menerima keduanya dalam hidupmu, bukan hanya salah satunya.

Maka semoga kita dapat menerima dengan segala iman dalam hati kita, sehingga Tuhan selalu melapangkan hati kita terhadapt takdir yang dibawa seseorang itu.

Dan yang terpenting, jangan hanya karena orang lain sudah sampai di tujuannya, atau karena orang lain sudah berhasil maka kamu jadi merasa tertinggal. Setiap orang itu punya jalannya masing-masing.

Merasa tertinggal lalu kau mulai gegabah dan terburu-buru dalam mengambil langkah itu sama saja kau sedang meragukan takdir Tuhan untuk dirimu sendiri loh..

Wong kalau kamu percaya Tuhan, kamu juga seharusnya percaya kalau jalan hidup tiap orang itu berbeda kan?
Love Shouldn’t Like This

Apakah kita harus berakhir seperti ini?
Apakah ini akhirnya?
Apakah dari semua bahagia di awal cerita, dari semua takdir yang membawa kita di banyaknya ketidak-sengajaan hingga kita bisa begitu saling bahagia seperti dulu itu, inilah akhir yang harus kita derita bersama?

Maaf, tapi biar bagaimanapun aku tidak bisa membencimu.
Bahkan mungkin jika kau datang menemuiku malam ini dengan membawa tangis di kedua bola mata indahmu, tanpa pikir panjang tanganku akan langsung memelukmu erat dan melupakan semua hal keparat yang berhasil membuat kita berpisah hingga seperti ini.

Meski kau hancurkan hatiku, aku masih berharap kau akan datang dan menyatukan semua kepingannya lagi. Sama seperti dulu; ketika pertama kali kita bertemu. Ketika aku patah, ketika hatiku luluh lantah berantakan, kau dengan gegas datang menyatukan semua potongannya lalu mengisi penuh ceritaku selanjutnya.

Aku rasa, ini bukan cinta.
Cinta bukanlah yang seperti ini.
Cinta seharusnya tidak membuatmu menghancurkan dirimu sendiri hanya demi orang lain…

..yang bahkan jelas-jelas tidak memilihmu.

Pertemuan

Katanya, pertemuan itu adalah takdir.
Entah itu pertemuan dengan jodoh, ataupun sahabat.

Jika memang ditakdirkan baik, maka keduanya akan bersama.
Jika suatu hari nanti keduanya tidak bersama lagi, atau salah seorang diantaranya harus pergi…. Mungkin dia belum baik untukmu.

Atau kamu yang belum baik untuknya.
Mungkin.

Melapangkan Dada.

20.15

Ada hal yang perlu kita yakini bahwa segala hal yang akan terjadi pada kita saat ini hingga nanti adalah rencana Tuhan yang telah digariskan jauh hari sebelum kita mengenal-Nya. Adalah ia tentang takdir, yang berulang kali kita salah pahami.

Tentang hal-hal yang selalu ingin kita capai, bila Tuhan tak izinkan tapi kita sudah berusaha, itulah takdir. Tentang seseorang yang selalu kita doakan menjadi jodoh kita lalu Tuhan tak menjadikannya, itulah takdir. Tentang segala hal yang Tuhan ambil dari kita sedang kita telah menjaga dengan baik, itulah takdir. Ketetapan yang Tuhan gariskan pada kita, tak ada yang sama takkan pernah tertukar. 

Maka, apakah doa yang paling ikhlas selain memohon kepada Tuhan tentang diberi kelapangan dada untuk menerima takdir Tuhan? 

Semoga dengan diberi kelapangan artinya kita menerima hal yang Tuhan berikan dan meyakini bahwa itu adalah yang paling kita butuhkan. Bahwa dengan kelapangan itu artinya, bahwa kita telah selalu bergantung pada Tuhan. Dan dengan kelapangan menerima takdir, semoga kita termasuk ke dalam orang-orang yang selalu bersyukur.

Maka mulailah berdoa pada Tuhan, agar selalu dilapangkan dada menerima apapun garis hidup yang Tuhan berikan pada kita. Yakinilah, apa yang Tuhan gariskan untukmu tak akan menjadi milik yang lain, itu akan tetap milikmu.