suradys

Ini Fasilitas yang Bakal Dibangun di Area Stasiun Kereta Cepat

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk tengah fokus menyusun masterplan pembangunan Transit Oriented Development (TOD) atau stasiun kereta cepat Jakarta-Bandung.

Corporate Secretary Wika, Suradi menjelaskan pihaknya akan membuat kota baru di setiap stasiun kereta cepat tersebut. Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan pembangunan ekonomi daerah yang selama ini belum maksimal. Salah satunya di TOD Walini.

“Yang namanya kota tidak hanya buat perumahan, magnet tidak hanya itu, kalau cuma rumah dan kereta aja pasti tidak mau. Kita akan buat fasilitas kesehatan untuk rumah sakit, segala macam, itu tidak bisa nawar‎,” kata Suradi saat berbincang dengan Liputan6.com, Rabu (3/2/2016).

Baca Juga

Terkait rumah sakit, pembangunannya akan segera ditawarkan ke para investor.

Selain itu, Wika juga merencanakan membangun fasilitas pendidikan mulai dari sekolah hingga ke Universitas. Salah satu Universitas yang akan digandeng Wika adalah Institute Teknologi Bandung (ITB).

‎Bahkan perusahaan tengah mewacanakan untuk membuat suatu wilayah Singapura, yang dalam satu lokasi ada rumah sakit dan rumah sakit tersebut memiliki sebuah sekolah kesehatan dan universitas, serta fasilitas apartemen.

‎"Jadi kompleknya tematik. Sekarang lagi dibuat konsep masterplan-nya. Yang dibuat Wika itu tidak hanya profit, artinya profit dan kemaslahatan masyarakat sekitar,“ paparnya.

Tidak hanya di Walini, untuk TOD Karawang, Wika akan membangun sebuah mini kota yang mengusung konsep industrialisasi. Hal ini selaras dengan kondisi wilayah sekitar yang banyak industri. "Jadi nanti akan lebih banyak perkantoran,” jelas dia.

Sementara untuk wilayah Halim, TOD akan dibangun dengan model bangunan yang menyediakan fasilitas parkir bertaraf internasional dan dilengkapi dengan pusat-pusat perbelanjaan.

Sedangkan untuk TOD di Tegalluar, akan dibangun Depo kereta cepat dan adanya pusat perbelanjaan yang memberdayakan dari UKM-UKM warga Bandung dan sekitarnya. (Yas/Zul)