suplemen kesehatan

mempersiapkan ramadhan

ada yang salah dengan budaya di Indonesia. kita lebih heboh mempersiapkan lebaran daripada mempersiapkan ramadhan. kita belum benar-benar berpuasa. kita masih saja sibuk mengejar dunia selama ramadhan, bahkan menjadikan “momen silaturahmi” sebagai berbagai alasan.

sudah waktunya kita sadar, sayang sekali jika ramadhan begitu saja terlewatkan. hakikatnya puasa sebulan menjadikan kita manusia bertakwa, tak sekadar beriman. yuk kita persiapkan!

1. persiapan ilmu
a. fiqh ramadhan: apa saja yang wajib, sunnah, mubah, makruh, dan haram dilakukan. apa dasar-dasarnya, bagaimana rukun-rukunnya.
b. hikmah ramadhan: apakah setiap ramadhan yang terlalui dalam hidup kita berhasil meningkatkan ketakwaan? bagaimana caranya menjadi manusia bertakwa?

2. persiapan amal
a. target amalan: buat target apa saja amalan sunnah yang ingin dilakukan. berapa banyak mengaji, itikaf, dan lain-lain. tidak perlu muluk-muluk, yang penting lengkap dan ada peningkatan (dari tahun sebelumnya). kalau perlu, buat agenda ramadhan.
b. latihan amalan: coba laksanakan target-target tadi sedari dini.

3. persiapan waktu
a. buat jadwal: bagi ramadhan ke dalam 3 x 10 hari. setiap 10 hari, amalan-amalan sunnah sebaiknya meningkat. adanya jadwal sangat membantu menjadikan pola hidup teratur sebulan.
b. hindari “silaturahmi”: buka puasa bersama, sahur bersama, ngabuburit–banyak waktu-waktu utama untuk ibadah dan berdoa yang terbuang karena “ silaturahmi”. lakukan kumpul-kumpul itu di bulan lain.
c. belanja jauh hari: bikin kue? boleh, sebelum ramadhan. belanja? boleh, sebelum ramadhan. bayangkan berapa banyak ayat yang bisa dibaca selama 3 jam berbelanja.
d. simpan jatah cuti: untuk sepuluh hari terakhir supaya ibadah bisa maksimal, bukan untuk liburan. tahun depan, mulailah rajin menabung jatah cuti untuk ramadhan.

4. persiapan harta
a. sedekah, zakat, wakaf: siapkan harta untuk dibelanjakan di jalan Allah. bukan hanya untuk belanja di pasar dan mall.
b. biaya hidup: asumsikan ramadhan tidak ada penghasilan–karena seharusnya bulan ini penuh dipakai beribadah. siapkan tabungan yang cukup untuk sebulan, setiap kali ramadhan datang.
c. THR: gunakan dengan bijak. :)

5. persiapan fisik/mental
a. suplemen: jaga kesehatan supaya fisik prima saat ramadhan tiba. konsumsi makanan sehat, cukup, dan seimbang. lengkapi dengan vitamin. berolahraga-lah yang ringan, secara teratur selama ramadhan.
b. bersih-bersih hati: bukan dilakukan saat lebaran, melainkan menjelang ramadhan. maafkanlah orang lain, minta maaflah. bayarlah hutang, selesaikan urusan-urusan.

mempersiapkan ramadhan lebih penting daripada mempersiapkan lebaran–ini yang sering kita lupakan. wangi ramadhan sudah merebak. siapkah kita?

***

disarikan dari kuliah shubuh di Masjid Al-Falaah, taman yasmin sektor 6 bogor.