sotare

youtube

A crisp rendition in Raag Jaijaivanti on the sitar by Vilayat Khan.

Ahok tunjuk ex-Wakil Wali Kota Jakbar jadi Sekretaris Dewan DPRD DKI

MERDEKA.COM. Mantan Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Muhammad Yuliadi resmi menjabat sebagai Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Jakarta menggantikan Ahmad Sotar Hararap.

Ia sesumbar, sebagai langkah awal ia bakal fokus menyamakan visi misi antara Pemprov DKI Jakarta dan DPRD Jakarta.

“Teman-teman dewan (DPRD) masih menyesuaikan pola keinginan Gubernur, tentunya saya upayakan visi misinya jadi satu, seirama, membangun Jakarta bersama lah gitu,” ucap Yuliadi usai dilantik di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (4/9).

Yuliadi mengaku dirinya tak tahu menahu alasan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menunjuknya sebagai Sekretaris Dewan.

“Saya enggak tahu, tanya Pak Ahok. Modelnya Pak Ahok itu tidak tes langsung bisa dari laporan dari masyarakat dari staff, bisa lihat dari lapangan,” ungkapnya.

Lantaran tak pernah membayangkan akan menduduki jabatannya sekarang, Yuliadi merasa tidak mempunyai beban atas posisinya saat ini.

“Ya enjoy aja. Sekretaris Dewan itu dunia yang tidak kebayang bagi saya,” ucapnya.

Di jabatan barunya, Yuliadi mengaku belum mendapatkan tugas khusus dari Ahok. “Belum ada (tugas khusus), abis ini saya baru mau menghadap ke beliau, Saya enggak dikasih tahu Gubernur, saya tau dapat jabatan itu dari Kepala kepegawaian Jakarta Barat,” paparnya.

Terkait masalah lahan parkir di basement DPRD Jakarta, dirinya mengatakan akan berkoordinasi dengan UPT (Unit Pelaksana Teknis) untuk mengatasi masalah tersebut.

Sekedar informasi, Yuliadi merupakan salah satu dari 327 pejabat yang dilantik Pemprov DKI Jakarta hari ini. Dari pelantikan hari ini terdapat 15 orang dilantik menjadi eselon II, 1 orang dilantik sebagai kepala Kantor Regional V, 96 orang dilantik menjadi eselon III dan 215 orang dilantik menjadi eselon IV.

Baca Berita Selanjutnya:
Saat Ahok dan pejabat DPRD DKI tertawa lebar di buka puasa bersama
Sangsi kredibilitas BPK, Ahok sebut ‘ini ada apa?’
Ahok tolak perantau datang ke Jakarta kecuali miliki keahlian
Ahok: Dinasti politik boleh, yang enggak itu dinasti korupsi
Like us on Facebook | Follow us on Twitter | Follow us on Google+

Sumber: Merdeka.com
Ratusan Pejabat DKI Jadi Korban 'Cuci Gudang' Ahok Hari Ini

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memastikan akan mengganti ratusan pejabatnya atau cuci gudang hari ini. Pelantikan pejabat ini akan dilaksanakan pukul 15.00 WIB.

“Iya jadi nanti pukul 15.00 WIB,” ujar Ahok di Balaikota, Jakarta, Jumat (4/9/2015).

Hingga saat ini, Ahok enggan menyebut siapa saja yang akan hilang dari peredaran atau distafkan. Ahok hanya menyebut jumlahnya bisa ratusan. Ia menyebut penggantian besar-besaran itu sebagai ‘cuci gudang’.

“Aku belum tahu, belum lihat. Saya enggak tahu 100, apa 200 apa 300 saya enggak tahu,” imbuh Ahok.

Menurut Ahok, finalisasi penyusunan nama-nama pejabat masih dilakukan. Dia juga belum mau mengungkap siapa saja yang akan diganti. Yang pasti, nama Sekretaris Dewan Ahmad Sotar Harahap akan distafkan.

“Mereka kan masing-masing susun susun. Sekwan termasuk ganti harus. Harus ganti,” tutur Ahok.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Agus Suradika sebelumnya mengatakan, pergantian pejabat DKI Jakarta diproses Badan Pertimbangan Jabatan (Baperjab).

Dia mengungkapkan, di antara deretan pejabat yang akan diganti dan dilantik, ada pengganti Kepala Dinas Perindustrian dan Energi Haris Pindratno. Tak hanya itu, ada 2 pejabat yang juga masuk dalam proses evaluasi.

Menurut dia, penggantian bisa karena beberapa alasan. Ada yang mundur, kinerja lambat, dan penilaian banyak pihak serta stakeholder terkait. PNS yang sudah masuk 30 stok pejabat juga berpeluang mengisi jabatan ini. (Mvi/Ein)

Ditanya berapa PNS yang akan dimutasi, Ahok bilang 'bisa 200, 300'

MERDEKA.COM. Ditanya berapa PNS yang akan dimutasi, Ahok bilang ‘bisa 200, 300’

Sejumlah pejabat DKI eselon II, III dan IV akan dirotasi hari ini. Pelantikan akan dilakukan sore nanti.

“Jadi jam 3 nanti. (Jumlahnya) saya enggak tahu, bisa 100, 200 apa 300 saya enggak tahu,” ujar Gubernur DKI Jakarta, basuki Tjahaja Purnama, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (4/9).

Dia hanya memastikan salah satu yang akan dicopot adalah Ahmad Sotar Harahap dari jabatan sebelumnya sebagai Sekwan DPRD DKI.

“Sekwan termasuk yang diganti, harus ganti,” ucap Ahok.

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov DKI Jakarta, Agus Suradika menegaskan, ada dua pejabat pejabat pemrov yang dievaluasi, yaitu Sekwan DPRD Jakarta dan salah satu asisten Sekda (Sekretaris Daerah) Pemprov DKI Jakarta.

Sementara itu, terdapat satu jabatan kosong yaitu Kepala Perindustrian dan Energi yang sebelumnya diduduki oleh Haris Pindratno yang sebelum mengundurkan diri dengan alasan kesehatan.

Baca juga:
Kebakaran SMPN 49, Ahok duga ada permainan proyek saat pembangunan
Sejak jadi gubernur, Ahok hobi 'cuci gudang’ PNS, yang malas disikat
Canda Jokowi dan Ahok saat blusukan bareng lagi
Dulu semangat menolak, kini Ahok belikan DPRD mobil dinas baru
Dicopot Ahok, sekwan DPRD ini bilang 'siapa yang bisa melawan’
Akhirnya, Ahok diajak Jokowi bagi-bagi sembako di Cilincing
Warga Betting kegirangan dapat sembako dari Jokowi dan Ahok

Baca Berita Selanjutnya:
Saat Ahok dan pejabat DPRD DKI tertawa lebar di buka puasa bersama
Sangsi kredibilitas BPK, Ahok sebut 'ini ada apa?’
Ahok tolak perantau datang ke Jakarta kecuali miliki keahlian
Ahok: Dinasti politik boleh, yang enggak itu dinasti korupsi
Like us on Facebook | Follow us on Twitter | Follow us on Google+

Sumber: Merdeka.com
Akan Dicopot Ahok, Ini Kata Sekretaris DPRD DKI

Akan Dicopot Ahok, Ini Kata Sekretaris DPRD DKI

JAKARTA – Sotar Harahap menanggapi santai kabar akan pencopotan dirinya sebagai Sekretaris DPRD DKI Jakarta. Sotar pun menilai pencopotannya merupakan kewenangan Gubernur DKI Jakarta.

Ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Sotar Harahap mengaku belum mendengar kabar akan pencopotan jabatannya sebagai Sekretaris DPRD DKI…

Read More

View On WordPress

Dicopot Ahok, sekwan DPRD ini bilang 'siapa yang bisa melawan'

MERDEKA.COM. Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD DKI, Ahmad Sotar Harahap mengaku pasrah dicopot Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) hendak mencopotnya dari jabatan. Sotar bahkan mengaku sudah siap, karena ia menyadari bahwa masih banyak masalah di SKPD Sekretariat Dewan, yang saat ini ia pimpin.

“Saya tidak masalah. Kewenangan gubernur siapa yang mau melawan,” ujar Sotar saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (3/9).

Sotar mengaku, dirinya mengetahui hal ini justru dari pihak media. Dirinya juga mengklaim telah bekerja semaksimal mungkin, dalam menjadi penghubung antara pemerintah dan dewan.

Namun bila ternyata Ahok masih belum puas atas kinerjanya, ia mengaku maklum karena dirinya memang tak mampu memuaskan semua pihak.

“Kalau saya lakukan kesalahan, namanya juga saya manusia. Pak Ahok bisa mencari pengganti yang menurut dia memang lebih mampu,” pungkasnya.

Diketahui, Ahok menyebut jika Sotar merupakan salah satu dari tiga pejabat eselon II, yang akan turut diganti pada pelantikan pejabat Jum'at (4/9) esok.

Sotar menjadi sorotan Ahok, karena tidak memberi salinan LHP BPK dalam sidang paripurna penyampaian hasil pemeriksaan keuangan BPK terhadap Pemprov DKI. Selain itu, masalah pungli dari parkir liar di basement Gedung DPRD DKI pun, terungkap beberapa hari lalu dan diduga melibatkan namanya.

Baca juga:
Dulu semangat menolak, kini Ahok belikan DPRD mobil dinas baru
Kalau Taufik ikut pilgub, Ahok bilang ‘saya lebih laku dari dia’
Undang pedagang ke Istana, Jokowi dihadiahi baju renang dan burung
Tak puas kerja lurah hasil seleksi, Ahok pilih wawancara sendiri
Tak beri salinan laporan BPK ke Ahok, sekwan DPRD DKI dicopot
Dilaporkan ke Bareskrim dan KPK, Ahok diminta introspeksi diri
Polda Metro mulai usut kasus PNS DKI yang tilep gaji pekerja lepas

Baca Berita Selanjutnya:
Saat Ahok dan pejabat DPRD DKI tertawa lebar di buka puasa bersama
Sangsi kredibilitas BPK, Ahok sebut 'ini ada apa?’
Ahok tolak perantau datang ke Jakarta kecuali miliki keahlian
Ahok: Dinasti politik boleh, yang enggak itu dinasti korupsi
Like us on Facebook | Follow us on Twitter | Follow us on Google+

Sumber: Merdeka.com
Ahok Ungkap Identitas Pejabat yang Akan Dicopot

Ahok Ungkap Identitas Pejabat yang Akan Dicopot

JAKARTA – Identitas dua pejabat Pemprov DKI Jakarta yang segera dicopot dari jabatannya terkuak. Salah satunya ialah Sekretaris DPRD DKI Jakarta Sotar Harahap.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengungkapkan, Sotar Harahap menjadi salah satu pejabat yang tengah dievaluasi oleh Badan Pertimbangan Jabatan…

Read More

View On WordPress

Tak beri salinan laporan BPK ke Ahok, sekwan DPRD DKI dicopot

MERDEKA.COM. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, akan melantik pejabat pengganti Haris Pindratno, pada Jumat (4/9) esok. Haris merupakan mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Energi DKI, yang mengundurkan diri dari jabatannya karena kondisi kesehatan yang kurang baik.

Rencananya, dua orang pejabat eselon II, di jajaran PNS DKI Jakarta juga akan diganti Ahok.

“Salah satunya Sekwan DPRD DKI (Ahmad Sotar Harahap). Kami lagi evaluasi siapa bisa gantikan Sekwan,” ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (3/9).

Ahok mengatakan, salah satu faktor yang menyebabkan kekecewaannya pada kinerja Sotar, adalah karena dirinya tidak diberi salinan laporan hasil pemeriksaan (LHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yang mengevaluasi laporan keuangan DKI tahun anggaran 2014 lalu.

Bahkan, Ahok juga sempat menyebut nama Sotar, terkait adanya dugaan pungli yang dilakukan oknum PNS DKI pada lahan parkir di basement gedung DPRD DKI Jakarta.

“Ya bisa memang gara-gara laporan BPK kemarin, bisa urusan KUAPPAS, bisa urusan parkiran, macam-macam lah. Pokoknya salah satu Asisten Sekda (akan diganti),” ujar Ahok.

Diketahui, selain Sotar, masih ada seorang lagi asisten sekda DKI yang sedang dibidik oleh Ahok. Sementara itu, masih ada pula lima orang asisten Sekda lainnya, antara lain Asisten Sekda Bidang Pembangunan DKI Mara Oloan Siregar, Asisten Sekda Bidang Perekonomian Franky Mangatas, Asisten Sekda Bidang Keuangan Andi Baso Mappapoleonro, Asisten Sekda bidang Kesejahteraan Rakyat Fatahillah, serta Asisten Sekda Bidang Pemerintahan DKI Bambang Sugiyono.

Baca Berita Selanjutnya:
Saat Ahok dan pejabat DPRD DKI tertawa lebar di buka puasa bersama
Sangsi kredibilitas BPK, Ahok sebut ‘ini ada apa?’
Ahok tolak perantau datang ke Jakarta kecuali miliki keahlian
Ahok: Dinasti politik boleh, yang enggak itu dinasti korupsi
Like us on Facebook | Follow us on Twitter | Follow us on Google+

Sumber: Merdeka.com