solawat

Judulnya: Lebaran.

Dear, Allah. Tuhan Maha Adil, yang tak pernah pilih kasih.
Terimakasih atas Ramadhan-Mu. Bulan yang Kau istimewakan dengan cinta-Mu.
Bulan yang bukan hanya melimpahkan rahmat, tapi juga melimpahkan berkah, rejeki dan ribuan macam takjil nikmat bagi setiap umat.
30 hari yang menyenangkan, Ya Rabb.
Ketika adzan maghrib terdengar lebih merdu suaranya, ketika solawat dimasjid begitu meneduhkan hati kita semua, ketika tabuhan bedug dan botol kaca saat sahur lebih ampuh daripada alarm yang disetel berkali-kali didekat telinga.

Nyeri rasanya mendapati ia telah berlalu, padahal seringnya aku menyia-nyiakan ibadahku di bulan yang dipenuhi ladang pahala itu.
Khawatir. Akankah ada Ramadhan selanjutnya untukku? Umur siapa yang tahu. Takdirku, ada ditangan-Mu.
Tapi Allah, jika diijinkan, lebihkanlah aku waktu untuk menemui Ramadhan-Mu yang lain. Biar aku perbaiki ibadahku yang kemarin sempat aku sia-siakan.

Hari ini adalah hari raya. Dimana jagat raya menundukkan kepala, memohon ampunan dari-Mu. Dimana kita semua saling melapangkan dada untuk mengirim maaf dan menerima maaf antar sesama.
Astagfirullahal'adzim! Sudah berapa banyak dosa dan khilaf yang kami perbuat?
Namun Kau sungguh Maha Pemaaf. Kau bersihkan jiwa dan batin kami hingga luruh semua dosa.

Fabi-ayyi Alaa-I Rabbikuma Tukazziban | Maka nikmat Tuhan manakah yang akan kau dustakan?
Allah berikan kita satu bulan yang berladangkan nikmat dan pahala. Bulan dimana berkah selalu ada disekeliling kita.
Lalu, Allah suguhkan lagi sebuah hari pengampunan. Dimana kita saling bertukar maaf, menghidangkan makanan yang layak, menebar senyum dan tawa, berkumpul bersama keluarga, kemudian Allah kembalikan jiwa kita menjadi jiwa yang fitri.
Fabi-Ayyi Alaa-I Rabbikuma Tukazziban?

9:54pm. Wednesday, July 6. 2016
Minal Aidin Wal Faidzin. Mohon maaf lahir dan batin. Salam fitri dari saya, Pelangi yang belum berkeluarga.

youtube

Selawat - Ungu (by nurashman94)