softlens

I heard all of Sexy Zone's members use contact lenses

(Mail: I heard all of Sexy Zone’s members use contact lenses, do you use softlens or hardlens? I tried hardlens before and it hurts so much.)
Kento: “Only the four of us wear it tho.”
Shori: “Yes. Only Marius doesn’t wear it. Well, Sou-kun, somehow, it because he uses his phone too much.”
Kento: “Ah…. he is.”
Shori: “That’s why his eyes become bad lately and he uses softlens now.”
Kento: “Yes he uses it, the softlens–Shori uses softlens, right?”
Shori: “My eyes already bad since a very long time, it’s like a heredity?”
Kento: “Ah…”
Shori: “Un. I use softlens.”
Kento: “You like your eyes keep soft, right. I think hardlens are fine too, right.”
Shori: “Well….”
Kento: “I think there are people who like to use hardlens.”
Shori: “Are you use hardlens?”
Kento: “I use softlens.”
Shori: “Like I expected.”
Kento: “I never try hardlens, tho.”
Shori: “I never try them too.”
(QRZone, 23 March 2017)

104days

Hari ini saya menghabiskan uang saya untuk membeli lensa kontak (softlens) dan kacamata baru (kacamata belum jadi, belum bisa difoto). Memiliki mata minus terkadang menyusahkan apalagi jika minus mata sudah di atas 1.5 seperti saya, pasti harus selalu tergantung dengan kacamata. Keluar rumah tanpa kacamata atau memakai softlens, lebih berbahaya dibanding tidak bawa hp, menurut saya sih. Hehehe.

Saya lupa sejak kapan pakai softlens tapi seingat saya waktu itu alasan beli softlens karena kacamata saya patah sehari sebelum berangkat ke Lombok untuk menghadiri pernikahan sepupu saya. Kejadian itu sepertinya sekitar 5-7 tahun lalu karena sepupu saya ini menunggu 3 tahun untuk punya anak dan sekarang mereka sudah punya 2 anak yang masih batita. Karena pesan kacamata baru membutuhkan waktu lama, akhirnya saya beli softlens di Optik Mela*ai. Saat pertama kali membeli, optisiannya bertanya apakah saya sudah pernah memakai softlens? Saya jawab belum. Akhirnya saya diajarkan cara memakai, membersihkan, dan merawat softlens.

Ajaran dari mereka itu saya terus praktikkan sehingga sampai saat ini tidak ada masalah dengan softlens. Beberapa teman saya merasa risih dengan softlens karena katanya seperti ada sesuatu yang mengganjal di mata. Tapi Alhamdulillah saya tidak merasa seperti itu, so far so good. :D

Berdasarkan pengalaman saya, ada banyak hal yang harus diperhatikan saat memutuskan memakai softlens terlebih baru pertama kali, yaitu:

1. Sebaiknya beli softlens pertama kali di optik besar, seperti Melawai, Seis, Tunggal, dll. Kenapa? Karena mereka akan mengajarkan cara yang benar dalam memakai soflens. Memang sih harganya lebih mahal dibanding optik di ITC, tapi percayalah…kamu sudah berada di tangan yang benar. Lagipula kalau tidak punya cukup uang untuk membeli soflens di optik bagus itu, ya tidak usah dipaksakan atau menabunglah lebih kenceng karena ini MATA kita yang jadi taruhan! We only have two eyes, remember that!

2. Selalu, ingat ya…selalu mencuci tangan dengan sabun dan keringkan dengan tissue baru, jangan dengan handuk mandi atau handuk tangan yang dipakai bersama..karena di situ ada banyak bakteri. Jika tangan kita tidak bersih, maka bakteri itu akan berpindah ke softlens dan ikut menempel ke mata. Serem kan?

Oh, saya pernah melihat ada mbak muda yang beli softlens di optik Pasar Grosir Cililitan. Yaa karena tempatnya begitu, tidak ada wastafel apalagi sabun untuk cuci tangan, mbak yang baru pertama kali beli softlens ini hanya cuci tangan dari botol air mineral. What?!! Emangnya kita mau makan pecel ayam, cuci tangannya begitu doang?

3. Jangan pernah bersihkan tangan dengan hand sanitizer atau tissue basah jika ingin menyentuh langsung softlens. Kenapa? Karena sisa-sisa dari kedua benda itu akan ikut menempel ke softlens dan mata, akhirnya saat soflens dipakai, mata jadi perih lalu bisa iritasi.

4. Pakailah softlens terlebih dahulu sebelum pakai krim wajah, eyeliner, lipstik pokoknya pakai softlens dulu baru dandan. Kenapa? Karena jika sudah pakai krim wajah misalnya, ada banyak sisa krim di tangan dan itu akan menempel di softlens dan mata. Intinya tangan HARUS Steril sblm pakai softlens (Ribet ya? Ya emang, kan saya ajarkan cara pakai softlens yang aman. Hehehe).

5. Setelah tangan bersih dan kering, saya biasanya membasahi mata terlebih dahulu dengan cairan softlens supaya lembab lalu mengambil softlens dari rendaman, dengan posisi softlens seperti mangkuk tuang sedikit cairan softlens dari botol, gosok softlens dengan sangat lembut (ini untuk membersihkan softlens) lalu dengan jari telunjuk masukkan softlens ke mata yang terbuka lebar. Kendala yang sering terjadi adalah softlens yang “terbalik”. Yeah, softlens pun ibaratnya seperti baju, jika pakai terbalik akan terasa tidak nyaman. Gimana cara tau jika softlens terbalik? Mata akan terasa mengganjal dan tidak nyaman. Jika itu terjadi, coba copot lagi softlens dan pasang dari lengkungan yg berbeda. (Ini susah ya jelaskannya, softlens kan bentuknya seperti mangkuk, ada sisi A dan B. Karena fleksibel, sisi A yg awalnya cekung bisa diubah jadi cembung, begitu sebaliknya).

6. Setelah softlens terpasang semua, teteskan lagi cairan softlens agar mata lembab.

7. Cairan softlens juga hal penting bagi pengguna softlens. Karena pada dasarnya kan lensa yang menempel langsung ke mata akan membuat mata kering, masalah ini bisa dibantu dengan cairan khusus softlens. Jangan sekali-kali pakai obat mata ya, itu cairannya berbeda.
Saya cukup disiplin dengan cairan softlens, 1 botol softlens (botol besar ataupun kecil) harus diganti setelah 90 hari sejak botol pertama kali dibuka, sehingga penting untuk menulis tanggal botol dibuka. Karena cairan ini akan mengalami perubahan-perubahan yang tidak aman lagi untuk mata.
Saya pribadi selalu membeli cairan seperti di foto itu tapi ukuran value pack. Kenapa? Value pack itu menguntungkan, dapat 2 tempat untuk softlens dan 1 botol kecil untuk dibawa kemana-mana.
Saya strict juga mengikuti petunjuk yang diberikan, yaitu mengganti tempat softlens setiap 90 hari. Makanya diberikan 2 tempat, karena ada 2 botol besar sehingga setiap botol diganti maka tempat pun diganti. *saya emang taat peraturan*

8. Ganti softlens sesuai jadwal, maksudnya jika softlens untuk pemakaian 30 hari ya harus diganti setelah 30 hari. Jangan lebih, kalau kurang dari 30 hari bisa. Saya mengakali agar tidak lupa mengganti softlens dengan cara mengganti softlens di awal bulan. Setiap tanggal 1 tiba, ya saatnya buka softlens baru.
Tapi ada kemungkinan lensa yg lembut ini sobek, kemungkinan karena saat membersihkan tidak hati-hati, saat softlens sobek..harus segera diganti karena akan sangat tidak nyaman di mata, malah terasa sakit.

9. Saat copot softlens setelah dipakai, cuci tangan dulu ya…copot softlens lalu dibersihkan dengan cairan sebelum direndam. Rendam softlens sampai benar-benar terendam. Jangan pelit pakai cairan karena toh harus diganti setiap 90 hari sekali.

10. Gunakan softlens maksimal 8 jam dan jangan digunakan saat tidur. Please please please… saya sering banget tercengang dengar temen-temen saya yang dengan cueknya karena malas atau kecapekan akhirnya tidur dengan softlens masih menempel di mata. Saat sampai rumah, saya selalu cuci tangan dan copot softlens.

Mau dengan cerita seram soal ini? salah satu teman saya pernah tidak bisa membuka matanya karena softlens yg dibawa tidur ini kekurangan cairan dan kering di mata, akhirnya mata tidak dapat dibuka. How to open it? Pergi ke dokter mata. Terus diomel2in sama dokter dan bayar mahal untuk itu. Yang lebih parah, ada temen saya yang softlens-nya hilang di dalam mata! Ini beneran bisa terjadi karena saat kita tidur, mata terus bergerak dan ikut memindahkan softlens ke belakang mata. (Mampus, nyeritainnya serem banget ini!) Lalu bagaimana? Engg, akhirnya softlens itu muncul lagi di ujung matanya setelah lebih dari 24 jam. Ini kemungkinan besar mata menganggap softlens adalah “musuh” atau kotoran sehingga dikeluarkan lagi. Untung saja bisa keluar, kalau mata anggap softlens itu sahabat gimana? Dia tinggal terus deh di mata entah di sebelah mana. Ah ngeri!

11. Jangan kucek-kucek mata. Well, pada dasarnya kita tidak boleh kucek-kucek mata karena bisa merusak mata itu sendiri. Kalau mata terasa gatal atau tidak nyaman, dengan atau tanpa softlens, coba diberi obat tetes mata atau berwudhu. Insya Allah beres.

Ini tulisan asli panjang banget yak! Tapi menurut saya info ini penting untuk ditulis karena semakin banyak orang yang pakai softlens. Selalu ingat ya, kita cuma punya 2 mata…