sibades

Miguel, Tulio/Sinbad,Proteus

I know I’m not the first to notice. Just think it needs more attention.



(And though I know the movie Sinbad since I was six or something, I just noticed how abnormally broad Sinbad’s shoulders are..)



But did someone not have a crush on Sinbad as a kid?…I mean..I had…

Or did you like Proteus more? Let me know, I’m curious.

Idul Adha di Pengalengan

Hari ini dan kemarin, gue menginap semalam di desa mitra sibades. Di daerah situ cileunca, pengalengan. Tempat tepatnya gue gak begitu paham. Mungkin cuma semalam tapi menyenangkan. Gue berangkat tidak bersama rombongan utama, tapi bareng adit, alif, bre dan wira. Kita berangkat pas tengah hari dan harus ketemu kemacetan di daerah pt inti sampe banjaran. Kena macet terus. Total perjalanan berangkat sampai 5 jam. Di jalan dari ngobrol, ledek-ledekan, sampai dubbing pengguna jalan lain. Dari kenyang sampai laper, sampai kenyang gak karuan lagi. Dari tahu sumedang, cakue, sampai awug. Kaya mau mudik aja (katanya sih, gue sih gak ngerasain mudik).

Di desa ini, gue disuguhin banyak makanan yang menarik. Enak dan unik. Makanan di desa ini, umumnya bercita rasa pedas. Tapi masih dalam batas wajar. Gue pikir karena ini daerah dingin, mungkin maksudnya agar hangat, maka membuat masakan yang pedas. Tapi toh, di cilegon yang panas—banget—tetap ditemukan masakan yang pedas, jadi belum tentu bener juga. Setelah ini, gue akan fokus ke makanan yang gue cicipi ya.

Keep reading

Bersyukur, itu kuncinya!

Akhirnya pengumuman Proficio Awards sudah keluar malam ini. SIBADES HMS ITB yang menjadi finalis Best Community Services belum beruntung di ajang kali ini. Gak masalah, semua jadi pengalaman terbaik dan ada hikmahnya. Bahwa kita bisa menganggap milik kita yang terbaik, padahal ada yang lebih baik dari itu. Di atas langit, masih ada langit. Maka, hanya dengan bersyukur semua akan lebih baik dan lebih indah.

Dan, mengutip Ketua Himpunan HMS ITB, Iwan Setiawan:

Penghargaan hanya sesuatu yang semu. Pengabdian pada masyarakat lah yang abadi.

Benar juga. Penghargaan merupakan sebuah apresiasi atas sebuah karya, esensi sebenarnya ada pada karya itu sendiri. Pengabdian itulah yang abadi, pahala yang insyaAllah gak akan putus, dan kenangan yang akan terus tersimpan.

Syukurku atas pelajaran hari ini.

Dan bahwa gak ada gunanya menjadi sombong atas apa yang kita punya.