segy

6 Jenis Gaya Bicara menurut Al-Qur'an

1. Qaulan sadida (QS. An-Nisaa’: 9, Al-Ahzab: 70)

Maknanya, perkataan yang tepat, kena sasaran, sesuai situasi dan kondisi, baik sesuai dari segi konten maupun konteks.

2. Qaulan ma'rufa (QS. An-Nisaa’: 5 dan 8, Al-Baqarah: 235, Al-Anfal: 32)

Maknanya, perkataan yang baik, sopan, halus, indah, benar, penuh penghargaan, menyenangkan, dan sesuai dengan kaidah hukum serta logika.

3. Qaulan baligha (QS. An-Nisaa: 63)

Maknanya, perkataan yang fasih, tepat, jelas, efektif, dan mampu mengungkapkan apa yang dimaksudkannya.

4. Qaulan maysura (QS. Al-Isra’: 28)

Maknanya, perkataan yang mudah. Ath-Thabari dan Buya Hamka mengatakan, makna mudah disini adalah yang membuat orang lain merasa mudah mengerti, gaya bahasanya lunak, menyenangkan dan layak didengar, halus dan lemah lembut sehingga tidak membuat lawan bicara tersinggung, serta menimbulkan rasa optimis bagi orang yang diajak bicara.

5. Qaulan layyina (QS. Thaha: 44)

Maknanya, perkataan yang lemah lembut sehingga dapat menyentuh hati lawan bicara. Ini erat kaitannya dengan suasana hati orang yang berbicara. Berbicara dengan hati yang tulus dan menghargai kondisi lawan bicara akan melahirkan ucapan yang lemah lembut. Kelemahlembutan tidak hanya dapat mengantarkan sampainya informasi, namun juga berpotensi mengubah sudut pandang, sikap, dan perilaku lawan bicara, bi idznillaah.

6. Qaulan karima (QS. Al-Isra’: 23)

Maknanya, perkataan yang mulia, yang penuh penghargaan dan penghormatan kepada lawan bicara.

Jika diperhatikan, 3 dari 6 gaya bicara tersebut tercantum di dalam surat An-Nisaa’, surat yang banyak berbicara tentang perempuan, yang seolah-olah mengingatkan kita bahwa ketergelinciran yang paling sering terjadi di kalangan wanita disebabkan oleh lisannya…

MAMI CARI PENDAMPING

MAMI RUMPI MENCARI PAPI AUDITION


SYARAT:


1. HARUS GANTENG

2. Tinggi

3. Mengerti mami sepenuhnya. Harus rela dimarahin mami kalau salah

4. Harus puitis. Biar bisa meluluhkan hati mami

5. Putih

6. Harus punya gaji banyak. Karna anak mami ada 7

7. Harus bisa mengayomi mami dan anak anaknya

8. Harus bisa bahagiain mami

9. Kirim CV kalian ke line: limamaret_ Beserta foto terbaru. NO SELFIE

10. Tuliskan kemachoan kalian dari segi mana

11. Deskripsikan diri kalian beserta bakat kalian


SEGERA!

cc: @limamaret @kaktus-gurun @scramscream @catatan-sederhana  @bukan-kamu @caripendamping @mawar-merahmuda @tersesatrasa @pecandu-rindu @gradasisunyi

Laki itu berjenggot

Dari Ibnu Umar Radhiyallahu’ anhuma, Rasullullah s.a.w bersabda: “Potong pendeklah kumis dan biarkanlah (peliharalah) jenggot”. (HR. Muslim no. 623)

Dan jika ditilik dari segi kesehatan ternyata memelihara jenggot itu bisa mengurangi resiko kanker. Menurut penelitian terbaru dari University of Southern Queensland, jenggot menghindari hingga 95% dari paparan sinar UV matahari, yang berperan besar dalam mencegah karsinoma sel basar (jenis kanker kulit paling umum).Semakin banyak jenggot diwajah makin melindungi kamu dari sinar matahari yang jahat

So, laki keren itu yang berjenggot. Soleh kan diri biar Allah pertemukan dengan yang solehah, ya kan? Yuuuk ikuti sunnah
Kontribusi pict: @zulhaj.id
Caption : H.N.J

Tag sahabat mu agar mengikuti sunnah :)
.
.
Kontribusi oleh @kliniknikahsemarang

#duniajilbab #jenggot#sunnah#muslim#muslimdesigner #akhirat #berkah #design #dakwah #janganpacaran #inspirasi #istiqomah #islam

Made with Instagram

anonymous asked:

Assalamualaykum mba, mau nnyaa, mnrt mba avina, kemantapan hati itu diukur dr segi apa ya mba? Bgtu pula dengan tingkat kedewasaan dan kesiapan dalam rumah tangga, ada parameter khusus atau tdk? Terima kasih sebelumnya mba :)

Waalaikumussalam.

Hai! Saya jawab menurut saya pribadi ya.

Menurut saya sih parameter kemantapan hati, tingkat kedewasaan, dan kesiapan dalam berumah tangga tidak bisa diukur secara spesifik.

Tapi, buat saya indikator utamanya adalah apakah kamu siap belajar ekstra dalam segala hal: karena kamu akan menambah peran baru sebagai suami/istri, dan bisa jadi sebagai ayah/ibu? apakah kamu yakin dengan menambah peran barumu, kamu akan jadi seseorang yang lebih baik?

Tanyakan pada hatimu sendiri. Jangan sampai memutuskan sebuah keputusan besar hanya karena dorongan eksternal.


Itu menurut saya :)

HIKMAH DAN PERISTIWA - SIAPA YANG ENGKAU BELA ?

Dari segi sosiologi manusia itu disebut juga sebagai “ social animal” yaitu yang selalu hidup berkelompok, manusia tidak bisa hidup tanpa berkelompok. Dalam kelompok mereka saling tolong menolong. Lihat saja kelompok dibawah ini :

1. Orang pintar maju tak gentar bela yang benar.
2. Lawyer maju tak gentar bela yang bayar.
3. Pelawak maju tak gentar ingin kelakar.
4. Guru maju tak gentar bela pelajar.
5. Pencuri maju tak gentar takut dikejar.
6. TNI maju tak gentar jaga radar.
7. Ustadz maju tak gentar, umat sadar.
8. Muballigh maju tak gentar agar sabar.
9. Muslimah maju tak gentar bercadar.
10. Ulama maju tak gentar tanpa dibayar.

Kalau begitu siapa diantara kita yang membela agama Allah.

Allah berfirman :

ولينصرنالله من ينصره أن الله لقوي عزيز

“… Allah pasti akan menolong orang yang menolong ( agama) Nya. Allah Maha Kuat, Mahaperkasa”

Jadi jika kita ingin menang pilkada maka tolong lah agama Allah, Dia pasti akan menolong kita dengan mengirimkan malaikat. Umat islam terpuruk karena kita melupakan Allah, maka Allah pun melupakan kita. Percayalah…Percayalah….Percayalah.

Tiada yang kuat kecuali Allah, tiada yang perkasa kecuali Allah.

Wassalam, wallahualam

Terima kasih mbak @rizkaauliarahma sudah bersedia menjadi MuA pernikahan kami. Dari awal pemilihan MuA, hatiku sudah tertambat pada @auliamakeup_ karena riasannya yang sederhana, dressnya yang cantik, dan karena kenal mbak rizka udah kayak kakak sendiri. 😘😘

Terima kasih sudah ngedandanin keluarga kami, semua jadi cantique (kayak kakak saya yang pake kebaya abu), dari segi make-up maupun kebaya yang bikin semua orang pangling saking cantique dan flawless nya wkwkwk. Semua keluarga alhamdulillah puas dan kagum dg hasil riasnya. Apalagi Ibu saya yang liat riasan saya.

“Padahal ibuk khawatir kamu mukanya sayu gara2 kurang tidur, tapi yang make up in bagus banget, kamu kelihatan seger dn cantique.” Wkwkwk.

Buat orang yang ga biasa make up, di make up in dan keringetan itu sesuatu banget ganggunya. Tapi dari akad sampe resepsi, saya keringetan gobyos netes2, tapi ngga luntur sama sekali riasannya. 👏

Saya ga biasa make up dan ga suka make up yang aneh-aneh apalagi yang bikin kepala pusing karena keberatan aksesoris, dan gabisa banget pake softlens karena matanya senitif banget dan pasti malah bikin nggak nyaman selama acara. Alhamdulillah semua keinginan terfasilitasi dengan baik.

Terima kasih mbak rizka dan tim, sudah melayani permintaan adekmu yang macem2 ini hehe. Pelayanan yang friendly meskipun dateng jauh-jauh dari malang sampe dek dijanya kelelahan, tim rias yang masih muda dan asik diajak ngobrol, dan hijab stylist yang kerenn banget. Sukses terus mbak! 😊

Puas banget rasanya, Alhamdulillah budget untuk ini sesuai dengan yang kami anggarkan dan hasilnya nggak bikin kecewa sama sekali. Seneng banget.

Sekali lagi, makasih @auliamakeup_ , beberapa temen2 sampe ngira saya Dian Sastro lho wkwk 😂😂

Yogyakarta,
13 Agustus 2016

jamikanasa

Made with Instagram

Sebahagia ini aku menunggumu kembali
Mataku tak lepas dari jalan
Setiap sudut pintu masuk aku waspada
Aku ingin melihat kau datang dari kejauhan
Bukan lagi tiba2 menggandengku dari belakang
Tanganku menggenggam benda segi empat yg selalu bergetar
Balasan pesanmu, kau akan datang
Senangku membuncah
Tak sabar, seperti hari sebelumnya
Bersamamu menjadi hal favoritku yg tak pernah hilang
Tak juga bnyak yg kita bisa lakukan
Mungkin hanya bertukar cerita atau aku yg sangat suka kau nyanyikan lagu apa saja
Hari ini, detik ini..
Kau akan kembali
Aku pinta jangan pergi
Katamu, nanti ada waktu kau akan kembali
Entahlah honey.. Aku sanggup menunggu atau aku mati dalam kekesalanku atas keputusanmu
Kau..
Datang tiba2 dan pergi dengan segera
Yg kau tinggalkan hanya kabar, kabar yg tak ingin aku dengar
Ahh.. Sudahlah sayang..
Aku tak akan ke sana
Tempat dimana mengucapkan selamat datang dan juga selamat jalan
Melihatmu pergi aku sudah tidak sanggup lagi
Aku lemah
Aku tak ingin kau ucapkan akan datang lagi
Karna itu berarti kita akan jumpa lagi
Aku akan rindu lagi
Aku akan salah lagi, kita akan tak ingin terpisah lagi
Sedang kau punya bnyak tuntutan yg benar sangat tak ingin aku dengar
Semoga kotamu tak seperti kotaku
Kota dimana ada aku yg kau buat pilu~

youtube

Kecenderungan gua buat menikmati sebuah karya adalah keseriusan si pengkarya dalam meniti titik kecil karyanya sampai menjadi satu yang utuh. Gua yakin, proses kreatif mereka sangar. Panjang. Dan melibatkan banyak sumber daya mumpuni. Gua gak masukin bakat, karena sebuah karya hidup bukan oleh-satu-satunya bakat. Modal geratisan itu semata. Tapi proses. Gua belum nemu si penulis serius yang sangat serius nulisnya di tumblr bloger. Nampak ada yang serius, tapi gak serius belajar. Oiya, posisi gua di sini sebagai pembaca. Bukan pakar, penilai, tapi seberapa gua bisa menikmati dan menemukan pemahaman baru. Jauh lebih penting ketimbang parameter kualitas dari segi teknis.

Dan untuk mengasup kepala gua dengan hal estetique namun tetap enaaa~, gua lari kesana- kemari. Menemukan, kali ini gua bicara soal karya tulis, pwissie termasuk di dalam wilayah yang gua gak terlalu tertarik, tapi pria muda berkemeja biru malu-malu itu bikin saya terpukau. Anjir, mati aja lu, Sam! Kata gua. Sampai akhirnya, kata ‘puisi’ gua tulis di sini, mengekor gaya tulisan ybs sebagai 'pwissie’. Gua gak bisa secara orisinil mengekor blio. Woooohoooo! Pokoknya gua cuma bisa, wa…. Wa… Wa… aja. Sebabnya sederhana ada kesegaran yang tak terduga dari kesederhanaan cara bertutur. Bukan sesuatu yang luar biasa baru, bukan intelektuil tingkat tinggi, tapi mengundang respons, …kok bisa sich?!
Kok bisa sich-nya bukan karena diksinya indah menggelitik, tapi gua bilang di awal, detil-detil kecil yang ketangkep dan tertuang dalam karya mereka pada umumnya, bukan kumpukan pwissie ini aja, bikin ya aaampun…
Para penulis keren itu punya cara bertutur sederhana yang setiap katanya kok ya ndilalah…bisa tepat ada di 'situ’.

Yha~

Wanjir ribuan kali gua gumamkan. Bukan paling favorit, tapi sangat layak untuk ditilik. Dan gua tetap merasa, gak buang-buang waktu untuk membaca salah duanya adalah mereka. Ehe…
Ada beberapa banyak lain yang tulisannya bikin kepala berpendar. Gua rajin bertandang dan blog-walking ke mereka. Juga menguntit tulisan di berbagai media. Sampai gua ngerasa, gua nulis sampah mulu, kapan serius. Sampah, o, betapa gua suka istilah itu. Ehe… Maksudnya bukan ngrendahin (meskipun sangat layak direndahkan) karya sendiri, tapi komitmen gua untuk belajar memble abies…! Gua butuh ditampar dewa naga laut selatan kali yak.
Tapi dua pria muda ini karyanya gua wajib baca.
Temui mereka. Beli bukunya jika berkenan.

Secara personal gua menyarankan kepada diri sendiri. Kalo lu pade mau nyicip, woooo ya monggooo~


Hidup terasa ada kawannya :)

Assalamu'alaikum temen temen… Disini siapa yang pengen segera bisa menyempurnakan separuh imannya? Put your hands up gaes..!! Wkwkwk

Iyap, benar. Jika aku posting gambar kek ginian, otomatis aku juga pengen nikah gaes. Lebih tepatnya nikah muda. Disini siapa sih yang nggak pengen nikah? Tentunya semua pengen kan?. Nah, dari berbagai macam cerita-cerita orang orang menikah di usia muda, mereka pada bilang “Nikah itu perlu menyiapkan segalanya. Jadi bukan asal nikah doang hehe”. Jadi, siapapun disini yang punya niat nikah muda, yok kita mulai wujudkan.

Salah satu persiapan nikah adalah dari segi financial. Buat temen temen yang belum atau udah punya penghasilan, yok kita tabung uangnya buat nikah. Jadi kronologinya seperti ini. Pernah aku nongkrong bareng sama salah satu sahabat, kita berdua tiba tiba terlintas buat menyegerakan untuk menyempurnakan iman. Salah satunya ialah seperti ini :

Bagaimana jika kita setiap bulan, kita tabung 500 ribu? Jika setiap bulan kita istiqomah nabung dengan nominal tsb, Insya Allah dalam 4 tahun kemudian bisa terkumpul 24 Juta loh. Nominal segitu udah bisa kita buat biaya nikah gaes hehe

Penjelasannya : jika setiap hari kita sisihkan yang kita sebanyak 17 ribuan, maka 1 bulannya akan terkumpul kurang lebih 500 ribu. Nah, jika 1 tahun, maka akan terkumpul 6 juta. Kenapa aku mencontohkan 4 tahun? Karena sekarang ini aku sedang menuntut ilmu di perguruan tinggi, yang pada umumnya akan lulus 4 tahun kemudian. Sebab itu aku pilih 4 tahun gaes. Ketika sudah lulus kuliah, kan kita sudah siap nikah, biaya nikah udah siap, lulus juga sudah siap kerja. Gimana? Asik kan? Hehehe

Kenapa sih aku pengen nikah muda? Karena gini gaes, salah satu alasanku adalah karena aku ingin segera menjemput jodohku. Jodoh kita kan ada 2 tuh, yang pertama adalah jodoh yang diberikan Allah sama jodoh kita yang kedua adalah Kematian. Nah masalahnya adalah, kita belum tau jodoh yang mana akan menjemput kita bukan? Oleh sebab itu aku ingin segera menjemput jodohku yang diberi Allah terlebih dahulu. Maka dari itu, aku ingin mempersiapkannya mulai dari sekarang hehe

Jika niat kita benar, Allah akan menyelaraskan semuanya ko
.
.
Kontribusi oleh @furkoni

Made with Instagram