segy

Wah udah hampir tahun baru!! 
Untuk menemani kalian-kalian yang cuma diem di rumah dan internetan doang, malam ini gimana kalau kita bahas masalah cinta dari segi berbeda?!

Yuk~
Bentar lagi gue post Freeday tentang masalah-masalah yang kerap terjadi di blantika hati anak muda zaman sekarang. 

Wait for it yaaa~

Kalau ada seseorang yang biasa-biasa aja dari segi tampang tapi dia bisa nerima segala kerandoman kamu, pertahanin dan perjuangin.
—  Karena yang bertampang lebih ganteng/cantik belum tentu bisa nerima segala kerandoman kamu dan memperlakukan kamu sebaik yang dia lakukan.
8

‘I promise you, Shin Se Gi. If you don’t stop me from doing these things after I mustered courage for the first time, If you don’t steal just the time I have with this person, I promise you tens, hundreds, and thousands of times, I promise that I’ll give my entire body and all of my time and memories to you in my next life. I promise that I’ll become your false image in my next life. So please, just don’t appear in front of this person. Please just don’t steal this love from me.’

Empati

Ternyata, masih banyak orang yang membanding-bandingkan kesedihan. Mungkin nggak asing dengan percakapan kayak gini (well, percakapan ini terjadi di hadapan saya):
A: *cerita kejadian buruk yang dia alamin*
B: Sabar, ya. Jangan sedih. Semua pasti ada hikmahnya. Kamu yang kuat.
Time will heal everything.
A: Kamu gampang sih bilang gitu karna gak pernah ngalamin hal yang serupa.

Pertanyaannya adalah, apa kita hanya boleh berbelasungkawa dan mencoba menguatkan orang lain ketika kita juga pernah mengalami hal serupa? Dari segi penanggapan, saya rasa B sudah cukup menempatkan dirinya. Tapi tidak dengan A. Saya rasa, pernyataan A itu manifestasi dari ketidakempatian. Kalau saya jadi B, saya udah bete duluan. Tapi emang pasti sih ujung-ujungnya memaklumi–because sad people mostly loose their minds.
Seringkali, orang-orang yang telah mengalami hal yang buruk selalu menganggap bahwa dialah yang paling sedih di muka bumi hanya karena orang di sekitarnya tidak pernah ngalamin hal serupa. Oke, ini asumsi. Tapi saya rasa masih banyak yang berpikir dan menganggap orang-orang yang menasihati dan memberikan saran hanyalah orang-orang yang gak pernah ngerasain hal yang serupa dan beranggapan bahwa apa yang mereka bilang hanya sebuah omong kosong.
Kita sering bertanya-tanya kenapa susah sekali bertemu dengan orang yang berempati. Padahal sebenarnya, tanpa sadar, kitalah yang telah kehilangan empati terhadap apa-apa yang telah dilalui oleh orang yang mencoba berempati kepada kita.
Berhentilah membanding-bandingkan kejadian buruk yang terjadi kepada kita dengan orang lain. Karena sejatinya rasa sedih itu hanya bisa dirasakan oleh diri sendiri. Misalnya, seorang A merasa sedih karena ia adalah korban broken home. Kemudian seorang B merasa sedih karena ibunya meninggal. Diantara keduanya, tidak ada siapa yang lebih sedih dari siapa. Keduanya merasakan kesedihan yang sama dalam bagi dirinya. Mungkin bagi A, broken home adalah hal paling menyedihkan yang pernah ia rasakan. Dan bagi B, kehilangan ibu adalah kesedihan paling mendalam yang pernah ia rasakan. Keduanya memiliki kesedihan yang tidak dapat diukur dan tidak dapat dibandingkan dengan kesedihan satu sama lain.
Garis bawahi, Tuhan memang memberikan cobaan sesuai dengan kemampuan hambaNya.
Saya sepakat bahwa setiap orang memiliki kesedihan-mendalamnya masing-masing. Jadi berhentilah menakar atau membandingkan kesedihan kita dengan kesedihan orang lain. Jangan sampai kita menuntut orang lain untuk berempati tapi kita sendiri tidak bisa berempati terhadap apa yang mungkin telah dialami oleh orang yang mencoba berempati kepada kita. Berhentilah mengatakan bahwa saran dan nasihat orang lain itu hanya omong kosong dan menganggap mereka mudah mengatakannya hanya karena mereka belum pernah mengalami hal serupa. They tried their best to be emphatic to our problems. And I think we should emphatic for how hard they tried to be emphatic to us because every person has their own deepest despondencies.
Tapi bukan berarti kita bisa seenaknya nasihatin dan ngasih saran dengan lagak yang sok-sokan juga, sih. Semuanya ada takarannya. Semuanya ada adabnya. Saya pikir, yang penting dari sebuah rasa empati adalah bagaimana kita mampu menghargai kesedihan orang lain dengan sebuah kepedulian dan ketulusan.

Bandung, 11 Februari 2017.

6 Jenis Gaya Bicara menurut Al-Qur'an

1. Qaulan sadida (QS. An-Nisaa’: 9, Al-Ahzab: 70)

Maknanya, perkataan yang tepat, kena sasaran, sesuai situasi dan kondisi, baik sesuai dari segi konten maupun konteks.

2. Qaulan ma'rufa (QS. An-Nisaa’: 5 dan 8, Al-Baqarah: 235, Al-Anfal: 32)

Maknanya, perkataan yang baik, sopan, halus, indah, benar, penuh penghargaan, menyenangkan, dan sesuai dengan kaidah hukum serta logika.

3. Qaulan baligha (QS. An-Nisaa: 63)

Maknanya, perkataan yang fasih, tepat, jelas, efektif, dan mampu mengungkapkan apa yang dimaksudkannya.

4. Qaulan maysura (QS. Al-Isra’: 28)

Maknanya, perkataan yang mudah. Ath-Thabari dan Buya Hamka mengatakan, makna mudah disini adalah yang membuat orang lain merasa mudah mengerti, gaya bahasanya lunak, menyenangkan dan layak didengar, halus dan lemah lembut sehingga tidak membuat lawan bicara tersinggung, serta menimbulkan rasa optimis bagi orang yang diajak bicara.

5. Qaulan layyina (QS. Thaha: 44)

Maknanya, perkataan yang lemah lembut sehingga dapat menyentuh hati lawan bicara. Ini erat kaitannya dengan suasana hati orang yang berbicara. Berbicara dengan hati yang tulus dan menghargai kondisi lawan bicara akan melahirkan ucapan yang lemah lembut. Kelemahlembutan tidak hanya dapat mengantarkan sampainya informasi, namun juga berpotensi mengubah sudut pandang, sikap, dan perilaku lawan bicara, bi idznillaah.

6. Qaulan karima (QS. Al-Isra’: 23)

Maknanya, perkataan yang mulia, yang penuh penghargaan dan penghormatan kepada lawan bicara.

Jika diperhatikan, 3 dari 6 gaya bicara tersebut tercantum di dalam surat An-Nisaa’, surat yang banyak berbicara tentang perempuan, yang seolah-olah mengingatkan kita bahwa ketergelinciran yang paling sering terjadi di kalangan wanita disebabkan oleh lisannya…

aku duduk makan dekat meja yang paling belakang. Aku nampak 1 keluaga masuk ke kedai dan duduk semeja. Dari segi pakaian dan cara,jelas bukan dpd keluarga yang “kaya” atau sebaliknya. Walaupun tak bergunung hartanya, tapi dia masih mampu duduk semeja dengan keluarga. Aku,kau,kita ? Renung kan dan selamat beramal :)

Kadang kita terlalu kejar sangat dengan dunia. Sampai kita  lupa harta kita dunia akhirat kita lupakan. apa tu harta dunia akhirat ? 
keluarga lah siapa lagi.

*BILA ALLAH TIDAK MENGHENDAKI KITA LAGI*

Allah akan sibukkan kita dengan urusan dunia.

Allah akan sibukkan kita dengan urusan anak-anak.

Allah akan sibukkan kita dengan urusan menjalankan perniagaan dan harta…..

Allah akan sibukkan kita dengan urusan mengejar karir, pangkat dan jabatan…..

Alangkah ruginya karena kesemuanya itu akan kita tinggalkan…..

Sekiranya kita mampu bertanya pada orang-orang yang telah pergi terlebih dulu menemui Allah Subhana Wa Ta'alla dan jika mereka diberi peluang untuk hidup sekali lagi,
Tentu mereka akan memilih untuk memperbanyak amal ibadah…..

sudah semestinya mereka memilih tidak lagi akan bertarung mati-matian untuk merebut dunia, yang sudah jelas-jelas tidak bisa dibawa mati…..

Karena tujuan kita diciptakan adalah untuk menyembah Allah, beramal dan beribadah kepada Allah……….

Kita mungkin cemburu apabila melihat orang lain lebih dari kita, dari segi gaji, pangkat, harta, jabatan, rumah besar, mobil mewah…..

Kenapa kita tidak pernah cemburu melihat ilmu agama orang lain lebih dari kita…..

Kita tidak pernah cemburu melihat orang lain lebih banyak amalan dari kita…..

Kita tidak pernah cemburu apabila melihat orang lain bangun di sepertiga malam, sholat tahajud dan bermunajat kepada Allah…..

Kita tidak pernah cemburu apabila melihat orang lain setiap hari sholat subuh berjamaah di masjid dekat rumah kita…..

Kita hanya cemburu apabila melihat orang lain ganti kendaraan dengan yang lebih mewah…..

Kita cemburu apabila melihat orang lain bisa setiap tahun liburan…..

Kita hanya cemburu apabila melihat orang lain bergelimang harta, tahta dan Wanita. Cemburu karena dia bisa jadi gubernur, bupati ataupun Walikota…..

Tetapi jarang kita cemburu apabila melihat orang lain yang bisa khatam Al'Quran sebulan dua kali…..

kita jarang cemburu apabila melihat mualaf yang Faham isi AlQur'an…..

Kita jarang cemburu apabila melihat orang lain berbuat untuk menegakkan Akidah Islam…..

Kita jarang cemburu kepada orang yang berjihad di jalan Allah…..

Kita jarang cemburu kepada orang yang mewakafkan dirinya dan semua Hartanya dijalan Allah……

Setiap kali menyambut hari ulang tahun, kita sibuk mau merayakan sebaik mungkin,
tetapi kita telah lupa dengan bertambahnya umur kita…..
maka panggilan Illahi makin bertambah dekat…

Kita patut bermuhasabah mengenai persiapan ke satu perjalanan yang jauh, yang tidak akan kembali untuk selama-lamanya. Karena Hidup di dunia menentukan kehidupan yg kekal nanti di akhirat……….

Sesungguhnya

MATI itu PASTI….

ALAM KUBUR itu BENAR,

HISAB itu BENAR,

MAHSYAR ALLAH itu BENAR,

SYURGA dan NERAKA itu BENAR…….

Penyesalan itu selalu terlambat…….
Menunda Taubat menunggu usia Tua…..
Itupun kalau masih sempat….
Sebab syarat MATI gak harus tua, gak harus sakit…..

Penyelesaian masalah hidup adalah melalui iman dan amal.
Iman sebesar zarrah pun, Allah muliakan dgn syurga 100x dunia"

Lalu mengapa kita tak mau menambah bekal hidup kita dengan Iman, Ibadah dan Amalan baik…..???

Mudah-mudahan hidup kita selamat di dunia dan Akhirat dan selalu bermanfaat untuk Ummat dan kita termasuk orang-orang yang Allah ridhoi, untuk masuk ke syurgaNya…..

آمـــــين يا ربّ العالمــين

*Share dari grup, semoga bermanfaat

<Interview Keyakizaka46 Risa Watanabe>Memotong Rambut sampai 20 cm adalah Titik Baliknya! Resolusi dan Mimpi “Berisa” yang Mengalami Perubahan Besar di Tahun Pertama Debut

Keyakizaka46 tampil untuk pertama kalinya di “NHK Kouhaku Uta Gassen” hanya dalam jangka waktu 8 bulan setelah debut. Para gadis yang memicu terjadinya angin topan di industri musik, menutup tahun 2016 dengan cara terbaik. Meskipun sang center yang masih SMP, Hirate Yurina, memiliki daya ekspresi yang luar biasa yang bahkan menyita banyak perhatian media, namun sebenarnya ada seseorang lagi yang punya reputasi sekaligus mencapai perubahan yang paling besar, termasuk dari segi penampilan, sejak pembentukan grup pada bulan Agustus 2015. Dia adalah seseorang berwajah kecil dengan tangan dan kaki panjang yang menarik perhatian, Risa Watanabe (18 tahun). Modelpress telah bertanya kepada Watanabe yang dicintai penggemar dengan panggilan “Berisa”, mengenai tahun lalu yang begitu mengejutkan sekaligus tentang resolusinya di tahun ini.

Memutar Ulang Tahun 2016

― Tahun 2016 itu tahun yang seperti apa?
Watanabe: Aku diberi kesempatan untuk mengalami banyak hal, 1 tahun yang begitu lengkap. Tahun yang sangat padat. Yang paling berat adalah drama (Tokuyama Daigoro wo Dare ga Koroshita ka?). Kami terus syuting di dalam ruangan, kami jadi tidak tahu kondisi cuaca, kami juga jadi tidak tahu hari ini hari apa misalnya. Kami terus melakukan hal yang sama selama berhari-hari, jadi itu sangat sangat emosional.

―Sebaliknya hal apa yang paling menyenangkan?

Watanabe: Semuanya menyenangkan jadi sangat sulit untuk memilih, tapi jika itu hal yang terjadi belakangan ini, maka itu adalah One Man Live di Hari Natal. Melakukan pertunjukan dan menggerakkan tubuh adalah hal yang kusukai, jadi itu adalah 2 hari yang sangat menyenangkan. Sesama member berkontribusi menyampaikan opininya dalam rehearsal dan latihan, kemudian mengulang berkali-berkali untuk mengoreksi koreografi yang diberikan TAKAHIRO-sensei sampai ke hal yang paling detail. Menurutku itu adalah pertunjukan yang benar-benar dibuat oleh kami semua.

“Perubahan Gaya Rambut” adalah Titik Balik

―Terpilih sebagai member baris terdepan di single kedua “Sekai ni wa Ai shikanai” (rilis Agustus), kemudian silih berganti muncul di majalah wanita seperti “LARME” sejak Juli sampai Desember. Juga berjalan di catwalk sebagai model di “GirlsAward 2016 AUTUMN/WINTER” di bulan Oktober. Menurut kami perubahan gaya rambut menjadi “rambut pendek” adalah titik balik yang besar.

Watanabe: Ya, menurutku memotong rambut sampai 20 cm adalah hal yang sangat besar. Sebelumnya aku tidak bisa membayangkan diriku dengan rambut pendek, aku sangat bersyukur telah menanyakan pendapat orang-orang di sekitarku. Tapi sekarang sudah tumbuh cukup panjang. Bukan gaya rambut panjang, melainkan gaya medium yang hampir sebahu, aku bersenang-senang dengan berbagai macam tata rambut.

Diberi kesempatan berjalan di catwalk “GirlsAward” adalah pengalaman yang sangat berharga. Kecepatan berjalan dan sikap tubuh, instruktur mengajariku sampai ke hal yang detail, menjelang hari-H, aku berlatih dengan sungguh-sungguh. Saat Hari-H aku merasa gugup, tapi aku berharap bisa tampil lagi suatu saat.

―Fashion show dan majalah wanita adalah kesempatan yang bagus agar bisa dikenal sesama perempuan ya?

Watanabe: Saat acara jabat tangan, pernah ada gadis yang bilang “Aku jadi penggemarmu karena melihatmu di majalah fashion”, aku benar-benar merasa sangat senang. Kemudian, pada saat itu aku jadi merasa ingin bekerja lebih keras. Keyakizaka46 punya banyak lagu yang penampilannya keren. Meskipun kami semua biasanya ribut sendiri dan berbicara sambil tersenyum, tapi saat pertunjukan kami seolah menekan saklar yang membuat ekspresi kami berubah. Aku ingin gap semacam itu juga dilihat oleh sesama perempuan.

Lihatlah Bagian Ini dari Diriku!

―Bagi Watanabe-san sendiri, adakah bagian dari sendiri yang “aku ingin sesama perempuan melihat bagian ini”?

Watanabe: Aku sering dibilang sebagai seseorang yang cool, tapi aku adalah tipe orang yang cukup bersemangat. Aku juga mudah merasa antusias *tertawa*. Terutama saat bersama dengan member! Akhir-akhir ini, kupikir aku bisa sedikit demi sedikit mengeluarkan diriku yang biasanya di berbagai tempat.

―Apakah itu berarti dengan mendapatkan berbagai pengalaman telah mengubah hal yang ada di dalam dirimu?

Watanabe: Saat inipun aku masih pemalu, tapi menurutku aku sudah sedikit berubah. Sebelumnya, saat interview sekalipun, aku lebih banyak diam tanpa banyak bicara, tapi sekarang aku bisa langsung mengatakan hal yang ada dalam pikiranku. Menurutku dalam hal itu aku sudah berkembang. Tapi aku masih sering merasa gugup. Misalnya sebelum pertunjukan, untuk menghilangkan rasa gugup, saat di belakang panggung aku meminta member lain memukul punggungku, kemudian aku akan berteriak *tertawa*. Itu membuatku cukup tenang.

―Berteriak? Aku kesulitan membayangkannya *tertawa*.

Watanabe: Aku berteriak “UWAAAA~~!”. Itu adalah suara terkerasku *tertawa*. Saat “Overture” diputar, seberapa keraspun aku berteriak, suaraku tidak akan terdengar bahkan dari jauh sekalipun.

Resolusi di tahun 2017.

―Tolong sampaikan resolusimu di tahun 2017.

Watanabe: Resolusiku sebagai grup adalah aku ingin melakukan tur. Aku suka melakukan pertunjukan, jadi aku ingin berkeliling ke lebih banyak tempat, aku ingin lebih banyak orang mengenal Keyakizaka46. Resolusi pribadiku adalah aku ingin lebih bisa mengatakan hal yang ada dalam pikiranku, kemudian lebih bisa mengeluarkan diriku yang sesungguhnya walau sedikit, itulah tujuanku. Kemudian, karena aku suka hal yang berhubungan dengan pakaian, aku juga tertarik dengan pekerjaan sebagai model. Menurutku pasti ada banyak hal yang berat, tapi jika memungkinkan aku ingin mencobanya terus menerus. Aku mendapat banyak motivasi dari member Keyakizaka46. Semuanya punya kepribadiannya masing-masing, aku ingin menyerap semua hal yang positif, sekaligus meningkatkan kemampuanku sendiri. Di tahun 2017, aku akan bekerja lebih keras dibandingkan tahun lalu.

Rahasia dalam Meraih Mimpi.

―Tolong berikan pesan-pesan kepada para gadis yang sedang berjuang dan ingin meraih mimpinya.

Watanabe: Melakukan riset. Jika kalian punya tujuan misalnya “Aku ingin menjadi seperti ini!”, maka untuk mendekatkan kalian dengan tujuan itu, menurutku sangat penting untuk menemukan metode yang cocok dengan diri kalian sendiri. Kemudian, menurutku lebih baik untuk mengucapkannya dengan mulut kalian, seperti “Aku ingin hal ini!”.

―Apa mimpi Watanabe-san?

Watanabe: Mimpi? Boleh apa saja? Aku belum menentukan ingin tinggal di mana, tapi aku ingin tinggal di luar negeri *tertawa*. Seumur hidup aku belum pernah pergi ke luar negeri… *senyum pahit*. Meskipun tidak masalah pergi ke luar negeri karena masalah pekerjaan, tapi aku ingin pergi ke luar negeri untuk pertama kalinya saat sedang liburan! Terlebih lagi, aku sudah memutuskan akan pergi ke Hawaii *tertawa*. Jika mimpi dalam pekerjaan, aku ingin melakukan pertunjukan di tempat yang besar!

Kepribadian cool yang diperlihatkannya di acara variety, kemudian gap yang yang terpancar dari kelembutan hatinya yang kikuk. Cool? Atau imut? “Berisa” memiliki atmosfer unik yang memikat para penggemar. Di antara para penggemar ada suara-suara yang mengatakan, “Meskipun tidak terlihat, tapi pasti dia punya sifat tidak ingin kalah”. Saat menanyakan hal itu padanya, dia mengatakan dengan jelas “Jika sudah melakukan suatu hal, sudah pasti aku tidak ingin kalah, aku ingin menyelesaikannya sampai tuntas!”. Modelpress percaya bahwa kegiatan solonya akan semakin bertambah. “Aku ingin melepaskan berbagai imej yang kalian buat terhadap diriku” ――― Jangan alihkan perhatian kalian dari “Berisa” yang membakar semangat juangnya dengan tenang di tahun 2017.