sama-bapake

2

Turgon and Fingolfin photoset :D

maybe this semi doodle because i’m quite serious did the color..

coloring using two technique, well, there is no difference =_=

note : hereff, gw dulu kayaknya pernah janji bikin Turgon- Elenwe, tapi berhubung nyerah gambar cewe, sama bapaknya aja yah :v

Tentang Kewajiban

Di subuh yang dingin, ku dapati ibu sudah sibuk memasak untuk keluarga..

“Ibu masak apa? Bisa ku bantu?”

“Ini masak gurame goreng. Sama sambal tomat kesukaan bapak, sahutnya..

“Alhamdulillah.. mantab pasti.. mari saya bantu. Eh bu.. calon istriku dia tidak bisa masak loh..”

“Iya terus kenapa,,?” Sahut ibu..

“Ya tidak kenapa2 sih bu.. hanya cerita saja, hehehe”..

“Jangan di pikir memasak, mencuci, menyapu, mengurus rumah dan lain lain itu kewajiban wanita”

“Hah.? Maksud ibu..?” Kaget..

“Itu semua adalah kewajiban lelaki”

“Tapi bukankah ibu setiap hari melakukannya?”

“Kewajiban istri adalah taat pada suami. Karena bapak itu tidak mungkin bisa mengurusi rumah maka ibu bantu mengurusi semuanya. Sebagai wujud cinta dan juga wujud istri yang mencari ridho suaminya”

Saya makin bingung bu.

“Bukankah kewajiban lelaki untuk menafkahi istri? Baik itu sandang, pangan, dan papan” tanya ibu..

“Iya tentu saja bu..”

“Menurut mu pengertian nafkah itu yang seperti apa? Pakaian yang bersih adalah nafkah. Sehingga mencuci adalah kewajiban suami. Makanan adalah nafkah. Kalau beras. Itu masih setengah nafkah. Karena belum bisa di makan. Sehingga memasak adalah kewajiban suami. Lalu rumah adalah kewajiban suami. Sehingga kebersihan rumah adalah kewajiban suami”

“Waaaaah.. sampai segitunya bu..? Lalu jika itu semua kewajiban suami. Kenapa ibu tetap melakukan itu semuanya tanpa menuntut bapak sekalipun?

“Karena ibu juga seorang istri yang mencari ridha dari suaminya. Ibu juga mencari pahala agar selamat di akhirat sana. Karena ibu mencintai ayahmu, mana mungkin ibu tega menyuruh ayahmu yang baru pulang bekerja untuk melakukan tugas itu semua. Jika ayahmu berpunya mungkin pembantu bisa jadi solusi. Tapi jika belum ada, ini adalah ladang pahala untuk ibu”

Aku hanya diam..

“Pernah dengar cerita fatimah yang meminta pembantu kepada Nabi karena tangan nya lebam karena menumbuk tepung?” Tapi Nabi tidak memberinya.

Atau pernah dengar juga saat Umar di Omeli istrinya? Umar diam saja karena tahu betul. Wanita kecintaannya sudah melakukan tugas macam2 yang sebenarnya itu bukanlah tugas istri. Tapi karena patuh dan taatnya wanita semua ridha di kerjakannya.

“Iya buu…”

“Jadi laki laki selama ini salah sangka ya bu, seharusnya setiap lelaki bertrimakasih pada istrinya. Lebih sayang dan lebih menghormati jerih payah istri.”

“Eh. Terus kenapa ibu tetap mau melakukan semuanya padahal itu bukan kewajiban ibu?”

“Menikah bukan hanya soal menuntut hak kita. Atau menuntut kewajiban suami kita. Tapi banyak hal lain. Menurunkan ego. Menjaga keharmonisan. Mengalah. Kerja sama. Kasih sayang. Cinta. Dan Persahabatan. Menikah itu perlombaan untuk berusaha membaikan satu sama lain. Yang wanita sebaik mungkin membantu suaminya. Yang lelaki sebaik mungkin membantu istrinya. Toh impiannya rumah tangga sampai surga”

“Subhanallah.. eeh kalo calon istriku tau hal ini dan dia malas ngapa2in bu?”

“Wanita beragama tentu tau bahwa ia harus mencari keridhoan suaminya. Sehingga tidak mungkin setega itu. Sedang lelaki beragama tentu tau bahwa istrinya telah banyak membantu. Sehingga tidak ada cara lain selain lebih mencintainya”


Repost

Di subuh yang dingin,,, ku dapati ibu sudah sibuk memasak untuk keluarga..

“Ibu masak apa? Bisa ku bantu?”

“Ini masak gurame goreng. Sama sambal tomat kesukaan bapak” sahutnya..

“Alhamdulillah.. mantab pasti.. mari saya bantu. Eh bu.. calon istriku dia tidak bisa masak loh..”

“Iya terus kenapa,,?” Sahut ibu..

“Ya tidak kenapa2 sih bu.. hanya cerita saja, hehehe”..

“Jangan di pikir memasak, mencuci, menyapu, mengurus rumah dan lain lain itu kewajiban wanita”

“Hah.? Maksut ibu..?” Kaget..

“Itu semua adalah kewajiban lelaki”

“Tapi bukankah ibu setiap hari melakukannya?”

“Kewajiban istri adalah taat pada suami. Karena bapak itu tidak mungkin bisa mengurusi rumah maka ibu bantu mengurusi semuanya. Sebagai wujud cinta dan juga wujud istri yang mencari ridho suaminya”

Saya makin bingung bu.

“Bukankah kewajiban lelaki untuk menafkahi istri? Baik itu sandang, pangan, dan papan” tanya ibu..

“Iya tentu saja bu..”

“Menurut mu pengertian nafkah itu yang seperti apa? Pakaian yang bersih adalah nafkah. Sehingga mencuci adalah kewajiban suami. Makanan adalah nafkah. Kalau beras. Itu masih setengah nafkah. Karena belum bisa di makan. Sehingga memasak adalah kewajiban suami. Lalu rumah adalah kewajiban suami. Sehingga kebersihan rumah adalah kewajiban suami”

“Waaaaah.. sampai segitunya bu..? Lalu jika itu semua kewajiban suami. Kenapa ibu tetap melakukan itu semuanya tanpa menuntut bapak sekalipun?

"Karena ibu juga seorang istri yang mencari ridha dari suaminya. Ibu juga mencari pahala agar selamat di akhirat sana. Karena ibu mencintai ayahmu, mana mungkin ibu tega menyuruh ayahmu yang baru pulang bekerja untuk melakukan tugas itu semua. Jika ayahmu berpunya mungkin pembantu bisa jadi solusi. Tapi jika belum ada, ini adalah ladang pahala untuk ibu”

Aku hanya diam..

“Pernah dengar cerita fatimah yang meminta pembantu kepada Nabi karena tangan nya lebam karena menumbuk tepung?” Tapi Nabi tidak memberinya.

Atau pernah dengar juga saat Umar di Omeli istrinya? Umar diam saja karena tahu betul. Wanita kecintaannya sudah melakukan tugas macam2 yang sebenarnya itu bukanlah tugas istri. Tapi karena patuh dan taatnya wanita semua ridha di kerjakannya.

“Iya buu…”

“Jadi laki laki selama ini salah sangka ya bu, seharusnya setiap lelaki bertrimakasih pada istrinya. Lebih sayang dan lebih menghormati jerih payah istri.”

“Eh. Terus kenapa ibu tetap mau melakukan semuanya padahal itu bukan kewajiban ibu?”

“Menikah bukan hanya soal menuntut hak kita. Atau menuntut kewajiban suami kita. Tapi banyak hal lain. Menurunkan ego. Menjaga keharmonisan. Mengalah. Kerja sama. Kasih sayang. Cinta. Dan Persahabatan. Menikah itu perlombaan untuk brusaha membaikan satu sama lain. Yang wanita sebaik mungkin membantu suaminya. Yang lelaki sebaik mungkin membantu istrinya. Toh impianya rumah tangga sampai surga”

“Subhanallah.. eeh kalo calon istriku tau hal ini dan dia malas ngapa2 in bu?”

“Wanita beragama tentu tau bahwa ia harus mencari keridhoan suaminya. Sehingga tidak mungkin setega itu. Sedang lelaki beragama tentu tau bahwa istrinya telah banyak membantu. Sehingga tidak ada cara lain selain lebih mencintainya”

“Hening…”

Muslim Stay Handsome

Surat Mama untuk Uli

Bandung, 17 Mei 2015

Bismillahirrahmanirrahim,

Buat Uli anak mamah perempuan satu satunya diusianya yang ke 22 Uli tambah solehah, taat beribadah, solatnya harus lebih khusu lagi, jangan lupa sholat sunatnya, tahajudnya, jangan lupa selalu mendoakan kedua orang tuanya ya.

Mudah mudahan Uli cepat menyelesaikan skripsinya, dilancarkan segalanya supaya cepat wisuda. Harapan Mama sehabis kuliah, lalu profesi mudah-mudahan cepet dapet kerjaan sesuai profesi Uli, juga didoakan sama mama cepet dapet jodoh (pendamping) dan membangun rumah tangga. Semoga Uli dapat suami yang lebih dewasa dari Uli, yang bisa membimbing Uli, jadi imam buat Uli, yang sayang sama Uli. Amiiiiiin.

Jangan lupa juga kalau Mama Bapak udah tua, Uli udah berkeluarga, si Aa udah berkeluarga, nitip Mama ma ka Uli anak mama cewek satu-satunya jangan lupain orang tua ya Li. Kalo Mama sakit jagain sama Uli, Mama sedih kalau inget nanti Uli dan Aa udah nikah jauh sama Mama, tambah si Aa sekarang udah jauh dari sekarang sama Mama Bapak. Uli jaga kesehatan, jangan telat makan, Solat tepat waktu. Maap ya kalo Mama selama Uli kecil sampai sekarang belum bisa yang ngasih Uli mau. Bisi Mama kurang perhatian sama Uli, kurang manjain Uli, tapi mendoakan ma tiap hari abis sholat. Udah ya Li, Mama sedih bari nulisnya juga

(Mama & Uli, Danau Beratan Bali)

Nah sekarang giliran Mama yang ngasih surat. Jadi keadaannya ultah kali ini adalah ultah yang ke-3 di mana Uli ga ada di Rumah. Ultah umur 20 Uli lagi di Semarang acara Future Leader Summit, ultah umur 21 Uli lagi di Batam traveling, ultah umur 22 Uli abis LPJ FIM 17 di Rawamangun lalu lanjut ke Rumah Proklamator Bung Hatta buat searching foto-foto kebutuhan project di FIM. Sampe di Rumah kurang lebih Pkl 23.00 WIB, Bapak masih nunggu Uli pulang jadi belum tidur, sedangkan Mama udah tidur. Uli bebersih lalu segera siap-siap tidur karena Bapak udah siap2 masuk kamar buat tidur juga.

Uli liat di atas meja belajar ada hal aneh yaitu ada kotak yang bertuliskan “Selamat Ultah ke 22 untuk Uli” isinya ada dua lembar surat dan satu celengan besar. Uli buka kotak tersebut dan membaca isi surat yang memang waktu itu Uli minta special buat ultah. Belum beres baca suratnya langsung seguk-segukan di kamar nangis. Terharu baca suratnya dan yaaa merasa belum bisa ngasih apa-apa sama Orang tua.

Terima kasih Mama, maafin kalo Uli lebih sering pergi-pergi ke luar ngurusin hal lain dibandingkan dengan family time nya. InsyaAllah hal yang Uli urus di luar semuanya hal positif dan bermanfaat untuk ke depan. Semoga Uli bisa lebih bahagiain mama ke depannya yah, amiiiin.


Salam,

Yulia Latifah - yang sedang berusaha rajin sholat tahajud.

Sebuah Kewajiban

Di subuh yang dingin… kudapati ibu sudah sibuk memasak untuk keluarga..
“Ibu masak apa? Bisa ku bantu?”

“Ini masak gurame goreng. Sama sambal tomat kesukaan bapak” sahutnya..

“Alhamdulillah.. mantab pasti.. mari saya bantu. Eh bu.. calon istriku dia tidak bisa masak loh..”

“Iya terus kenapa,,?” Sahut ibu..

“Ya tidak kenapa2 sih bu.. hanya cerita saja, hehehe”..

“Jangan di pikir memasak, mencuci, menyapu, mengurus rumah dan lain lain itu kewajiban wanita”

“Hah.? Maksut ibu..?” Kaget..

“Itu semua adalah kewajiban lelaki”

“Tapi bukankah ibu setiap hari melakukannya?”

“Kewajiban istri adalah taat pada suami. Karena bapak itu tidak mungkin bisa mengurusi rumah maka ibu bantu mengurusi semuanya. Sebagai wujud cinta dan juga wujud istri yang mencari ridho suaminya”

Saya makin bingung bu.

“Bukankah kewajiban lelaki untuk menafkahi istri? Baik itu sandang, pangan, dan papan” tanya ibu..

“Iya tentu saja bu..”

“Menurut mu pengertian nafkah itu yang seperti apa?
Pakaian yang bersih adalah nafkah. Sehingga mencuci adalah kewajiban suami. Makanan adalah nafkah. Kalau beras. Itu masih setengah nafkah. Karena belum bisa di makan. Sehingga memasak adalah kewajiban suami.
Lalu rumah adalah kewajiban suami. Sehingga kebersihan rumah adalah kewajiban suami”

“Waaaaah.. sampai segitunya bu..?
Lalu jika itu semua kewajiban suami. Kenapa ibu tetap melakukan itu semuanya tanpa menuntut bapak sekalipun?

“Karena ibu juga seorang istri yang mencari ridha dari suaminya. Ibu juga mencari pahala agar selamat di akhirat sana. Karena ibu mencintai ayahmu, mana mungkin ibu tega menyuruh ayahmu yang baru pulang bekerja untuk melakukan tugas itu semua. Jika ayahmu berpunya mungkin pembantu bisa jadi solusi. Tapi jika belum ada, ini adalah ladang pahala untuk ibu”

Aku hanya diam..

“Pernah dengar cerita fatimah yang meminta pembantu kepada Nabi karena tangan nya lebam karena menumbuk tepung?” Tapi Nabi tidak memberinya.

Atau pernah dengar juga saat Umar di Omeli istrinya? Umar diam saja karena tahu betul. Wanita kecintaannya sudah melakukan tugas macam2 yang sebenarnya itu bukanlah tugas istri. Tapi karena patuh dan taatnya wanita semua ridha di kerjakannya.

“Iya buu…”

“Jadi laki laki selama ini salah sangka ya bu, seharusnya setiap lelaki bertrimakasih pada istrinya. Lebih sayang dan lebih menghormati jerih payah istri.”

“Eh. Terus kenapa ibu tetap mau melakukan semuanya padahal itu bukan kewajiban ibu?”

“Menikah bukan hanya soal menuntut hak kita. Atau menuntut kewajiban suami kita. Tapi banyak hal lain. Menurunkan ego. Menjaga keharmonisan. Mengalah. Kerja sama. Kasih sayang. Cinta. Dan Persahabatan. Menikah itu perlombaan untuk brusaha membaikan satu sama lain. Yang wanita sebaik mungkin membantu suaminya. Yang lelaki sebaik mungkin membantu istrinya. Toh impianya rumah tangga sampai surga”

“Subhanallah.. eeh kalo calon istriku tau hal ini dan dia malas ngapa2 in bu?”

“Wanita beragama tentu tau bahwa ia harus mencari keridhoan suaminya. Sehingga tidak mungkin setega itu. Sedang lelaki beragama tentu tau bahwa istrinya telah banyak membantu. Sehingga tidak ada cara lain selain lebih mencintainya”

Semoga bisa menjadi renungan kita..

“take a selfie” istilah di 2013 yang lagi marak digunakan dalam memotret diri sendiri atau beberapa orang seolah bercermin. genrefoto yg sudah lama ada sebelum istilahan “selfie” muncul, ya bolehlaaa sesekali selfie ooo sama nih bocah.

untung km selfie sama aku ngga sama profesor atau kepala sekolahmu, ntar kena penundaan kelulusan repot malahan haha


oke acara perhelatan konten kek acara selebrasi pelepasan siswa siswi SMA tamatan, yang di terapkan dalam konsep acara wisuda. tau dah aku dulu kaga ada yg beginian atau mungkin pengaruh kurikulum atau inovasi dalam dunia per-SMA-an yang lagi riuh ramai menghelatkan acara macam wisuda ini.

oke menghadiri wisudanya si soul sister satu satunya ini laaa kebetulan bapak sama ibuku berhalangan hadir untuk berperan sbg wali murid oke, kiasan bercerita aku lah sang stand man ((alias alih alih jadi wali muridnya ))

yah, ngga kerasa si bungsu udah lulus SMA saja, salam dari abang mu yang bastard ini. ngga mungkin kalo ngga lanjut makan karbohidrat perkuliahan, dan kalopun mengarah kesana sebaiknya pertimbangkan, pilah, telaah apa yang kiranya bidang apa yang ingin kamu naungi jangan dilema atau di resahkan kata kata orang, cukup pilih apa yang ingin kamu lakukan dan taktis lah dalam memilih cerdaslah dalam menjalani. banggain orang tua jadi lebih baik dari abangmu yang bastard ini, semoga sukses ya kamu, gumamku pd sang khalik juga menyertaimu. sekali lagi selamat untukmu

#sister #daily #dailyrk #sanggulan #kebayaan #instawhocares #instatidakgelap #instagram #selfie #ootd #leatherjacket #batik #proud #proudofbatik #sorryifitspam #kebaya #shs #me #bastard #poetry #photo #quo (at 🎧The S.I.G.I.T - Soul Sister)

Di subuh yang dingin,,, ku dapati ibu sudah sibuk memasak untuk keluarga..

“Ibu masak apa? Bisa ku bantu?”

“Ini masak gurame goreng. Sama sambal tomat kesukaan bapak” sahutnya..

“Alhamdulillah.. mantab pasti.. mari saya bantu. Eh bu.. calon istriku dia tidak bisa masak loh..”

“Iya terus kenapa,,?” Sahut ibu..

“Ya tidak kenapa2 sih bu.. hanya cerita saja, hehehe”..

“Jangan di pikir memasak, mencuci, menyapu, mengurus rumah dan lain lain itu kewajiban wanita”

“Hah.? Maksut ibu..?” Kaget..

“Itu semua adalah kewajiban lelaki”

“Tapi bukankah ibu setiap hari melakukannya?”

“Kewajiban istri adalah taat pada suami. Karena bapak itu tidak mungkin bisa mengurusi rumah maka ibu bantu mengurusi semuanya. Sebagai wujud cinta dan juga wujud istri yang mencari ridho suaminya”

Saya makin bingung bu.

“Bukankah kewajiban lelaki untuk menafkahi istri? Baik itu sandang, pangan, dan papan” tanya ibu..

“Iya tentu saja bu..”

“Menurut mu pengertian nafkah itu yang seperti apa? Pakaian yang bersih adalah nafkah. Sehingga mencuci adalah kewajiban suami. Makanan adalah nafkah. Kalau beras. Itu masih setengah nafkah. Karena belum bisa di makan. Sehingga memasak adalah kewajiban suami. Lalu rumah adalah kewajiban suami. Sehingga kebersihan rumah adalah kewajiban suami”

“Waaaaah.. sampai segitunya bu..? Lalu jika itu semua kewajiban suami. Kenapa ibu tetap melakukan itu semuanya tanpa menuntut bapak sekalipun?

"Karena ibu juga seorang istri yang mencari ridha dari suaminya. Ibu juga mencari pahala agar selamat di akhirat sana. Karena ibu mencintai ayahmu, mana mungkin ibu tega menyuruh ayahmu yang baru pulang bekerja untuk melakukan tugas itu semua. Jika ayahmu berpunya mungkin pembantu bisa jadi solusi. Tapi jika belum ada, ini adalah ladang pahala untuk ibu”

Aku hanya diam..

“Pernah dengar cerita fatimah yang meminta pembantu kepada Nabi karena tangan nya lebam karena menumbuk tepung?” Tapi Nabi tidak memberinya.

Atau pernah dengar juga saat Umar di Omeli istrinya? Umar diam saja karena tahu betul. Wanita kecintaannya sudah melakukan tugas macam2 yang sebenarnya itu bukanlah tugas istri. Tapi karena patuh dan taatnya wanita semua ridha di kerjakannya.

“Iya buu…”

“Jadi laki laki selama ini salah sangka ya bu, seharusnya setiap lelaki bertrimakasih pada istrinya. Lebih sayang dan lebih menghormati jerih payah istri.”

“Eh. Terus kenapa ibu tetap mau melakukan semuanya padahal itu bukan kewajiban ibu?”

“Menikah bukan hanya soal menuntut hak kita. Atau menuntut kewajiban suami kita. Tapi banyak hal lain. Menurunkan ego. Menjaga keharmonisan. Mengalah. Kerja sama. Kasih sayang. Cinta. Dan Persahabatan. Menikah itu perlombaan untuk brusaha membaikan satu sama lain. Yang wanita sebaik mungkin membantu suaminya. Yang lelaki sebaik mungkin membantu istrinya. Toh impianya rumah tangga sampai surga”

“Subhanallah.. eeh kalo calon istriku tau hal ini dan dia malas ngapa2 in bu?”

“Wanita beragama tentu tau bahwa ia harus mencari keridhoan suaminya. Sehingga tidak mungkin setega itu. Sedang lelaki beragama tentu tau bahwa istrinya telah banyak membantu. Sehingga tidak ada cara lain selain lebih mencintainya”

“Hening…”

Muslim Stay Handsome

Mengerjakan Tugas Rumah Tangga Adalah Kewajiban Suami

Benarkah? Simak Dialog Ini
Maryam Imran | 12/05/2015 | 0 Komentar
Akhwatmuslimah.com – Di subuh yang dingin… kudapati ibu sudah sibuk memasak untuk keluarga..
“Ibu masak apa? Bisa ku bantu?”

“Ini masak gurame goreng. Sama sambal tomat kesukaan bapak” sahutnya..

“Alhamdulillah.. mantab pasti.. mari saya bantu. Eh bu.. calon istriku dia tidak bisa masak loh..”

“Iya terus kenapa,,?” Sahut ibu..

“Ya tidak kenapa2 sih bu.. hanya cerita saja, hehehe”..

“Jangan di pikir memasak, mencuci, menyapu, mengurus rumah dan lain lain itu kewajiban wanita”

“Hah.? Maksut ibu..?” Kaget..

“Itu semua adalah kewajiban lelaki”

“Tapi bukankah ibu setiap hari melakukannya?”

“Kewajiban istri adalah taat pada suami. Karena bapak itu tidak mungkin bisa mengurusi rumah maka ibu bantu mengurusi semuanya. Sebagai wujud cinta dan juga wujud istri yang mencari ridho suaminya”

Saya makin bingung bu.

“Bukankah kewajiban lelaki untuk menafkahi istri? Baik itu sandang, pangan, dan papan” tanya ibu..

“Iya tentu saja bu..”

“Menurut mu pengertian nafkah itu yang seperti apa? Pakaian yang bersih adalah nafkah. Sehingga mencuci adalah kewajiban suami. Makanan adalah nafkah. Kalau beras. Itu masih setengah nafkah. Karena belum bisa di makan. Sehingga memasak adalah kewajiban suami. Lalu rumah adalah kewajiban suami. Sehingga kebersihan rumah adalah kewajiban suami”

“Waaaaah.. sampai segitunya bu..? Lalu jika itu semua kewajiban suami. Kenapa ibu tetap melakukan itu semuanya tanpa menuntut bapak sekalipun?

“Karena ibu juga seorang istri yang mencari ridha dari suaminya. Ibu juga mencari pahala agar selamat di akhirat sana. Karena ibu mencintai ayahmu, mana mungkin ibu tega menyuruh ayahmu yang baru pulang bekerja untuk melakukan tugas itu semua. Jika ayahmu berpunya mungkin pembantu bisa jadi solusi. Tapi jika belum ada, ini adalah ladang pahala untuk ibu”

Aku hanya diam..

“Pernah dengar cerita fatimah yang meminta pembantu kepada Nabi karena tangan nya lebam karena menumbuk tepung?” Tapi Nabi tidak memberinya.

Atau pernah dengar juga saat Umar di Omeli istrinya? Umar diam saja karena tahu betul. Wanita kecintaannya sudah melakukan tugas macam2 yang sebenarnya itu bukanlah tugas istri. Tapi karena patuh dan taatnya wanita semua ridha di kerjakannya.

“Iya buu…”

“Jadi laki laki selama ini salah sangka ya bu, seharusnya setiap lelaki bertrimakasih pada istrinya. Lebih sayang dan lebih menghormati jerih payah istri.”

“Eh. Terus kenapa ibu tetap mau melakukan semuanya padahal itu bukan kewajiban ibu?”

“Menikah bukan hanya soal menuntut hak kita. Atau menuntut kewajiban suami kita. Tapi banyak hal lain. Menurunkan ego. Menjaga keharmonisan. Mengalah. Kerja sama. Kasih sayang. Cinta. Dan Persahabatan. Menikah itu perlombaan untuk brusaha membaikan satu sama lain. Yang wanita sebaik mungkin membantu suaminya. Yang lelaki sebaik mungkin membantu istrinya. Toh impianya rumah tangga sampai surga”

“Subhanallah.. eeh kalo calon istriku tau hal ini dan dia malas ngapa2 in bu?”

“Wanita beragama tentu tau bahwa ia harus mencari keridhoan suaminya. Sehingga tidak mungkin setega itu. Sedang lelaki beragama tentu tau bahwa istrinya telah banyak membantu. Sehingga tidak ada cara lain selain lebih mencintainya”

“Hening…”

Sumber : Muslim Stay Handsome

2

kemarin ke kampus, liat orang-orang pada pergi ke pembekalan KKN 1.

seketika itu juga, pikiran saya kembali terputar ke masa KKN.

yang paling mengharukan dari masa KKN itu menurut saya adalah… mama dan bapak sama-sama mengganti DP (Display Picture) mereka dengan foto saya + status mereka juga yang menyuport saya. apalagi pada saat itu mama dan bapak harus ke luar negeri, sementara saya berada di desa terpelosok yang mengharuskan saya ga bisa say good bye di bandara. di situ saya mereasa sedih…

mengutip perkataan Aa Gym dalam MQ FM…

“Ya Allah, bahagiakanlah mereka. sebab hamba bukanlah siapa-siapa yang bisa membahagiakan mereka, meskipun seluruh daya dan upaya telah hamba keluarkan, tetap saja hamba tak dapat membahagiakan mereka. hanya Engkaulah yang dapat membahagiakan mereka” :”)

sepenuh cinta,

putri kecilmu…

2 bulan lalu tepatnya tanggal 27 maret'15
Gue mencoba untuk ngajak ngobrol bapak" pengumpul barang bekas yahg sering mangkal di samping toko @brandxbrothers di kawasan mendawai.
Gue :Pak tinggal dimana?
Dia : Saya tinggal di jatayu
Gue : Tiap hari jalan nih pak bawa grobak nyari barang bekas?
Dia : ya memang kerjaanya begini kalo enggak jalan ga dapet duit.
Gue : Hebat yah pak semangat cari duitnya masih tinggi, salut saya sama bapak.
Dia : ya kita namanya orang susah umur berapa aja asalkan masih sehat harus tetep semangat cari duit kalo ga gitu orang dirumah ga makan dek.
Gue : Bener sih pak apalagi kita laki" yah tanggung jawab cari duit buat keluarga harus banget".
Dia : harus gitu namanya laki" pontang panting nyari duit buat keluarga. Kalo saya mah asalkan bisa makan sehari, ngopi dan ngeroko aja udah alhamdulillah.
Gue : Setuju pak, yang penting kebutuhan anak istri ada yah.
Dia : *Ketawa doang 😁

Gara-gara dia bilang “asalkan bisa makan sehari, ngopi dan ngeroko aja udah alhamdulillah” gue kepikiran untuk kasih dia baju ‘Sebat’ untuk gue dokumentasikan, dan ga lupa berbagi rejeki buat laki" yang semangat cari uangnya tinggi!
“Life is beautiful”
•Woles•

#wolesoriginal #wolesjakarta #woles #clothing #streetwear #darahkubiru #fashion #jakarta #contemporaryart #contemporary #hypebeast #vsco #vscocam

Sedih itu ketika salah satu dari orang tua kita jatuh sakit :
—  Pak cepet sembuh yaa aku sedih liat bapak sakit :“’
Bapak sama ibu sehat terus yaa sampe anakmu ini didatangi seorang laki-laki yang dengan lancang memindahkan surga dari kalian. Sampai anakmu ini bisa ngasih cucu yang lucu-lucu. Sampai anakmu ini bisa hidup mandiri. Sampai anakmu ini bisa bales sedikit kebaikan ibu sama bapak dengan sedikit materi… Bertahan ya pak bu sehat terus… aamiin :”‘
Pulang

Aku pulang pak, tapi besok. Jawabku pada bapak yang minggu ini menelfon kembali.
Bapak sekarang jarang telfon. Karna nomerku dihape bapak adalah nomorku yg sering sekali hapenya mati.

Pak, kalo bapak punya tumblr. Anakmu ini cuma mau bilang sama bapak. Aku rindu ditelpon pak. Enggak kalo aku mau pulang aja. Tiap hari juga boleh pak.

———–

Yaelah, kamu minta ditelpon bapak, bapak kan takut kalo kamu lagi sibuk kerja, kalo malem capek pengennya istirahat saja.

Kamu juga lucu, bapakkan orang jaman dulu, susah kalo diminta expresif kayak anak jaman sekarang, yang bisa dikit dikit bilang rindu.

Lagian kamu, kalo kamu banyak masalah, kangen sama bapak ya kamulah yang telfon bapak. Bapak ngrasa, cuma lebih suka kalo kamu ngomong sama bapak, mengupayakan kerinduanmu kebapak. Selama ini gak pernah to?

———–

Kalo seminggu g ketemu bapak, ibuk, sama jogja rasanya ada yang aneh. Kalo marah sama bapak, ibuk, jogja rasanya lebih aneh lagi.

Bapak g perlu tau kan pak, kalo bapak g pernah luput dari doa doa anak bapak. Meskipun anakmu ini juga suka minta doa.

Bapak sabar ya pak, kalo anakmu ini diperantauan masih sendiri. Bapak doain aja biar disegerakan. Biar kalo pulang ke jogja udah ada temennya. Selain aman kan itu juga perintah Tuhan.

————

Nduk, bapak tidak buru-buru hanya saja waktu kan tidak menunggu. Keterjagaanmu sebelum menikah itu tanggung jawab bapak dan dirimu sendiri. Bapak boleh minta tolong? Bapak dibantu karna bapak sudah menua, bapak pengen bahagia, liat kamu anak terakhir bapak menikah dan semakin bijaksana.

———–

Pak, besok malem masih boleh sandaran dipunggung bapak kalo boncengan pulang dijemput bapak?

Ahli Pedang

jika saja saya bisa kembali ke salah satu momen di masa kecil, saya ingin kembali ke masa dimana saya memilih cita-cita.

lalu saya ingin bilang sama bapak/ibu guru kalau saya mau jadi ahli pedang. biar bapak/ibu guru bisa tergelitik, mengira kalau muridnya ini pemuja musketeers atau sebangsanya.

dan kelak saya bisa mengenang cita-cita kecil saya itu kemudian ingat cara menggunakan pedang saya. tahukan? bukan pedang dalam artian harfiah…

seperti musketeers saya ingin pedang yang hanya digunakan pada saat-saat mendesak. dan pedang yang bisa menakuti orang yang ingin menusuk saya dengan pedangnya[]

Halo selamat malam, Tumblr. Apa kabar? Sudah lama tidak menulis. Rindu! Untuk postingan kali ini aku akan membagi kebahagianku dengan kalian.

2 hari yang lalu, tepatnya 23 Mei 2015, aku mendapat berkah, bertambahnya 1 tahun usia, menjadi perempuan berusia 20 tahun. Senang, sedih, terharu, semua campur aduk di hari itu.

Dimulai dari ucapan tengah malam dari Bapak dan Ibu, biasanya mereka selalu telepon tepat di jam 12, tapi karena aku nya kecapekan waktu itu dan udah bablas ketiduran, jadi jam 12 ga tau kalau ada telepon, dan HP juga silent mode, jadi diucapin sama Bapak Ibu di pagi hari.

Kemudian, jam 5 pagi… Ada yang ketuk-ketuk kamar kos. Ternyata penjaga kos yang bilang aku ada tamu, pas di samperin ke depan ternyata………. hehe makasih ya!

Dari pagi sampai malem ga berhenti-berhenti senengnya, dari ucapan temen-temen Manajemen 2012, Akademik FEB UGM, Path-Path yang kira-kira begini nih bunyinya.

Sisanya…. Next time aja.

Dan ini kebahagiaan sama Entre, yang tidak bisa lengkap karena Riko berhalangan hadir. Huhu so sad, tapi dia udah telpon dan bilang maaf karena ga bisa barengan. Ini foto cantik karena request pake baju putih!

Terus, sorenya ikut rapat KKN kilat. Rapat tercepat dan tergakniat selama perjalanan ini, karena kepikiran mau main sama temen-temen ((maafin guys)). Ditengah rapat ijin pulang karena mau nemenin Wina makan, dia katanya ga enak badan. Dan ternyata itu skenario, dengan munculnya 2 orang ini 

Makasih ma luvvvvss. Habis kue kuean cantik, foto-foto unyu. Kemudian kita makan bareng (posisi belum mandi dan belum ganti baju dari siang). Nah pas makan, ada hal-hal mencurigakan yang dilakuin salah satu dari temen KKN, dan timbul gede rasa (standar lah, aku orang nya asli ga gampang gede rasa, tapi kalo yang ini, keliatan banget wkwk)

Jadi sampe kosan, udah siap-siap sisiran, pake lipcream, dan bener. Setelah beberapa menit di kosan, muncul gerombolan ini.

Ya walaupun muke udah kaya kilang minyak., tapi seneng! Makasih guys.

Lanjut lain hari ya!

Foto ini jadul banget, kira2 6-7 tahun yg lalu, bapak belum ada ubannya, aku masih terlihat lebih cungkring dibanding sekarang. Oya, tulang pipiku yg menonjol ini turunnya dari bapak loh ;) Bapakku ganteng kan? Iyalah, anak perempuannya pasti bilang, pria terganteng ya bapaknya. Sekarang aku, masih tanggung jawab bapakku, aurat aku kebuka dikit aja, bapak ikut nanggung dosanya.. Aku sayang sama bapak, makanya aku nutupin auratku, aku mau ketemu bapak lagi nanti di surga.. Tapi maaf pak, aku memang terlambat menyadari sangat pentingnya menutup aurat dengan sempurna ini. Tapi lebih baik telat, daripada ga sadar sama sekali kan? :) Bapak, thanks for everything you do for me ♥♡♥♡ I love you, so I cover my aurah ;)

Ngerampok dari berbagai penjuru! 

  •  UKDI, karena penasaran. Sial banget punya temen calon dokter tiap ngomong pake bahasa latin. Biar gak bego-bego amatlah yah. Kan punya dasar 6 tahun IPA 
  •  30passpor, karena temen lagi nyari bukunya, gw harus baca scanning duluan. Sekalian latihan matkul Jasa Informasi hohoho
  •  Ayah, karena kemarin baca bukunya Buya Hamka yang super keren duper duper duper plus kangen berat sama Bapak. Bulan ini baru ngirim satu surat doang
  •  Harimau! Harimau! Gegara abis baca singkat biografinya sebagai jurnalistik jaman Bung Karno. Nah loh pasti banyak rahasianya nih 
  •  Buku-bukunya Pram, kangen aja sama om Pram hehehe

 A: “Bisa mmy ngabisin buku segedong gitu?" 

 B: "Hahaha, gw kan biblioholic yang lebih suka ngeliat bukunya ada dulu, bacanya nanti-nanti wkwkw" 

 A: "Iye bed dah anak perpus ye, doyannya ngeliat buku doang" 

 Alkisah, ini bukanlah jumawa kawan, sungguh bukan.
Ini hanya tanda, bahwa terlalu banyak buku yang mesti dibaca
sementara waktu tidak punya banyak ruang untuk kita.

Salam biblioholic!

Di subuh yang dingin,,, ku dapati ibu sudah sibuk memasak untuk keluarga..

“Ibu masak apa? Bisa ku bantu?”

“Ini masak gurame goreng. Sama sambal tomat kesukaan bapak” sahutnya..

“Alhamdulillah.. mantab pasti.. mari saya bantu. Eh bu.. calon istriku dia tidak bisa masak loh..”

“Iya terus kenapa,,?” Sahut ibu..

“Ya tidak kenapa2 sih bu.. hanya cerita saja, hehehe”..

“Jangan di pikir memasak, mencuci, menyapu, mengurus rumah dan lain lain itu kewajiban wanita”

“Hah.? Maksut ibu..?” Kaget..

“Itu semua adalah kewajiban lelaki”

“Tapi bukankah ibu setiap hari melakukannya?”

“Kewajiban istri adalah taat pada suami. Karena bapak itu tidak mungkin bisa mengurusi rumah maka ibu bantu mengurusi semuanya. Sebagai wujud cinta dan juga wujud istri yang mencari ridho suaminya”

Saya makin bingung bu.

“Bukankah kewajiban lelaki untuk menafkahi istri? Baik itu sandang, pangan, dan papan” tanya ibu..

“Iya tentu saja bu..”

“Menurut mu pengertian nafkah itu yang seperti apa? Pakaian yang bersih adalah nafkah. Sehingga mencuci adalah kewajiban suami. Makanan adalah nafkah. Kalau beras. Itu masih setengah nafkah. Karena belum bisa di makan. Sehingga memasak adalah kewajiban suami. Lalu rumah adalah kewajiban suami. Sehingga kebersihan rumah adalah kewajiban suami”

“Waaaaah.. sampai segitunya bu..? Lalu jika itu semua kewajiban suami. Kenapa ibu tetap melakukan itu semuanya tanpa menuntut bapak sekalipun?

"Karena ibu juga seorang istri yang mencari ridha dari suaminya. Ibu juga mencari pahala agar selamat di akhirat sana. Karena ibu mencintai ayahmu, mana mungkin ibu tega menyuruh ayahmu yang baru pulang bekerja untuk melakukan tugas itu semua. Jika ayahmu berpunya mungkin pembantu bisa jadi solusi. Tapi jika belum ada, ini adalah ladang pahala untuk ibu”

Aku hanya diam..

“Pernah dengar cerita fatimah yang meminta pembantu kepada Nabi karena tangan nya lebam karena menumbuk tepung?” Tapi Nabi tidak memberinya.

Atau pernah dengar juga saat Umar di Omeli istrinya? Umar diam saja karena tahu betul. Wanita kecintaannya sudah melakukan tugas macam2 yang sebenarnya itu bukanlah tugas istri. Tapi karena patuh dan taatnya wanita semua ridha di kerjakannya.

“Iya buu…”

“Jadi laki laki selama ini salah sangka ya bu, seharusnya setiap lelaki bertrimakasih pada istrinya. Lebih sayang dan lebih menghormati jerih payah istri.”

“Eh. Terus kenapa ibu tetap mau melakukan semuanya padahal itu bukan kewajiban ibu?”

“Menikah bukan hanya soal menuntut hak kita. Atau menuntut kewajiban suami kita. Tapi banyak hal lain. Menurunkan ego. Menjaga keharmonisan. Mengalah. Kerja sama. Kasih sayang. Cinta. Dan Persahabatan. Menikah itu perlombaan untuk brusaha membaikan satu sama lain. Yang wanita sebaik mungkin membantu suaminya. Yang lelaki sebaik mungkin membantu istrinya. Toh impianya rumah tangga sampai surga”

“Subhanallah.. eeh kalo calon istriku tau hal ini dan dia malas ngapa2 in bu?”

“Wanita beragama tentu tau bahwa ia harus mencari keridhoan suaminya. Sehingga tidak mungkin setega itu. Sedang lelaki beragama tentu tau bahwa istrinya telah banyak membantu. Sehingga tidak ada cara lain selain lebih mencintainya”

“Hening…”

Muslim Stay Handsome

Kemaleman
  • Kamu :Udah malem banget. Dimarahin bapak kamu ga?
  • Aku :Ngga ah
  • Kamu :Bapak kamu sangar. Kumisnya nakutin
  • Aku :Yha sama kumis bapak aja nyerah gimana kedepannya hahahahahahahhaa
  • Kamu :Eh
  • Kamu :Kamu jangann pulang malem malem ya sama laki laki lain.
  • Aku :Kamu juga kan laki laki. Kok sama kamu boleh?
  • Kamu :Sama aku, kamu aman terus. Tenang aja.

Long week-end.
Asik aku bisa pulang klaten 🙌
Cerita long week-end pertama hari kamis, 14 mei 2015.
Dia lagi marah, gak tau kenapa disms, ditlfn, BM, WA,LINE gk direspon. Sumpah pusing.
Akhirnya aku cari tau di fb, eh beneran dia on cuma di fb.
Mungkin karena aku jarang fban, jd dia buat status kemarahannya lewat fb.
Karena aku masih menjaga perasaannya, aku menyapa lewat chat fb.
Lama gak dibls, aku chat lagi. Sampai banyak.
Tiba-tiba di fb ada notif pesan.
Aku merasa senang bgt, meski blm tau isinya apa.
“Akhirnya dibalas juga” rasaku lega
Pas aku buka, “jeng jeng”
Bukan dari dia tapi dari ridwan temen smk, nanyai tentang naskah film
Duh dek langsung jlep lagi.
Beberapa jam kemudian si Dia bales chat
“Nanti aku kerumah jm 4, dandan yg cantik, bilang sama bapak ibu kalo mau ke solo, pulang malem”
Wahahaha senangnya aku sampai terharu 😂
Tapi masih bertanya-tanya sih. Ini aku mau dibawa ke solo ngapain? Apa aku mau diculik? Dimutilasi, trs dibuang di bengawan solo. Duhhh dedek takut bang 😨

Eittsss jm 4 dia datang, didepan dia ngobrol sama ibu.
Untung aku udah rapi, langsung pamitan. Cuss solo
Kebiasaan dijalan aku tidur. Tapi sblm tidur moga diajak ke gramed, biar bisa borong buku gratis 😀
Tiba-tiba nyampai di SS.
“Mau ngapain kita disini” tanyaku sebel.
aku benci mall, mall itu brisik
“Udah diem aja” jawabnya sambil sedikit gretak, narik tas ku
Yaudah aku nurut dia.
Aku ijin ketoilet.
Pas selesai dari toilet dia bilang “temenin aku nonton toba dreams” sambil nunjukin tiketnya
aku seneng banget banget film yang pingin aku tonton tuh , saking girangnya aku langsung ditinggalin dia masuk kebioskop.
Pas filmnya mau dimulai dia bilang ke aku, “aku akan diam saat aku marah. Tapi tenang saja aku pasti kembali ke kamu”
Melelehlah hati saya meski kata-katanya gak romantis tapi bermakna 💝