sama-bapake

2

Turgon and Fingolfin photoset :D

maybe this semi doodle because i’m quite serious did the color..

coloring using two technique, well, there is no difference =_=

note : hereff, gw dulu kayaknya pernah janji bikin Turgon- Elenwe, tapi berhubung nyerah gambar cewe, sama bapaknya aja yah :v

Allah itu sayang. Lebih sayang dari sayangnya ibu sama bapak. Lebih memelihara dan menjaga dari penjagaan orangtua yang hanya sampai sebatas pandangan dan pendengaran.

Allah itu tahu. Apa-apa yang terpendam dalam hati. Apa-apa yang dirahasiakan dari orang lain. Harapan, impian, keinginan –dari yang kecil sampai yang besar, yang logis maupun yang seolah ga mungkin. Allah tahu.

Kadang kita ga suka sesuatu, tapi kata Allah itu yang terbaik. Kadang merasa sedih diberi sesuatu yang menyulitkan, tapi Allah ngasih itu biar kita tambah kuat.

Jangan lemah.
Jangan takut.
Teruslah berjuang.

Tidak Perlu Hadir

Hari ini rumah penuh dengan teriakan lagi. Suara keras bapak, juga mama terdengar begitu ramai. Tapi entah kenapa terasa masih sepi. Orang makassar memang memiliki suara yg keras dan lantang, sayangnya aku tidak mewarisinya. Setiap kali aku berbicara mama pasti memintaku untuk mengulang ucapanku. Suaraku yg memang tidak lantang, atau semangatku yg mulai lemah.

Kembali ku ketik sebuah pesan singkat, “Bagaimana? Apa jumat ini kamu bisa menemaniku?” Entah sudah beberapa kali pesan itu terus ku kirimkan tapi tidak pernah ada jawaban sama sekali. Bayangan hari penting bersama orang penting buyar seketika. Aku tidak berniat untuk melakukan semuanya.

“Katanya orang tua tidak boleh pergi ya nak?” Tanya mama.

“Kata siapa ma? Boleh kok. Dulu juga bukannya selalu ada satu undangan untuk orang tua. Tapi, saya agak malas ma perginya.” Ucapku datar.

“Jangan begitu. Ini acara kamu, acara besar kamu. Kamu pergi saja sama bapak.” Ucap mama lagi menambahkan.

“Tidak peelu hadir ma. Tidak penting juga. Pas wisudanya saja kita pergi.” Aku berusaha tersenyum.

Wishlistku gagal lagi. Aku sudah lupa berapa banyak kata “FAILED” di deretan wishlist ku itu. Mungkin semua wish itu tidak akan pernah ada kata “SUCCESS”. Setidaknya masih ada Allah yg menemani.

Akhirnya berada langsung di Kampung Pulo, menjelajahi gang-gang kecilnya yang padat di kanan kiri, ngopi sama Bapak RW, ngobrol santai sama ibu-ibu dan bercanda sama anak-anak kecil. Bukan hanya dalam rangka menyelesaikan skripsi, tapi bagian dari menjalani cita-cita.

Souvenir paris harga bersahabat : dapetnya di toko CAM export import.

Gantungan kunci 5 euro dapet 6? Lewat (kanan bawah). Disini 5 euro bisa dapet 50 man. Lima puluh 😊 Semua toko souvenir di eifel dll lewat. Ini mafianya souvenir. Supplier dari semua tukang souvenir. Kualitas sama. Plek plek.

Tapi cara jalan kesini rada ribet. Tadi kita nanya jalan sama bapak-bapak tukang sampah yang berbaik hati mau nunjukin, even nganterin kita sampai ke deket tokonya, padahal rute dia ga ke jalur itu.

Abis nganterin kita dia balik lagi dong ke rute dia yang sebelumnya, cuma buat nganterin kita doang. Masih ada ternyata orang baik di belahan bumi sini 😢😢😢 (gue rasa dia malaikat titisan Allah yang dikirim ke bumi supaya kita ga kelamaan muter-muter nyari alamat di tengah hujan).

Another relieving thing on our trip 😊 yang penting nanti konsen-konsen aja liat jalur keluar metronya. Insha Allah sampai. Gue sama tamara tadi keselibet ngeliat papan, jadi keluar di exit metro yang keliru.

Cekidot cara jalannya di blog nya mbak sis ini gan 👇👇👇 :

http://francepournous.blogspot.fr/2014/06/souvenir-khas-prancis.html?m=1

Happy stalking! with Tamara, Rizky, and Ilham – View on Path.

CTL 2015

CTL bukan CTRL yah, hhe. Alhamdulillah kemarin adalah hari terakhir CTL. Dimulai dari hari kamis dan berakhir hari sabtu sore kemarin. Apa sih itu CTL? Awalnya aku juga nggak paham, hhe. Ternyata CTL itu merupakan akronim dari Contekstual Teaching Learning. Yup, salah satu program pelatihan bagi guru-guru yang diselenggarakan oleh dinas pendidikan. Khusus bagi guru SMP Negeri dan Swasta khususnya untuk 22 sekolah di kota Bogor terdiri dari 110 orang guru. Pelatihan yang hanya diberlakukan bagi guru-guru bidang studi IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris plus matematika. Bersyukur banget bisa ikut hadir di salah satu agenda ini, jadi pelatihan perdana pertama aku, meski dalam dua hari pelatihan ini hanya bisa hadir setengah hari, berhalangan sebab ada jadwal dan agenda lain. Awalnya nggak pede juga, sebab banyaknya yang ikut ibu-ibu sama bapak-bapak. Tapi udah kewajiban aku untuk ikut dari pihak sekolah, jadi mau nggak mau ikut, hhe. Segan gimana gitu, apalagi ternyata aku ketemu guru SMP bidang studi Bahasa Indonesia plus Matematika ku dulu, ya Allah dunia kecil banget yah, jadi nostalgia, hha. Sesuatu nya lagi, aku ketemu guru pamong PLP alias guru pembimbing magangku. Banyak banget materi yang disampaikan pas CTL. Seperti kebijakan Dinas Pendidikan kota Bogor, cara mengelola pembelajaran efektif, gender di sekolah, cara membuat dan mengidentifikasi pertanyaan tingkat tinggi dan lembar jawaban dll. Sedih juga aku harus melewatkan materi tentang penilalaian autentik, literasi lintas kurikulum lima mata pelajaran sama materi melayani perbedaan individu dalam pembelajaran. Tapi semoga di kesempatan lain bisa mengikuti CTL lagi.

Harapan kedepan, semoga CTL yang udah aku ikutin, bisa aku applikasikan dalam kehidupan sebenar-benarnya, nyata dan bukan maya…

Bogor, 19 April 2015

Fiktatus Sofa Muzakkiya

Aku

Aku lahir di dunia ini dengan selamat tepat tanggal 1 Januari 1991. Menurutku, ini adalah tanggal istimewa. Bahkan sangat istimewa. Dari teman yang aku kenal, belum pernah aku menemukan tanggal lahir sepertiku. 

Aku terlahir dari keluarga yang sederhana. Bapak adalah seorang petani dan Ibu selalu menemani bapak sekaligus mengerjakan pekerjaan rumah. Bapak dan Ibu saling melengkapi satu sama lain. Bapak tidak banyak bicara, sedangkan Ibu tidak tahan barang semenit untuk tidak bicara. Saling melengkapi bukan?! Bapak selalu menjadi pendengar setia Ibu. Bapak dan Ibu adalah tipe pekerja keras. Tiada hari tanpa kerja keras. Mungkin itu menjadi motto yang cocok bagi mereka

Aku anak keempat dari lima bersaudara. Kakak pertama dan kedua sudah menikah dan memiliki anak, masing-masing dua. Keduanya laki-laki. Aku punya kakak perempuan, tapi sudah meninggal sejak aku masih SD kelas 3. Dia meninggal karena demam berdarah. Adikku juga perempuan. Sekarang dia sedang menyelesaikan skripsinya. 

Aku merasa menjadi orang yang paling beruntung. Aku adalah satu-satunya orang yang mendapat kesempatan untuk mengenyam pendidikan setingkat universitas. Rata-rata teman SD-ku bekerja dan sebagian sudah menikah. Bahkan sudah punya anak. 

Selama hampir lima tahun aku menimba ilmu di kota Pendidikan, kota Gudeg, kota Budaya (banyak sekali namanya). Ya, Jogja! Aku menyelesaikan pendidikan s1 Sastra Arab tahun lalu di Universitas yang cukup terkenal di Indonesia, UGM. Agak telat memang, tapi tidak masalah. Aku masih mendapatkan predikat cumlaude. Saat ini, aku sedang menunggu pengumuman seleksi administrasi beasiswa Turki. Sambil menunggu pengumuman, aku menyibukkan diri dengan mengunjungi perpus, belajar nyetir, dan menemani keponakan belajar.

Kalo lagi kangen, nelfon ibu sama bapak walaupun obrolannya yg bikin seneng pasti tetep netes juga air matanya hehehe

Ibu negara sama bapak negara 😊 at Madame Tussauds Bangkok (มาดามทุสโซ) – View on Path.

gue itu kalo ada razia kendaraan orangnya PEDE banget. berasa nantangin polisi kalo-kalo diberhentiin. postur tubuh yang minimalis emang biasanya jadi sasaran empuk mereka. alhasil ngk jarang kalo gue sering dibawa melipir ke tepi jalan. tapi gue PEDE dong, “orang kecil yang Bapak tangkep punya SIM loh”.
Tapi pernah suatu ketika, waktu itu lagi bonceng temen. gue masih tetep PEDE dibawa ke tepi jalan sama si Bapak. si bapak bilang gue ditilang. kaget dong, tanya salahnya gue apa. dan dia langsung nunjukkin dokumen pasal pelanggaran “membiarkan penumpang tidak pakai helm”.
seketika langsung nengong kebelakang and said, “…, lo ngk pake helm?”

“iyaaa des, tadi gue pake terus gue lepas dulu soalnya mau ngeringin rambut masih basah”

“-__-”

“gue ngk engeh kalo ada polisi, gue pikir yang penting gue bawa helm ngk kepikiran buat dipake”

saat itulah kePEDEan gue hilang seketika. berganti jadi GEMETERAN yang luar biasa

Keluarga Besar

Bapak saya sudah tidak ada sejak 10 tahun 5 bulan lalu yang artinya Ibu saya seorang single parent.

Perkenalkan kami dari keluarga besar A.Simanjuntak (alm) Saya punya 3 abang, 1 kakak yang artinya saya itu anak ke-5 dari 5 bersaudara :)

Kebayangkan dulu, Bapak sama Mama besarin 5 anak dengan sikap juga watak yang beda beda? kayanya udah tiap hari elus dada deh :) tapi bedanya Mama sama Bapak adalah orang orang kuat, baik dan selalu bahagia untuk anaknya :)

Abang pertama namanya Surung Simanjuntak dia hobinya suka suruh,agak pemales lagi, segala sesuatu harus sempurna. Suaranya ga pernah kuat, orangnya pendiam juga tapi galak loh kalo ngajar disekolah. Hobbi nya nongkrong di laptop 24 jam *hening lama sampai tinggi* tapi wawasan nya tinggi, tulisannya rapi banget, soal menghapal paling jago juga ini yang bikin saya minder sama dia :( dan udah ngasih 2 ponakan yang lucu dan cantik :3.

Kakak kedua namanya Elvi Simanjuntak paling rajin yang namanya belajar, tulisan nya rapi juga, pinter banget yang namanya Matematika, suka masak sih, punya sifat emosian gak jelas aseli deh dan galak jadi bikin orang orang sekitar ga pengen lama lama deket,dulu aku sasaran dia bila tiba saatnya belajar *gamauingetlagideh* Oh iya kaka saya yang satu ini adalah pekerja keras ga pernah yang namanya kenal menyerah, soal cinta cintaan belakangan, karir mulu. Sampe sekarang dia masih single loh :)

Abang ke tiga Freddy Simanjuntak ah diamah sama sama ga banyak omong paling suka berdiam diri, ga terlalu berbaur, simple banget orangnya, hobbi nya maen futsal dulu di unsri dia terkenal gara gara jago maen futsal. Pinter banget sama fisika dan komputer. Duitnya paling banyak loh :) Sifatnya agak tertutup, pacarnya? Seringan ganti, emang cowo ya :p.

Abang ke empat Ronny Simanjuntak ah diamah yang paling deket sama aku dari aku kecil. Dia itu perfectionist abeees, suka banget sama gayanya yang calm, humoris, pinter bergaul dan ga pelit. Dia segalanya buat saya, dia yang bantuin biayain aku selama kuliah, yang ngantar aku setengah 4 pagi pergi dinas ke priok dulu :( terkadang dia yang beliin kebutuhan aku, dia yang beliin aku HP pokoknya dia segalanya buat aku, Jadi nanti kalau ada yang mau jadi pacar aku selain mama harus juga diketemuin sama si Aa ke 4 ini dulu hehehe :) Dan 1 lagi dia juga TINGGI! PARAH DEH PARAH :(( yang pasti dia baru baru ini udah ga lajang lagi alias baru menikah.

Nah yang ke lima itu aku sendiri aku kayanya paling beda sama yang lain , Dari mulai sifat juga cara berpakaian paling cuek, paling benci yang namanya kotor, aku sih sama kakak beda banget dia itu punya sifat emosional tinggi, lebih pinter kalo yang namanya belajar dan lebih cewe daripada aku hihihi.

Keluarga besar , Keluarga Riweh, Keluarga Rusuh ahahahaa apalagi dulu kalau Hari minggu semua ngumpul kalo pagi pagi. Ada yang cuci motor,nyetrika baju, cabut rumput, ngasih ayam makan, ngepel ada yang masak macem macem dah . Apalagi keluarga kita keluarga yang agak agak rempong ahahaha :)

Simple sih , Sejelek jeleknya sifat kita cuma keluarga yang bisa nerima kita, yang bakal selalu sayang sama kita, yang bakal jaga terus kita. Keluarga itu pelindung yang kadang kita sendiri jarang bilang bangga juga trimakasih karena gengsi kita. Keluarga segalanya.

Pokonya Aku Sayang Banget Sama Kalian. :))

Happy birthday Warih!!! Semoga makin disayang sama mamah dan bapake, trus makin pinter, truz sukses kedepannya aminnnn!! Selalu ingetin tami kalo pikun nya mulai muncul! Hehehe 😄😄😄🎂🎁 with Warih, BACIL, Dewi, Soni, Erwin, Gabriella, Agia, Jasmine, Gayuh, Tobias, Haidir, Wawan, and Rezha – View on Path.

Thought that rose was the first and the last, but today I got a flower! Dikasih sama Bapak Ketua BPM ESA 2015. Thanks ya pak! Hahaha made my day yes. Semoga duo combo kita berjalan dengan baik sampai satu tahun ke depan~ (at Zee Avi - Siboh Kitak Nangis)