rindu allah

RINDU

Syaikh Ibn Khafif Rahimahullah mengatakan “Rindu adalah kenikmatan hati yang muncul dari perasaan kerohanian dan kecintaan untuk berjumpa dengan Allah dengan cara dekat [dengan-Nya].”

Salah seorang Sufi ditanya, “ Apakah engkau rindu kepada Allah?” Dia menjawab, “Tidak. Rindu hanyalah untuk orang yang tidak hadir sedang Dia selalu hadir.”

Fathu Rabbani - Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani Radhiyallahu Anhu

Syaikh Faris rahimahullah mengatakan, “Hati orang-orang yang dipenuhi dengan rindu (kepada Allah) disinari dengan cahaya Allah SWT. Manakala kerinduan mereka berdesir dalarn hati mereka, maka cahaya itu menerangi langit dan bumi, dan Allah lalu menunjukkan mereka kepada para malaikat, seraya berkata, “Inilah orang-orang yang rindu kepada-Ku. Aku memanggilmu semua untuk menyaksikan bahwa Aku juga rindu kepada mereka, bahkan lebih besar dari kerinduan mereka ini.” [ Ar-Risalah Imam Qusyairi Rahimahullah ]
Orang2 yg merindu, namun tetap menjaga kehormatan perasaannya, takut sekali berbuat dosa, memilih senyap, terus memperbaiki diri hingga waktu memberikan kabar baik, boleh jadi doa2nya menguntai tangga yg indah hingga ke langit. Kalaupun tidak dengan yang dirindukan, boleh jadi diganti yg lebih baik.
—  Tere Liye
surat untuk calon imamku :)

Assalamualaikum jodohku :)
Entah mengapa, hari ini tiba-tiba aku merindukan dirimu, sejak pertama aku membuka mataku.. sungguh sangat merindukan dirimu :’)
Berharap pada saat aku terbangun, aku sudah bisa melihat dirimu. sudah menjadi yang halal untukmu.

wahai engkau yang akan melengkapi separuh dienku.. yang akan menjadi penuntun jalanku..
Bagaimana kabar imanmu hari ini? apakah sudah jauh lebih baik dari kemarin? Semoga demikian adanya ya ^^

Selalu ku titipkan doa kepadamu, lewat tangis dan tawa dalam sujud panjangku wahai engkau jodohku yang masih menjadi rahasia Illahi Rabbi. Aku selalu meminta agar Allah selalu menjagamu disana, semoga Allah selalu menuntunmu dalam perjalanan panjangmu, selalu dikuatkan imanmu, selalu di lebihkan kecintaanmu terhadap Allah dan Rasul Nya.

Disini, aku senantiasa belajar agar bisa menjadi lebih baik lagi untukmu seperti yang mungkin sedang engkau lakukan disana.
Aku ingin menjadi calon istri yang baik untuk engkau, juga calon ibu yang baik untuk anak-anak kita kelak. Aku ingin menjadi istri yang bisa memberi kesejukan untuk dirimu, memberikan seluruh hati dan jiwaku..

Wahai engkau yang akan menjadi imamku, yang akan menjadi penuntun  dalam kerapuhanku.
Beberapa minggu yang lalu aku sempat berdoa kepada Allah, semoga Allah selalu menjaga engkau disana, menguatkan imanmu, menguatkan iman kita. Apakah engkau mengucapkan doa yang sama pula dalam sholatmu? dalam sujud panjangmu?

Sekarang mungkin kita belum bisa saling melihat, belum bisa saling menatap. Namun, aku telah meminta kepada Allah, semoga kelak saat kita sudah siap dan kita di pertemukan. aku sudah bisa menjadi seseorang yang pantas untuk di jadikan pendampingmu, sudah pantas untuk menjadi ibu dari anak-anak kita, sudah bisa menjadi penopang saat engkau membutuhkanku, dan semoga kita sudah bisa saling menguatkan dan saling melengkapi satu sama lain. aamiin :)

Sekian dulu ya ^^
wassalamualaikum :)

AIR MATA UNTUK TUHAN

Ketika Tuhan berharap untuk menolong

                Dia membiarkan kita bersimbah air mata:

Namun air mata untuk-Nya membawa kebahagiaan,

dan menghasilkan tawa.

Siapa yang mengharapkannya adalah hamba Tuhan.

Kemanapun air mengalir,

kehidupan menghijau:

Kemana air mata jatuh,

keagungan Ilahi dipersaksikan.

( Maulana Jalaluddin Rumi qs: Matsnawi I: 817-20 )

Syaikh Abu Ali Ar-Rudzbari Rahimahullah mengatakan, “Cinta adalah kesesuaian dengan [keinginan sang Kekasih].” Syaikh Abu Abdullah Al-Qurasyi Rahimahullah mengatakan, “Hakekat cinta berarti bahwa engkau memberikan segenap dirimu kepada Dia yang kau cintai hingga tidak sesuatu pun yang tinggal dari dirimu untuk dirimu sendiri.” Syaikh Asy-Syibli Rahimahullah menjelaskan, “Cinta disebut ‘rnahabbah’ karena ia melenyapkan segala sesuatu dari hati, selain sang Kekasih.” Syaikh Ibn ‘Atha’ Rahimahullah mengatakan, “Cinta berarti mengundang hinaan yang tidak henti-hentinya.”
—  Ar-Risalah Imam Qusyairi Rahimahullah, Mahabbah

saya selalu merindu
hari ini saya turut merindu
ajaibnya kali ini,
rindu ini buat mata saya terpejam
nafas saya tarik dalam-dalam
dan jauh di dasar hati yang paling dalam
saya terdengar hati saya berbisik
mendoakan orang yang saya rindu dalam diam

subhanallah
hati terus rasa lapang
insya’Allah selepas ini
bila saya rindu lagi
saya akan mendoakan kamu lagi
biar setiap kali merindu
setiap kali itu juga kamu saya doakan

bukankah orang kata,
bila hati merindu,
sandarkan ia pada Allah? :’)

Ketika Allah rindu pada hambanya, Dia akan mengirimkan sebuah hadiah istimewa melalui malaikat Jibril yang isinya adalah ujian. Dalam hadis Qudsi Allah berfirman:
“Pergilah pada hambaku lalu timpakanlah berbagai ujian padanya kerana Aku ingin mendengar rintihannya.” (HR Thabrani dari Abu Umamah)
Heart.

A heart with such depth of love for his Creator will always have a longing to meet Allah. With every breathe he take, it will always remind him of Allah; the kind of heart that will always miss its Creator.

A heart that misses his Creator will always trust Allah despite of any tests or obstacles laid in front of him. It is a heart that hold on to the rope Allah, knowing that Allah will never leave him alone.

A heart that misses his Creator will always be connected to Allah. Remembering Allah in whatever that he sees, hear and feel, and so he often easily associate his surrounding with Allah SWT.

A heart that misses his Creator will always feel anxious as it is time for him to do his solah. As he stand in front of his Creator, he would feel anxious as how a person would feel before meeting his first love.

A heart that misses his Creator will never feel even a slight of burden when doing works for the sake of Allah. It is a heart that will always strive hard for His endless mercy, a heart that knows that Allah’s promise is definite. Allah’s Jannah is definite.

How about your heart?

Dan jika siang tiba matahari bersinar terang. Tapi apa artinya bagi mataku yang telah buta? Ya Allah, Engkau telah memasukkan benih cintaku pada Yusuf, dan Engkau pula yang menyemai kerinduan padanya, pertemukanlah aku padanya atau cabutlah cintaku pada Yusuf agar derita yang hamba tanggung berkurang.

Hidupkan rumah seperti madrasah. Hidup rumah dengan amalan ta’lim sehingga rumah kita bercahaya di langit. Mungkin rumah kita gelap di dunia. Tapi bercahaya di langit.

Rumah hidup dengan solat awal waktu bagi wanita. Lelaki 5 waktu ulang alik masjid. Ajak anak amal sunnah Nabi saw. Bangun malam. Ajar anak-anak bangun awal solat tahajud. Kejut isteri dan ahli keluarga bangun tahajud. Allah rahmati keluarga bangun tahajud. Sebelum Subuh hidup bacaan Al-Quran. Zikir dan selawat atas Nabi saw. Doa panjang-panjang. Setiap ahli keluarga sudah biasa merayu, merintih, melepaskan rindu kepada Allah dalam doa.

Rumah hidup mesyuarah. Minta pandangan ahli keluarga dalam membuat keputusan. Rahmat Allah bersama keputusan mesyuarat yang diputuskan suami. Ketua keluarga. Bentuk fikir keluarga kepada fikir akhirat. Mencintai akhirat. Fikir alami. Fikir manusia seluruh alam agar mendapat hidayah. 7 bilion manusia.

Ya Allah pilih, gunakan, dan terima kami semua untuk usaha dakwah Nabi saw sehingga asbab hidayah sampai kiamat

— 

-ebit lew

Ya Allah jadikan kami semua semakin dekat padaMu

Sabar itu sangat penting dalam setiap perkara. Perlu diingatkan kepada diri sendiri. Setiap apa yang kita mahukan belum pasti kita akan dapat. Allah beri apa yang kita perlu. Bukan apa yang kita hendak. Mungkin kita tak perlukan lagi untuk masa sekarang. Jadi Allah belum beri. Mungkin suatu saat nanti Dia akan beri. InshaaAllah. Yakin pada Allah dan terus berdoa. Mungkin doa yang pertama Allah tak makbulkan lagi. Allah nak tengok kita terus berdoa atau berputus asa. Yakin dan percaya pada Allah 😇😇😇

SYAIR CINTA RABI'AH AL-ADAWIYYAH

Tuhanku, tenggelamkan aku dalam cintaMu

Hingga tak ada sesuatupun yang menggangguku dalam jumpaMu

Tuhanku, bintang-gemintang berkelap-kelip

Manusia terlena dalam buai tidur lelap

Pintu-pintu istana pun telah rapat tertutup

Tuhanku, demikian malampun berlalu

Dan inilah siang datang menjelang

Aku menjadi resah gelisah

Apakah persembahan malamku Kau Terima

Hingga aku berhak mereguk bahagia

Ataukah itu Kau Tolak, hingga aku dihimpit duka,

Demi kemahakuasaan-Mua

Inilah yang akan selalu ku lakukan

Selama Kau Beri aku kehidupan

Demi kemanusiaan-Mu,

Andai Kau Usir aku dari pintuMu

Aku tak akan pergi berlalu

Karena cintaku padaMu sepenuh kalbu

2

Ya Allah, apa pun yang akan Engkau

Karuniakan kepadaku di dunia ini,

Berikanlah kepada musuh-musuhMu

Dan apa pun yang akan Engkau

Karuniakan kepadaku di akhirat nanti,

Berikanlah kepada sahabat-sahabatMu

Karena Engkau sendiri, cukuplah bagiku

3

Aku mengabdi kepada Tuhan

Bukan karena takut neraka

Bukan pula karena mengharap masuk surga

Tetapi aku mengabdi,

Karena cintaku padaNya

Ya Allah, jika aku menyembahMu

Karena takut neraka, bakarlah aku di dalamnya

Dan jika aku menyembahMu

Karena mengharap surga, campakkanlah aku darinya

Tetapi, jika aku menyembahMu

Demi Engkau semata,

Janganlah Engkau enggan memperlihatkan keindahan wajahMu

Yang abadi padaku

4

Ya Allah

Semua jerih payahku

Dan semua hasratku di antara segala

Kesenangan-kesenangan

Di dunia ini, adalah untuk mengingat Engkau

Dan di akhirat nanti, diantara segala kesenangan

Adalah untuk berjumpa denganMu

Begitu halnya dengan diriku

Seperti yang telah Kau katakana

Kini, perbuatlah seperti yang Engkau Kehendaki

5

Aku mencintaiMu dengan dua cinta

Cinta karena diriku dan cinta karena diriMu

Cinta karena diriku, adalah keadaan senantiasa mengingatMu

Cinta karena diriMu, adalah keadaanMu mengungkapkan tabir

Hingga Engkau ku lihat

Baik untuk ini maupun untuk itu

Pujian bukanlah bagiku

BagiMu pujian untuk semua itu

6

Buah hatiku, hanya Engkau yang kukasihi

Beri ampunlah pembuat dosa yang datang kehadiratMu

Engkaulah harapanku, kebahagiaan dan kesenanganku

Hatiku telah enggan mencintai selain dari Engkau

7

Hatiku tenteram dan damai jika aku diam sendiri

Ketika Kekasih bersamaku

CintaNya padaku tak pernah terbagi

Dan dengan benda yang fana selalu mengujiku

Kapan dapat kurenungi keindahanNya

Dia akan menjadi mihrabku

Dan rahasiaNya menjadi kiblatku

Bila aku mati karena cinta, sebelum terpuaskan

Akan tersiksa dan lukalah aku di dunia ini

O, penawar jiwaku

Hatiku adalah santapan yang tersaji bagi mauMu

Barulah jiwaku pulih jika telah bersatu dengan Mu

O, sukacita dan nyawaku, semoga kekallah

Jiwaku, Kaulah sumber hidupku

Dan dariMu jua birahiku berasal

Dari semua benda fana di dunia ini

Dariku telah tercerah

Hasratku adalah bersatu denganMu

Melabuhkan rindu

8

Sendiri daku bersama Cintaku

Waktu rahasia yang lebih lembut dari udara petang

Lintas dan penglihatan batin

Melimpahkan karunia atas doaku

Memahkotaiku, hingga enyahlah yang lain, sirna

Antara takjub atas keindahan dan keagunganNya

Dalam semerbak tiada tara

Aku berdiri dalam asyik-masyuk yang bisu

Ku saksikan yang datang dan pergi dalam kalbu

Lihat, dalam wajahNya

Tercampur segenap pesona dan karunia

Seluruh keindahan menyatu

Dalam wajahNya yang sempurna

Lihat Dia, yang akan berkata

“Tiada Tuhan selain Dia, dan Dialah Yang maha Mulia.”

9

Rasa riangku, rinduku, lindunganku,

Teman, penolong dan tujuanku,

Kaulah karibku, dan rindu padaMu

Meneguhkan daku

Apa bukan padaMu aku ini merindu

O, nyawa dan sahabatku

Aku remuk di rongga bumi ini

Telah banyak karunia Kau berikan

Telah banyak..

Namun tak ku butuh pahala

Pemberian ataupun pertolongan

CintaMu semata meliput

Rindu dan bahagiaku

Ia mengalir di mata kalbuku yang dahaga

Adapun di sisiMu aku telah tiada

Kau bikin dada kerontang ini meluas hijau

Kau adalah rasa riangku

Kau tegak dalam diriku

Jika akku telah memenuhiMu

O, rindu hatiku, aku pun bahagia

Mungkin kita diberi “cobaan” karena Allah rindu kita yang sudah jarang bersujud lama-lama padanya.
#NTMS

Tujuh golongan yang dapet naungan dari Allah di akhirat kelak, salah satunya, yang inget Allah kala sendiri lalu menitis airmatanya. Kita kah?
Gini deh, “Ngga beriman kita sebelum mencintai Rasul melebihi seluruh umat manusia.” Tampar bolak balik imannya, Rasulullah ajarin pacaran?
Tanda bersihnya pikiran dan hati adalah mampu berpikir bahwa pacaran ngga mendatangkan apapun kecuali dosa. Zina mata, hati, tangan, uhuk dll.
Sepedih-pedihnya perasaan melihat orang yang pacaran lebih pedih melihat mereka yang tahu haramnya pacaran lantas berdalih pacaran itu ta’aruf.
Tidak. Rasulullah tidak diutus untuk itu. Bebas memandang nonmahram, memegangnya, memiliki sebelum halal. Rasulullah tidak diutus untuk itu.
Kamu ngga rindu Allah? Dia melihatmu bermaksiat pada-Nya, tapi Dia memberimu berjuta-juta karunia, kemuliaan-Nya tidak berkurang karena maksiatmu.
Ngga akan bermaksiat orang yang mampu melihat kebesaran Allah. Bisa jadi berat jauhin pacaran karena ngga mengenal Allah. Puas dengan hidup yang begitu?
Berdoalah, semoga suatu saat Allah membuatmu sadar wahai pelaku.
pacaran, bahwa azab dunia akhirat itu adalah ngga mampu hidup dalam ketaatan.
Ketahuilah, sesungguhnya kematian amat dekat dengan dunia hingga memperlihatkan berbagai keburukannya.