reskrim

metro24.co.id
Panther Berasap Hebohkan Razia Gabungan Polisi

MEDAN-M24

Satu unit mobil jenis Isuzu Panther BK 705 EM, mendadak berasap saat melintas di Jl Badak, Medan Area, Sabtu (4/7) siang. Kejadian ini sempat menghebohkan petugas gabungan dari Polsek Medan Area yang saat itu tengah menggelar razia di persimpangan Jl Badak dan Jl Tongkol.
Ceritanya bermula saat Wakapolsek Medan Area AKP Saudur Br Sijintak bersama anggota reskrim, sabhara, dan lantas, melakukan razia di persimpangan Jl Tongkol/Badak.
Di sela-sela razia, tiba-tiba dari dalam mobil Panther warna biru tua yang melintas di Jl Badak mendadak mengeluarkan asap. Dari bagian depan mobil yang dikemudikan Bambang (65) warga Jl Duyung Medan, ini juga sempat terlihat percikan api.
Melihat itu, petugas razia pun heboh dan langsung mendekati mobil tersebut. Dengan air seadanya, petugas kemudian menyirami mobil tersebut hingga api benar-benar padam.
Bambang ketika ditanya terkait kejadian yang menimpanya, mengaku tak tau jika di bagian depan mobilnya muncul api.”Tadi saya hendak mengantar tepung dan gula ke Jl Sibayak. Trus tiba-tiba saya disuruh berhenti. Katanya mobil saya terbakar. Itulah langsung berhenti saja jadinya,” ujar Bambang.
Sementara, Wakapolsek Medan Area AKP Saudur Br Sitinjak kepada wartawan mengatakan, setelah api di mobil tersebut benar-benar padam, pemiliknya langsung memanggil mobil derek dan membawa mobilnya ke bengkel.(Tiopan-mag/Nasa)

Uang RP165 Juta Kasus Beras Bulog Mengendap di Unit 1 Reskrim Polres Bolmong

Uang RP165 Juta Kasus Beras Bulog Mengendap di Unit 1 Reskrim Polres Bolmong

Kotamobagu – Penuntasan Kasus jual beli beras PT Perum Bulog Subdivre Bolmong, yang ditangani oleh Penyidik Unit 1, Reskrim Polres Bolmong, yang dipimpin Kanit I IPDA Muhamad Rosid SE, sudah hampir 5 bulan, dinilai sudah tidak jelas penanganannya. Dimana, soal besaran uang milik PT Perum Bulog dan pedagang beras, yang totalnya berjumlah Rp165 Juta hingga bulan Juli 2015 ini, masih mengendap…

View On WordPress

tobasatu.com
Diburon Kasus Pencurian, Ditangkap Saat Bawa Narkoba

tobasatu, Medan | Meski masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dengan kasus pencurian selama berbulan-bulan, tidak membuat Aang Zunaidi (35), warga Jalan Binjai Km 9,5, Gang Mesjid No 24, Desa Lalang, Kecamatan Sunggal, gentar.

Buktinya saja, ia masih berkeliaran. Namun, Jumat (3/7/2015) ia bernasib sial, petugas kepolisian berhasil menangkapnya dengan kasus narkoba. Aang diamkan petugas tak jauh dari kediamnnya.

Sementara itu, kasus pencurian yang menjeratnya terjadi di kediaman Linda Yani (38), warga Jalan Sei Mencirim, Dusun II, Gang Sekolah, Desa Lalang, Kecamatan Sunggal. Dari rumah itu ia memboyong gelang emas seberat 5 gram, 3 buah cincin emas putih seberat 7 gram, 2 Hp merk Nokia dan Mito serta uang tunai Rp500 ribu.

Kepala Unit (Kanit) Reskrim Sunggal, Iptu Oscar S Setjo didampingi Panit Reskrim II, Ipda S Sebayang mengatakan kalu pelaku kerap berpindah tempat tinggal. Namun pihaknya mendapat kabar kalau Aang sedang berada di kediamannya. “Jadi selama dalam pelarian dia kerap berpindah tempat tinggal. Setelah mendapat informasi kita langsung mengamankannya. Dari kantong celananya kita temukan satu paket kecil sabu-sabu,” kata Oscar. (ts-05)

Babuk Rp140 Juta Sitaan Reskrim Polres Bolmong Tak Jelas Keberadaannya

Babuk Rp140 Juta Sitaan Reskrim Polres Bolmong Tak Jelas Keberadaannya

Ilustrasi

Kotamobagu – 4 Bulan sudah kasus jual-beli beras milik PT Perum Bulog Sub Divre Bolmong, disidik oleh Unit 1 Reskrim Polres Bolmong, yang hingga kini meninggalkan isu tak sedap terkait keberadaan Barang Bukti (babuk) Rp140 juta yang disita dari tangan pegawai PT Perum Bulog Bolmong.

Kian panasnya penyelesaian kasus ini, lantaran pasal pidana penggelapan yang disangkakan oleh penyidik…

View On WordPress

metro24.co.id
Kesal Diputusin Foto Bugil Mantan Pacar Disebar Ke Twitter

METRO-24
Satuan Reskrim Polres Sukabumi Kota menangkap seorang pemuda berinisial RNG (28) di kawasan Cibinong, Bogor, dengan sangkaan sebagai pelaku penyebar foto bugil mantan kekasihnya di situs jejaring sosial seperti twitter, facebook dan instagram.
“Kami menangkap tersangka di depan rumahnya di Cibinong pada Kamis (2/7) dini hari. Saat ditangkap, pelaku tidak melakukan perlawanan,” kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Diki Budiman di Sukabumi, Kamis (2/7).
Menurut Diki, penangkapan tersangka setelah adanya laporan dari seorang perempuan berinisial MA (20), warga Kec Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat, yang merupakan mantan kekasih RNG.
Bahkan, korban juga sering mendapatkan ancaman dari tersangka yang akan terus menyebar foto tidak senonohnya diberbagai situs jejaring sosial. RNG sempat membantah telah menyebar foto bugil mantan kekasihnya tersebut. Namun, setelah dibuktikan, tersangka tidak bisa mengelak.
“Kami masih melakukan penyidikan dengan memeriksa tersangka untuk mengetahui motif dari aksi cabulnya di dunia maya itu yang merugikan korbannya,” ujar Diki.
Diki mengatakan, dugaan sementara, tersangka sengaja menyebar foto tidak senonoh itu dikarenakan sakit hati setelah hubungan cintanya diputus sebelah pihak oleh korban. Akibat ulahnya, RNG dijerat dengan Undang-Undang Informasi Transaksi Eletronik (ITE) Nomor 11 Tahun 2008.
Adapun RNG mengaku nekat menyebar foto bugil mantan kekasihnya karena sakit hati setelah diputuskan sepihak oleh MA. RNG mengancam, jika hubungan cintanya tidak kembali lagi, maka foto-foto yang selama ini menjadi koleksi pribadi dua insan ini akan disebar ke dunia maya.
“Saya mendapat foto itu saat masih pacaran. Foto itu koleksi pribadi saya dan mantan saya,” ujar RNG.(kps/int)

Jelang lebaran, Polres Jakbar musnahkan 7.000 botol minuman keras

Tags :

Polres Metro Jakarta Barat menggelar operasi minuman keras ilegal yang beredar di masyarakat Selama Ramadan. Operasi yang menjelang lebaran ini dilakukan sejak 18 Juni sampai 2 Juli 2015.

“Operasi dilakukan untuk menciptakan ketenangan dan ketentraman masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa. Terutama di daerah Jakarta Barat,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Putu Putera Sadana di Mapolrestro Jakarta Barat, Jumat (3/7).



Dalam operasi, Putu mengatakan Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat dan jajaran berhasil menyita barang bukti berupa 7.000 botol minuman keras berbagai merek dengan kandungan alkohol 40 persen.

“Selanjutnya ribuan botol minuman keras akan dimusnahkan di depan masyarakat agar mengetahui bahwa Polres Metro Jakarta Barat serius memberantas peredaran minuman keras,” terang dia.

Di antara miras yang dimusnahkan ada jenis Vodka, Topi Miring, ciu,whiskey, Jack Daniels dan anggur merah. Dari situ, Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat menyita 47 ribu botol, Polsek Kalideres 544 botol, Polsek Tambora 300 botol, Polsek Kembangan 200 botol, Polsek Taman Sari 200 botol, Polsek Cengkareng 300 botol, Polsek Kebun Jeruk 300 botol, Polsek Tanjung Duren 158 botol dan Polsek Palmerah 300 botol.

Baca juga:
Mabuk saat Ramadan, puluhan pengunjung dan karyawan kafe ditangkap
Razia Ramadan di Bandung, polisi sita 7.720 miras dari kafe dan lapo
Lagi, tempat hiburan di Tangsel nekat buka di bulan Ramadan
Ada razia tempat hiburan di bulan puasa, cewek ber-hot pants ngacir
Sambut Ramadan, 180 miras di Pademangan disita
Jelang Ramadan, ribuan miras hasil razia di Tangerang dimusnahkan
Polres Malang Kota sita 2.778 botol miras jelang Ramadan


Tanggal : July 03, 2015 at 10:55AM
Penulis : merdeka.com
By : Merdeka.com
Baca selengkapnya di :
Sumber Berita

Anda sedang membaca berita tentang “Jelang lebaran, Polres Jakbar musnahkan 7.000 botol minuman keras”
Buat STNK Palsu, Calo STNK Samsat Diringkus

Buat STNK Palsu, Calo STNK Samsat Diringkus

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Takdir Matanete menunjukkan STNK palsu karya Indra Harianto

Surabaya – Unit Jatanum Polrestabes Surabaya menangkap Indra Hariyanto (24) warga Jalan Kalilom Indah Gang Matahari.

Indra yang kesehariannya berprofesi sebagai calo STNK ini di bekuk dirumahnya, karena membuat STNK palsu.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Takdir Matanete mengatakan, Indra…

View On WordPress

metro24.co.id
Bunuh Diri Gara-gara Dituduh Mencuri

METRO24
Dituduh mencuri, laki-laki berusia 43 tahun tewas setelah menenggak cairan anti nyamuk dan pembersih lantai di Jl Bangka 1D No 48 RT 11/13, Kel Pela Mampang, Kec Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (2/7).
Jenazah Warno warga Kedung Halang Sentral RT 02/04 Kel. Sukaresmi, Kec Tanah Sereal Kota Bogor dibawa ke RSCM.
Informasi yang dihimpun, sekira pukul 15.30 WIB korban ditemukan tewas. Di bagian leher dan bagian dada terdapat bintik-bintik warna merah yang kental. Di samping jasadnya terdapat satu botol anti nyamuk dan pembersih lantai. Jenazah Warno pertama kali ditemukan Hamsiah (45), istri korban.
Petugas Polsek Mampang yang mendapatkan informasi tiba di lokasi kejadian dan menemukan surat yang diduga tulisan korban. Inti surat wasiat itu yakni, korban tidak terima dituduh maling ditempat kerjanya.
Kanit Reskrim Polsek Mampang Prapatan, Iptu Agus Herwahyu Adi menduga korban tewas bunuh diri. “Kami masih menyelidiki penyebabnya pastinya apa. Tapi dugaan sementara korban bunuh diri dengan meminum cairan anti nyamuk,” kata Kanit Reskrim. Kemudian jasad korban dikirim ke RSCM guna keperluan visum.(int)

tobasatu.com
Melawan Petugas, Pria Bertato Setia Ditembak Polisi

tobasatu, Medan | Seorang resedivis kasus perampokan dan pencurian, Putra Bongsu Siregar (28) warga Jalan Jermal 3, Medan Denai, harus dilumpuhkan dengan timah panas lantaran memberikan perlawanan saat akan ditangkap, Senin (29/6/2015) malam.

Sebelumnya, Putra sempat menjadi buronan polisi selama dua bulan. Setelah mendapat kabar kalau pelaku sedang berad di Jalan Jermal Ujung, polisi langsung melakukan pengejaran. Saat akan dibawa ke Polsek Medan Area, Putra coba melawan petugas dengan menendang dan memukul petugas.

Pun sudah memberikan tembakan peringatan ke udara sebanyak dua kali, tidak menyurutkan nyali Putra. Malihat itu, polisi pun langsung menembak kaki kanannya.

“Pelaku ini merupakan pelaku pencurian dan perampokan sadis. Dia sudah menjadi DPO di beberapa polsek. Saat kita amankan pelaku coba memberi perlawanan, hingga ahirnya kita tembak,” terang  Kapolsek Medan Area Kompol Tengku Rizal Moelana SH Sik, didampingi Kanit Reskrim Iptu Sehat Tarigan SH.

Terangnya kembali, Putra sudah 3 kali melakukan aksi kejahatan di wilayah hukum Polsek Medan Area. “Di wilayah kita saja sudah tiga kali, pencurian dan perampokan. Modusnya para tersangka mengancam korbannya dengan klewang dan merampas sepedamotor korban. Saat ini Putra masih dirawat di RS Bhayangkara Medan,” pungkasnya. (ts-05)

Komandan Terlibat, Kasus Polisi Penyelundup BBM Mandek

Tags :

Penyelundupan itu disebut di bawah perintah Kasat Reskrim.


Tanggal : June 29, 2015 at 11:01AM
Penulis :
By : VIVA.co.id
Baca selengkapnya di :
Sumber Berita

Anda sedang membaca berita tentang “Komandan Terlibat, Kasus Polisi Penyelundup BBM Mandek”
metro24.co.id
Gendong 3 TV Toko Gurusinga ‘Ngendap’ Di Sel

TANAH KARO-M24
Marlon Gurusinga (27) warga Desa Guru Benua, Kec Munte, dibekuk personel Reskrim Polres Karo saat menumpangi mobil angkutan kota (angkot) di Jl Jamin Ginting, tepatnya di depan SMA Negeri 2 Kabanjahe, Selasa (30/6) sekira pukul 13.30 WIB.

Informasi yang dihimpun M24 di Mapolres Karo menyebutkan, Marlon merupakan orang yang dicari polisi lantaran mencuri 3 unit TV dari toko eletronik milik Marlina Br Sitepu warga Jl Kapten Pala Bangun, Kabanjahe.

TV itu lalu ia jual ke Tahta Tarigan (34) warga Jl Rakoetta Brahmana (eks Jl Kutacane), Gang Rukun, Kel Lau Cimba, Kabanjahe.

Tahta Tarigan sendiri diciduk polisi lanataran bermain judi leng bersama tiga orang rekannya. Saat personel kepolisian melakukan pengembangan, Tahta pun ‘nyanyi’ jika 3 unit TV yang dibelinya itu berasal dari Marlon Gurusinga.

Marlina mengaku tokonya dibongkar, Selasa (16/6) sekira pukul 08.00 WIB. Saat diperiksa, sedikitnya ada 7 unit TV yang sudah raib berikut sepasang speker.

Usai dibekuk, Marlon akhirnya diboyong ke Mapolres Karo guna menjalani pemeriksaan. Dalam pemeriksaan, ia mengakui perbuatannya mencuri TV di toko tersebut sebanyak 5 unit. “Aku cuma ngangkut TV aja, yang ngerusak gembok adalah temanku, orang (warga) Lau Cimba, panggilannya Pak Kumis. Dirusaknya gembok itu pakek linggis,” katanya.

“3 unit TV kujual sama Tahta Tarigan, harganya Rp3,5 juta. Dari situ aku dapat bagian hanya Rp750 ribu. Sedangkan 2 TV lagi ada di rumah bang Kumis, terus 1 lagi belum laku karena layarnya rusak. Kami curi itu hari, Senin (15/6) malam,” akunya.

Kasat Reskrim Polres Karo, AKP Martua Manik SH MH kepada M24 membenarkan telah menangkap pelaku pencurian di Toko Aristoteles Kabanjahe. (pardi simalango)

tobasatu.com
20 Kali Beraksi, Pembegal Sadis Ditembak Polisi

tobasatu, Medan | seorang pelaku begal yang dikenal sadis harus dilumpuhkan dengan timah panas oleh petugas Unit Ranmor, Sat Reskrim Polresta Medan, Senin (29/6/2015) siang.

Pelaku harus ditembak lantaran coba melakukan perlawanan saat akan ditangkap. Pelaku diketahui bernama Roni Tarigan (30), warga Jalan Cinta Rakyat, Gang Karoja, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polinia. Dalam aksinya, Roni berpura-puts meminta tolong kepada korbanya, Muhammad Alfan (18) warga Jalan AH Nasution, untuk diantarkan ke kawasan padang bulan.

Saat berada di boncengan, pelaku langsung mengancam korban dengan sebilah pisau Dan meminta sepeda motor Yamaha Fino BK 3306 AEM milik korban. Setelah berhasil, pelaku lantas menjual barang rampokannya ke kawasan Tanah Karo seharga Rp2,8 juta, saat itu pelaku dibantu rekannya C dan K yang saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Pelaku merupakan resedivia yang sudah 20 Kali beraksi di kawasan Tritura dan Sari Rejo, dalam aksinya pelaku kerap mengancam bahkan melukai korbannya. Kita lakukan tindakan tegas dan terukur karena pelaku coba melakukan perlawanan saat akan kita amankan dari kediamannya,” terang Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polresta Medan Kompol Aldi Subartono, didampingi Kepala Unit (Kanit) Ranmor AKP Zufri Siregar.

Ditambahkan Aldi, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan Dan melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lainnya. Sedangkan tersangka Roni dilenakan pasal 365 ayat 1 Dan ayat 2 subs 363 ayat 1, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (ts-05)

metro24.co.id
Ketua OKP Dibunuh, Pelaku Tuding Asril Jadi Kibus

MEDAN AREA-M24

Terkuak sudah apa dendam yang melatarbelakangi Kio alias Deo (30) membunuh Asril alias Iil (30). Kio menuding kalau Asril yang mengkibuskan dirinya terkait kasus pencurian hingga berujung penjara.

Motif itu terkuak setelah pihak Polsek Medan Area memeriksa tiga orang saksi. Kanit Reskrim Medan Area Iptu Sehat Tarigan saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa ketiga orang saksi yang diperiksa itu menyebut, korban dituding pelaku menjadi kibus.
“Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku nekat membunuh korban atas motif dendam lama. Pelaku menuding kalau korbanlah yang mengibuskan pelaku tahun 2013 lalu terkait kasus pencurian berujung dia ditangkap polisi dan menjalani kurungan selama 1,5 tahun. Dari situ pelaku dendam dengan korban,” ungkapnya, Rabu (1/7)
Diberitakan sebelumnya, Kio alias Deo (30) terlibat pertengkaran, Selasa (30/6) malam dengan Asril yang diketahui sebagai Ketua Ranting Sukaramai, salah satu organisasi kepemudaan (OKP). Perkelahian berujung tewasnya Asril setelah tubuhnya dihujami tikaman. Kio disebut baru saja bebas dari penjara. Pembantaian itu terjadi di Jl Asia simpang Jl Singapura, Gg Kebakaran, Kec Medan Area. Korban tewas dengan kondisi leher kanan, leher kiri, punggung dan perut kanan luka tikam. (tiopan-mag)