raksasa

4

The Geeky Baju Project
Photoshop

Two years ago I designed some baju kurung and kebaya (traditional Indonesian and Malaysian garments) on a whim, and a great deal of people seemed to like it. Recently I put together four more sets (based on Pacific Rim, The Hunger Games, Lord of the Rings, and Watchmen), which will be exhibited at the University of Malaya Art Gallery come August. There are baju Melayu, Punjabi suits, and even an áo dài.

If anyone would like to collaborate on making these a physical reality (or just chat about them), I’d love to hear from you! 

Read design descriptions at charisloke.github.io/webcomics/bajukurung/

UPDATE: I’m pleased to announce that postcards of my Geeky Baju Project designs are now ready for orders! RM22 per set of 6, RM4 each if you’re based in Malaysia, with the addition of standard Poslaju rates. Overseas rates are USD 7 for a set and USD1.5 per piece; I’ll discuss shipping with you personally. Bank transfer or PayPal is fine. Get your sets here, and thanks for supporting my art.

6

Day 6: Visit to Raksasa Print Studio 

Print-makers Jane Stephanny and Julienne Mei Tan have established a dreamy silk screen-printing studio in Bangsar, Kuala Lumpur. Raksasa, named after a mythical giant, produces a range of zines and offers a range of silk screen printing services and workshops. The two met while studying illustration in New York and decided to set up shop in Malaysia, which had both the benefit of being close to their families in neighbouring South East Asian countries and a fairly young and emerging art scene. Their studio operates a shop selling zines, hand crafted goods and doubles up as an art gallery collaborating with local artists and groups, we managed to catch the last day of Stakes Shop, an art/fashion pop-up. They make a point of using only eco-friendly inks and materials in their print-making and source their equipment sweatshop-free, which often means a lengthy and research heavy process of importing materials and equipment from outside the country. They spoke to us about the part-time crafters who enjoy their classes, balancing business with print fun and their upcoming studio move.

Raksasa Jumawa #2

Selang sehari balasan surat baru aku kirimkan. Maaf. Tapi jika benar kau melihatku dari sudut-sudut ruangan selama beberapa dini hari, kau pasti tahu, aku selang sehari membalas bukan artinya malas.

Beruntung kau menyuratiku siang itu, aku terselamatkan dengan suara gesekan kertas yang kau simpan di bawah pintu. Terima kasih. Bahkan ketika aku belum membukanya, ia sudah menenangkanku.

Suratmu aku terima di tangan kanan. Aku membukanya dengan tenang; sudah lebih dulu tenggelam dengan salam yang kau berikan.

Kau, aku harus memanggilmu apa?! Penting tidak ya pertanyaanku?! Jika tidak, aku akan langsung bercerita.

Raksasa jumawa yang kau lihat itu, aku juga melihatnya. Hawanya meng-entah-kan aku tanpa ilmu yang bisa menjelaskan. Dia membuatku asing dengan diriku sendiri. Kedua kakiku, diikat oleh yang tak terlihat. Hati dan pikiranku ditipu oleh sesuatu darinya yang semu. Dia melumpuhkan aku hingga benar-benar ujung kuku; melumat hingga ke kelokan nadi-nadiku.

Kau, mendengarnya memperlakukanku begitu, aku harus mengalahkannya, kan?! Dan hanya aku yang bisa, kan?! Iya, kan?! Bisa jika aku memintamu menemani?!

Jika bisa, penuhi persediaan sabarmu, semangat, kemampuan mengertimu, dan es krim dalam jumlah banyak. Sisanya aku yang akan membuat semuanya menjadi mungkin. Jangan tanyakan soal senjata, biarkan itu menjadi rahasiaku yang paling baru. Kamu cukup menemaniku.

Balasan suratku, harus selesai di sini. Raksasa jumawa itu melihatku dari ujung rambut hingga ujung kaki dengan bisu paling bisu.

Salam. Kutunggu kesediaanmu.

youtube

Raksasa - Taklukan Dunia @ Traxkustik November 2011 edition

Raksasa - s/t

Salah satu album yang paling saya antisipasi diakhir tahun 2011, karena teaser single-single nya seperti “Pesawatku Delay” dan “Imsomnia” cukup catchy dan nempel dikepala.
Sudah beberapa bulan ini lirik “Delay! pesawatku delay…” menjadi soundtrack terbaik dan pas saat menunggu waktu boarding yang tiada jelas kapan datang. Begitupun lirik “waktu terbalik siang jadi malam…” lumayan menjadi pengingat untuk memaksakan diri tidur saat melihat jam menunjukkan pukul 3 pagi.

Selain lirik, saya juga tertarik dengan kombinasi dua gitaris; Adrian Adioetomo dan Iman Fattah. Yang satu dikenal sebagai pengusung delta blues yang memiliki suara gitar yang sangat tua mengingatkan pada suasana jaman koboi; sementara Iman Fattah saya kenali sebagai pemilik suara gitar yang cenderung modern dan seringkali terdengar kasar dengan layer layer distorsi.

Kombinasi unik ini ditambah dengan karakter vokal Adi Cumzky membuat album ini menjadi seperti Jane’s Addiction memaksa Jonny Greenwood memainkan repertoir Black Crowes dengan bintang tamu Adrian Adioetomo dan Pepeng Naif.

Adi Cumzki, Adrian Adioetomo dan Iman Fattah membuat karakter band ini menjadi lebih unik, karena mereka tetap mempertahankan karakter masing-masing namun juga sukses berkolaborasi satu sama lain untuk membuat lagu-lagu di Raksasa tidak sekedar menjadi ‘band sampingan’, tetapi band yang memiliki karakter dan integritas tersendiri.

Kemudian setelah mendengarkan satu album bolak balik, saya mengikrarkan diri untuk menyaksikan penampilan live super group ini. Kayaknya bakal lebih seru dibandingkan sekedar memutar CD sambil terkantuk-kantuk.

#Repost @kucingsamseng
・・・
Baiklah. Saya tutup minggu ini dengan puisi. Muah ciked

More cikedis at @berontakata
#berontakata #kucingsamseng #kucingsamsengwriter #kata_pena #puisikita #puisiekspresi #puisi #puisilover #puisitepijalan #puisihati #puisilalupergi #malaysian #imthecatthatroar #roar #raksasa #tepuktepukdada #bebelan

Made with Instagram

Triunfante: Garohana the Sun Eater

Garohana or Buto Garohana, was an ancient fearlesss, Javanese titan. According to the legend, he tries to eat the sun just like his other kinds (We Javanese believe that giants ate the sun when there are solar eclipses). He leads a group of elephant and men eater titans, and hates how people seal his powers and broke his plan long time ago. The flames and the masks are parts of his faces.