rakaat

Yang Perlu Anda Tahu Tentang Israk Mikraj

Rasulullah S. A. W. mengalami pembedahan dada / perut, dilakukan oleh malaikat Jibrail dan Mika’il. Hati Baginda S. A. W.. dicuci dengan air zamzam, dibuang ketul hitam (‘alaqah) iaitu tempat syaitan membisikkan waswasnya. Kemudian dituangkan hikmat, ilmu, dan iman. ke dalam dada Rasulullah S. A. W. Setelah itu, dadanya dijahit dan dimeterikan dengan “khatimin nubuwwah”.

Selesai pembedahan, didatangkan binatang bernama Buraq untuk ditunggangi oleh Rasulullah dalam perjalanan luar biasa yang dinamakan “Israk” itu.

Keep reading

Allah menjadikan pagi waktu yang sangat mulia, mulai dari sepertiga malam terakhir sampai sepenggalan siang. tahajud yang seperti anak panah yang tak pernah meleset, dhuha yang menghimpun rezeki dari segala penjuru, dan dua rakaat sebelum shubuh yang lebih baik daripada semesta beserta isinya.
—  kau telah tidur beribu pagi. apalah arti satu pagi. bangunlah pagi.
Video Salat Tarawih Kilat di Blitar, Satu Rakaat Cuma 20 Detik

Video Salat Tarawih Kilat di Blitar, Satu Rakaat Cuma 20 Detik

Baca Juga Perempuan Berstatus Pelajar SMA Ditangkap Bawa Sabu Ratusan Kepala Desa di Blitar Bentrok dengan Polisi Bocah Penyulut Petasan Pas Tarawih Menangis saat Ditangkap Komplotan Perampok Bercadar Bawa Kabur Uang Rp 70 Juta dan Aniaya Korbannya Siapa Bilang Bengkel Ketok Magic Identik Mistik? Lihat Bengkel Pak Jari Ini TRIBUNNEWS.COM – Ibadah Salat Tarawih menjadi salah satu ibadah yang hanya…

View On WordPress

Taubat is easy.

2 rakaat

Rakaat pertama; Al-Kafirun.
Rakaan kedua; Al-Ikhlas.

Habis solat, istighfar sebanyak mungkin, sampai hati lembik.

10 Ways to Super Charge Your Ramadan

Guest Contributor: Wafaa A.

As each Ramadan passes by, we tend to feel unsatisfied with what we have done throughout the month. How do we stop this repetitive cycle of displeasure?  How do we start to feel accomplished as Ramadan nears an end. Below is a list of 10 ways we all can super charge and refine our Ramadan!

  • After suhoor, try to pray a few rakaat before fajr. This way you would have eaten your pre-dawn meal and still catch a few extra prayers before the mandatory prayer.  Trust me, this is a great way to start your day, as it allows you to feel ready to concur any obstacle that you may face that day.
  • Do your morning thikr after fajr and afternoon thikr after asr.  Here’s a great link with the athkar and their definitions as well as the amount each must be recited: Morning and Evening Athkar  
  • Download a Qur’an application on your phone, so whenever you find yourself free, you can always turn the application on, read, and bookmark wherever you left off.  Islamic Phone Applications
  • Take some time before Maghreb prayer to make personal duaa. I recommend that you write down your personal duaas (prayers), so you can remember them. 
  • For those long weekends, don’t wait for Maghreb. Be proactive! Charity is not just about money; it can be work done by your own hands. Start a food drive, initiate youth activities, or even volunteer at a soup kitchen.
  • Share Ramadan with your neighbors and non-Muslim friends.  Let the beauty shine into their homes as you allowed it to shine into yours.
  • Don’t assume that the masjid will take care of itself. Do what needs to be done in order for the masjid to stay well functioning and clean.
  • Reconnect with friends and family you have lost touch with. To break the ice between you and them, you can send them a “Ramadan Mubarak” greeting card or wish them a blessed month through a small duaa. Trust me, it works.
  • Get kids pumped about Ramadan! Let them help prepare suhoor and iftar, lead a Qur’an competition, or give them the opportunity to go and help in the masjid.
  • Jot down what you enjoyed most about the month and what you hope to improve for next year. This way you can maximize your efforts and do better the following year, God willing.
Rahasia Rakaat Shalat

Muhammad Ali at-Tirmidzi mengatakan bahwa shalat adalah tiang agama. Shalat merupakan perkara yang pertama kali difardhukan oleh Allah swt. kepada kaum muslimin. Begitu pentingnya posisi shalat dalam Islam, sehingga pemaknaan atasnya tidak pernah habis. Seperti yang diungkapkan oleh Syaikh Nawawi al-Bantani mengenai rahasia bilangan dalam shalat. Dalam kitabnya Syarah Sulamul Munajah menjelaskan adanya rahasia dibalik angka-angka http://dlvr.it/2jPyVC http://www.sarkub.com/

With the strongest of the devils chained up and our energies collectively focused on worshipping Allah, Ramadan is the best time to strengthen the bond between a husband and wife. Learn to derive a different type of happiness together through worship. Read Quran together and pray a few Rakaats at night together. Reflect with one another about how you plan to get better this Ram
—  Omar Suleiman
tips tarawih di masjid

agar tarawih di masjid menjadi lebih nyaman, berikut adalah tips-tips dari saya.

1. pilih masjid
setiap masjid memiliki program yang berbeda-beda, misalnya jam berapa tarawih dimulai, berapa rakaat tarawih dilakukan, dan sebagainya. kenali program-program masjid di sekitarmu, lalu pilih yang sesuai dengan preferensimu. ada juga loh, masjid yang punya program khusus, seperti khatam Quran dalam sholat tarawih. setelah menentukan pilihan, disiplinkan diri dengan datang tepat waktu.

2. pakaian yang nyaman
supaya tetap konsentrasi sholat, pakaian saat tarawih juga perlu diperhatikan. gunakan pakaian berbahan katun yang menyerap keringat. mukena pun demikian, pilih yang bahannya membuat nyaman.

3. minimalisasi bawaan
biasanya nih, mbak-mbak dan ibu-ibu suka rempong kalau berangkat tarawih. tas mukena yang dibawa besar sekali, belum dengan isi-isiannya. sebaiknya, gunakan pakaian sholat atau mukena dari rumah, sehingga bawaan seperlunya dan tidak menganggu kenyamanan jamaah lain.

4. posisi di masjid
posisi menentukan prestasi! betul sekali. kalau kamu sering buang air, pilih tempat yang lebih dekat dengan toilet. kalau kamu sholat bersama adik kecil atau keponakan yang belum baligh, pilih tempat di pinggir-pinggir, supaya tidak memutuskan shaf. berikan pula pengertian kepada adik-adik kecil, tentang sholat dan pentingnya menjaga ketenangan selama sholat.
oya, budayakan juga berbagi sajadah. memakai satu sajadah untuk satu orang biasanya membuat shaf jadi kurang rapat.

5. bawa minum, air putih
agar tidak dehidrasi, bawa air minum secukupnya. biasakan minum di antara sholat ke sholat.

6. bawa catatan dan pencatat
sholat tarawih biasanya dilengkapi dengan kultum. daripada mengantuk saat mendengarkan, lebih baik kita mencatat apa yang disampaikan. selain mendorong diri kita untuk lebih menyimak, catatannya bisa dibaca lagi sampai kapan-kapan. saat mendengarkan kultum, hindari bercakap-cakap atau membaca Quran dengan suara dikeraskan. ini mengganggu jamaah lain.

7. hindari distraksi
kalau kamu adalah orang yang mudah terdistraksi dengan ini itu, buat dirimu sendiri terhindar. misalnya, tidak membawa telepon genggam ke masjid. misalnya, dengan makan yang cukup sebelum sholat tarawih, agar tidak memikirkan makanan selama sholat. :P

8. namai sandal jepit
kalau kamu pakai sandal jepit yang sekiranya dimiliki sejuta umat, beri nama sandalmu agar tidak tertukar. biasakan juga untuk meletakkan sandal dengan rapi, di tempat sandal.

9. disertai mahrom
kalau kamu perempuan, berangkatlah ke masjid dengan mahrom-mu. jika tidak ada, lebih baik tarawih dilakukan di rumah.

10. istiqomah
jalani ibadah tarawih dengan ikhlas. jangan menjadikan buka puasa bersama dan sebagainya alasan untuk meninggalkan sholat tarawih. tetapkan hati untuk menjalaninya sampai malam terakhir Ramadhan. lebih bagus lagi, kalau sholat wajib juga dilakukan berjamaah.

semangat tarawih!

CARI HIDAYAH ALLAH DAN KEBERKAHAN RAMADHAN

Kalau 1 hari = 1 juta
Maka 1 bulan, 30 hari = 30 juta
Kalau kita “bayar” 10 hari= bayar 10 juta
Hasilnya akan UNTUNG besar
Yaitu LEBIH baik dari 1000 (seribu) bulan
1000 x 30 juta = 30 Milyar.!!!! Bila ada arisan modal 10 juta dapat LEBIH dari 30 Milyar maka hanya orang berakal yang mengejarnya. Inilah laksana Lailatul Qodar.
Bila Lailatul qodar 10 hari akhir dikejar, dapat untung LEBIH baik dari 1000 bulan lebih dari 83 tahun.!!!! Ibadah hitungan hari menguntungkan kita laksana ibadah 83 tahun lebih.!!!!
Walaupun hanya sunah ( lailatul qodar)

Bila orang yang wafat (diceritakan Nabi), ia sholeh, ia tetap menyesal “ingin kembali ke dunia, walaupun sholat sunah 2 rakaat”. Karena amalan kecil Jadi besar saat kita mati. (bekal kematian)

Hadist lain menjelaskan amalan pertama yang dilihat adalah sholat kita. “ Malaikat disuruh Allah, menghitung sholat wajib setiap orang yang sholat, apakah benar dan sempurna. Bila sempurna maka amalan lain sempurna. Bila TIDAK, (kwalitasnya jelek). Maka malaikat disuruh mengecek sholat sunahnya. Jadi sholat sunah MEMPERBAIKI / menyempurnakan yg WAJIB.!
Betapa rugi yang malas sholat sunah. Karena tidak punya amalan untuk menyempurnakan sholat wajibnya.
Sholat wajib hanya 17 rakaat dalam 1 hari. 
Maka perbanyak sholat sunah untuk menyempurnakan kwalitas 17 rakaat.
Bulan Ramadhan, kwalitas sholat sunah (atau ibadah sunah lainnya) diangkat. Dinaikan Jadi seperti Pahala Wajib. Maka bila sholat sunah 1 hari lebih dari 17 rakaat. Seakan akan kita sholat wajib lebih dari 17 rakaat. 
Kesempatan Emas untuk perubahan yaitu : MEMBIASAKAN yang sunah KARENA kebutuhan. 
Adapun yang lebih dahsyat adalah sholat wajib menjadi 70 x lipat.!!!!! .
Maka SUNAH adalah : meninggalkannya RUGI besar, mengerjakannya UNTUNG besar.
Intinya Allah memberikan kesempatan kepada kita : SEMANGAT perubahan

#4Ramadhan1436H
#30hariMengejarCintaAllah
#Alhamdulillah
#istiqamah – View on Path.

anonymous asked:

How do you pray tarawee? Also what do you say when starting and breaking the fast?

Just go to the masjid and follow along with the imam, you can pray just 8 rakaat if you like. 
before : Wa bisawmi ghadinn nawaiytu min shahri ramadan I intend to keep the fast for tomorrow in the month of Ramadan 
After:  Allahumma inni laka sumtu wa bika aamantu wa alayka tawakkaltu wa ala rizq-ika-aftartu O Allah! I fasted for You and I believe in You and I put my trust in You and I break my fast with Your sustenance

I accidentally left two wedges of lime and a quarter cup of water in the bottom of my super airtight infused water bottle… two months ago. Fam, I’ve literally been brewing lime alcohol under my Ayat ul-Kursi tapestry in my room all this time and didn’t realize until I opened the bottle just now and smelled that unmistakable 100 proof odor that makes me wanna hurl… how many rakaat can get me out of this one?!

Bagaimana mungkin aku tak mencintainya?

Sosok yang begitu agung dan bijaksana. Penuh kelembutan namun perkasa, yang tak pernah menyimpan dendam dan begitu tulus berkorban untuk umatnya, yang selalu tersenyum mendoakan kala mendapati siksaan dan berbagai ancaman. Lagi-lagi, aku tertegun, “Bagaimana mungkin aku tak mencintainya?


Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam, yang menerima banyak sekali penganiayaan, dilempari kotoran hewan ketika shalat di depan Ka'bah, dilempari batu, dituduh sebagai tukang sihir dan orang gila, terusir dari kampung halamannya sendiri, dan kehilangan orang-orang yang beliau cintai, apakah masih juga tak bisa ku cintai ketika beliau melakukan itu semua untukku, untuk para manusia agar mengenal dan menyembah Tuhannya?


Rasulullah shallallahu 'alayhi wa sallam, yang sering bersedih karena melihat umatnya yang tidak mau beriman, yang mendoakan umatnya dalam setiap shalatnya, yang sangat menginginkan kebaikan untuk umatnya. Beliau-lah yang rela mengorbankan segalanya.


Rasulullah shallallahu 'alayhi wa sallam, yang terus meminta kepada Allah ketika peristiwa Isra’ Mi'raj agar jumlah rakaat shalat dikurangi karena beliau khawatir umatnya tidak bisa menjalankannya. Begitu jauh ia berpikir, dan semua itu untuk kebahagiaan umatnya, kebahagiaanku juga.


Rasulullah shallallahu 'alayhi wa sallam yang di khutbah terakhirnya berdoa, "Mudah-mudahan Allah menetapkan kalian, mudah-mudahan Allah menjaga kalian, mudah-mudahan Allah menolong kalian, mudah-mudahan Allah meneguhkan kalian, mudah-mudahan Allah menguatkan kalian…” Rasulullah shallallahu 'alayhi wa sallam, yang mencintai umatnya.. yang di akhir hayatnya, sempat mengucapkan, “Umatku… umatku… umatku…” yang memikirkan bagaimaa umatnya kelak sepeninggalnya, apakah akan taat atau durhaka kepada Allah. Rasulullah shallallahu 'alayhi wa sallam, yang di sela-sela sakit sakratulmaut yang dahsyat, saat bernapas saja seolah melewati lubang jarum, masih sempat memohon lirih kepada Allah, “Ya Allah… dahsyat nian maut ini. Timpakan saja semua maut (rasa sakit) kepadaku, jangan umatku…”


Rasulullah shallallahu 'alayhi wa sallam pernah menangis dan bersabda, “Aku merindukan saudara-saudara seiman.” Para sahabat bertanya, “Bukankah kami saudara-saudara seimanmu, ya Rasulullah?” Rasulullah shallallahu 'alayhi wa sallam menjawab, “Kalian adalah sahabat-sahabatku. Saudara-saudara seimanku adalah kaum yang hidup setelahku, mereka beriman kepadaku, padahal mereka belum pernah melihatku.”


Betapa indahnya, betapa terhormatnya disebut saudara oleh Baginda Nabi shallallahu 'alayhi wa sallam. Dan betapa sombongnya diri ini… Rupanya selama ini hati dan pikiranku disibukkan dengan berlomba-lomba mencari kenikmatan duniawi sehingga aku tak memiliki waktu untuk menumbuhkan perasaan cintaku. Aku hanya mengisi hati dan pikiranku untuk semua hal yang berhubungan dengan dunia, mencintai keluarga dan sanak saudara, namun lupa siapa pembawa kebenaran nyata bagi umatnya.

Oleh : Latifah

Peace be upon you all, 

As we know, it is a practice among Sunni circles to attend Taraweeh every night throughout the blessed month of Ramadan. It’s wonderful to hear the Qur’an be recited and to pray as many rakaat as we physically can every night. I’m writing this as a message specifically for us sisters. Because there will be times during Ramadan that we cannot fast and pray due to our menses. But I encourage us all to keep attending Taraweeh if it’s possible. You cannot perform salat but you can still benefit from going for the sake of Allah swt. What I recommend doing is attending and sitting somewhere in the masjid with a copy of the Qur’an. It is preferable for it not to be a mushaf (from what I know, though check with someone more knowledgeable insha’Allah). I generally use a non-mushaf Qur’an, which has transliteration and English translation. You can also follow along in your phone (just please don’t be distracted by other things in the world of technology). I’ve actually seen people in the jamaat praying with the Qur’an on their phone in their hand, men and women, because it helps to concentrate and know what is being said. It’s wonderful to follow along the Qari’s recitation. It’s also perfectly valid for us to visit the masjid while menstruating. You can make dhikr while the jamaat takes short breaks. It’s all win-win. :)

You deserve the blessings of finishing reading the Qur’an in Ramadan, to listen to top-notch tilawah (recitation), and to feel the spirit of it. It’s also easier for when you go back to praying, because you kept a momentum. At the place where I attend Taraweeh prayers, I’ve seen plenty of sisters sit in the side or in the back while others pray. Everyone is welcoming of this, brothers and sisters, like it should be alhamdulillah. 

May Allah swt forgive me for my shortcomings. 
- Jessica 

anonymous asked:

do you only pray fardh or do you pray the sunnah rakaats as well??

“You” as in me? or “you” and in general? Yeah I pray sunnah, sometimes. Ameer always reminds me to pray my Sunnah Alhamduilah.

anonymous asked:

Kak, setelah tahajjud itu witir wajib gk? Tahajjud minimal 2 rakaat ya kak? Trs dlm tahajjud ada doa wajib/khusus gitu gk kak? Maaf ya kak bnyk tanya, soalnya browsing2 tp suka tiap web yg dibuka beda pula jawabannya :(

Setelah tahajjud boleh witir kalau pas tarawih tadinya gak witir. 

Iya tahajjud minimal dua rakaat. 

Gak tau apakah ada doa wajib buat tahajjud, setau lola boleh minta apa aja ketika tahajjud. Tapi sebaiknya, lebih penting meminta ampun daripada meminta yang lain sih :’) tapi terserah mehehehehe

Usahain jangan sering browsing di internet sih dek, coba datangi kajian kajian di mesjid, atau bertanya sama ustadzah atau murobiyah, atau lebih ketje lagi langsung baca buku kayak fiqh sunnah wanita (koreksi) :D :D :D

Wallahua’lam mohon koreksi kalo lola salah ya :D