pula!

Salah satu nikmat terbesar dari Allah Swt adalah ditutupinya aib, keburukan, kesalahan, dan dosa-dosa kita, sehingga tidak tampak di hadapan manusia, kecuali kita sendiri yang membukakannya. Maka saudaraku, jagalah diri, jangan sampai kita membuka aib diri yang telah Allah tutupi, kecuali untuk tujuan yang haq. Janganlah pula kita membuka aib orang lain, kecuali untuk tujuan yang haq pula.
—  Ninih Muthmainnah
Buah kebaikan.

Benih kebaikan yang kau tanam kapan tahun terkadang berbuah tidak dalam waktu yang dekat. Ia pasti tumbuh dan berbuah. Hanya masa tumbuhnya tak bisa engkau memperkirakannya. Ibarat pohon-pohon yang pula memiliki masa berbuah berbeda-beda. Ia akan berbuah di waktu yang tepat.

Dan ketika buah itu telah muncul, maka engkau akan merasakan betapa manisnya buah kebaikan yang engkau tanam. Bahkan sebelum itu. Hanya dengan memperhatikan buah kecilnya yang sedang tumbuh saja engkau akan merasa sangat bahagia. Senangnya saat semakin hari buah itu semakin membesar.

Janganlah ragu berbuat baik. Mungkin suatu saat kesabaran akan diuji saat benih kebaikan lama tak bertumbuh. Engkau sudah mengharapkannya. Mengerjap-ngerjap membayangkan nikmatnya. Namun nyatanya masih belum tumbuh. Artinya nanti buahnya akan semakin nikmat.

Allah menghendaki rasa lapar yang engkau rasakan lebih lama. Agar lezatnya bertambah-tambah. Seperti kata orang- orang bijak bahwa rasa lapar adalah koki terbaik. Jika kau tidak sedang lapar makanan seenak apapun terasa biasa, bukan.

Belajar tidak menunda kebaikan. Ia pasti berbuah dan itu lezat. Semoga lillah.

14 Zile Necunoscute-Ziua 10

Dragul meu Dinca,e ziua 10.Si e destul de interesanta.

Vreau sa incep prin a-l saluta pe tipu’ care n-a dormit 5 nopti din dragoste si spunandu-i ca s-a inselat cu tot.Nu ma astept sa ma creada,insa,cel care a pornit zvonul cu mine si Vlad legat de bani,nu ne cunosc,si nici nu o vor face.Asta e problema lor.Va credeti in vorbe.Recunosc si admit ca am mintit in anumite privinte ,rupand mistoul,insa dintre cei care au facut misto,eu zic sa va simtiti in pula mea retarzilor,fiindca dupa atata misto nu m-am trezit tot eu ca-mi place de motivul mistoului.Insa asta nu schimba cu nimic faptul ca am facut ceea ce am facut.Ma judecati?

N-aveti decat dragii mei,insa,nu eu sunt jegosu’ ala care a mancat cacat cand a trebuit sa taca.Ce treaba am avut eu cu persoana respctiva,e fix treaba mea.

Voi vreti detalii,vreti sa aflati ce s-a intamplat,insa nu faceti decat sa va pierdeti timpu’.Tot ceea ce am facut stiu eu,stie aia,si mai stie Vlad.Voi sunteti in plus si v-o zic fara vreun gram de rautate.Oameni buni,sunteti niste oameni extraordinari pentru tot ce ati facut pentru noi,insa vedeti voi,intorsatura asta de situatie,nu mai e vina mea.

Faceti un om sa se simta exact ca o curva doar pentru ca sunteti voi prosti de gura.

Dragul meu ‘’Ba’’ , tii minte?

Nu gura lumii conteaza,nu saruti gura lumii.Ai avut un speech destul de bun,insa vad ca tu esti acum gura lumii.

AM SPUS TOT CE AM SPUS SI CU UNELE AM MINTIT,OK?

Asta ma face jegos,dar tot ce am scris in zilele precedente in jurnal e real !

O admit,la sfatu’ lu Vlad.Nu ma voi ascunde pentru ca nu am de ce.Fiecare zi a avut senzatia ei,si tot ce am simtit am scris fiindca asta e Tumblr.Dar ce cacat sa inteleaga unii?

Faptele sunt deja consumate,insa am dreptul la replica finala.Asta e tot.

Mesajul meu final este pentru 2 persoane :

TU,cel care ma judeci pentru ca,controlez,oamenii au tendinta sa faca ce vor ei cu viata lor.Nu poti judeca un om doar pentru ambalaj.Ambalajul vinde in zilele noastre insa,nu stii ce se ascunde acolo pana nu incerci.Acelasi lucru cu celalalt care si-a dat drumu’ la gura.Felicitari.Afla ca nu a fost vorba de bani,nu mai e vorba de bani,si nici nu va fii.A fost vorba de motivele mele.A fost vorba de ceea ce simteam.

Am pierdut multi bani,si intrebarea pe care ti-o pun tie acum este urmatoarea :

DE CE AM POSTAT ASTA CAND SITUATIA S-A TERMINAT,NIMENI NU A PRIMIT NICIUN BAN SI FIECARE S-A DUS PE DRUMU’ LUI?

THINK ABOUT THIS.

Andrei C. tu poate n-ai facut nimic,dar te-am acuzat fiindca nu stiu ce si cum.

Andra,gandeste-te de 2 ori inainte sa crezi un lucru.Fapte nu vorbe.

Anda,tre’ sa-ti dau un mesaj cat de curand sa clarificam ce a fost azi.

Alexandra,merci pentru tot.

Vlad,baga mare.

Restu’ aveti grija.

Dinca,cam asa se termina ziua 10,o zi creata pentru a da un raspuns final la o situatie de care inca nu ai aflat,dar vei afla cat de curand.

Ezzio, 

01.07.2015 / 22:07 

Transmisiune incheiata !

Jangan Baper

Ketika kamu dijadikan pilihan, harapanmu turut melambung bersamanya. Ada kala dimana kamu diberinya janji manis, mungkin teramat manis. Tapi siapa sangka, janji itu juga ia berikan kepada wanita lain. Seolah, ketika ia mengajakmu terbang, disaat itu pula kamu harus berjaga karena banyak ranting pohon yang akan menusuk dan mencoba menjatuhkanmu dengan kejamnya

Perlakuannya ketika berada di hadapanmu memang teramat lembut. Tapi sayang, itu hanya ketika ia berada di hadapanmu. Selanjutnya, semua tutur katanya di pesan singkat ataupun media lainnya hanya sebatas semu belaka. Tak mengikutsertakan namamu di dalamnya

Bahkan kerap kali ia mengabaikan semua perhatianmu pada pesan singkat yang selalu kau kirimkan disaat jam makan siang dan waktu adzan berkumandang. Kerap kali ia mengacuhkan semuanya, mengacuhkan kekhawatiranmu yang mungkin terlalu berlebihan baginya

Ia bahkan tak pernah memikirkanmu seperti kamu yang setiap detik cemas akan kabarnya. Ia tak pernah peduli dengan keadaanmu, karena mungkin baginya kamu terlalu tangguh, atau mungkin ia tak suka dengan wanita lemah yang menuntut untuk selalu diberikan kabar

Ia juga tak menyebut namamu dalam do’a sebagai satu-satunya. Mungkin saja banyak nama wanita lain yang ia sebut karena ia terlalu sulit untuk memilih. Ia tidak seperti kamu yang selalu mendo’akannya ketika kamu meletakkan keningmu di atas sajadah

Mungkin kamu yang terlalu berlebihan mengganggap semua sikapnya padamu adalah perasaan lebih dari sekedar teman biasa. Mungkin kamu yang terlalu berlebihan mencemaskannya. Mungkin kamu yang terlalu berharap lebih padanya, padahal ia bisa saja hanya mempermainkanmu

Kepada kamu yang susah untuk jatuh hati namun lebih susah untuk melupakan. Berhati-hatilah pada hatimu. Jangan terlalu mudah untuk percaya kepada manusia. Jangan terlalu cepat menaruh harap kepada lelaki yang kau kira adalah jodohmu. Serahkan semua harap dan letakkan percayamu hanya pada Sang Pencipta. Sekali lagi, jangan mudah baper, karena tak selamanya segala kamu itu untukmu.


Hujan Mimpi

Jakarta, 30 Juni 2015

(tulisan yang sudah lama ditutupi sarang laba-laba karena hanya bercokol pada draft. 26 Januari 2014)

Nu mai am nimic să dau … mi-ai luat tot, mi-ai luat zâmbetul, fericirea, linistea, copilăria .
“Dragă” viață, cu ce pula mea ti-am gresit?
“Drag” destin, ce morții mă-tii vrei?
Dragă karma, cu sincere regrete , NU EXISTI!
Kadang lebih baik untuk berpura-pura tidak tahu banyak hal, memudahkanmu untuk bersikap.
Ada pula hal yang tidak perlu diketahui, sebab kadang melukai.
—  Kadang

.
Akan tiba masa dimana seorang pria datang dengan membawa sesuatu hal yang lebih manis dibanding coklat dan bunga.

Ia yang selama ini secara diam-diam mengucapkan namamu dalam setiap panjatan doanya, tanpa paksaan, tanpa diminta, ia memohonkan harapan-harapan yang dimilikinya. Mendukungmu dari balik kepala tanpa banyak suara.

Adakah bentuk cinta tertinggi selain menyelipkan namamu dalam bilik mesra dengan Allah? 😳 Bila tiba waktunya, ia akan mendedikasikan waktu untuk mendampingimu kapanpun dibutuhkan, Ia pula yang nantinya akan selalu menyisipkan tangan dijarimu untuk kembali. 😳 Bersabarlah wahai ukhti,
Janganlah terburu-buru ingin menikah hanya karena teman-temanmu sudah banyak yang menikah.
Bukankahkah kita semua menginkan pernikahan yang berkah dan indah?

Yakin bahwa Allah sudah mempersiapkan dan akan menghidangkan apabila kita telah pantas untuk mendapatkannya.
Insha Allah.. 😊
#ikhwan #akhwat #muslimah #muslim #muhasabah #islam Kontribusi dari: @namidakitsune, 2015. #duniajilbab 😇🙏

AKU TETAP DALAM CINTAMU

Aku mencintaimu, dan hanya sebatas pagi buta, yang kerap malu-malu mengeluarkan diri dari balik selimut sarung bapakku, pun kadang pula tak lantas membasuh muka yang membuat bulir-bulir embun dedaunan menjadi cemburu menahan gigil.
Aku mencintaimu, namun aku tak pernah pandai berkata-kata, tak pandai bersuara lantang seperti para muadzin yang mengumandangkan adzan subuh;
Aku pun selalu mencintaimu, yang pada tiap-tiap ungkapanku, barangkali tak pernah semerdu nyaring suara adzan subuh yang berkumandang.
Akulah pendosa itu, yang mencintaimu, yang bahkan selalu punya cara untuk melupakanmu;
Aku tetap dalam cintamu.
.