pencintakata

Kau Hanya Butuh Satu Hati, Zarry

#30HariMenulisSuratCinta

Day-4

Kepada Yang Terhormat Mr. Zarry Hendrik-@zarryhendrik

Entah kenapa surat bertema hari ini membuat pikiranku tertuju padamu, pencinta kata yang membuat hatiku membumbung di udara.

Ini surat keduaku Zarry. Surat pertama aku tulis dengan semangat cinta yang meletup-letup untukmu. Apa? Kau mau muntah? Silakan.

Surat kedua dariku tidak sekadar meletup-letup Dear, tapi sudah mendidih lantas menguap. Hilang tak berbekas. Lantas aku pikir apakah akan berakhir seperti itu, kecintaan yang dulu begitu meluap untuk si pencinta kata.

Aku selalu mengikuti kicauan dalam lini masa milikmu Zarry, segala kata dalam zarryhendrik.tumblr.com, ataupun segala rupa gambar dirimu bersama banyak wanita dalam instagram pribadimu. Wanita yang berbeda. Banyak sekali. Dan tentu berpose berani bersama dirimu dengan pakaian seksi.

Zarry, aku tahu tidak akan pernah sulit bagimu membuat mereka jatuh hati. Tapi ingatlah Dear, kamu hanya butuh seseorang untuk menjaga hatimu nanti. Bukan banyak orang, banyak wanita.

Tidak Zarry, aku tidak patah hati. I just still care about you.

Kalau katanya cinta harus bisa menerima apa adanya, lalu memperbaiki diri untuk jadi lebih baik apa salahnya.

Namun entah kenapa di balik semua ke-bad-boy-an milikmu yang membuatku kesal setengah mati, I do love you Dear. Indeed.

Tapi aku ingatkan lagi ya, tidakkah kau khawatir jika calon ibu dari anak-anakmu kelak sakit hati akibat segala tindakan bodoh (menurutku) yang sudah kau lakukan?

Oke, sekian surat cinta yang lebih terlihat seperti surat protes dariku (lipet surat, masukin amplop, tempelin perangko, terbangin ke Zarry).

Salam peace, love (ga pake gaul)

Penikmat alur katamu

p.s. I just don’t know why i can’t stop to love the way you write to, Zarry.