pecah

Malinda's Broken Implant

Silikon Payudara Inong Melinda Pecah?

Selasa, 31 May 2011 09:30 WIB

JAKARTA, RIMANEWS - Tersiar kabar, silikon yang ditanamkan di payudara Tersangka kasusu pembobol dana nasabah Citibank, Inong Melinda ataua Melinda Dee pecah dan payudaranya mengalami peradangan, akibat kurangnya perawatan setelah ia mendekam di dalam sel. Konon itulah yang menyebabkan ia dirawat di salah satu rumah sakit.  

Melinda Dee terkenal karena kasusnya di Citibank. Dan namanya semakin terkenal karena payudaranya berukuran raksasa, sehingga baju tanahannya tidak ada yang muat di badannya.

Banyak yang menduga payudara besar Melinda Dee hasil operasi silikon yang dilakukan di Jepang dengan biaya dan perawatan paska operasi yang tidak murah. Kini, setelah meringkuk beberapa bulan di dalam sel, Melinda tidak bisa leluasa melakukan perawatan khusus terhadap payudaranya.

Perawatan? Udara dingin, panas, dan kelembapan ruangan sel yang ditempati Melinda kemungkinan membuat payudara seksinya mengalami iritasi dan berujung pada peradangan. Memang, secara umum gejala peradangan itu tidak terlihat dengan jelas, dan akhirnya membuat silikon payudara tersebut pecah.

Melinda dirawat sejak Kamis (25/5/2011) di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur lantaran radang payudara yang dideritanya memerlukan perawatan khusus. Demikian disiarkan inilah.

Mantan Senior Relations Manager Citibank Landmark Jakarta itu kini ditangani dokter spesialis bedah plastik dan psikiater untuk memeriksa kondisinya. Tekanan darah dan demam yang dialami Malinda diduga karena peradangan di payudara.

Sebenarnya, hal yang perlu diketahui adalah implan payudara silikon tidak bisa terjamin keselamatannya seumur hidup, karenanya diperlukan pemantauan dan pemeriksaan payudara rutin jika sudah lebih dari 3 tahun.(b2/ian)

Gila…

Crazy lah. I don’t even mind to translate it. Look at her big tits and you know it all, what happen if you didn’t take care of it. Especially if you’re in prison.

Notes: Don’t even try to go to jail when you got implants on your boobs.

Sakurai’s Daily Pic - April 30

One of the several items that was shown off during the pic blowout after the direct was the Super Leaf.  We finally have confirmation on how it can be used with allowing fighters to float probably in a similar manner to Princess Peach’s parasol.  Now the more interesting part is Sakurai saying that they are still figuring out the attacking portion if that would be allowed or be similar to the bunny hood and purely be status effects.  I love seeing all the characters with a tail and ears, it looks extremely cute just like the bunny hood.

youtube

Magis!

Thank youu ❤ #memories #thankyou #laterepost #potd #luckygirl #instagood #instamood #epic #pecah #kesenengan #latepost

#Repost @andrew_rayel
・・・
We are #Rayelfamily ! ❤️ Are you ? #andrewrayel #trancefamily #music #edm #armada #WeBringTheLove #weare #Daylight #FYH #FindYourHarmony #miracles #OneInAMillion #darkwarrior

United We Stand, Divided We Fall: Masa Depan Indonesia

Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus kuat menjaga budaya bangsa adalah kunci utama tidak tenggelamnya bangsa Indonesia dari berlangsungnya pasar dunia. Sebuah budaya yang memperjelas siapa Kita. Dengan itu semua Kita tidak akan membunuh satu sama lain di antara Kita, menjadi bangsa yang tidak bisa diadu domba, menjadi bangsa yang kokoh berdiri di atas kaki kita sendiri, media tidak lagi menjadi sumber berita sampah dan fitnah, pemerintah tidak lagi menjadikan BBM sebagai alat politik dan mempermainkan hukum Negara untuk melindungi kepentingan sendiri dan kelompoknya Dengan demikian Kita tak perlu lagi senjata dalam menegakkan hukum, kita hanya butuh tegaknya etika, moral dan hukum.

Baca selengkapnya di: http://www.dakwatuna.com/2015/04/20/67517/united-we-stand-divided-we-fall-masa-depan-indonesia/

Menyusun Kembali Puzzle Perpecahan Bangsa

Dengan diajarkannya nilai dan norma budi pekerti bangsa, revolusi mental yang merupakan tagline pemerintahan presiden Joko Widodo akan lebih akurat. Meskipun hasilnya baru akan kita rasakan 5-10 tahun mendatang. Persiapan mental generasi muda harus lebih diutamakan karena merekalah pemimpin masa depan disaat pemimpin saat ini mulai lengser. Media massa memiliki andil yang sangat besar demi terwujudnya revolusi mental.

Baca selengkapnya di: http://www.dakwatuna.com/2015/04/15/67295/menyusun-kembali-puzzle-perpecahan-bangsa/