naturalisme

Et, comme elles soufflaient un peu, ce fut le camembert qu'elles sentirent surtout. Le camembert, de son fumet de venaison, avait vaincu les odeurs plus sourdes du marolles et du limbourg ; il élargissait ses exhalaisons, étouffait les autres senteurs sous une abondance surprenante d'haleines gâtées. Cependant, au milieu de cette phrase vigoureuse, le parmesan jetait par moments un filet mince de flûte champêtre ; tandis que les brie y mettaient des douceurs fades de tambourins humides. Il y eut une reprise suffoquante du livarot. Et cette symphonie se tint un moment sur une note aiguë du géromé anisé, prolongée en point d'orgue.

–Émile Zola, Le ventre de Paris

KEPENULISAN: CERPEN

Hari/tanggal : Senin, 14 Maret 2016
Pemateri : Gilang Perdana @narasibulanmerah

PENDAHULUAN

Cerpen termasuk salah satu bentuk prosa yang fiktif dan naratif. Sifatnya padat dan langsung to the point, tidak bertele-tele seperti novel yang memakan banyak kertas.

Cerpen ini sebenarnya bentuk lain dari anekdot (sebuah situasi yang digambarkan singkat dan dengan cepat).

Cerpen ini memusatkan pada satu kejadian, mempunyai satu plot, setting tunggal, dan jumlah tokoh yang terbatas dengan cakupan waktu yang singkat.


PENGERTIAN CERPEN

H.B. Jassin –Sang Paus Sastra Indonesia- mengatakan bahwa yang disebut cerita pendek harus memiliki bagian perkenalan, pertikaian, dan penyelesaian.

A. Bakar Hamid dalam tulisan “Pengertian Cerpen” berpendapat bahwa yang disebut cerita pendek itu harus dilihat dari kuantitas, yaitu banyaknya perkataan yang dipakai: antara 500-20.000 kata, adanya satu plot, adanya satu watak, dan adanya satu kesan.

Aoh. KH, mendefinisikan bahwa cerpen adalah salah satu ragam fiksi atau cerita rekaan yang sering disebut kisahan prosa pendek.

Allan Poe dalam Nurgiyantoro dalam Regina Bernadette, Cerita pendek diartikan sebagai bacaan singkat, yang dapat dibaca sekali duduk, dalam waktu setengah sampai dua jam, genrenya mempunyai efek tunggal, karakter, plot dan setting yang terbatas, tidak beragam dan tidak kompleks (Pengarang cerpen tidak melukiskan seluk beluk kehidupan tokohnya secara menyeluruh, melainkan hanya menampilkan bagian – bagian penting kehidupan tokoh yang berfungsi untuk mendukung cerita tersebut yang juga bertujuan untuk menghemat penulisan cerita karena terbatasnya ruang yang ada.

Turayev dalam Regina Bernadette mengatakan bahwa, Cerita pendek bentuk karya sastra naratif, yang menampilkan cerminan sebuah episode dalam kehidupan seorang tokoh. Jadi, secara lebih luas dapat dikatakan bahwa penulis cerpen menampilkan jumlah tokoh yang terbatas, tidak ada perkembangan karakter tokoh dan tidak memiliki latar seperti apa yang terdapat dalam novel.

Menurut Susanto dalam Tarigan, cerita pendek adalah cerita yang panjangnya sekitar 5000 kata atau kira-kira 17 halaman kuarto spasi rangkap yang terpusat dan lengkap pada dirinya sendiri.

Sumardjo dan Saini mengatakan bahwa cerita pendek adalah cerita atau parasi (bukan analisis argumentatif) yang fiktif (tidak benar-benar terjadi tetapi dapat terjadi dimana saja dan kapan saja, serta relatif pendek).

HAMPIR SEPERTI CERPEN

Semenjak ada akun Twitter @nulisbuku, flash fiction - ini paling banyak 1000 karakter panjangnya.

Selain flash fiction, dengan maksimal 10000 karakter, kayak yang sering kita baca di kompas setiap hari minggu. kalo aku bilang the ultimate. atau mbahe cerpen.

TEKNIK MENULIS CERPEN

Well made short-story

Tema dan plot jelas juga endingnya mudah dipahami. banyak mengusung realita di sekitar kita.

Slice of life short-story

Tidak fokus pada satu tema, plot tidak terstruktur dan ditulis berdasarkan ide atau gagasan original atau cerpen gagasan (nah ini banyak nih kek beginian di dashboard)

BEBERAPA GENRE CERPEN

1. Realisme

Cerpen yang melukiskan keadaan sungguhan, tanpa campur tangan tafsiran. apa yang dilihat mata, itulah realisme.

2. Impersionisme

Ini artinya kesan. melahirkan kembali kesan-kesan si penilia terhadap sesuatu yang dilihat mata. biasanya spontan.

3. Naturalisme

Ini salah satunggaling cabang realisme. dengan catatan tanpa sensor. biasanya yang buruk atau yang porno. misalnya nemu kata bajingan, anjing dan pisuhan pisuhan atau senggama, ciuman, detail adegan perkosaan dll..

4 dst. Neonaturaliame, Determinisme, Ekspresioniame, Romantisme, Idealisme sama Surealisme.

KESIMPULAN

Fungsi cerpen bukan sekadar bercerita, tapi dari cerpen, kita bisa mengetahui event-event apa yang pernah terjadi. cerpen berfungsi sebagai kritik.

Bagi pemula, cobalah rutin baca cerpen di Kompas Minggu atau semua buku kumpulan cerpen kompas. itu semuanya recommended.

Sama seperti puisi, kekuatan cerpen adalah yang memiliki kedalaman makna. Bukan hanya mengumbar sesuatu yang delusional seperti perasaan. Maksudnya, cerpen romansa tidak jelek, tapi tidak ada urgensinya dalam kehidupan khalayak banyak.

Untuk menulis cerpen atau prosa, silakan tulis apa saja. Jangan malu-malu dengan laptop, kertas, pokoknya nulis. Baca referensi lain juga perlu.

Jangan lupa siapkan kamus atau pantengin KBBI online. 



SESI TANYA JAWAB (1)
KELAS KEPENULISAN : CERPEN

TANYA
*Perbedaan jenis cerpen 1 dan 2 apa??
*Kenapa hanya dikhususkan 3 jenis cerpen itu??

JAWAB
*Perbedaan Realisme dan Impressionisme

impress adalah kesan dam kesan tidak ditulis secara detail.
misal : “Aku ketemu Tiwi pertama kali di pantai kemarin. impresku secara spontan adalah..

“yawlah ini polisi KBBI” aku ngga mungkin mengamati detail Tiwi dan langsung bilang Tiwi kamu gini gini gini ya.. di awal pertemuan.. baru mungkin setelah beberapa saat aku bisa menulis atau mengungkapkan realisku ke Tiwi.“ semacam itu.



TANYA
Untuk penggunaan bahasa itu lebih di bebaskan kepada pembuatnya atau ada aturannya?

JAWAB
Tidak ada aturan harus gini harus gitu.. bebas.. btw aku kurang nangkap maksud "bahasa” itu seperti apa atau yang gimana.. bisa didetailkan lagi pertanyaannya?


TANYA
Boleh minta tips and trick nulis cerpen yg bagus ga?

JAWAB
Ukuran bagus itu subjective, tiap hari orang berbeda. tapi untuk aku pribadi, cerpen yang bagus adalah yang memiliki twist dan memiliki maksud dan tujuan.

Twist biasanya ada di endingnya. bagian yang membuat kita nepok jidat baikan bisa gegulingan di jalan

“oh jadi gini! semprul tenan sing nulis! jancuk! jebule ngene!” nah itu salah satu efek twist kepada pembaca.

Yang kedua, cerpen ditulis bukan sekadar ditulis, hampir sama seperti puisi.

Batu di dasar kali atau daun yang jatuh, apakah mereka hanya menjadi sekadar batu dan daun? tentunya enggak.

Penulis harus tau apa yang dia mau sampaikan ke pembaca. Semisal kritik terhadap pemerintah, kritik terhadap cara pandang tertentu, atau yang palingan sederhana dan sering kita temui
“aku ingin menyampaikan bahwa aku merindukanmu.”


TANYA
Kalo gaya tulisan kayak Raditya Dika jika di cerpen masuk katagori yang mana?

JAWAB

Ini aku cuma pernah baca buku Radit yang pertama kali terbit. Kambing Jantan, mungkin pendapatku udah nggak relevan sama tulisan radit yang baru.

Tulisan radit termasuk ke realisme dan impressionism. realisme karena cerita dia ditolak cewek, dan impression karena di sana dia termasuk #nunutcurhat.


TANYA
kalo misal sering stuck, gimana? bingung mau lanjutinnya gimana. Kiatnya apa?

JAWAB
Baca-baca lagi atau nonton video clip di youtube.

Kita menulis berdasarkan dua hal : pengalaman dan bacaan.

KELAS KEPENULISAN

@curhatmamat @tumbloggerkita @kitajabar @kitajabodetabek @kitajatim @kitasulawesi @kitakalimantan @kitasumatera

2

Literature Meme: (1/2) Movements
↳ Naturalism / Naturalisme

Naturalism was a literary movement taking place from the 1880s to 1940s that used detailed realism to suggest that social conditions, heredity, and environment had inescapable force in shaping human character. It was depicted as a literary movement that seeks to replicate a believable everyday reality, as opposed to such movements as Romanticism or Surrealism, in which subjects may receive highly symbolic, idealistic, or even supernatural treatment.

Naturalism is the outgrowth of literary realism, a prominent literary movement in mid-19th-century France and elsewhere. Naturalistic writers were influenced by Charles Darwin’s theory of evolution. They believed that one’s heredity and social environment largely determine one’s character. Whereas realism seeks only to describe subjects as they really are, naturalism also attempts to determine “scientifically” the underlying forces (e.g., the environment or heredity) influencing the actions of its subjects.

Naturalistic works often include uncouth or sordid subject matter; for example, Émile Zola’s works had a frankness about sexuality along with a pervasive pessimism. Naturalistic works exposed the dark harshness of life, including poverty, racism, violence, prejudice, disease, corruption, prostitution, and filth. As a result, naturalistic writers were frequently criticized for focusing too much on human vice and misery. (x)

Avant chez les cromagnons les femmes se faisait violer et c'était naturelle meme pour elle, c'est la nature des hommes faut pas le nier, les femmes veulent changer les hommes mais y'aura toujours cette part d'animal en nous car nous sommes des humains avec des couilles et de la testo.
Attention je légitime pas le viol évidemment mais vous m'avez compris.
—  un nice jeune qui ne veut pas légitimer le viol.
2

C'est vraiment intéressant de regarder les caricatures de Zola !

Dans la première on voit une exaggération du naturalisme et l'acte d'observer l'homme de près (littéralement).

Dans la deuxième, on se moque de l'admiration de Zola envers Balzac… Pas de surprise là ; les similarités entre L'Œuvre et “Le Chef-d'œuvre inconnu” montrent bien l'influence balzacienne !