minallys

2

Guess who’s back?! Not me, but here’s an update~

The girls in greek and roman clothes? Idk, I didn’t exactly look them up just out of my head so probably not very precise but yeah.

Also sorry for always putting my pics vertically but the quality gets crappy if it’s horizontally.

cave me in || 4

pairing: bts x reader

description/warnings: supernatural!au, dirty talking, cumplay, oral sex, rough sex, unprotected sex, light bdsm themes

genre: smut | angst

words: 2.7k

this chapter is for @gimmesumsuga because she loves Joonie very very much. That’s aaaaall for you.

cave me in: 1 | 2 | 3 | 4


Even deeper in the coldness of the night, the empty sky above you had no stars to brighten your way, the cold ground beneath your feet muffled your slow and heavy steps. It had been raining for three days and you were in the need of getting out of the mansion to wander into the woods as you used to.

Hoseok offered to escort you in fear you would need him to do something for you. He was being so sweet even if a couple of weeks ago he showed you this absolutely different side of his. Since that night into the woods, he was the only one to spend the nights with you, sharing the same bed that you oh so missed to share with the one who would fulfil your needs.

Keep reading

flickr

Brown Fish Owl (Bubo zeylonensisby Minal Patel

cave me in || 2

pairing: bts x reader

description/warnings: supernatural!au, oral sex, dirty talking, reverse harem, hoseok x taehyung pairing

genre: smut | a little bit of fluff

words: 1.6k

cave me in: 1 | 2 | 3 | 4


The echoing sound coming from your heels erupted the silence of the mansion, shadows were covering the entirety of it with the faint moonlight only to illuminate your fair skin which served to make you appear like a porcelain doll.

Keep reading

anonymous asked:

have you seen the pictures fro their official twitter account yet ? from MC backstage ? cuz Jungkook really looks like he is sitting on his mom and dad's legs. it's Min family right there *o*

I KNOW I KNOW I KNOW THERE’S JUST SO MUCH FEELS :”(((((((

they’re just so sweet and soft god help me to get through this

support system

Basanya akhir tahun selalu hectic karena ada deadline laporan penelitian, dan banyak kegiatan. Gue sebenernya tipikal orang yang rela mencicil kerjaan biar nggak hectic. Tapi setelaten-telatennya kita mencicil kerjaan, yang namanya hectic itu tetap tidak terhindarkan.

“kita mengelola waktu kita dengan baik biar bisa beramal banyak, bukan buat menghindari hectic. Soalnya kalo mindsetmu buat menghindari hectic, kamu ga bakal pernah siap dengan amanah yang dari waktu ke waktu bisa jadi lebih berat. Al wajabat aktsaru minal auqat”

Al wajabat aktsaru min al awqaat.

Gw inget pas murobbi gw bilang

“Sebaik-baik rezeki adalah kesempatan beramal shalih”

seketika gue ngerasa kalimat itu beranak pinak jadi:

sampai kita matipun, kewajiban kita sebagai seorang muslim nggak akan pernah habis,

berjanjilah ke diri sendiri buat latihan nggak ngeluh kalau kerjaan banyak.

berjanjilah ke diri sendiri buat mengusahakan badan biar selalu fit dan ga gampang capek.

bagaimanapun, visi kita adalah menjadi khairunnas yang bermanfaat untuk ummat. Kita berikan semua hal terbaik yang kita punya.

tenaga,

pikiran,

waktu,

harta,

ilmu,

bersyukurlah kepda Allah bila kita dikaruniai tenaga yang banyak, pikiran yang encer, waktu dan harta yang berkah serta ilmu yang bermanfaat. Alangkah bahagianya menjadi manusia yang bisa memiliki lima hal tersebut dan memberikan semuanya pada ummat.

*

Hidup itu maraton. Bukan sprint. Maka mengukur produktifitas nggak cukup hanya dengan melihat apa yang kita lakukan hari ini. Kita juga perlu tahu seberapa tingkat endurance dan resilient kita terhadap tour of duty yang datang setiap hari.

Kalo masih emosional saat sibuk, artinya endurance belum baik

Kalo masih menunda sholat ato ngurangin jatah tilawah karena banyak kerjaan, bisa jadi prioritas kita masih berantakan.

Kalo kita sudah ikhtiar tapi Allah ga ngasih terus kita putus asa, artinya kita nggak punya tingkat resilient yang baik.

*

Maka buat gue, tiga hal yang gue pake buat ngukur kualitas diri gue sendiri.

endurance gue dalam mengatur emosi, kedisiplinan gue sama prioritas dan tingkat resilient gue dalam menghadapi kegagalan.

setiap kali gue ngerjain sesuatu yang susah banget, gue selalu bilang ke diri gue sendiri

“Ini cuma bagian kecil dari tour of duty gue. Bisa jadi di masa depan nanti, ini jadi hal yang biasa aja dan gue bakal menghadapi yang lebih berat lagi”

setidaknya dengan kata-kata itu, gue semacam dapat kekuatan. Tenang, kalo lo lulus dari tugas ini, lo bakal jadi orang yang lebih kuat.

*

Bagi gue, setiap kesulitan adalah semacam ujian buat menguji support system gue. Gue selalu mikir kalo hidup itu kayak game. Kadang gue ada di puncak karena dapat item kekuatan tambahan setelah menyelesaikan satu level. Kadang gue kena zonk terus jatuh ke lorong gelap bawah tanah.

Tapi buat gue, intinya bukan itu.

dalam maen game, setiap ganti level, selalu ada satu skill yang bertambah. Setiap kesulitan pun demikian. Ia harus bisa kita manfaatin buat nambah life skill kita sekaligus mengevaluasi titik lemah kita ada dimana.

Kita harus punya support system biar kalo ada ujian dateng, hidup kita palingan bakal keguncang dikit tapi ga berantakan-berantakan amat dan habis itu bisa cepet adaptasi jadi ritme hidup kita harus lebih baik lagi. Untuk itu yang pertama kali kita lakukan adalah:

(1) selalu ingatkan diri bahwa kita selalu punya hajat kepada Allah. Memohon agar dibantu untuk berjuang menjadi pribadi yang istiqomah dalam kebaikan.

(2) selalu ingatkan diri biar berusaha untuk zuhud. Ini yang bisa menjaga kita dari tipu daya dunia.

(3) selalu jaga diri untuk hanya memakan makanan yang halal dan thayib

(4) selalu ingatkan diri bahwa kita ini butuh Al Qur’an sebagai petunjuk hidup. Jangan pernah puas belajar Al Qur’an

(5) last but not least, jangan pernah merasa kalau diri kita sudah baik. Karena merasa diri ini sudah baik adalah pintu menuju dosa-dosa yang lain.

setelah 5 hal ini kita tanamkan dalam hati,

barulah kita atur waktu kita untuk bisa olahraga biar badan fit, buat baca buku biar wawasan kita luas, etc…etc…

sebab tanpa kelima pondasi ini,

support system kita hanya berwujud urusan dunia yang tak jauh-jauh dari kosakata asuransi dan investasi. Gue ga sinis sama kekayaan. Tapi kekayaan yang kita genggam tanpa pondasi ruhiyah yang baik hanya akan menghasilkan bangunan yang kering dan mudah tertiup angin.

10

After, by @singt0me | 50k (read on ao3)

They don’t know how to live without looking over their shoulders. They go to sleep at night staring up at the stars, and hoping they will come back tomorrow.

(Or: The first year in Paradise is bad for some and worse for others.)

Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari rasa sesak dada dan gelisah, dan aku berlindung pada-Mu dari kelemahan dan kemalasan, dan aku berlindung pada - Mu dari sifat pengecut dan kikir, dan aku berlindung pada - Mu dari dilingkupi hutang dan dominasi manusia.
— 

Allahumma inni ‘auudzubika minal hammi wal khazan. Wa a'uudubika minal ajzi wal kasali, wa'auudzubika minal jubni wal bukhli, Wa a'uudubuka min gholabatiddaini wakohrirrijaal.

Dibaca 3x setiap pagi dan petang, kalau bisa bersama dengan rangkaian dzikir Al Masurat yang lain. 

Jangan biarkan malas merenggut masa depanmu. Malas adalah penyakit yang diam-diam membunuh masa depan. Karena malas membuang begitu banyak kesempatan yang mestinya dapat dikonversi menjadi produktivitas. Kalau tak diobati, tau-tau sudah berbulan bertahun terlewat. Yang tinggal hanyalah penyesalan dan kamu yang tidak lebih baik dari sebelumnya. Obatnya adalah perhitungan dalam menggunakan waktu. Sedetik terbuang untuk kesia-siaan adalah kerugian, apalagi berjam-jam. Obatnya adalah jangan malas! Keep making a progress everyday!
—  @taufikaulia, Rabbi a'udzubika minal kasal wa suu'il kibar….
  • Fictional character: *is hardcore crushing on some random person from the opposite gender*
  • Me: They are so fucking gay I love it
  • Fictional character: *makes out all the time with their s.o. From the opposite gender*
  • Me: flaming homosexual
  • Fictional character: *enjoys thoughts of heterosexual intercourse and the activity itself with their partner*
  • Me: gayyyyy
  • Fictional character: *repeatedly describes in elaborate detail how much they love their lover from the opposite gender*
  • Me: gay... SO GAY!!!!
  • fictional character: *is one half of a heterosexual marriage*
  • Me: fucking
  • Fictional Character: *is really obviously not gay at all*
  • Me: gay

minalous  asked:

My fantasy? Welp.. Since Hobie is my bias, sweet adorable sex? Lots of eye contact, slow pace, kissing. Something that could show him how much I love him. I know rough sex is good, heavenly good, but in that way I could feel him more from every aspect. I could choose anything from my dirty fantasies but this is my biggest one. You cannot have love with just anyone. My sweet baby.

For your sweet little fantasies, I have some sweet little hobie who I doubt is going to appear as sweet when I’m done posting these gifs….

Originally posted by bangtan-aint-got-nojams

Originally posted by minseokhoseok

Originally posted by hobies

Originally posted by myloveseokjin

Originally posted by btsumari

Originally posted by micmicbungee

Originally posted by belenusjenchu

Originally posted by mrtonguetechnology

Originally posted by piedparker

Originally posted by btsthemedaesthetics

Originally posted by parkjewook

Originally posted by bangtannoonas

Originally posted by jungkookandyugyeomwhores

Originally posted by flower-crown-jin