mestis@

Prediksi Crystal Palace VS Manchester United 09 Mei 2015

Prediksi Bola Malam Ini : Crystal Palace VS Manchester United 09 Mei 2015 : Prediksi Bola Biru : Prediksi Bola Akurat : Pasaran Bola : Prediksi Bola Liga  : Prediksi Indo Bola – Kekalahan 0-1 atas West Bromwich pada akhir minggu lantas bikin kubu Manchester United ketar ketir, pasalnya, kekalahan itu bikin United cuma unggul empat poin atas Liverpool, United dituntut untuk tampak berkelanjutan disisa pertandingan pertandingan, bila tak jadi Red Devils mesti mengubur yang dimimpikan berperan serta di Liga Champions, manajer Unted, Louis van Gaal mengaku performa timnya tengah
alami penurunan, bahkan juga,

Manchester United menelan tiga kekalahan beruntun yang beresiko turunnya posisi United diklasmen, tidak cuma tersebut saja masalah United, Van Gaal juga dipusingkan dengan algojo finalty yang dipunyai United, Robin Van Persie serta Wayne Rooney senantiasa tidak berhasil melakukan tugasnya dengan baik, berdasar pada pantauan Bandar Bola, pada akhir minggu kelak United bakal menyambangi markas Crystal Palace di Selhurst Park pada pertandingan kelanjutan Premier League minggu ke-36 serta kompetisi bakal berjalan pada tanggal 09 Mei 2015 jam 23. 30 wib, berdasar pada analisi Taruhan Online dilapangan, United unggul segala-galanya atas Palace, tim berasal dari kota Manchester itu tak pernah kalah saat bertemu The Eagles, didalam sembilan pertemuan paling akhir United mencatat tujuh menang serta dua imbang.

Jadwal Bola Hari Ini – Grafik tampilan Palace juga tengah alami penurunan, tim arahan Neil Warnock itu menelan tiga kekalahan beruntun serta bikin posisi Glaziers tertahan ditangga 12 dengan raihan 42 poin, sejatinya posisi Palace telah aman dari ancaman zona degradasi, tim berasal dari London itu unggul 9 poin atas Sunderland yang ada ditangga ke-18 yang disebut batas akhir zona degradasi. menurut Taruhan Bola, sangatlah susah untuk Palace untuk mencapai poin penuh dipertandingan kelak, buruknya performa Palace jadi salah satu argumen Toto Bola Online meletakkan United juga sebagai tim unggulan, bermaterikan pemain dengan skill yang rata disemua lini, United diperkirakan bakal membawa pulang tiga poin dari Selhurst Park, penambahan tiga poin tentu bakal sangatlah berguna untuk Red Devils didalam usaha menjauh dari kejaran Liverpool, Van Gaal di pastikan bakal menbawa skuad terbaiknya ke stadium Selhurst Park, tiga poin yaitu harga mati yang harus dicapai Red Devils, Rooney cs dituntut tampak optimal untuk menangani perlawanan Palace, bila United kembali mencapai hasil mirror, jadi posisi United bakal makin terancam.

Read more:

http://komunikasibisnis.com/prediksi-crystal-palace-vs-manchester-united-09-mei-2015/#ixzz3ZAGbuw33

  • A:Anak buah awak mesti mama dia belikan dia anak patung kan?
  • B:Yes, anak dia kan perempuan. Mak dia belikan barbie.
  • A:Dia main 24 jam ke dgn barbie tu? yela barbie kn cantik, comel.
  • B:Mana ada, dia bosan dia campak la merata anak patung tu. Dia nak main balik, dia carilah.
  • A:Kesian anak patung tu kan?
  • B:Anak patung mana ada perasaan.
  • A:Jadi, awak perlu layan saya seperti manusia. Bukan macam anak patung. Sebab saya ada perasaan.Jangan cari saya bila perlu sahaja. Jangan lupa saya manusia.
  • B:*TERDIAM*
BAYO Campaign and Remnants of Colonial Racial Hierarchy

This is in no way a criticism on Hapa/Mestis@/or any other multiracial people. This is about the Bayo Campaign that states the only “sure formula for someone [to be] beautiful and world class” is to be of mixed Filipino blood.

To read more on Filipino internalized oppression in regards to the influence of the colonial racial hierarchy, please read IMSCF Syndrome

This has been addressed before, but here are the graphics of the campaign.

Bigger photo here

What’s your mix? This is just all about MIXING and MATCHING. Nationalities, moods, personalities, and of course your fashion pieces. Call it biased, but the mixing and matching of different nationalities with Filipino blood is almost a sure formula for someone beautiful and world class. We always have that fighting chance to make it in the world arena of almost all aspects. Be it Fashion. Music. Science and Sports. Having Filipino lineage is definitely something to be proud of.

Says the ad/media agency people…

Although it might be that…

Tumpak!

Had this campaign been set to appeal to a group of oppressed Pinoy hapas/mestisos, perhaps this would have made sense. Maybe. Sorta. In any other case, this is soooooo reflective of our internalized oppression as a people. We Pinays are constantly bombarded with ads that promote the idea that the less “indigenous” you look, the better you are as a person. To have a campaign to explicitly  say that being mixed is the ONLY assured way to be worth something in our society and have people blatantly defend the ad is disheartening.

I am glad in some ways of the portrayal of three of the models here that actually contradict the common Filipino perception that a Pinay must look/be part white to be considered beautiful (in my experience, I was confused on why “mestisa” and “morena” were seperate skin colors when I am a mestisa with morena skin :\). If anything good comes from this ad, it should be a better view on people who are part Indian, Chinese, Black/African, or any other heritage that our society holds prejudice against. But even then this campaign puts unrealistic pressure on people who are mixed to outshine everyone who shares their heritage. It also turns our heritage into a costume that is as changeable as the clothes we wear.

So, No.

This is not Pinoy.

Batu.

Benda pertama yang abah aku ajar bila aku besar adalah ; hancurkan ego.

Hancurkan ego,siapa kata mudah?

Tapi hancurkan ego inilah yang banyak buat aku menangis dalam diam. Hancurkan ego ni lah yang banyak buat aku pendam sorang sorang.

Sebab nak hancurkan ego,sakit.

Bila orang tegur salah aku,aku nak kena telan. Sakit.

Bila orang buat taik dengan aku,aku tahan dan sabar. Sakit.

Bila orang buat perangai yahudi,aku yang kena hegeh pergi minta maaf dulu. Sakit.

Tapi memang dari kecik,abah aku ajar macam mana kita nak beradab berakhlak dengan orang. Biar orang buat kita,kita jangan balas balik.

Tapi kita kena ada prinsip.

Hancurkan ego,sebab abah kata ; “iblis kena laknat sampai akhirat sebab ego.”

..

Tapi ego tu fitrah kot bagi aku. Kot kot mana mesti ada jugak.

Beza ; banyak atau sikit.

Uruslah ego dengan baik. Jaga hati sendiri dulu sebelum jaga hati orang yang takreti pun nak jaga hati kita.

Kejadahnya.

“blue tick tapi tak balas”

cuba fikir positive. maybe dia tak suka kau. kadang terfikir juga sebenarnya, mesti ada orang benci aku dalam diam. isi peti ais orang pun kita tak tahu, lagi kan pula isi hati tuan nya

—  blue tick isn’t suppose to be an issue if you’re matured enough to understand that sometimes, people have better things to do. priorities
Boleh?

Teruntuk kamu,
Bagaimana kabarmu hari ini? Langitku mendung, aku hanya bisa menulis dan mengkhayal, Aku masih saja mengintip wajahmu dari sela-sela dunia maya, hanya ingin memastikan apa kamu berpijar atau meredup.

Di sini, aku tengah mencari jawaban untuk sepotong rindu. Beberapa angan tak menyerah menancap dalam pikiranku. Tetap saja, aku memilih mengastilkan serpihan rasa ini. Aku merangkum setiap serpihan itu agar utuh menjadi bayangmu.

Aku ingin kita menyusuri jalan berdua, aku duduk di belakangmu, sembari memeluk pinggangmu. Aku ingin bersamamu menangkap cahaya, menjelajah satu kota ke kota, bertemu hal-hal baru, atau hanya sekedar menyeruput kopi di sore hari sambil membaca puisi karanganku.

Aku ingin masih bersamamu sepuluh tahun lagi, melihatmu terlelap, mengusap anak rambut yang jatuh di dahimu. Aku ingin, jejak-jejak yang ada di berandaku adalah milik kakiku dan kakimu. Tapi apa itu terlalu sempurna? Yang kurasa kini adalah rindu yang menghantam hati. Mesti kamu tau, aku bukanlah perpaduan perempuan mana yang pernah kamu kenal. Jadi jangan berharap pada yang lain ya?

Aku hanya aku yang menantimu melihatku sebagai yang satu-satunya. Cuma itu saja. Boleh kamu kabulkan permintaanku?


This is for you, slavisca.

Kenapa setiap kali kita dah rapat dengan seseorang, orang tu mesti decided nak tinggalkan/berjauhan dengan kita.? Kalau lah aku tahu yang kau nak tinggalkan aku, aku takkan rapatkan diri dengan kau
A Little Deeper about LPDP

Alhamdulillaah, saya diterima menjadi bagian dari keluarga besar Beasiswa Pendidikan lndonesia LPDP, per Maret tahun ini dan telah diresmikan lewat kesertaan saya dalam program Persiapan Keberangkatan angkatan 33 (PK 33).

Sebelum lebih lanjut bercerita. Kamu mesti tahu dulu dong apa itu LPDP. LPDP stands for Lembaga Pengelola Dana Pendidikan. LPDP bergerak sebagai sebuah Badan Layanan Umum (BLU) yang mengelola anggarannya sendiri, tanpa birokrasi seperti acc anggota DPR atau dirjen atau menteri. Asal sudah dapat acc dari Direktur Utama, Bapak Eko Prasetyo, semua lancar jaya.

LPDP hadir untuk membantu anak-anak muda Indonesia meningkatkan kapasitas keilmuan mereka untuk belajar di kampus-kampus terbaik di dalam negeri maupun di luar negeri. Kalau Beasiswa Dikti atau Unggulan adalah untuk calon dosen, LPDP adalah untuk semua! Dengan catatan, para penerima beasiswa adalah orang yang punya visi yang sejalan atau masih dalam satu sekerangka dengan visi besar LPDP.

Pada hakikatnya, kecocokan “siapa yang berhak atas apa” memang kembali ke pribadi. LPDP mencari orang-orang yang mau bikin Indonesia lebih baik dengan ilmu dan keringat mereka. Terlepas kamu sekarang kerja di BUMN, berstatus PNS, dosen, pegawai swasta, pebisnis, atau lainnya, LPDP mencari orang yang mau menguatkan pondasi kemajuan Indonesia di 2045.

Bangsa yang berdaulat adalah bangsa yang punya kompetensi untuk menyelesaikan masalah rumah tangganya sendiri. Hari ini Indonesia belum sepenuhnya berdaulat. Masih kita sama-sama tahu bahwa impor produk dan impor teknologi dan bahkan SDM masih deras arusnya. Ini bukti kita belum bisa independen dari negara lain. Kita belum sepenuhnya berdaulat. LPDP ingin mencicil kedaulatan yang hakiki untuk Indonesia di 2045.

Memang investasi SDM itu besar jumlahnya dan tidak langsung “return"nya. Sehingga dengan kacamata yang kini-sentris, membayarkan kuliah ratusan juta buat per kepala menjadi cukup absurd sebenarnya. Tapi itulah konsekuensi jika kita ingin melejit menyusul bangsa-bangsa lain yang sudah berdaulat penuh atas bangsanya. Oleh karena itu, LPDP tidak butuh orang yang masih belum bisa menyinkronisasi mimpi pribadinya dengan cita-cita komunal untuk Indonesia.

Setelah kamu merasakan bahwa menyekolahkan anak-anak muda dan para dosen ke jenjang pendidikan lebih tinggi dan di kampus-kampus terbaik itu sangat penting in the long run, kamu bisa menakar apakah beasiswa ini cocok buatmu.

Berikut tips buat pendaftar beasiswa ini.

1. Know yourself

Tentu saran ini tidak lazim. Tapi saya menyadari betul bahwa mengenal diri adalah bagian yang kurang dilakukan para pendaftar. Mengenal diri bisa dimulai dari "recount” pilihan hidup apa saja yang sudah kamu ambil, prestasi yang sudah kamu ukir, kesalahan apa yang pernah kamu perbuat. Kemudian berlanjut mengenal minat, bakat, passion, dan mimpi. Soal mimpi, dia bisa sangat sederhana atau malah sangat kompleks. Jika kompleks, pastikan kamu sudah mencoba memecah-mecahnya menjadi pointers atau langkah-langkah konkret dan terukur dalam kerangka waktu tertentu.

2. Research the right program for you

Setelah mengenal diri, maka kamu sudah mulai bisa mengatakan bidang keahlian dan kualifikasi macam apa yang kamu butuhan dari tempat studimu nantinya. Bekerjalah dengan ceklis. Mulai seleksi beragam bidang minatmu menjadi 2-3 bidang. Setelah itu search ketersediaan program di 200 kampus yang “diakui” LPDP. Akhirnya, mungkin kamu akan menemukan 10-20 program prioritas dari beberapa kampus atau negara incaran. Baca kurikulum program-program tersebut. Dari sini kamu sudah punya bayangan apa kekuatan satu program dari yang lain, atau bagaimana style, mindset, atau konten disajikan dalam program 1-2 tahun buat S-2 dan 3-4 tahun buat S-3.

3. Tentukan dengan bijak

Sekarang saatnya mempersempit pilihan menjadi 3-5 program saja. Kenapa cuma disarankan sejumlah itu? Menulis aplikasi beasiswa takes time. Di luar tes bahasa Inggris (TOEFL/IELTS) atau tes TPA seperti GRE dan GMAT, menulis esai atau “personal statement” untuk masing-masing aplikasi butuh alokasi waktu yang tidak sedikit. Mulai dari membuat kerangka tulisan, meriset data untuk dijadikan argumen tulisan, menulisnya, dan terakhir editting. Tiap kampus punya “pertanyaan” berbeda untuk masing-masing esai. Dan tentu saja, tiap program “butuh” esai dengan nada yang berbeda pula.

Seorang teman pernah berkata, pada akhirnya yang lebih penting adalah apa yang ditawarkan sebuah kota atau negara tempat belajar. Kamu bisa setuju atau tidak. Kita hidup di kampus cuma sekitar sepertiga waktu kita. Lalu bagaimana dengan dua pertiganya dan akhir pekan? Kamu bisa mempertimbangkan sebuah kota atau negara tempat belajar karena budayanya, alamnya, atau manusianya.

Soal mindset yang tersebut di atas, mungkin tidak banyak yang tahu. Pada umumnya kita bisa melihat arah/visi keseluruhan kampus dari outputnya dan kurikukumnya. Output itu seperti publikasi, program keluaran, publikasi, serta kebijakan. Ada kampus yang sangat teoritis. Kampus ini sangat peduli dengan validitas teori daripada implementasi dan data riil di lapangan. Ada juga kampus riset yang befokus pada kebaruan dan kemutakhiran ilmu dan teknologi. Kampus ini berfokus pada keluaran publikasi dan biasanya punya dana dan infrastruktur riset yang jauh di atas rata-rata. Lalu ada kampus entrepreneurship yang sangat menggalakkan transfer teknologi. Di sini inovasi, start ups, dan komersialisasi jadi jargon penting. Kemudian, cari tahu kekuatan masing-masing kampus dari konteks keilmuannya. Misalnya, kalau di Inggris, bidang material yang bagus itu di U of Manchester, biomedis mungkin di Imperial, fisika teoritis ya di Oxford-Cambridge, teori ekonomi mungkin di LSE, and so on.

4. Tanya orang di sekitar

Kenyataan mungkin tidak sama dengan apa yang ada di brosur atau website kampus. Cari tahu orang yang sedang atau pernah berkuliah di kampus tujuanmu. Cross-check data yang kamu punya ke mereka. Semakin dekat sumber informasi kita dengan kondisi riil di lapangan, semakin valid masukan dan komentar mereka. Mungkin saja mereka akan menguak hal yang tidak lazim diketahui orang lain.

5. Isi formulirnya

Sekarang statusmu sudah mendaftar kampus/program yang sudah kamu pilih dan validasi di poin 3 dan 4. Kamu sedang menunggu hasil seleksi kampus. Sekarang saatnya mengisi formulir LPDP. Isi dengan baik, jujur, dan serius. Baik artinya mengeluarkan semua kemampuan. Jujur artinya tidak mengada-ada. Dan serius artinya siap dikritik orang lain dan terus memperbaiki isian aplikasi. Di sini saya menyarankan meminta masukan dan kritik dari teman-teman yang sudah lolos LPDP: Does my essay sound firm and convincing? Do I need to add more details? What dos and don'ts to add on the writings?

Akhir kata, proses mengenal diri, menentukan mimpi, dan memilih program yang sesuai sudah lebih dari setengah jalan pengisian aplikasi bessiswa LPDP. Orang yang punya cita-cita yang jelas akan mudah menuliskan aplikasinya dan nantinya mudah meyakinkan interviewer. FYI, sekarang ada kebijakan-kebijakan baru untuk pendaftaran LPDP seperti academic writing on the spot. Pas batch saya sih belum ada. Keep updated and prepared ya!

Take a part in shaping better Indonesia :’)

Percakapan kecil di bumi Allah

A : B, gimana caranya biar bisa mudah memaafkan perkataan org yg sebenarnya bikin hati pilu? Kita gak tau diri kita ni dimata Allah, tp kadang perkataan manusia seperti nya nohok sekali bikin kita merasa kita emang kayak yang dinilai manusia itu. Sehingga serasa apa yang dinilai org tu kayak bener aja. Padahal sebenarnya kita sdg berusaha untuk memperbaiki diri ..

B : Bagiku, untuk memaafkan itu.. butuh setidaknya tiga hal : prasangka baik pada orang itu, keyakinan bahwa sebaik baik penilaian cuma penilaian Allah, dan menyibukkan diri.

A : …

B : Pertama kita mesti berprasangka baik sama orang itu. Mungkin dia bicara gitu karena gak sadar. Atau mungkin gak sengaja. Atau mungkin dia ngomong gitu karna lagi emosi dan banyak masalah jadi dia asal ngomong. Pokoknya selalu pikirkan segala sangkaan baik, meskipun sebagian hati kita tau, sangkaan kita itu salah tapi tetap lah bersangka baik karena gak ada ruginya bagi kita :)

Kedua , keyakinan bahwa sebaik penilaian cuma penilaian Allah. Ini juga mesti kita ingat terutama ketika orang menilai kita dengan salah. Ketika org menilai buruk sementara maksud kita gak gitu, selow aja. Allah knows :)
Biarin aja dia sibuk dg penilaian buruk dia. Orang juga bakal tau siapa yg benar :)

Ketiga, menyibukkan diri. Sibukkan diri dengan yg lebih bermanfaat. Cari ilmu misalnya, main game utk mengalihkan pikiran, atau ngaji atau chat sama aku :p

Hehe ketika kita sulit memaafkan org, itu karena kita masih membiarkan pikiran kita terisi dg hal hal negatif ttg perkataan org itu.. Maka? Alihkan :)

Tiga hal itu in syaa Allah udah bisa membuat kita mudah memaafkan.

A : Benar :“) Cuma penilaian Allah yang paling penting.. Bukan berarti kita baik dan suci di mata Allah. Tapi karna Allah yang paling tau aib aib kita..

B : Nah. Aku pernah dibilang buk haji, ustadzah. Aku aamiinin aja. Karna siapa tau aku jadi ibu hajah beneran. Aku anggap aja perkataan mereka doa, yg siapa tau dari perkataan mereka itu aku bisa naik haji, who knows kan :3

A : Iyaaaa bener :”) Trus kalo kita dituduh gitu gimana? Padahal dia cuma gak ngerti :( Berarti tetap berprasangka baik kan… manusia tidak mengetahui, sedang Allah tau ..

B : Kalo ada yg bilang kita jelek karena berpakaian syar'i, atau bilang kita lebih bagus kayak dulu, pakai celana atau sebagainya, cuekin aja

A : …

B : Aku dulu malah dibilang aneh, lebih cantik kayak dulu, dan bla bla, aku bilang aja “Iya ya, wohohoho biarlaah ku lebih suka macem ini ngehehehe” Sebab bagi aku, justru senang kalo mereka bilang aku biasa aja, ndak cantik. Karena emang tujuan keluar rumah menutup aurat karena itu, menutup kecantikan kita :3 Awalnya beraaaat kali buat aku. Karena pasti kan kita suka tampil cantik. Tapi sekali lagi, untuk sampai ke pemikiran aku kayak gini, itu butuh dilatih. Latih terus. Niat diluruskan terus. Sebab gak ada yg instan. Segala pengorbanan itu dihasilkan dengan airmata :)

A : InsyaAllah … . Aku ingat itu. Harus selalu ingat itu. Lakukan yang Allah suka, bukan yang kita suka. Sedih sekali sih. Dibilang munafik :( pikiran picik :( toh dulu juga pacaran.

B : Gapapa biarin aja org tu ngomong macem tu. Siapa dia yg berhak menilai masa lalu kita. Allah aja ndak pentingin masa lalu kita selama hari ini kita taubat. Dia siapa? Dia bukan Allah. No need to worry sist :)

Percakapan dengan seorang teman baik. Semoga bisa memotivasi bagi kamu yang saat ini sering down karena penilaian orang lain. Buat kamu. Iyaa kamu yang jilbabnya makin hari makin menutupi kecantikan kamuu :3

WAKTU BERDUA

“Pokoknya setelah menikah kita mesti tetap punya waktu berdua,” katamu suatu hari.

Aku setuju, sambil menyimpan sejumlah pertanyaan, “Bagaimana kalau kita sudah punya anak-anak?” Tanyaku.

“Waktu berdua tetap penting.” Kamu berusaha meyakinkan, “Kita akan cari caranya. Kita harus cari caranya. Banyak pasangan yang kehilangan kehangatan karena mereka lupa untuk menghabiskan waktu bersama-sama.”

Aku mengangguk. Waktu itu kita sepakat untuk selalu mencari waktu berdua saja, paling tidak sekali dalam seminggu.

Tapi waktu kemudian berlalu, mengantarkan kita ke hari ini. Hari di mana kita sudah lebih dari lima kali merayakan ulang tahun pernikahan, hari-hari di mana kita harus menemani dan membesarkan dua anak laki-laki yang kita sayangi.

“Kita sudah lama tidak punya waktu berdua, ya?” Tanyaku sore ini.

Kamu tersenyum. Mengangguk sambil mengangkat dua tangan dan bahumu, “Mau bagaimana lagi?” Kamu melirik ke arah dua anak kita.

“Maafkan aku karena ingkar janji,” ujarku, “Seharusnya kita tetap mencari cara agar punya waktu berdua.”

Kamu tersenyum. “Dulu aku membuat janji itu sebelum menjadi seorang ibu,” katamu, menenangkan. “Dulu yang utama adalah tentang kita berdua. Tetapi kini berbeda. Aku lebih bahagia jika kita bisa selalu bersama-sama anak-anak kita.”

Aku tersenyum, “Tapi, waktu berdua tetap penting, kan?”

Kamu mengangguk. “Kita punya banyak waktu berdua. Yang sedikit adalah kesempatan,” ujarmu.

“Maksudnya?”

“Ya, kesempatan. Seperti sekarang ini,” Matamu melirik ke arah anak-anak, “Kesempatan saat kita bisa benar-benar berbahagia. Tak ada yang bisa menggantikannya.”

Ya, tak ada yang bisa menggantikannya. :)

Melbourne, 28 April 2015

FAHD PAHDEPIE

I tried my best to make people around me —
especially the beloved ones,to be happy.

Like,trying sooo hard.
But then I realized, I cant.
That’s okay.

Angkat kepala dan pandang depan semula.
Sudah penatlah saya.
Takpe, biarkan.
Nanti saya mesti akan okok je.

Eh, ada orang peduli ke?

Sharing dari sahabat usrah...

Hasan Basri ditanya: Apa rahsia zuhudmu di dunia ini? Beliau menjawab: aku tahu rezekiku tidak akan diambil orang lain, kerana itu hatiku selalu tenang.

Aku tahu amalku tidak akan dikerjakan orang lain, kerana itulah aku sibuk beramal soleh.

Aku tahu ALLAH Ta'ala selalu memerhatiku, kerana itulah aku malu jika ALLAH melihatku sedang dalam maksiat.

Dan aku tahu kematian itu sudah menungguku, kerana itulah aku selalu menambah bekal untuk hari pertemuanku dengan ALLAH.

Jangan tertipu
dengan usia MUDA
kerana syarat Mati
TIDAK harus TUA.

Jangan terpedaya dengan
tubuh yang SIHAT
kerana syarat Mati
TIDAK mesti SAKIT

Jangan terperdaya dengan
Harta kekayaaan
Sebab
Si kaya pun tidak pernah
menyiapkan Kain Kafan
buat dirinya
meski cuma selembar.

Mari terus berbuat BAIK,
berniat untuk BAIK,
berkata yang BAIK-BAIK,
Memberi nasihat yang BAIK
Meskipun TIDAK banyak orang
yang mengenalimu dan
Tidak suka dgn nasihatmu

Cukup lah اللهِ yang
mengenalimu lebih dari
pada orang lain.


“Waktu yang kusesali adalah
jika pagi hingga
matahari terbenam,
‘Amalku tidak bertambah
sedikitpun,
padahal aku saat ini
umurku berkurang”
(Ibnu Mas'ud r.a)

Dulu time kecik2 surah paling awal kau hafal mesti surah 3 qul kan.sebab apa?sebab senang..tapi pernah tak terfikir,kenapa surah al ikhlas yg dlm 3 qul tu,kalau baca je dah menyamai baca 1/3 al quran?pergh3..baru baca 4 ayat dah sama dengan baca 1/3 quran..And lagi satu kenapa nama dia al ikhlas walaupun dalam surah tu takde satu pun perkataan ikhlas?
Garu kepala..

Gini..
Surah tu nama dia Al ikhlas sebab dlm surah tu Allah nak ajar kita supaya ikhlas buat segala galanya hanya utk Allah.jangan terikat dengan manusia.jangan terikat dengan dunia.memang buat solely hanya utk Allah..ehem2 ulang suara.‘Hanya Allah.’

Dan disebabkan ikhlas tu tersangatlah berat n susah
That’s why bila baca dah sama dgn baca 1/3 quran.
Sebab tanggungjawab di dalam ayat tu tersangatlah berat.
Sungguh
Susah kan nak ikhlas?
Baik ngaku.

Jadi bila baca al ikhlas,jgn baca semata..amalkan sekali..baru mantopp!!so jgn pndg rendah kat surah2 3 qul.kau mungkin dah hafal,boleh bca dgn kelajuan 100km/h tapi kau hanya baca tanpa faham.tanpa selami maksud tersirat di sebalik surah tu.

P/s kalau nak lagi faham surah al ikhlas ni aku suggest baca tafsir fil zilal.bestt x tipu!

That Kibas Moment
  • Haura :Bunda, kenapa sebelum kita tidur kita mesti kibas kibasin kasur?
  • Bunda :Supaya, hal hal buruk bisa hilang, kayak debu jahat, kuman nakal dan virus berbahaya. Juga supaya haura bisa tidur ditempat yang bersih, sayang.
  • Haura :Hm memangnya bisa hilang semua bunda?
  • Bunda :Kita meminimalisirnya sayang.
  • Haura :Hm...
  • Bunda :Dan kibas kibasin kasur termasuk sunnah Rasul :)
  • Haura :Wow...
  • Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, “Jika kalian hendak tidur, maka hendaknya dia mengambil ujung seprainya, lalu mengibaskannya dengan membaca basmallah, karena dia tidak mengetahui apa yang akan terjadi di atas kasurnya. Jika dia hendak merebahkan tubuhnya, maka hendaknya dia mengambil posisi tidur miring ke kanan dan membaca, “Maha Suci Engkau, ya Allah, Rabbku,dengan-Mu aku merebahkan tubuhku, dan dengan-Mu pula aku mengangkatnya. Jika Engkau menahan nyawaku, maka ampunkanlah ia, dan jika Engkau melepasnya,maka lindungilah ia dengan perlindungan-Mu kepada hamba-hamba-Mu yang shalih.” ( HR. Muslim)
Tanpa Suara

Bila bahasa hanya dipakai mereka yang bersuara, bagaimana kemerduan ini mampu kubisikkan padamu? Bagaimana kesyahduan ini sanggup kukatakan padamu?

Aku tak tahu. Dan tak pernah tahu. Bagaimana bunyi dari “Sekian manusia pernah datang, namun selalu pergi meninggalkan nyeri. Maka, apa yang mesti pertama kali kupelajari, bila kau mampu membuatku sedamai ini?”

Aku tak tahu. Dan tak pernah tahu. Bagaimana suara dari “Seluruh kau adalah indah, layaklah bila bahagiamu bertambah. Sebab itu, membahagiakanmu, begitu sudi kulakukan seteguh-tabahku.”

Aku tak tahu. Dan tak pernah tahu. Bagaimana lafal dari “Aku meyakini, bahwa aku telah mencintaimu. Meski dengan segala ketidaktahuan dan kebodohanku pada goda dan rayu.”

Aku tak tahu. Dan tak pernah tahu. Bagaimana laras paling kudus dari “Setiaku, dan tabahku, dan relaku, dan peluhku, menjadi terlalu sedikit untuk mensyukuri kehadiranmu.”


April, 2015
Elsa Syefira Qhoirunnisa

Kau rasa senang berkawan dengan dia sebab kau baru kenal dia. Nanti kalau dah 10tahun kau kawan dengan dia, mesti macam2 masalah yang datang dalam persahabatan kau tu.

Jgn awk terlalu memilih dlm hubungan persahabatan.
Siapa pun mereka
Apa pun mereka
Bagaimana pun latar belakang mereka
Kerana mereka adalah hadiah yg dikirimkan Allah
Hadiah terindah selepas femly weh. Seyes aku ckp,macam mana pun kau, kau mesti perlukan seseorang sahabat jugak dalam hidup kau…😘💕💞

zyalovaabuabu asked:

Hai jalansaja, kamu tau gimana caranya merasa datar pada masalalu? Kamu tau gimana caranya merasa biasa saja saat ingatan tentang masalalu tibatiba muncul .

Hai juga zyalovaabuabu
Saya sih enggak tahu, soalnya sampai sekarang pun saya masih ada samacam ‘deg’ gitu di hati ketika masa lalu itu datang. Hanya saja saya selalu menarik diri. Biasanya saya langsung geleng-geleng kepala sambil bergumam 'hayah, ada-ada saja’ lalu kembali memfokuskan diri pada apa yang masih jadi kewajiban saya.

Entah yang kamu maksud biasa saja itu semacam apa, coba tanyakan pada mereka yang sudah mengaku biasa saja, saya sih masih percaya mereka pun kadang masih mengalami sensasi 'deg’ gitu dalam hati. Hanya saja seseorang yang benar-benar mau belajar dari pengalaman dia akan memilih mengontrol diri lalu kembali fokus pada apa yang mesti dikerjakan. Yang jadi masalah, biasanya kita enggak punya kerjaan yang jelas, kita enggak ada aktivitas yang pasti, kita enggak punya tujuan yang kuat, makanya sering kebawa suasana.

Yang saya percaya, kelak, saat saya sudah berdua lagi, masa lalu itu akan tertimbun dengan sendirinya dengan masa lalu-masa lalu baru. Intinya sih belajar mengalihkan fokus, ketika masa lalu datang sewenang-wenang, ingat kembali pada apa yg masih jadi kewajiban.

catatan : Pantaskah Aku?

Pantaskah hati bahagia, jika hobinya buat orang bersedih?

Pantaskah diri dipuji, padahal lisan gemar mencaci?

Pantaskah jiwa menemukan jodoh terbaik, sedang dia enggan perbaiki diri?

Kawan, semua perbuatan orang lain terhadap diri, hakikatnya adalah balasan dari tingkah laku diri pada orang lain.

Balasan tak mesti dari orang yang sama, misal;

Seorang gadis yang lukai hati ibu demi pasangan, biasanya luka itu akan berbalas degnan pasangan yang berhianat.

Karena ibu tak akan tega membalas, dan jika balasannya datang dari ibu, sakitnya tak akan sama.

Intinya, pantaskan saja diri. Jika diri pantas bahagia, dipuji, disetiai, maka perbuatan buruk orang lain tidak berpengaruh apa-apa :)

Teruslah berbuat baik, karena tidak ada perbuatan baik yang sia-sia, sekecil apapun itu.

“Dan barangsiapa berbuat kebaikan seberat dzarah pun, niscaya dia akan melihat (balasannya)” (Qs. Az- Zalzalah: 8)


Sen @SenyumSyukur ^^ || 30 April 2015