mestis@

Hati hati, adinda. Dunia maya itu seram. Begitu seramnya sampai sampai bisa mengubah dirimu menjadi bukan dirimu. Bisa membuat kamu kehilangan jati diri kamu. Bisa membuatmu terlihat mulia atau menjatuhkan izzahmu. Bisa membuatmu bahagia berlimpah amal tapi juga bisa membuatmu kehilangan banyak amal.

Diberi kebebasan tapi terpenjara dalam gerak gerik.
Dituntut bersikap adil tapi semua bersikap curang dan memihak pada yang menguntungkan ego sendiri.

Pun dengan dunia nyata. Keduanya sama saja, punya dua mata lalu kita mesti cerdas memilih. Keduanya tidak perlu kita kejar dengan penuh nafsu sampai menepikan akhirat.

Hati hati, adinda, sudah kubilang dunia itu tidak semenyenangkan yang orang bilang. Yang menyenangkan hanya pelukan bunda dan sajadah.

Bodohnya kita yang terlalu serius berselera dengan dunia padahal nabi adam saja dikirim ke dunia sebagai hukuman, bukan hadiah.

Nah aku tau, adinda, kamu mulai mengeluarkan kalimat lucumu.

“Lagi lagi berceramah, urus saja akhlakmu.”

Kamu, selalu lucu adinda. Seperti hidup yang kuakui kadang lebih sering lucu. Yang betulan sayang tidak terlihat, yang sayangnya palsu di elu elu.

Terserah kamu, adinda. Bukankah setiap ucapan cinta tidak harus dijawab?

Aku cinta kamu. Ini adalah pernyataan, bukan pertanyaan. Tidak perlu dibalas, adik manis.

Dari aku dan bunda yang mencintaimu tanpa tanda tanya.

@lolanyunyu

P.s : ini kucing di pas aku foto sosoan malu padahal mau xD kucingnya lucu gak? Lucu yah dia lagi bisik bisik, entah tentang apa mungkin tentang vaksin palsu yang beritanya keimpit sama viral reshuffle kabinet :D

#ea
#kemudianDihantam

Made with Instagram

# Sering Share Ilmu Bukan Untuk “Sok Alim” Tetapi Berharap Pahala Dakwah

Tetap semangat berdakwah, mungkin tidak disangka, satu share ilmu dan faidah ternyata bisa memberikan hidayah kepada seseorang, walau hanya sekedar menekan “share”. Tentunya dengan niat yang ikhlas

Tidak mesti jadi ustadz, hanya menunjukkan dan mengajak ke jalan Allah, insyaAllah mendapatkan pahala sebagaimana pelakunya.
Demikian juga share ilmu baik di dunia nyata maupun dunia maya. Semoga mendapat pahala MLM sampai kiamat

“Barangsiapa yang menunjukkan kepada sebuah kebaikan maka baginya seperti pahala pelakunya (HR. Muslim)

Imam An-Nawawi menjelaskan,

“Maksudnya adalah baginya pahala sebagaimana pahala yang menerjakan…ia menunjukkan dengan perkataan, lisan, ISYARAT dan tulisan.” (Syarah Shahih Muslim)

Bukannya merasa “sok alim dan sok ustadz”, tetapi ini yang diharapkan

Terkadang terbetik bisikan “kamu juga banyak maksiat, jangan sok alim dan sok suci”

tetapi teringat perkataan ulama “Kalau menunggu suci sekali, tidak akan ada yang berdakwah”

Ibnu Hazm berkata,

“Seandainya yang melarang dari dosa harus orang yang tidak terlepas dosa dan yang memerintahkan kebaikan harus orang yang sudah melakukan kebaikan semua, maka tidak ada lagi yang melarang dari keburukan dan mengajak kebaikan kecuali Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.”(Akhlaq was Siyar hal. 252-253)

kita banyak-banyak berdoa dan memperhatikan:
1. Semoga Ikhlas ketika share ilmu

2. Berniat yang paling pertama mengamalkannya

3. Jauhkan riya dan tendensi dunia serta ketenaran

4. Tidak melupakan dakwah di dunia nyata, karena itulah dakwah yang lebih baik dan lebih prioritas, di keluarga dan sahabat di sekitar kita. Walaupun dakwah dunia maya juga boleh dan terkadang efektif

5. Tidak lupa berdoa agar dakwah kita berkah

Penyusun: Raehanul Bahraen

muslimafiyah.com

Heyyy semua heyyy murid

Sape nak new vid ? Ada rakam tadi ngan practical medic hehe . Angkat tangan cikid . Haa lagi satu , i tengah reply ni dari tumblr ke insta ke wechat . So tabah kan lah hati ye menunggu . Just nak inform semua , i bukan freelance mcm lain kalau nak booking mesti bgtahu awal dlm seminggu . I tak free sbb schedule class and anythings lagi . So jangan chat i kata “you free harini ? , i nak book esok ” memang tak freee aahhh . Goodnight babe

BAYO Campaign and Remnants of Colonial Racial Hierarchy

This is in no way a criticism on Hapa/Mestis@/or any other multiracial people. This is about the Bayo Campaign that states the only “sure formula for someone [to be] beautiful and world class” is to be of mixed Filipino blood.

To read more on Filipino internalized oppression in regards to the influence of the colonial racial hierarchy, please read IMSCF Syndrome

This has been addressed before, but here are the graphics of the campaign.

External image

Bigger photo here

What’s your mix? This is just all about MIXING and MATCHING. Nationalities, moods, personalities, and of course your fashion pieces. Call it biased, but the mixing and matching of different nationalities with Filipino blood is almost a sure formula for someone beautiful and world class. We always have that fighting chance to make it in the world arena of almost all aspects. Be it Fashion. Music. Science and Sports. Having Filipino lineage is definitely something to be proud of.

External image

External image

External image

External image

External image

Says the ad/media agency people…

External image

External image

Although it might be that…

External image

Tumpak!

External image

Had this campaign been set to appeal to a group of oppressed Pinoy hapas/mestisos, perhaps this would have made sense. Maybe. Sorta. In any other case, this is soooooo reflective of our internalized oppression as a people. We Pinays are constantly bombarded with ads that promote the idea that the less “indigenous” you look, the better you are as a person. To have a campaign to explicitly  say that being mixed is the ONLY assured way to be worth something in our society and have people blatantly defend the ad is disheartening.

I am glad in some ways of the portrayal of three of the models here that actually contradict the common Filipino perception that a Pinay must look/be part white to be considered beautiful (in my experience, I was confused on why “mestisa” and “morena” were seperate skin colors when I am a mestisa with morena skin :\). If anything good comes from this ad, it should be a better view on people who are part Indian, Chinese, Black/African, or any other heritage that our society holds prejudice against. But even then this campaign puts unrealistic pressure on people who are mixed to outshine everyone who shares their heritage. It also turns our heritage into a costume that is as changeable as the clothes we wear.

So, No.

This is not Pinoy.

5

Kali ni lain sikit abam post ye… indian uncut stay area gebeng Kuantan..mesti ad uolls yg suka kulup2 ni kan… bau masam2…stim smpai kepala xperlu poppers dah… Dont forget to reblog and follow Gay StalkStr8 for more straight guys !!!

Thought via Path

Temen aku pada nawarin buat ke jawa aja dah pindahan tapi aku belom bisa karena masih ada amanah di sini lagian ga segampang itu juga aku main pindah pindah ke pulau seberang tanpa ada mahram yang mendampingi 😂 dulu mikir eh itu mahram berarti kakak atau tante bisa kali ya jadi teman dalam perjalanan tapi tetiba ketemu buku hadits yang isinya ada larangan safar lebih dari tiga hari sendirian tanpa mahram, dimana mahram yg menemani itu mesti laki laki. Papa ada kerja disini, abang gak punya. Jadi ya sabar sabarin ati 😅 ntar dulu ya semoga ada kesempatan biar bisa pergi kajian ust salim di Jogja, doakan aku yhaaaa mwaaah❤ – Read on Path.

anonymous asked:

Kak, bisa ajarin saya caranya untuk ikhlas? Terutama ikhlas karena gabisa bareng orang yang saya sukaaaaaa banget.

Ngajarin lewat sebuah jawaban? Enggak bisa.  Pengalaman hidupmu di masa depan nanti mungkin bisa. Soalnya guru terbaik untuk belajar ikhlas adalah ketidaksesuaian. Kelak kamu akan belajar bahwa semua yang kamu inginkan enggak mesti terwujud. Kelak kamu juga akan belajar bahwa semua yang kamu mau belum tentu yang terbaik untukmu menurut-Nya. Di titik itu, kamu akan menyesuaikan diri dengan ketidaksesuaian dan memahami bahwa keikhlasan memang selalu terhubung dengan pintu penerimaan yang terbuka sedikit demi sedikit.

Lagipula, orang yang kamu suka belum tentu jadi orang yang juga kamu perlukan di masa depan bukan? Percaya deh, kamu sendiri bakal ketawa geli kalau ngeliat pertanyaan ini lima taun mendatang.

Read this.

UPDATE

cara-cara nak deal

1. Pilih package yg you nak . Boleh refer post lama
2. Tarikh nak deal mesti sebelum seminggu , bukan deal pagi malam main terus
3. Tell detail you nak bank in or cash by hand.

P/s takkan reply smpai you all ikut syarat 😎
4

Bismillah…

yaa akhi yaa akhwat aktivis dakwah…
Meski kita dah punya pemahaman agama
tapi mesti kudu waspada terhadap virus merah jambu dan ga boleh lengah!! Sekecil apapun peluangnya jangan pernah lengah dan tetap berjaga-jaga!!

Repost : Kau Mau Tau Bagaimana Rasanya Jadi Aku?

Kau mau tau bagaimana rasanya jadi aku?
Menahan nahan tangan untuk tidak menyentuhmu, untuk tidak membuka buka recycle bin yang berisi foto fotomu.

Nah. Melihat fotomu saja sudah bikin aku dikoyak rindu.
Dimakannya habis habisan badanku ini rasanya. Dibiarkan aku merana.

Aku rindu. Namun tidak mau bertemu. Bagaimanalah ini?

Betapa rasanya ketika melihat punggungmu dari jauh. Dan aku merasa cinta. Sangat cinta.
Ingin cepat cepat memacu kaki dan berlari menujumu lalu mengatakan “aku pulang.”

Bahwa ketika kedua tatap kita tidak sengaja bertemu lalu aku mesti memastikan bahwa mataku lah yang paling pertama berpaling. Mencari cari spot kosong di lantai atau sekedar memainkan jari jari.

Sambil menahan rindu.

Sambil menyembunyikan cinta dari mataku.

Lalu ketika kau mencoba menghubungiku lewat sms untuk urusan yang penting seperti ucapan selamat lebaran atau sekedar menanya kabar, mati matian aku tahan jari jariku untuk tidak berkata rindu. Pun berkata kalimat penuh cinta. sebagai gantinya aku relakan dia menjadi kalimat datar. Tidak ada rasa.

Betapa aku ingin sekali menelponmu lalu berbincang bincang denganmu. Kau tau, sekedar mendengarkan suaramu saja aku sudah gembira seperti mahasiswa tahun tua yang besok mau wisuda.

Tapi itu semua tidak aku lakukan. Mati matian aku tahan. Mati matian aku sembunyikan meskipun aku rasa kau tetap tau.

Dengan sekuat tenaga aku jaga izzah ini karna Tuhan kita Yang Maha Agung tidak suka aku seperti itu.

Tidak suka kalau hatiku ini diisi olehmu yang saat ini belum halal untukku.

Kalaulah bukan karna Dia, sudah lama aku lakukan semuanya.

Trilola Virginia Devino, Jul 3rd, 2014.

P.s : mohon maaf teman teman, tulisan ini Lola repost karena belakangan sering banyak yg bingung sebaiknya mesti apa ketika virus merah jambu menyerang. Tulisan ini Lola repost bukan karena Lola lagi galau, tulisan ini Lola bikin waktu dulu baru hijrah habis berusaha move on dari mantan. Alhamdulillaah karena bantuan Allaah, sekarang sudah move on dari beliau.

Niat baik dari di repostnya tulisan ini agar adik adik aku yg meramaikan xxx belakangan ini, bisa termotivasi untuk menguatkan kesabaran dan menahan diri, karena Allah :D

Mungkin tidak terlalu penting tapi semoga sedikit membantu yah 😉

Semangat adik adik aku, semoga Allah kuatkan dan bantu jaga hati nya. Nasehat juga bagi aku dan untuk kita semua. Salaam, Lolanyunyu 😉

Memang aku aktor yang buruk
melakonkan takdir yang sedih.
Air mata menjadi satu-satunya dialog
sebab sepi telah memotong lidahku.

Dini hari ini terlalu dingin
bagi ingatan masa silam. Tak ada luka
yang mesti kupuisikan, sebab air mata
lebih berharga dari kata-kata. Tak ada lagi
yang harus aku mengerti, kecuali
gigil yang aku alami:

mengapa aku begitu berduka.

(Malam Puisi Jakarta, edisi Juli 2016 #OmongKosong)

Made with Instagram

Dato kata jem pulak now . okay tok take your time . haa beb bukan tanak reply dm now . paham jela tgh busy . kalau wa tengah in action dkt lu , then wa reply dm smbil joloks . korang mesti rasa hilang nikmat kan ? So bebs fahamilah gua . ha hilang dah cikgu cikgu hahahahaha 😂😂😂

Hitam pekat.
Terkesan pahit.
Namun jika kita menikmatinya.
Akan ada sensasi tersendiri yang bisa kita rasakan.

Kopi.
Tak langsung di konsumsi begitu saja.
Ada proses yang mesti dilalui agar bisa dinikmati oleh para pecintanya.

Dipetik dari pohonnya.
Dipilih kembali yang mana biji kopi terbaik dari semua yang telah dipetik.
Dipanaskan hingga warnanya menjadi kehitam-hitaman
Lalu dihaluskan.
Dan, barulah dapat disajikan dengan aromanya yang khas.

Begitu juga dengan hijrah.
Butuh proses.
Dengan niat.
Usaha.
Ikhlas.
Karena Allah.

Walau kadang ada ujian.
Entah itu cacian.
Hinaan.
Kritik.
Pujian.
Namun semuanya harus di nikmati seiring berjalannya waktu.

Ingat, kopi yang terbaik itu melalui banyak proses sebelum di nikmati oleh para pecintanya.

Lalu, begitu pula dengan hijrah.
Hamba yang terbaik di mata Allah dialah yang bersabar dan selalu mengingatNya saat melalui banyak proses ketika ia ingin menjadi lebih baik dari sebelumnya. Hingga Allah berkata “aku mencintaimu, maka kembalilah kepadaku”.
.
.
Kontribusi oleh @amaliahrh

#duniajilbab

Made with Instagram


💦 MAKNA SAHABAT…

💧 Jika engkau punya teman yang selalu membantumu dalam rangka ketaatan
kepada Allah, maka peganglah erat-erat dia, jangan pernah kau lepaskannya. Karena mencari teman -‘baik’ itu susah, tetapi melepaskannya sangat mudah sekali.

💧 Carilah sahabat yang setia dalam duka, bukan dalam suka, karena hidupmu sentiasa berputar-putar antara suka dan duka.

💧 Dan semoga kamu tidak menemukan sahabat di kala suka karena di kala kamu senang sudah biasa banyak orang yang akan mendekat padamu, namun bila giliran kamu susah mereka pun bertepuk tangan.

💧 Bila tak kautemukan sahabat-sahabat yang TAQWA, jauh lebih baik kamu hidup menyendiri daripada kamu harus bergaul dengan orang-orang jahat.

💧 Percayalah, duduk sendirian untuk beribadah dengan tenang akan lebih menyenangkanmu daripada bersahabat dengan kawan yang mesti kamu waspadai.

💧 Selamatkanlah dirimu, jaga lidahmu baik- baik, tentu kamu akan bahagia walaupun kamu terpaksa hidup sendiri.

💧 Tidak baik bersahabat dengan pengkhianat karana dia akan mencampakkan cinta setelah dicintai. Dia akan memungkiri jalinan cinta yang telah terbentuk dan akan menampakkan hal-hal yang menjadi rahasiamu.

💧 Tak semua orang yang engkau cintai, akan mencintaimu. Dan terkadang sikap ramahmu dibalas dengan sikap tak sopan.

💧 Berharaplah engkau mendapatkan sahabat sejati yang tak luntur baik dalam keadaan suka ataupun duka. Jika itu engkau dapatkan, berjanjilah dalam hatimu untuk selalu setia padanya.

💧 Apabila engkau menginginkan kemuliaan maka carilah sahabat dari orang orang yang takut kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.

💧 Hanya orang yang berjiwa mulia yang dapat menjaga nama baik dirinya dan selalu menghormati sahabatnya, baik ketika hidup maupun setelah mati.

💧 Dan setelah kamu temukan, cintai sahabatmu itu dengan segenap jiwa ragamu, seakan-akan kamu mencintai sanak saudaramu. Sahabat yang baik adalah yang sering sejalan denganmu dan yang menjaga nama baikmu ketika kamu hidup ataupun setelah kamu mati.

(Imam Syafi'i, رحمه الله)

Sudah sejauh ini melangkah, mana mungkin Allah tinggalkan. Sudah sejauh ini berjuang, mana mungkin tidak menang.

Selama tujuan kita adalah untuk Allah, supaya Allah suka, supaya yang kita lakukan ini berguna buat orang banyak, mari jangan berhenti berjuang.

Mari tahan telinga dari cacian orang.
Mari kita tutup mata dari hujatan orang.

Karena kata orang bijak, jalan menuju surga dipenuhi oleh hal hal yang kita tidak suka, maka wajar sekali perjuangan ini terasa berat. Justru khawatirlah ketika kita memperjuangkan sesuatu tapi terasa gampang sekali. Entah memang karena Allah mudahkan atau karena kita salah jalan.

Jadi, jangan takut berbeda. Jangan takut. “Islam datang dalam keadaan asing lalu suatu saat, ia akan kembali asing. Beruntunglah orang orang yang diasingkan itu.” (HR. Muslim nomor 145.)

Bukankah begitu, kita selalu diajarkan? Untuk tidak menyerah dalam berhijrah, untuk terus menguatkan hati ketika mesti menahan nafsu dunia, untuk lebih memenangkan Allah diatas segala pilihan pilihan?

Bukankah sesuatu yang berat untuk diperjuangkan itu menjadi tanda bahwa perjuangan kita berada di jalan yang benar?

Jadi meski cara orang menasehati seringkali membuat sedih, meski lebih banyak yang menyindir ketimbang nasehati empat mata, meski mereka sering mempermalukan kita, tidak apa apa. Jangan lihat siapa orangnya, jangan lihat caranya, tapi lihat isi nasehatnya, lihat kebenaran yang disampaikannya. Lagi dan untuk kesekian kali, jangan takut berubah dan berjuang. Ketika berhijrah diatas lingkungan yang mereka tidak akan mengerti, biarkan Allah jadi saksi.

Break the rule.

Patahkan setiap tuduhan miring dan keinginan keinginan yang tidak menuju Allah.

Bentar lagi kok. Bentar lagi banget kiamatnya dateng. Jangan sampai belum sempat ngapa ngapain ternyata mataharinya udah keburu keluar dari sebelah barat.

Satu perintah, tiup, and then voila! Sangkakala ditiup. Jangan sampai kita ikut merasakan huru hara hari kiamat.

Hasbunallahu wani'maal wakiil. Cukuplah Allah menjadi penolong dan Allah adalah sebaik baik pelindung bagi kami.

Yang juga sedang dan akan selalu berjuang hijrah,
lola😃

Made with Instagram
Jatuh Bangun

Manusia itu mungkin memang sudah nalurinya saling menyakiti. Jarang sekali “win - win”. Jatuh itu sakit. Namun manusia jatuh dan bangun untuk tahu jatuh yang baik seperti apa. Meski begitu, tetap saja jatuh.

Selama hidupnya, manusia jatuh untuk mencari arti bangun dengan kedua kakinya sendiri. Setelah bangun mereka jatuh untuk mengerti bahwa bangun adalah mesti. Dan untuk beberapa manusia yang tak bisa bangun kembali, artinya mati. Selesai.

Sebelum sampai di situ, sudah berapa banyak arti hidup kita selami?. Berapa banyak kebangkitan diri yang hanya kita seorang alami?. Apapun itu, jangan lihat jatuhnya. Lihat bangunnya. Di tempat yang sama kah?. Di kebaikan yang baru kah?. Maka selamat jatuh. Untuk bangun kembali tentunya!.

Jangan remehkan satu kebaikan sedikit pun walau itu sepele. Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam katakan,
ﻳَﺎ ﻧِﺴَﺎﺀَ ﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻤَﺎﺕِ ﻻَ ﺗَﺤْﻘِﺮَﻥَّ ﺟَﺎﺭَﺓٌ
ﻟِﺠَﺎﺭَﺗِﻬَﺎ ، ﻭَﻟَﻮْ ﻓِﺮْﺳِﻦَ ﺷَﺎﺓٍ
“Wahai para wanita muslimah! Janganlah salah seorang di antara kalian meremehkan pemberian tetangganya walau pemberiannya hanyalah kaki kambing. ” (HR. Bukhari no. 2566 dan Muslim no. 1030, dari Abu Hurairah). Walau itu sesuatu yang sedikit jangan dianggap remeh.
Bentuk kebaikan yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam katakan pada Jabir bin Sulaim adalah berbicara dengan saudaramu dalam keadaan wajah yang tersenyum. Seperti itu adalah bagian dari kebaikan. Jadi ketika bertemu saudara kita hendaklah dengan wajah yang tersenyum, bukan cemberut. Karena sikap seperti termasuk pula dalam memberikan kebahagiaan pada orang lain. Membuat orang lain bahagia adalah bagian dari kebaikan dan termasuk bentuk berbuat baik pada orang lain. Allah pun menyukai orang yang demikian.
Catatan, tidak setiap waktu kita mesti bermurah senyum pada orang lain. Kadang seseorang melakukan sesuatu yang tidak terpuji, maka saat itu tentu saja kita tidak berwajah senyum di hadapannya dalam rangka untuk mengingatkan kesalahannya. Tujuannya, agar orang tersebut lebih baik dan lebih beradab. Ingatlah, li kulli maqom maqool, setiap tempat punya penyikapan yang berbeda.” rumaysho.com

.
.
Kontribusi oleh @annisa_haq

#duniajilbab
#selfreminder #AllahSWT #rememberAllah #Islam #muslim #ayojadilebihbaik #dakwah #tausiyah #vectorart #vector #bestvector #illustration #illustrator #graphic #design #graphicdesign #flatdesign #instaart #artoftheday #niis2016

Made with Instagram
BTW, mas, itu kalo ngerokok mesti banget sambil motoran ya? Tolong abu dan puntungnya sekalian ditelen, jangan sembarangan dibuang lah kena yang ada di belakang kan -_-
— 

Yang dibakar itu rokok lu, bukan etika lu.

Ngasep silakan tapi jangan annoying. Pengen negur udah keburu jauh ugh. Heran bisa gak ngotak gitu.