menghadap

Sabarlah sayang, plantonis akan tiba
Membawa beberapa sarung dan kupiah serta sajadah
Menghadap kiblat, memanjatkan doa pendek
Cinta, di mana cinta - 2015 ; 57
Membaca Mata, Terimakasih Mas AS 👀💞👍

Made with Instagram
🔊 BERDOA' KEPADA SELAIN ALLĀH ADALAH SYIRIK BESAR

👤 Ustadz ‘Abdullāh Roy, MA

Berdo'a kepada Allāh adalah seseorang menghadap Allāh dengan maksud supaya Allāh Subhānahu wa Ta'āla mewujudkan keinginannya, baik dengan meminta atau dengan merendahkan diri, mengharap dan takut kepada Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Berdo’a dengan makna di atas adalah ibadah.

Berkata An-Nu’mān Ibnu Basyīrin radhiyallāhu 'anhu :

“Aku mendengar Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallama bersabda : 'Do’a adalah ibadah.’

Kemudian Beliau shallallāhu 'alayhi wa sallam membaca ayat:

ﻭَﻗَﺎﻝَ ﺭَﺑُّﻜُﻢُ ﺍﺩْﻋُﻮﻧِﻲ ﺃَﺳْﺘَﺠِﺐْ ﻟَﻜُﻢْ ۚ ﺇِﻥَّ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻳَﺴْﺘَﻜْﺒِﺮُﻭﻥَ ﻋَﻦْ ﻋِﺒَﺎﺩَﺗِﻲ ﺳَﻴَﺪْﺧُﻠُﻮﻥَ ﺟَﻬَﻨَّﻢَ ﺩَﺍﺧِﺮِﻳﻦَ

"Dan Rabb kalian berkata : 'Berdo'alah kalian kepadaKu, niscaya Aku akan mengabulkan kalian. Sesungguhnya orang- orang yang sombong dari beribadah kepadaKu, mereka akan masuk ke dalam neraka jahanam dalam keadaan terhina’.” (Ghāfir:60)

(HR. Abū Dāwūd, Tirmidzi, Nasāi, Ibnu Majah dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani rahimahullāh).

Dan makna “beribadah kepadaKu” adalah “berdoa kepadaKu”.

Apabila do’a adalah ibadah yang merupakan hak Allāh semata, maka berdo’a kepada selain Allāh dengan merendahkan diri di hadapannya, mengharap dan juga takut kepadanya, sebagaimana ketika dia mengharap dan takut kepada Allāh adalah termasuk syirik besar.

Dan termasuk jenis do’a adalah:

⑴ Istighātsah (meminta dilepaskan dari kesusahan)

⑵ Isti'ādzah (meminta perlindungan)

⑶ Isti’ānah (meminta pertolongan)

Apabila di dalamnya ada perendahan diri, pengharapan dan takut, maka ini adalah ibadah, hanya diserahkan kepada Allāh Subhānahu wa Ta'āla semata.

Dan perlu kita ketahui bahwasanya boleh seseorang beristighātsah, beristi’ādzah, beristi’ānah kepada seorang makhluk dengan 4 syarat:

⑴ Makhluk tersebut masih hidup.

⑵ Dia berada di depan kita atau bisa mendengar ucapan kita.

⑶ Dia mampu sebagai makhluq untuk melakukannya.

⑷ Tidak boleh seseorang bertawakkal kepada sebab tersebut, akan tetapi bertawakkal kepada Allāh Subhānahu wa Ta'āla yang menciptakan sebab.

Orang yang beristighātsah, beristi’ādzah atau beristi’ānah kepada orang yang sudah mati atau kepada orang yang masih hidup akan tetapi tidak berada di depan kita atau tidak mendengar ucapan kita atau meminta makhluk perkara yang tidak mungkin melakukan kecuali Allāh, maka ini termasuk syirik besar.

sampai bertemu di halaqah selanjutnya.

وصلى الله على نبينا محمد و على آله و صحبه أجمعين  

Saudaramu,

'Abdullāh Roy

Ditranskrip oleh Tim Transkrip BiAS

▶ Download Audio:

https://drive.google.com/file/d/0B1e0BM9z9hzYajJBeUJlOHBrSWs/view?usp=docslist_api

Menejemen Shalat :D

Ketika dalam perjalanan, dimana perjalannnya sangatlah panjang dan tidak memungkinkan untuk berhenti dalam waktu lama, terkadang kita dihadapi kebingungan dalam beribadah. Shalatnya dimana, menghadap mana, sudah masuk waktu adzan atau belum, dan pertanyaan-pertanyaan lain yang muncul dibenak.

Jika kita menggunakan kendaraan pribadi, pastinya kita bisa sesuka hati mengatur ibadah kita. Sayangnya, kita tidak selalu punya kesempatan menggunakan transportasi pribadi dan harus menggunakan transportasi publik. Ketika kita menggunakan transportasi publik, kontrol bukan ada pada kita dan kita tidak bisa sesuka hati memberhentikan transportasi tersebut.

Seperti perjalanan saya 3hari ini, saya tiga kali menggunakan moda transportasi kereta dalam waktu yang cukup lama. Jakarta - Purwokerto menghabiskan waktu 11jam, Purwokerto - Pekalongan menghabiskan waktu 4jam dan terakhir Pekalongan - Jakarta membutuhkan waktu sekitar 6jam. Untuk ketiganya, saya melakukan pengaturan shalat yang berbeda-beda. Keuntungannya melakukan pengaturan shalat, kamu bisa tetap beribadah dengan nyaman dan tepat waktu dalam perjalanan tanpa harus meninggalkan kewajiban kamu untuk shalat 5 waktu.

Apa itu menejemen shalat ? Sebuah bentuk pengaturan praktik shalat dalam perjalanan, sehingga kita tetap bisa beribadah dengan nyaman tanpa perlu meninggalkan ibadah shalat tersebut. Pengaturan ini meliputi tempat shalat, waktu shalat, dan tata cara shalat di perjalanan. Untuk  dapat melakukan hal ini, sebelumnya teman-teman perlu memahami mengenai tata cara shalat jamak takdim, takhir ataupun qashar.

Bagaimana praktik menejemen shalat itu? Saya akan membantu menjelaskan dengan contoh perjalanan saya. Perjalanan pertama Jakarta-Purwokerto (11 jam). Kereta saya berangkat pukul 21.00 dan sampai 7.30 keesokan harinya. Sebelum saya berangkat, saya sudah shalat isya terlebih dahulu. PR saya tinggal bagaimana saya harus shalat subuh. Beberapa teman menyarankan untuk shalat di kursi, namun kebetulan kemarin sekitar saya laki-laki semua saya memutuskan untuk mencari tempat shalat. Akhirnya saya shalat subuh berdiri di kantin yang sepi, meskipun arahnya tidak tepat. Ada penumpang lain (kebetulan laki-laki) yang shalat sambil duduk dan shalat berdiri di ruang kosong antar peron.

Dalam perjalanan kedua, saya berangkat 17.30 dan sampai 21.30. PR saya adalah shalat magrib. Karena pengalaman pertama shalat di kereta sungguh tidak nyaman (baik dalam berwudhu dan shalatnya) serta ragu dengan keabsahan shalat saya apakah sudah sesuai dengan syariat, maka saya menghindari shalat di kereta. Saya memutuskan shalat setelah sampai di Pekalongan dan menjamak takhir shalat magrib ke shalat isya.

Perjalanan ketiga, Pekalongan-Jakarta (6jam) saya berangkat pukul 12.14 dan diperkirakan sampai 17.57. Kalau saya jamak takhir shalat dzuhur ke shalat ashar, akan mepet sekali dengan adzan magrib. Kalau saya majukan menjadi jamak takdim di waktu dzuhur, saya ragu apakah sudah masuk waktunya dan apakah sempat saya shalat sebelum kereta datang. Untuk menjawab keraguan saya, yang saya lakukan adalah bertanya warga sekitar kapan waktu dzuhur di daerah tersebut. Katanya sekitar jam 12, waduh mepet banget. Lalu yang saya lakukan adalah hadir lebih awal di stasiun, berwudhu dan bersiap shalat sehingga setelah adzan berkumandang saya langsung shalat. Alhamdulillah ternyata waktu dzuhur masuk pada 11.50 sehingga saya sempat shalat dzuhur dan menjamak takdim shalat ashar di waktu dzuhur. Akhirnya saya bisa melakukan perjalanan dengan tenang karena sudah shalat.

Agar dapat melaksanan shalat dengan lancar teman-teman dapat mempertimbangkan hal berikut :

  1. Waktu perjalanan dan waktu shalat setempat. Apakah ada shalat yang perlu dijamak, atau memang shalat tersebut harus dilakukan di kendaraan
  2. Ketersediaan tempat shalat. Apakah ada mushalla di stasiun, apakah ada mushalla di kereta, ada tempat yang bisa dijadikan tempat shalat atau darurat harus shalat di kursi.
  3. Ketersediaan air. Apakah kalau shalat di kendaraan airnya tersedia ataukah harus tayamum

Jika teman-teman tidak tahu, hal yang harus dilakukan adalah BERTANYA. Pada siapapun yang punya informasi atau pengalaman terkait hal ini. Biasakan bepergian dengan perencanaan yang matang, termasuk masalah shalat. Jangan sampai perjalanan dijadikan alasan untuk meninggalkan shalat :p

Selamat melakukan menejemen shalat :D

Barangsiapa yang dekat dengan Tuhannya, maka ia akan didekatkan dengan semua kebahagiaan dunia.

Ketika orang-orang menjauh dan memilih sibuk dengan aktivitasnya masing-masing, pejuang 5 waktu lebih memilih mendekat ke rumah-Nya. Ketika yang lain memilih menunda ibadah, mereka bergegas melakukannya di awal waktu.

Mereka para pejuang 5 waktu, adalah manusia yang lebih bangga menenteng sajadahnya ketimbang membawa pacarnya kemana-mana.

Mereka para pejuang 5 waktu, adalah manusia yang cinta pada masjid karena mereka mencintai Allah Sang pemilik alam raya. Mereka sadar bahwa ibadahnya, hidupnya, dan matinya hanyalah untuk Allah. Karenanya mereka selalu khawatir bagaimana jika ini adalah sholat yang terakhir kalinya.

Dan mereka, yang selalu menegakkan ibadah sholat 5 waktu, adalah insan-insan yang tak semata sholat dengan terburu-buru. Tapi sholat mereka seakan tengah menghadap Allah, seakan berada di depan ka'bah, khusyu memohon ampun dan mengais pintu rahmat Allah.

Karena bahagia bagi mereka adalah… Ketika menegakkan ibadah di rumah Allah dengan tepat waktu.

Tinggalkan sejenak aktivitasmu, jemput panggilan itu agar kau temukan arti bahagia itu… Tunggu apa lagi? Bahkan hatimu begitu rindu untuk bertemu Tuhanmu. 🙂

Met menunaikan ibadah sholat 🙂
Tag sahabat terbaikmu!

Follow akun #baper yang saya kelola, kini #baperpositif punya konten khusus yang rutin di posting via @baperpositif, so jangan ketinggalan follow 👉 @baperpositif yaaa 😆
Official by @langitinu 🙋

#baperpositif #langitinu #berbagisemangat #islamituindah #tausiyahcinta #keepistiqomah #hijrahku #sedih #galau #muslimah #renungan #rindu #beraniberhijrah #tausiyah #quoteoftheday #kartunmuslimah #duniajilbab #islam #dakwah #dakwahislam

Made with Instagram
MENGAPA RAJIN MENGAJI?

“Mengapa begitu rajin mengaji? Mengapa selalu sempet-sempetnya mendengarkan mp3 Al-Qur'an, atau di youtube malah denger murratal Al Qur'an?” - tanyaku. Heran.

“Apa yang sering kita dengarkan, apa yang sering kita ucapkan, itulah yang akan kita dapatkan. Itulah yang akan terucap dari lisan kita, itulah yang akan menemani kita kala maut datang menjemput” - katanya.

“Kita bisa menyiapkannya, belajar bersikap kita mau jadi apa. Mungkin itu bukan kita banget, pada awalnya. Tapi kita bisa berubah. Menciptakan kebiasaan baru, hingga akhirnya menjadi bagian dari diri kita” - tambahnya.

“Saya begini bukan karena alim. Saya begini karena saya masih NOL BESAR, takut ketika maut menjemput, saya tidak memiliki apa-apa sbg bekal utk menghadap kepada-Nya. Makanya, kalau bukan dari sekarang, kapan lagi?” - katanya. Sambil nyengir.

“semoga Khusnul khotimah” - kataku.

Amin.

One night stand with backpackers.

Aku mmg suka bercuti.Kadang2 klu dh bosan sgt dgn kerja,aku akan ambik cuti tenangkan fikiran dan pergi bercuti d tempat2 yg aku suka.Antara tempat favorite aku ialah langkawi.Stay d pantai chenang mmg heaven bg aku.bkn saja nightlife yg hidup,tp boleh cuci mata tgk mat salleh besidai d bwh terik mentari d waktu siang.
Diringkaskan cerita,satu hr tu aku g holiday sorg2 d pulau langkawi ni.d sebabkan aku dok sorg2,aku just menyewa motel yg murah menghadap pantai tp selesa utk aku stay 2-3mlm…. sedang aku menikmati minum petang d sebuah2 cafe x jauh dr tempat penginapan,aku nmpk seorg ppuan mat salleh yg kelihatan spt backpackers tgh mencari2 meja nk duduk melepaskan lelahnya.aku pun dgn baik hati mempelawa duduk semeja memandangkan cafe tersebut dh penuh dgn pelanggan.
Aku memperkenalkan diri,bersalaman dn dy dgn ramah memperkenalkan dirinya sebagai Joanne.gadis US yg berasal dr Texas.Anne seorg pengembara dn seorg blogger.gadis tinggi lampai ini berusia lewat 20an dn mempunyai susuk tubuh yg sgt menarik.perkenalan ringkas kami bertambah mesra spt dh lama jumpa.senyuman x pernah lekang dr bibir.sbg tanda perkenalan aku belanje dy minum ptg itu.

Sembang punye sembang,jam menunjukkan pukul 7mlm…aku pun mintak diri nk beredar…sblm kami berpisah,aku sempat tanye dy stay d mana mlm nnt.mana la tau bleh kelua dinner bersama.dy cuma tersenyum dh bgtau yg dy blm ada bilik nk stay.dlm kepala aku,ini peluang baik.klu aku offer,agak2 nk tak dy stay dgn aku…hahaha

So,aku pun offer utk share bilik dgn aku dgn dy,memandangkan bilik aku pun bkn la kecik mana.setakat bedua masih selesa lg.dy agak terkejut.terkejut sbb aku terlalu baik utk dy.so dy ckp itupun klu aku x keberatan.then aku pun ajak dy ke motel aku utk berehat.

Setibanya d bilik,dy terus melabuhkan dirinya d atas tilam..kepenatan sgt agaknya..so aku biarkan saja dy berehat..sementara aku salin pakaian nk mandi..

Dlm bilik mandi,aku dh tak tahan..membayangkan susuk tubuhnye yg menghairahkan.sabun jd mangsa..nk mintak main dgn Anne mcm melampau pulak.hahaha gambar Anne yg aku snap masa d cafe td jd mangsa modal aku.

Tiba2,pintu bilik air d buka.Anne gtau aku dy tk tahan nk kencing.aku pulak jd malu sbb tgh berbogel.dy agak terkejut bila nmpk aku tgh mandi dgn batang yg mengeras…anne dgn panties n bra berwarna merah dgn selamba masuk dlm bilik air dn duduk d atas mangkuk tandas tanpa segan silu.

Aku pun puji bentuk badan dy yg mmg sexy tu..dy just kata,aku ni mulut manis..dr td asyik memuji dy je…hahaha so aku mintak simpan satu gambar dy utk kenangan aku.anne cuma senyum.

“why did ur dick so hard?“Anne merenung btg aku yg tgh keras sbb dok membygkan bdn dy

"Nothing,i just imagine…….."terpotong kata2 aku

"Did u imagine this?"Anne melucutkan tali branye hingga menampakkan buahdàdanya.

Aku jd tak keruan.anne merapatkan tubuhnye dgn tubuhku.hangat…dadanya bertemu dadaku.jantungku berdegup laju.tiba2 bibirnya bertemu bibirku.hangat,padat dan kucupan itu bertaut rapat.

Selang beberapa minit selepas itu,anne melutut.btg aku yg mmg dh keras d jilat2 dn d masukkan kedalam mulutnya.rakus dn padat.inilah first time aku berasmara dgn wanita barat.sesungguhnya kucupannya,malah blowjobnye sgt terbaik..dr btg sampai ke telur d isapnya..sampai nk tepancut d isapnya.

Aku dh tak tahan sgt…aku rasakan air mani ni dh nk sampai ke penghujungnya..aku bgnkan Anne dn bwk dy keluar dr bilik air tu dn baringkan anne d atas tilam…aku kangkangkan kaki Anne,dn lidah aku terus menyentuh bibir faraj anne…not bad..not smelly at all..ku jilat biji kelentitnya dn permukaan vaginanya….terjungkit2 bdnnya kesedapan.beberapa kali anne mengerang keras yg aku percayai dy dh mencapai tahap climax.

Beberapa ketika,anne minta aku masukkan btg aku yg x seberapa ni ke dlm lubang pussynye.aku menuruti sj mahunya.aku suakn kepala btg ke permukaan bibir pussynye yg dh basah tu.terus je d tarik pinggangku supaya btgku terus memasuki farajnya.

Kenikmatan itu mmg x dpt d gambarkan..Anne mendesah kenikmatan bila btg ni d sorong dn d tarik..

Pelbagai gaya kami buat,missionary,cowgirl,spoon,doggie dn anne kelihatan menikmati setiap saat itu.beberapa ketika,aku tewas juga..benihku terhambur d dlm kehangatan farajnya.dan kami terdampar keletihan.

Mlm itu,kami mengulangi perbuatan itu beberapa kali hinggakan aku rasa tiada lagi air mani tersisa dlm testisku…hahaha

Bersambung keesokan bile bgn tidur…

Nikmat sehat dan waktu luang, dua hal yang sering lalai untuk kita syukuri dan manfaatkan, sampai kita telah kehilangan keduanya.

Bagi yang sedang diuji dengan musibah sakit…

شَفَاك اَللّهُ

شفاه الله لابأس طهور إنشاءالله


“Tidaklah Allah menganugrahkan kepada seseorang sesuatu pemberian yang labih baik dan lebih lapang daripada kesabaran.” (HR. Bukhari no. 1469)

“Cobaan senantiasa akan menimpa seorang mukmin, keluarga, harta dan anaknya hingga dia bertemu dengan Allah dalam keadaan tidak mempunyai dosa.” (HR. Ahmad, At-Tirmidzi, dan lainnya, dan dinyatakan hasan shahih oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahih Sunan At-Tirmidzi, 2/565 no. 2399)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata:
“ Suatu musibah yang membuatmu mau menghadap Allah adalah lebih baik daripada suatu nikmat yang membuatmu lupa dzikir kepada Allah”. [Tasliyat Ahl Al-Mash’oib, hal. 226]


*pict by Google – View on Path.

Rejeki itu seperti Bayang yang tercipta dari diri kita atas Sinar Matahari..
Jika kita membelakangi Matahari dan mengejar bayang itu..
makin kita kejar,..maka akan makin jauh dan tak akan terkejar..
..
Tetapi jika kita menghadap Matahari…
justru bayangan itu yang berbalik mengejar kita.
makin kita mendekat ke matahari..
bayangan itu akan mengejar diri kita lebih dekat

Bayangan itu adalah Rejeki..
Dan Matahari itu adalah, …Tuhan yang Menciptakan.

Kamu adalah cahaya jingga yang selalu datang disaat aku masih atau tetap membuka mata.
Disaat fajar aku menghadap timur untuk merasakan hangat pelukanmu yang membalur.
Disaat senja aku menghadap ke barat, hati ini terpana melihat indahmu yang mulai tersemat, menciptakan cerita penuh rasa dan aku duduk mengdengarkan dengan khidmat.
—  Serdadu Perindu

🌱PERTANYAAN HARIAN🌱

1. Berapa banyak dosa yang kulakukan hari ini ?

2. Apa manfa'at yang telah kuberikan kepada umat hari ini ?

3. Seberapa besar bertambahnya ketaqwaanku hari ini ?

4. Sudah siapkah aku kalau dipanggil menghadap Allah hari ini ?

Ingatlah selalu, ilmu tanpa amal ibarat pohon tanpa buah…

BERWUDHU BUKAN HANYA DISAAT MENGHADAP ALLAH Subhanahu wa ta'ala dalam shalat, tapi juga ketika akan tidur – BERADA DALAM KESUCIAN.

: ”Sungguh, ALLAH menyukai orang-orang yg bertobat dan mereka yang MENYUCIKAN DIRI” (QS. Al-Baqarah : 222).