matirasa

Mati Rasa


aku lupa rasanya jatuh cinta,
aku lupa rasanya mengagumi seseorang sampai sampai aku ingin selalu tahu berita tentangnya,
aku lupa rasanya lompat jejingkrakan karena bisa mengobrol dengannya,
aku lupa rasanya selalu menanti pesan yang akan ia kirimkan padaku,
aku lupa rasanya tersipu karena ia tersenyum padaku,


aku sedang mencoba jatuh cinta,
tetapi aku sudah terlalu bosan disakiti,
aku sudah tidak berminat dengan gombalan gombalan sesaat,
aku hanya senang mengagumi seseorang sambil lalu,
apakah perasaanku benar-benar mati sekarang?
ah tidak, aku mungkin sedang sakit parah.
aku takut tidak akan merasakannya lagi.

—  Annisantyas Nugraheny