manision

3

Evening run!
Took a tour around the old manision tonight. Nice weather, some cold winds so I took the trail through the woods back home! Also did some intervals up the stairs from the river, just made two sets, each takes about 1 min running up the stairs and some 2 min jogging down along the trail. 

Laporan Perjalanan KKN-PPM MLK-05 Ambon: Welcome to Ambon Manise!

Foto oleh: Muhammad Ali Imran Zebua

Ambon, 8 Juli 2015

Mendengar nama Ambon, banyak orang kemudian teringat kembali dengan peristiwa hebat tahun 1999, Ambon Berdarah. Pemikiran tersebut memang tidak bisa dihindari mengingat peristiwa hebat tersebut sempat menjadi headline di berbagai surat kabar selama bertahun-tahun. Ambon menjadi lapangan pembantaian terbesar kala itu, melibatkan dua kelompok agama, Islam dan Kristen. Entah bermula dari mana, konflik berdasar agama ini menjadi momok hingga sekian lamanya. Hasilnya bisa dilihat hingga kini, Ambon terkotak-kotak menjadi berbagai kelompok. Beberapa wilayah menjadi basis Muslim, beberapa lagi menjadi basis Nasrani. Kita dapat dengan jelas melihat batas tersebut karena setiap desa menunjukkan identitas basis mereka dengan sangat gamblang.

Kesempatan untuk hidup dan tinggal di Ambon saya dapatkan pada masa KKN PPM UGM 2015 ini. Sudah tiga minggu lamanya merasakan hidup di tengah keberagaman. Merasakan Idul Fitri di Timur Indonesia. Berbaur dengan masyarakat yang beragam. Di sini, saya belajar bagaimana bertoleransi tanpa menggadaikan akidah. Pengalaman yang mempunyai harga berlipat-lipat.

Ambon kini dikenal sebagai kota yang cantik dan manis, seperti namanya: Ambon Manise. Cahaya-cahaya hasil dari perpaduan lampu-lampu pemukiman penduduk memenuhi bukit-bukitnya yang melengkuk-lengkuk hampir di tiap wilayahnya. Ambon dibangun di atas pulau dengan daratan yang dipenuhi bukit-bukit. Jalanan berkeok-keok sudah tidak asing lagi di sini. Kota ini lumayan kecil dengan luas wilayah hanya 377 km2 saja.

 Negeri Batu Merah

Batu Merah merupakan pintu gerbang kota Ambon. Pusat kegiatan kota Ambon terpusat di wilayah ini. Wilayah ini merupakan negeri berpenduduk mayoritas muslim dengan luas wilayah yang cukup besar. Desa ini menjadi pusat jajanan saat Ramadhan tiba. Orang-orang ramai berjualan di pinggir jalan untuk menjajakan takjil dan lauk berbuka. Kesibukan ini tidak hanya terlihat menjelang berbuka saja, namun sudah dimulai semenjak sahur. Para Mama sudah mulai sibuk mempersiapkan jajanan berbuka usai sahur. Jajanan-jajanan ini bahkan telah siap dijual menjelang jam 14.00 WIT. Sebuah kemeriahan yang riuh tercipta karena kebiasaan ini. Batu Merah terkenal sebagai surganya makanan berbuka karena jajanannya yang dinilai nikmat.

Foto oleh: Latifatul Khoiriyah

Batu Merah dipimpun oleh seorang Raja dengan beberapa pejabat pemerintahan resmi di bawahnya, seperti Sekretaris Desa dan Bendahara Desa Pemilihan Raja tidak dilakukan secara turun temurun, namun melalui pemilihan langsung seperti halnya pemilihan pemimpin era demokrasi. Akan tetapi, ada satu syarat adat yang tidak ditinggalkan oleh masyarakat, yaitu ianya yang akan menjadi Raja haruslah merupakan marga keturunan kerajaan. Marga-marga keturunan kerajaan itu konon katanya ada sekitar 10, dua di antaranya yang saya ketahui adalah Nurlete dan Hatala.

Batu Merah mempunyai saudara adat yang mayoritas penduduknya beragama Nasrani, yaitu Passo. Persaudaraan adat ini dibuat untuk mencegah adanya konflik besar seperti sebelumnya. Konon, ketika Batu Merah mengalami peristiwa buruk, maka air di Passo akan merasakan akibatnya, begitupun sebaliknya. Hal inilah yang dipercaya oleh masyarakat bahwa persaudaraan inilah yang menjadi salah satu cara agar Ambon tetap Manise dan damai hingga zaman kedepan.

Makanan Khas

Tinggal dan hidup di Batu Merah pada momen Ramadhan tentu akan memberikan sensasi tersendiri. Berbagai makanan khas terhidang setiap hari, dijajakan di pinggir jalan, terjangkau dan nikmat. Makanan khas Kota Ambon yang paling dikenal adalah nasi kelapa, lengkap dengan ikan bakar dan sambal colo-colonya. Nasi kelapa itu kalau di jawa mungkin mirip-mirip sama nasi uduk. Bedanya, di sini dicampur dengan kelapa yang gurih. Ikan bakar segar yang kata orang Ambon baru mati sekali (segar, red.), tidak seperti ikan di Jawa yang sudah mati berkali-kali (didinginkan; tidak segar, red.). Pelengkap hidangan ini adalah sambal colo-colo yang terbuat dari cabai utuh, daun kemangi, tomat, air, garam dan cuka. Beberapa jenis sambal colo-colo bisa dikreasikan sesuai selera pembuatanya. Namun, satu yang khas dari sambal colo-colo adalah rasanya yang pedas-asin dan kesemua bahan dan bumbunya yang dicampur tanpa dihaluskan terlebih dahulu,

Ambon merupakan wilayah yang kecil dan dikelilingi lautan. Oleh karena itu, tidak heran jika di Ambon akan ditemukan banyak sekali olahan hasil laut. Ikan di sini murah sekali. Dengan modal 10 ribu saja sudah bisa membeli sekitar 1.5 kilo ikan. Ikan di sini juga tersedia berbagai macam, berbagai bentuk dan ukuran. Biasanya, masayarakat menjual ikan yang masih segar atau sudah diasap sehingga siap untuk dimakan.

Makanan khas Kota Ambon yang sering sekali ditemui ketika momen Ramadhan adalah Kue Cara. Cara adalah kue berbentuk bundar sejenis kue lumpur. Bedanya, kue lumpur berasa manis, namun Kue Cara mempunyai rasa yang gurih. Tidak hanya itu, Cara dilengkapi dengan isian daging ikan berbumbu yang nikmat. Berbagai kue dengan isian ikan juga tersedia di Ambon, contohnya adalah lemper yang kalau di Jogja biasa diisi abon, maka di Ambon isian tersebut diganti daging ikan.

Tiga minggu di Kota Ambon, membuat saya belajar banyak: yang baik, yang buruk, saat ini semua ada di hadapan. Menjadi pintar dalam memilah dan memilih menjadi pembelajaran selanjutnya.

Selamat Datang di Ambon Manise! Masih ada 5 minggu lagi untuk mencicipi manisnya Kota Ambon. Selamat berproses dan belajar :) Salam.

Setelah tiga minggu mengendap, akhirnya dipublish.
Diselesaikan di Negeri Batu Merah Kampong, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon
Jum’at, 24 Juli 2015, pukul 13.00 WIT menjelang sholat Jum’at.

instagram

Manise talah @galuhanggaratri ku

Siglo XIX, plato de Manises, vidriado en blanco, azul, púrpura, amarillo, verde y naranja, con profusa decoración de tipo vegetal. 35 cm de diámetro.

Deyverson destaca apuesta del Levante por él y alegría por jugar en la Liga

Valencia, 27 jul (EFE).- El delantero brasileño Deyverson Silva aseguró hoy, nada más aterrizar en Valencia para firmar el contrato con el Levante, que el club valenciano le convenció con su apuesta y mostró su satisfacción por llegar a la liga española, a la que califica como “muy importante”.
“Estoy muy contento, el Levante apostó por mí y llego a una liga muy importante. Espero trabajar bastante para el equipo y estoy muy feliz”, dijo Deyverson al llegar al aeropuerto de Manises.
El delantero brasileño, que fue recibido por el director deportivo del Levante, Manolo Salvador, se marchó directamente a un centro médico para superar la revisión médica y, posteriormente, tiene previsto acudir a las oficinas del club para firmar su nuevo contrato.
Deyverson se mostró encantado de fichar por el Levante y aseguró que está listo para entrenarse. “Estoy bastante preparado porque he estado trabajando en Portugal en la pretemporada. Voy a trabajar ahora por el club que me dio la oportunidad y estoy feliz por esto”, agregó el jugador, que llega procedente del Os Belenenses portugués.
“Es una gran oportunidad para mí, voy a dar lo máximo y a intentar ayudar lo máximo. Tengo que demostrar mi valor y mis cualidades, eso es lo más importante”, indicó el jugador. EFE
1005179
pzm/jcc/cta/ea

Las Mejores Frases De Amor X CumpleañOs

Importante es mi corazón porque me hace vivir, pero más importante eres tú, por que lo haces latir. -No me doy cuenta de que te amo, pero lo hago.

Cuando veas una estrella fugaz, guárdala en tu corazón, es el alma que un día vino y se fue por dar a los suyos su amor. “”- Hola señor. Soy paraguayo y venía a pedirle la mano de su hija para follármela. – ¿¡Para qué!? – Paraguayo. Si me miraras, leerías en mis ojos lo que mi corazón quiere de tus labios.

Te quiero, te adoro, te llevo a los toros, te compro manises, tú me los pelas y yo me los como.

“”Esto eran un médico, un ingeniero y un informático que estaban discutiendo sobre cuál de sus profesiones era la más antigua. El médico dice: – Veréis… en la Biblia pone que Dios creó a Eva a partir de una costilla de Adán, esto obviamente requiere conocimientos de cirugía y por lo tanto la medicina es la profesión más antigua de todas. El ingeniero no está de acuerdo: – Si, bueno, pero antes de todo eso, en la Biblia pone que Dios separo el orden del caos, está claro que eso solo puede hacerse con una gran obra de ingeniería. El informático sonríe y dice: – Primero fue la informática, cómo creéis que Dios creó el caos?

Amor: Palabra precisa, concisa, perfecta y adictiva, que me une hacia ti.

El amor nace de una mirada, crece de una ilusión, se alimenta de los besos y muere de una traición.

Libre es tu vida, libre tu corazón, pero no olvides a esa niña que te quiere con amor.

“”Sabes por qué no se puede discutir con un DJ? Porque siempre están cambiando de tema. - frases y imagenes

El amor empieza con una sonrisa, aumenta con un beso y muere con una lágrima…

Importante es mi corazón, porque me hace vivir, pero más importante eres tú, porque lo haces latir.

“”- Mamá, mamá, ¡la abuela se ha caído al suelo! – ¿Y tú la has ayudado? – No, que va, se ha caído ella sola.