mamala

Conversation at the Hot Springs Pool whilst wearing a new bikini.
  • Mamala:When's the last time you were this skinny?
  • Me:Um, before high school, maybe?
  • Mamala:Wow, so that was like under 140, right?
  • Me:Aw, you're sweet. I'm not under 140 yet, I'm still in the low 150s.
  • Mamala:WHAT? Oh my gosh. I think you look great now, but once you get down there, you're going to look AMAZING!
  • Me:d'aww. Thanks mama.

Being in tune with the ocean is a gift not given to many. Kealii Mamala @kealiihawaii is defined by these gifts. Knowledge of the ocean comes from years of experience, it also helps when your talent runs deep within the roots of your blood. A humble #hawaiian, a #teacher, a skilled #waterman @kealiihawaii is always taking his surfing to the next level give him a follow and watch him charge!! Welcome to the #hovenohana LI BOI !!! #808 #oahu #fbi #bigisland #sup #surf #mosteez #lifestyle #livefast #aloha
Watershot- @brendononeal
Lifestyle- @la_vida_escondida by hovenhawaii from Laniakea, Oahu on July 14, 2015 at 05:28PM

Anggota Brimob tewas, Kapolri minta pelempar bom di Ambon ditangkap

MERDEKA.COM. Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti menginstruksikan Polda Maluku bersama Polres Ambon dan Pulau-Pulau Lease mengusut tuntas pelaku pelemparan bom rakitan yang mengakibatkan satu anggota Brimob meninggal dunia.

“Pelakunya harus diusut karena insiden itu menyebabkan satu anggota Brimob meninggal dunia dan dua anggota Polri lainnya mengalami luka-luka, termasuk Kapolres Ambon, AKBP Komaruz Zaman,” kata Kapolri di Ambon, dilansir Antara, Senin (20/7).

Penegasan Kapolri disampaikan usai melayat jenazah Brigadir Faisal Lestaluhu beserta keluarga korban di rumah duka, Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu (Pulau Ambon), Kabupaten Maluku Tengah.

Kapolri dalam kunjungan singkatnya juga memberikan penghargaan kepada Almarhum berupa kenaikan pangkat satu tingkat menjadi Briptu anumerta ketika melakukan tugas pengamanan bentrokan antara warga Mamala dan Morela, Kecamatan Leihitu (Pulau Ambon) Kabupaten Maluku Tengah sejak Minggu, (19/7).

Bentrokan dipicu penemuan jasad Arsyad Malawat (40), di dalam hutan. Kemudian Kapolres berupaya membawa satu tersangka berinisial JS yang diduga sebagai pelaku pembacokan Almarhum Arsyad Malawat, tetapi dihadang warga setempat yang tidak rela dengan penangkapan tersebut.

Warga kemudian sengaja membarikade jalan untuk menghalangi iring-iringan mobil Kapolres dan Komandan Kodim Pulau Ambon, dan upaya itu juga disertai pelemparan bom rakitan sehingga melukai Kapolres dan satu anak buahnya.

Sedangkan satu anggota Brimob Polda Maluku akhirnya meninggal dunia akibat terkena serpihan bom rakitan di tubuhnya. Insiden Mamala-Morela juga mengakibatkan sekitar tujuh orang warga mengalami luka-luka.

Guna mengantisipasi pertikaian ini semakin berlarut-larut, Polres Ambon dan PP Lease telah menambah kekuatan aparat keamanan di sana yang terdiri dari 40 anggota Polres, satu peleton Brimob, serta dua satuan setingkat kompi (SSK) TNI-AD dari Yon 732 dan 733/Kabaresi.

Baca Berita Selanjutnya:
Kapolri kirim penyidik periksa Honggo Wendratno di Singapura
Ditemani Kapolda Metro, Kapolri hadiri buka bersama di KPK
Kapolri siagakan 1.600 personel di jalur Pantura saat mudik lebaran
Kapolri sebut ada 145 ribu personel siap amankan arus mudik lebaran
Like us on Facebook | Follow us on Twitter | Follow us on Google+

Sumber: Merdeka.com
my.seruu.com
Kapolri melayat jenazah anggota Brimob korban pertikaian

Seruu.com- Kepala Kepolisian Indonesia, Jenderal Polisi Badrodin Haiti, menyempatkan diri melayat ke rumah anak buahnya, di Ambon, yang menjadi korban pertikaian warga di sana. Dia dalam misi kunjungan singkat ke Ambon, setelah mendatangi Papua.  Almarhum Brigadir Kepala Polisi Faizal Lestaluhu, adalah korban pertikaian antarwarga Mamala dan Morela, Kecamatan Leihitu, di Pulau Ambon, Kabupaten Maluku Tengah.  Dia tewas akibat lontaran serpihan bom di tubuhnya; warga memakai bom rakitan dalam pertikaian berdarah itu. 

Bentrokan antarwarga negeri bertetangga Mamala-Morela terjadi sejak Minggu (19/7), yang dipicu penemuan jasad Arsyad Malawat (40), di dalam hutan perbatasan Mamala-Morela. Kematian Malawat diduga akibat hantaman senjata tajam orang tak dikenal.

Polisi tengah bekerja menyelidiki sebab-musabab dan pelaku pembunuhan Malawat berujung bentrokan antar kampung dan menewaskan satu polisi setempat. [ant]

olliewilsonn asked:

LEILANI MAMALA is a(n) 16 year old JUNIOR. They are part of the ATHLETES. Within their crowd they are known as SURFER. They are known mostly for being HOPEFUL but every so often they can be INSECURE. I’d say they remind me of ANNA SOPHIA ROB, wouldn’t you?

Welcome to NYE Boarding School, home for gentlemen and ladies. We pride ourselves in molding our students for the future. All student have 12 hours to send their account in before they will need to reapply for admission.

Ke Ambon, Kapolri melayat jenazah anggota Brimob korban pertikaian

MERDEKA.COM. Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti melakukan kunjungan singkat ke Ambon, Ibu Kota Provonsi Maluku guna melayat almarhum Bripka Faizal Lestaluhu di rumah duka.

Bripka Faizal Lestaluhu adalah korban pertikaian antarwarga Mamala dan Morela, Kecamatan Leihitu (Pulau Ambon), Kabupaten Maluku Tengah.

“Kapolri bersama rombongan telah mendatangi rumah duka di Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu (Pulau Ambon), Kabupaten Maluku Tengah,” kata Kabid Humas Polda Maluku, AKBP Hassan Mukadar di Ambon, seperti dikutip Antara, Senin (20/7).

Usai melayat, Badrodin beserta rombongan langsung kembali ke Jakarta. Menurut Hassan, Kapolda Maluku Brigjen Polisi Murad Ismail beserta Muspida setempat dan Kapolres menjemput Kapolri di Bandara Internasional Pattimura.

Kedatangan Kapolri terkait bentrokan antarwarga negeri bertetangga Mamala-Morela yang terjadi sejak Minggu, (19/7).

Bentrokan ini dipicu adanya penemuan jasad Arsyad Malawat (40) di dalam hutan antara perbatasan Mamala-Morela. Kematian korban diduga akibat senjata tajam yang dilakukan orang tak dikenal.

“Yang jelas polisi masih melakukan pengembangan penyelidikan yang mendalam guna mengungkap siapa oknum pelaku yang telah menghabisi nyawa Arsyad sehingga memicu konsentrasi massa dan saling berhadap-hadapan,” tegas Hassan.

Akibat insiden tersebut, Polda Maluku bersama Polres Ambon dan Pulau-Pulau Lease mengerahkan pasukan keamanan di wilayah itu, termasuk dari unsur Brimob Polda Maluku sejak kemarin.

“Bripka Lestaluhu sendiri meninggal dunia akibat terkena serpihan bom yang digunakan warga saat terjadi pertikaian,” tandasnya.

Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti langsung berkunjung ke Ambon dan mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga almarhum.

Baca Berita Selanjutnya:
Kapolri kirim penyidik periksa Honggo Wendratno di Singapura
Ditemani Kapolda Metro, Kapolri hadiri buka bersama di KPK
Kapolri siagakan 1.600 personel di jalur Pantura saat mudik lebaran
Kapolri sebut ada 145 ribu personel siap amankan arus mudik lebaran
Like us on Facebook | Follow us on Twitter | Follow us on Google+

Sumber: Merdeka.com
vimeo

Kealii Mamala Paddling big clean Tahiti from Jimmy Lewis Boards on Vimeo.

Kealii Mamala on a couple trips to Tahiti to chase some big swells. Riding his Jimmy Lewis Stun Guns