maidah

Yucub.

Sebagai seseorang yang hidupnya dari satu wifi ke wifi yang lain (Jarvis-KiranaDorm-Rumah Cantik Citra), youtube-an bukan masalah. Pulsa dak berkurang. Biasanya nonton apa di youtube? Nonton sejenis Hitam Putih, Rumpi no secret atau ini talk show wkwkwkwk

Tapi, tontonan yang akhir-akhir ini terngiang terus diingatan adalah acara Hitam Putih.
Bintang tamunya Aa Gym, bahasannya tentang surat Al-Maidah ayat 51. Tapi bukan itu yang mau dibahas. Diselipan obrolan antara aa Gym dan Dedy, ada penjelasan tentang “orang baik”.

Aa Gym cerita kalo Umar bin Khatab pernah bilang, janganlah kamu menilai seseorang itu baik, kecuali sudah tiga hal:
1. Pernahkah kamu safar dengannya?
Karena pada saat safar/melakukan perjalanan bersama, akhlak seseorang akan terlihat. Sifat asli seseorang akan nampak.
2. Pernahkah kamu bermuamalah dengannya?
Karena dalam bisnis, ketamakan, keserakahan, ego seseorang akan tampak didalamnya.
3. Pernahkah kamu melihatnya memegang amanah?
Kalau belum, berarti kita belum mengenal seseorang tersebut, atau kita belum bisa mengatakan seseorang itu baik.

Setelah nonton itu, hal pertama yang aku lakukan adalah menilai diri sendiri. Dari tiga poin tersebut, gak satu pun bisa aku lakukan dengan baik. Duh, masih jauhlah. Kalau aku membayangkan aku ketemu sama seseorang kayak aku, aku bakal pusing. Hahaha, baca kalimat barusan aja aku pusing wkwk

Perasaan kemarin-kemarin ini, jadi “orang baik” itu gampang. Tapi setelah tahu 3 poin diatas kok jadi susah-susah gampang ya. Banyak susahnya daripada gampangnya.
Ooh, mungkin yang kemarin itu, yang gampang itu, adalah berkelakuan baik dan melakukan hal baiknya. Karena ternyata melakukan hal baik (apalagi cuma seiprit) belum menjadikan kita “orang baik”. Aih, PR lagi, PR lagi. Tapi gapapa, menjadi seseorang yang fakir ilmu tidak boleh malu. Tapi harus maju. Pelan-pelan, meski masih jauh perjalanan, tapi tiap langkahnya harus diniatkan untuk berjalan ke arah yang lebih baik lagi. Tiap langkah, niat harus terus diperbarui.

Baiklah. Bismillah. Mulai besok, harus lebih giat youtube-an lagi. Lho??? Yhaaaa sapa tau nemu pesan terselip kayak tadi.

Ramon Damora

MASALAHNYA,
GUE BUKAN AHOK

sorry men
gue baca yasin
bukan black campaign

gue cuman zikir
pengen diam
ngapain lo mikir
macam-macam

gue datangin
majelis taklim
lo sinis, ngeklaim
kampanye hitam

kasian lo, bro
bentar-bentar kepo
masjid masjid gue
qur'an qur'an gue
udah, jangan rese

sejak lahir
gue diazanin
islam haqqul yakin
lakum dinukum
waliyadin
stop ngerecokin

imam gue takbir
gue takbir
imam gue ngingetin
bahaya “waladhdhaallin”
semua kompak amin
simple, men
nggak usah cemen

nggak perlu juga kale
cari-cari simpati
bikin pencitraan
korban penzaliman
ayat-ayat suci

baru surat al maidah
satu ayat
lo udah marah-marah

ge-er amat

santai dong
jangan gotong-royong
nodong-nodong

jakarta perlu
orang super
bukan gubernur
bentar-bentar baper

gue pake songkok
pengen sujud rukuk
mencari ridho ilahi
buat nabung pahala

sayang gue bukan ahok
yang berani nyeletuk
kalau dia mati
langsung masuk surga

2016

Buat temen yang muslim tapi gak suka aksi 212, sebaiknya gak usah nyinyir dan mencemooh saudara kalian…

Iman itu masalah rasa. Kalo gak merinding melihat perjuangan mereka, ya itu masalahmu. Hanya orang2 tertentu yang bisa merasakan ghirahnya. Tapi gak usahlah menertawakan seolah kalian juru damai.

Iman itu berpihak. Gak ada iman yang netral. Dan sekarang sedang diuji, ke arah mana iman kita berpihak. Ke arah ayat suci yang dibilang bohong, atau ke arah penistanya. Ingat aja, cinta yang berlebihan pada makhluk membutakan hati dan menghilangkan nalar.

Gak usah teriak NKRI harga mati seolah yang ikut aksi sekarang bukan bagian dari penjaga NKRI. Mungkin ini eranya , yang mengobok2 keyakinan orang lain disebut simbol ke-bhinnekaan sementara yang terluka karena keyakinannya di-intervensi dituduh pemecah belah.

Gak usah melebarkan masalah seolah ini aksi anti agama lain, anti etnis tertentu, anti toleransi atau anti bhineka. Cerdaslah sedikit. Ini soal anti perkataan seseorang. Kenapa harus dilebar-lebarin sampe ke isu anti antian yang lain . Sadarkah kalian, dia bicara buruk soal al maidah 51 itu karena satu tujuan: melanggengkan kekuasaan. Pdahal kami juga gak mempermasalahkan kalo kekuasaannya langgeng dengan cara yang pantas.

Tanyakan lagi ke hati nurani kalian, gimana rasanya saat mendengar jutaan saudara muslim yang berkumpul disana dengan ghirah membara, dituduh dapat bayaran 500 ribu oleh orang yang kalian cinta. Kalo hati kalian membenarkan, segera istighfar.

Jangan karena kalian ada dipihak penguasa dan kebal UU-ITE , kalian lemparkan kata2 seprovokatif dan sesinis mungkin melukai saudara2 seagama kalian.

Duduk manis ajalah. Nonton TV, sruput kopi di cuaca yang menyejukkan ini, sholat jumat dan kunjungi lagi hati kalian. Tengok kondisinya sekarang….

PENDAPATAN KELUARGA

Assalamua’alaikum moms and dads… Pernahkah moms and dads berpikir siapa sih sebenernya yang wajib mencari pendapatan keluarga? Atau moms and dads wannabe masih bingung, boleh ga ya besok nyari istri yang bekerja atau punya suami yang ngebolehin istri kerja? Nah yuk simak supermom’s note kali ini.

Ketika Rasul menikahkan Fathimah dengan Ali, beliau berwasiat kepada menantunya, ”engkau berkewajiban bekerja dan berusaha sedangkan ia berkewajiban mengurus (me-manage) rumah tangga” (H.R. Muttafaq ‘alaih). Dari hadits ini sudah jelas bahwa yang paling wajib mencari nafkah untuk keluarga adalah suami, baik itu dalam bentuk makanan, minuman, pakaian, tempat tinggal, transportasi, kesehatan, pendidikan, atau kebutuhan umum lainnya yang sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Lalu apakah boleh seorang istri bekerja dan membantu mencari nafkah? Jawabannya adalah boleh seperti dalam Q.S Al Maidah ayat 2, “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran…”.

Namun apakah wajib bagi seorang istri mencari nafkah? Tidak, telah dijelaskan dalam wasiat Rasul kepada Ali di atas, bahwa istri berkewajiban me-manage rumah tangga termasuk di dalamnya mengurus anak. Hal pokok inilah yang harus diperhatikan baik oleh suami maupun istri. Suami tidak boleh memaksakan kepada istrinya untuk mencari nafkah dan bertanggung jawab atas nafkah keluarga. Suami dan istri harus sama-sama memastikan jika kewajiban seorang istri sebagai istri maupun ibu dari anak-anaknya tidak terbengkalai sebelum memilih untuk bekerja atau tidak. Jangan sampai rumah tidak terawat, berkunjung ke tetangga jarang bahkan anak tidak tau soal aqidah hanya karena istri sibuk bekerja.

Karena hal-hal di atas akan dimintai pertanggung jawaban di akhirat kelak, seperti dalam hadits berikut, “setiap kalian adalah pengayom dan setiap pengayom akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang harus diayominya. Suami adalah pengayom bagi keluarganya dan bertanggung jawab atas anggota keluarga yang diayominya. Istri adalah pengayom bagi rumah tangga rumah suaminya dan akan dimintai pertanggungjawaban atas asset rumah tangga yang diayominya” (HR. Bukhori).

Demikian #financefriday kali ini. Sampai jumpa di #financefriday berikutnya ya… (nyv)

- Sumber: Buku Keluarga Muslim Cerdas Finansial karya Yuria Pratiwi Cleopatra, S.T., M.Si

SUPERMOM’s NOTE
Edisi #FinanceFriday 30 Desember 2016

♡ Email: supermom.wannabe1(at)gmail(dot)com
♡ Fanpage FB: Supermom Wannabe
♡ Twitter & Instagram: @supermom_w
♡ Tumblr: supermomwannabee(dot)tumblr(dot)com

Sheikh Uthaymeen رحمه الله

Why students lose knowledge they had memorised ?

Question:

“Many students suffer from forgetfulness of knowledge which they had memorized and loss of benefits they read about. So what therefore is the ideal solution for this problem in your opinion oh virtuous Shaykh?”

Answer:

“The reasons for weak memorization are many. From them; sins. For indeed sins bring about forgetfulness. Allah تبارك وتعالى says:

{So because of their breach of their covenant, We cursed them, and made their hearts grow hard. They change the words from their (right) places and have abandoned (نسوا=abandoned, forgot) a good part of the Message that was sent to them.} [Surah Al-Maidah 05:13]

And Imam Ash-Shafi'y said: “I complained to Waki` about my bad memorization. So he advised me to abandon sins.

He said: “Know that knowledge is light. And Allah’s Light is not granted to a disobedient (sinner)!”

And from the reasons for forgetfulness: Is that a person does not read regularly what he has memorized, meaning he does not revise it. And the proof for that is the saying of the Prophet صلى الله عليه وسلم: “Read this Qur’aan regularly”, meaning revise it, “for, by the One in Whose hand is the soul of Muhammad, it is more likely to escape than a hobbled camel.” [Sahih Muslim]

Thirdly: Frequent preoccupation. When a person has many things that preoccupy him he’ll subsequently forget. Because the heart is a container and he is the vessel. And this vessel has a limit and a restricted capacity. If it is filled with something there is no space for anything else. Thus if a person has no spare time and is constantly preoccupied, those things which keep him busy a lot cause forgetfulness.

And also from the reasons for forgetfulness is not acting upon the knowledge. Hence if you act upon what you know then your action is considered implementation; implementation of knowledge. An example being: If you learnt that Wudhu has to be done in order and you perform it after that in order, then that is without a doubt implementation.”

Shaykh Muhammad ibn Salih Al-‘Uthaymeen, may Allah have mercy upon him

Source: Silsilah Liqa'at al baab il maftouh, Laqaa ul Baab il maftouh 197.

🌸 *Siapakah satu-satunya nama wanita yang disebut namanya dalam Al-Quran?*

💖 _MARYAM BINTI IMRAN_


🌸 *Apakah nama Surah yang bernilai sepertiga Al-Quran?*

💖 _SURAH AL-IKHLAS_


🌸 *Siapakah satu-satunya nama Sahabat yang disebut namanya dalam Al-Quran?*

💖 _ZAID BIN HARITSAH_
( _Rujuk dlm Surah Al-Ahzab ayat 37_)


🌸 *Berapa jumlah Surah Madaniyah dalam Al-Quran?*
💖 _28_
( _Surah, al-Baqarah,al-Imran,al-Nisa,al-Maidah,al-Anfal,al-Tawbah,al-Ra’d,al-Haj,al-Nur,al-Ahzab,Muhammad,al-Fath,al-Hujurat,al-Rahman,al-Hadid,al-Mujadilah,al-Hasyr,al-Mumtahanah,al-Shaf,al-Jum'ah,al-Munafiqun,al-Taghabun,al-Thalaq,al-Tahrim,al-Insan,al-Bayinah,al-Zalzalah,al-Nashr_)


🌸 *Berapa jumlah Surah Makkiyah dalam Al-Quran?*

💖 _86_
( _Surah selain daripada senarai Surah Madaniyah_)


🌸 *Apakah yang dimaksud dengan Surah Madaniyyah?*

💖 _Surah Madaniyah adalah Surah yang diturunkan di Madinah setelaj Hijrah_


🌸 *Berapa jumlah Nabi yang disebut dalam Al-Quran?*

💖 _25Nabi_


🌸 *Apakah yang dimaksud dengan Surah Makiyyah?*

💖 _Surah Makiyyah adalah Surah yang diturunkan di Makkah sebelum Hijrah_


🌸 *Berapa jumlah Sajadah(ayat Sujud) dalam Al-Quran?*

💖 _14 Sajadah_


🌸 *Apakah nama Surah yang dibaca tanpa Bismillah?*

💖 _Surah At-Tawbah_


🌸 *Apakah nama Surah yang bernilai seperempat Al-Quran?*

💖 _Surah Al-Kafirun_

🌸 *Berapa jumlah ayat dalam Al-Quran?*

💖 _6,236 ayat_

🌸 *Apakah ayat yang paling Agung dan dalan Surah apa?*

💖 _Ayatul Kursi,dalam Surah al-Baqarah ayat No.255_

🌸 *Apakah nama Surah yang memiliki dua Bismillah?*

💖 _Surah al-Naml_

🌸 *Apakah nama Surah yang apabila dibaca pada hari Jumaat akan menerangi sepanjang pekan?*

💖 _Surah al-kahfi_

🌸 *Apakah nama Surah yang menyelamatkan dari seksa kubur?*

💖 _Surah al-Mulk_

🌸 *Berapa jumlah Hizb dalam Al-Quran?*

💖 _60 Hizb_

🌸 *Berapa jumlah Surah dalam Al-Quran?*

💖 _114 Surah_

🌸 *Dalam beribu ayat Quran ayat apakah yang boleh mendorong kita masuk ke Syurga*?

💖 _أَشْهَدُ ألا إله الا الله و أشْهَدُ ان مُحَمدا رَسُوْل الله
_Asyhadu an Laa Ilaaha Illallah Wa Asyhadu Anna Muhammadan Rasuulullah.” artinya Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah_

_Barangsiapa dapat mengucapkan Kalimah Syahadah di Akhir Kalamnya Wajib Syurga ke atasnya._

2

قُل لَّا يَسْتَوِي الْخَبِيثُ وَالطَّيِّبُ وَلَوْ أَعْجَبَكَ كَثْرَةُ الْخَبِيثِ ۚ فَاتَّقُوا اللَّهَ يَا أُولِي الْأَلْبَابِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Say, “Not equal are the evil and the good, although the abundance of evil might impress you.” So fear Allah , O you of understanding, that you may be successful. [Surah Al-’Maidah Verse 100 ]

Surat al Maidah terdiri atas beberapa wahyu terakhir dalam Al Quran. Sekarang kota Makkah sudah ditaklukkan dan para Muslim telah yakin bahwa musuh-musuh di sekitar mereka tidak lagi memiliki harapan untuk melakukan hal membahayakan mereka.

Saya mempelajari surah ini hampir seperti nasihat perpisahan dalam Al Quran kepada generasi pertama (para sahabat Rasulullah shalallahu alaihi wassalam) dan saya selalu sangat terkesan oleh nasihat Allah subhanahu wa ta'ala berikut:

Hai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu; tiadalah orang yang sesat itu akan memberi mudharat kepadamu apabila kamu telah mendapat petunjuk. Hanya kepada Allah kamu kembali semuanya, maka Dia akan menerangkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. (QS. Al Maidah ayat 105)

Apa yang selalu saya dapati adalah jaminan bahwa tidak ada “orang sesat” yang dapat menyebabkan Anda atau saya dalam bahaya, selama kita benar-benar kembali pada Allah, dan mengatakan bahwa kami berkomitmen pada hidayah-Nya dan hidup dengan itu. Biarkan orang melakukan dan mengatakan apa yang mereka mau, kita berada dalam perlindungan-Nya!

- Nouman Ali Khan

Berani!

Kata Abah Iwan : Pemberani itu bukan orang yang tidak punya rasa takut. Pemberani adalah orang yang tetap berjalan kedepan sekalipun ia merasa takut.

Terkadang kita merasa takut dengan sesuatu yang terjadi di depan sana. Pikiran negatif kita selalu membayangkan hal-hal yang memungkinkan sesuatu yang buruk terjadi. Padahal belum tentu terjadi.
Tenang saja, ada Allah yang selalu menolong kita, tidak perlu takut.

“Dan barangsiapa menjadikan Allah, rasul-Nya dan orang-orang yang beriman sebagai penolongnya, maka sungguh, pengikut (agama) Allah itulah yang menang”
QS. AL-Maidah :56

Kalau kita berani, kita pasti menang!