lagies

Aku berusaha mengubur rasa ini. Bukan karena aku tidak suka, melainkan aku tidak mau tersiksa jika suatu saat nanti kita tidak sedekat dulu lagi karena salah satu dari kita telah mengetahui perasaan masing-masing. Kehilanganmu, aku masih belum mampu.

Hidup ini tidak pernah cukup. Segunung emas permata kita peroleh sekalipun, pasti kita mahu lebih.

Hidup ini tidak pernah cukup. Walaupun pelbagai kesenangan telah diperolehi, pasti kita kita mahu lebih lagi.

Hidup ini tidak pernah cukup. Kita didatangi dengan perasaan-perasaan yang menggembirakan, pasti esok lusa kedukaan menyinggah jua.

Itulah kita. Manusia yang tidak pernah rasa cukup. Keluhan demi keluhan dihamburkan demi melahirkan ketidakpuasan hati. Nescaya hati memang tidak pernah puas.

Allah memberi rezeki pada kita setiap hari. Allah memberi nikmat pada kita setiap saat. Allah melimpahkan rahmatnya seluas alam.

Hanya kita sahaja sering itu dan ini. Hidup memang tidak pernah cukup. Cukuplah hidupmu dengan belajar mensyukuri. Bersyukurlah kita masih hidup di muka bumi ini.


- Hami Asraff -

“Karena Aku Percaya, Kau Tidak Pergi Selamanya”

Ada yang membuatku bertahan
Sekian lama
Sampai sekitarku mulai bosan
Ia bernama…
Keyakinan

Ketika kau pergi
Tentu saja ada yang tidak pernah sama lagi
Hari-hariku mendadak sepi
Hatiku menjadi tempat paling sunyi

Ketika kau pergi
Ada sesak yang tak mungkin bersembunyi
Rasa sakit luar biasa
Namun aku bertekad
Bertahanku sudah bulat

Ketika kau pergi
Aku tak pernah berniat mencari pengganti
Walau ada yang menawarkan putih hati
Banyak yang mencibir, aku pasti akan menyesal nanti

Ketika kau pergi
Ada yang selalu bergema dalam dasar hati
Keyakinanku tidak goyah
Walau lelahku sudah sangat payah

Ketika kau pergi
Entah mengapa ada sebuah sadar
Bahwa Tuhan ingin kita sama-sama belajar

Atas semua keadaan itu
Kau mau tahu mengapa aku tak ikut berlalu?
: Karena aku percaya, kau tidak pergi selamanya.

Medan, 21 Agustus 2015
- Tia Setiawati

#instapoem #tiasetiawati

ini tulisan sahabat saya, mbak astridirma. (((mbak))). sudah lama sekali ingin membacakan ulang. lalu terjadilah postingan ini. selamat membaca, selamat mendengarkan. gausah galau, inget besok udah sabtu. #malamminggupenuhsyukur

Firasat

Sekali dua kali angin benar-benar hanya meniupkan udara; campuran oksigen dan teman dekatnya di tabel periodik kimia, bukan namamu. Namun, aku yakin mereka kadang meniupkannya di kali ketiga, keempat, atau lima di ujung telingaku. Hanya saja aku tidak lagi dengar. Seolah benar sesuatu ini bisa berbisik, tidak sekedar meniup sepoi. Tentang apa yang alam hendak katakan, aku pernah bertanya, tapi koloni rumput ini tidak tahu, sekalipun aku lihat mereka bergoyang tidak henti. Ketika para penyair memaksa syairnya untuk menuliskan angin sebagai pembawa pesan, yang aku rasakan kali ini mereka membawa ribuan debu, dimana beberapa butir memilih berhenti di sudut mataku.

Sekali dua kali awan benar-benar membentuk awan, gumpalan permen kapas manis yang dijilat jilat malaikat, bukan wajahmu. Namun, aku yakin sesuatu itu benar benar pernah menyerupai bentuk hidung, jidat atau dagu yang mirip kamu. Hanya saja aku tidak sedang mendongak ke atas melihat lihat. Tentang apa yang dilukiskan pada langit, pun burung tidak mampu membaca. Lagipula sejak kapan burung bisa membaca. Aku sudah tidak paham dengan para penulis puisi ketika mereka menulismu sedang duduk di atas awan. Aku sangat khawatir. Kamu tentu perlu parasut biar tidak jatuh.

Sekali dua kali bulan sabit benar benar hanya melengkungkan bentuk bumi. Tahu kan, bulan sabit terbentuk karena posisi bumi yang menghalagi sebagian cahaya matahari ke bulan. Iya, dan bukan senyummu. Namun, yah, aku rasa senyummu kadang memang secantik itu. Aku pernah memandangnya lama dan bulan tersenyum balik padaku, hingga awan cemburu dan menyelimuti seluruh pendarnya. Kalau pelukis menambah bola mata cantik di atas senyum bulan, kadangkala akupun mengangguk angguk setuju.

Ketika banyak yang memetaforakan alam, mensubsitusikan dengan kehadiranmu, disitulah rasanya benar bahwa rindu sesakit itu. Sakit yang hanya didiagnosa dokter sebagai kurang makan dan tidur, atau terlalu banyak makan dan tidur. Residu atas reaksi pertemuan dua senyawa yang memiliki chemistry nya sendiri. Akibat dari hati turun ke hati, mengendap lama sebelum pergi mencuri hati lagi. Ketika rindu yang seperti itu akhirnya mendatangi, aku mungkin setuju pada semua penyair ini. Tapi tetap, aku masih perlu parasut. Sekedar jaga-jaga.

Tuhan selalu punya cara mematahkan hati sang Hamba, -untuk kembali di rekatkan oleh lain pria
—  Tami, jatuh cinta lagi
Thought via Path

Allah itu, kalo lagi kangen sama kita, adaaa aja cara-Nya biar kita mendekat. Diledekin sampe nangis atau dibuat degdegan seharian. Diingetin biar kita nggak merasa sendirian, biar kita nggak sombong dan merasa bisa menyelesaikan semuanya sendirian, ditunjukkin apa yang kurang dari kita yang bikin Allah kangen, mungkin kita lagi kurang dzikir, mungkin lagi kurang bersyukur, atau lupa berdoa. Baru deh endingnya dikasih berita gembira.


Alhamdulillah Allah baik sekali :’)

Selamat berprasangka baik dan selamat bersyukur pada Allah ☺ – Read on Path.

temansederhana asked:

Lanjutan sebelumnya : 3. Jika tdk bisa setoran tiap hari, misal hanya 2 kali sepekan. Nah, yg seringkali terjadi, baru nambah ketika udh mendekati hari setoran.. nasihatnya biar ttp on fire..

Nasihat biar tetep on fire? Gak ada lagi selain cinta. Cinta merubah lemah jadi kuat, merubah lupa jadi ingat, merubah ragu jadi yakin.

Menghafal Qur’an adalah seni mencintai cinta. Tentang bagaimana kita memperjuangkan cinta itu, menjaga dan merawatnya sepenuh cinta pula. Tidak masalah jika sekarang masih susah rasanya menghafal, asal jangan pernah mundur. Sehina-hinanya orang adalah yang mundur ke belakang dari medan perjuangan. 

Kalau masih ada rasa ragu, lemah, malas, takut itu tanda cinta belum melekat. Berdoalah pada Allah semoga Allah menjadikan hati kita hati yang mencintai Al-Qur’an. Kunci biar tetep on fire? Luruskan niat, tanyakan hatimu kenapa ingin susah payah menghafal, jika sudah mendapat jawabannya maka istiqomahlah :)

Kalau masih susah juga, minta aja sama Allah seseorang yang bisa nyemangatin terus buat ngapal Qur’an :v

Semangaaatt :)

Sarjana estehmanistanpagula

Menghadiri wisuda seorang teman itu ada duka dan sukanya.

Sukanya apa? Senang dia sudah menjadi seorang sarjana dan dikelilingi orang-orang tercinta, orang tua, saudara, sepupu, keponakan, sahabat, dan masih banyak lagi. Once in a lifetime gitu..

Dukanya? Harus meninggalkan suasana kampus, suasana kantin yang seru dan penuh canda tawa, suasana kelas yang kalo ketemu dosen killer jadi tegang semua urat dan otot *okay ini lebay*.. Ya intinya bakalan kangen banget sama suasana itu, orang-orangnya, gebetan, dan banyak lagi deh.

Momen diwisuda itu bener-bener bikin suasana sedih hilang seketika karna melihat kegembiraan mereka.

Tapi buat saya pribadi, datang ke acara wisuda seperti ini, tidak bisa dipungkiri, bahwa hati kecil saya sedikit tergores melihat mereka yang berbahagia dengan toganya bersama kedua orang tua berfoto ria.

Saya rindu ayah dan Ibu, saya rindu mereka, saya jadi merindukan kehadiran mereka. Gelak tawa mereka, pelukan mereka, nasihat mereka, semua hal tentang mereka. Tapi saya menahan air mata jangan sampai jatuh menetes di hadapan mereka yang sedang berbahagia. Ini momen mereka bukan momen saya. Saya harus tahan perasaan ini bagaimanapun juga.

But hey, gak boleh sedih sedihan kan. Ini hari bahagia. Dan saya mau mengucapkan selamat kepada estehmanistanpagula yang sudah menjadi seorang pejuang almamater. Seorang Sarjana Ilmu Sosial.

Bagaimana rasanya menjadi kebanggaan orang tua dan keluarga?

Satu hal yang saya minta dari kamu. Tetap menjadi diri sendiri, teruslah menulis, liarkan imajinasimu, dan kalo bisa, es tehnya tambahin gula ya.. *piss* 😄

Tak Kunjung Ma(mp)u

Sebut saja aku pencundang dan kau pemenang
Melupakanmu ternyata bukan hal yang gampang
Waktu yang sudah kulewati ternyata sudah tak terbilang
Mengikhlaskanmu masih belum kutemukan jalan terang
Pun pergi darimu, belum juga kutemui jalan pulang

Beratus hari sudah aku lalui tanpamu di sisi
Merindukanmu masih menjadi kesukaanku hari ke hari
Aku ingin mendekapmu, namun hanya bisa kulakukan dalam mimpi
Inginkan nyata, namun tak kunjung kau beri
Justru padanya kau beri sepenuh hati

Tuan,
Melewatkanmu sesulit ini, kau tahu?
Terlebih dia yang kau pilih mendampingimu
Apa dia membahagiakanmu jauh lebih banyak dariku?
Apa dia memberi cintanya sepenuh aku?
Entah aku hanya iri, namun merelakanmu aku masih tak ma(mp)u

Pernah kucoba membuang semua kenangan akanmu
Namun sia-sia, selalu saja terhenti di batas senyumanmu
Sesuatu di relung hatiku bersikukuh merindukanmu
Pernah kumenunggu hingga waktu memakan akal sehatku
Yang tidak kau tahu, aku mencintaimu jauh lebih dalam dari yang kau tahu

Bertahun sudah, harusnya aku telah jauh melewatkanmu
Merelakan bahagiamu, walau sumbernya bukan lagi aku
Seharusnya isi kepalaku tidak lagi dipenuhi olehmu
Entah, aku tak mengerti aku
Seolah pikunku tidak berfungsi padamu

Kadang aku berpikir, bukankah ini tak adil?
Aku meregang rindu, merajut pilu
Sedang kamu jauh berlalu, mendapatkan bahagia baru
Dalam aku masih saja berisi segalamu
Sedang dalam kamu sudah lama meniadakan aku

Ditulis oleh aksarannyta

Dalam kondisi gue yang tomboy abis banget, gue sadar diri buat nggak dulu jatuh cinta lagi. Gimana bisa, ada yang maupun nggak. Uh. Kasian ya? Tapi to be honest, seperti apa yang pernah gue bilang kemaren-kemaren. Jelek-jelek gini fans gue lumayan. Adalah. Mereka-mereka yang nggak jatuh cinta karena rupa. Sendirian, jomblo, nggak berpasangan, bukan karna nggak ada yang menginginkan. Bukan. Tapi karna ya walaupun ada yang mau, rasanya nggak srek aja gitu. Orientasi hidupku sekarang, sendirian bukan beban.

Lalu sekarang, ko aku kangen di panggil sayang~  

.
ketika kita mendapat ujian, banyak yang menyarankan agar kita berserah pada Allah, pasrah dan mendekati-Nya.

Apa hasilnya? Ujian yang menimpapun serasa ringan dan hilang.

Namun, tak semua seperti itu. Ketika kita sudah berserah, pasrah dan mendekat, Justru ujian semakin menjadi.

Hari demi hari semakin sulit. Jangan kan hilang, ujian seakan tak bergeser sedikitpun.

Apa iya Allah tidak mau membantu hamba yang sedang membutuhkan-Nya lagi?

Apa iya Allah tidak menghiraukan hamba-Nya yang berserah?

Atau apa iya Allah sudah enggan mendengar rintihan hamba-Nya lagi?

Dan pertanyaan negatif lainnya yang terus membuat takut dan cemas.

Hmmm.

Allah itu Maha Mendengar kok.
Allah itu Maha Menolong juga.

Tapi Allah juga punya cara untuk melakukan sesuatu dengan apa yang Dia kehendak.

Bahkan yang tak pernah kita pikirkan.

Allah berfirman : Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan, “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka.

Jadi semua makhluk pun diuji. Mau yang baik, jahat, kaya, miskin, cantik, jelek, ganteng semua diuji.

Tapi kan Allah Maha Pengasih?. Yang taat atau tidak, beriman atau tidak Allah kasihi.

Lalu kenapa ujian tak Allah angkat juga?

Bukan Allah tidak mendengar atau enggan menolong. Tapi Allah hanya ingin mengetahui kesungguhan kita mendekati-Nya. Serius berserah atau hanya karena ada maunya? Serius mendekat atau hanya karena ada ujian? lalu pergi lagi.

Allah hanya tidak ingin kita berserah hanya sesaat. Dia ingin kita benar-benar mendekat. oleh karena itu Dia menguji lebih lama agar kita lebih dekat dengan-Nya 😊
.
.
Kontribusi oleh @ayhumaeni

#duniajilbab (di tag sahabatmu ~)

Kisah Nasihat Islamik

KISAH GAJI TAK CUKUP

Seorang lelaki datang menemui Imam Syafie mengadukan tentang kesempitan hidup yang dia alami. Dia memberitahu bahawa dia bekerja sebagai orang upahan dengan gaji sebanyak 5 dirham. Dan gaji itu tidak mencukupi untuknya.

Namun anehnya, Imam Syafie langsung menyuruh dia untuk menemui orang yang mengupahnya supaya mengurangkan gajinya menjadi 4 dirham. Lelaki itu pergi melaksanakan perintah Imam Syafie sekalipun dia tidak faham apa maksud dari suruhan itu.Setelah berlalu beberapa lama lelaki itu datang kembali menemui Imam Syafie mengadukan tentang kehidupannya yang tidak ada kemajuan.

Lalu Imam Syafie memerintahkannya untuk kembali menemui orang yang mengupahnya dan minta untuk mengurangkan lagi gajinya menjadi 3 dirham. Lelaki itupun pergi melaksanakan anjuran Imam Syafie dengan perasaan sangat hairan.Setelah berlalu sekian hari lelaki itu kembali lagi menemui Imam Syafie dan berterima kasih atas nasihatnya.

Dia menceritakan bahawa wang 3 dirham itu dapat mencukupkan semua keperluan hidupnya, bahkan hidupnya menjadi lapang. Dia menanyakan apa rahsia di sebalik semua itu?

Imam Syafie menjelaskan bahawa pekerjaan yang dia jalani itu tidak berhak mendapatkan upah lebih dari 3 dirham. Dan kelebihan 2 dirham itu telah mencabut keberkatan harta yang dia miliki ketika bercampur dengannya.

Lalu Imam Syafie membacakan sebuah sya'ir:جمع الحرام على الحلال ليكثرهدخل الحرام على الحلال فبعثرهDia kumpulkan yang haram dengan yang halal supaya ia menjadi banyak.Yang harampun masuk ke dalam yang halal lalu ia merosakkannya.

Barangkali kisah ini dapat menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kita dalam bekerja.

Jangan terlalu berharap gaji besar bila pekerjaan kita hanya sederhana.

Dan jangan berbangga mendapat gaji besar, padahal kerjabuat kita sangat lemah atau tidak seimbang dengan gaji yang diterima.

Bila gaji yang kita terima tidak seimbang dengan kerja, ertinya kita sudah menerima harta yang bukan hak kita. Itu semua akan menjadi penghalang keberkatan harta yang ada, dan mengakibatkan hisab yang berat di akhirat kelak.

Harta yang tidak berkat akan mendatangkan permasalahan hidup yang membuat kita susah, sekalipun bertaburkan benda-benda mewah dan serba lengkap.

Wang banyak di bank tapi setiap hari bergaduh dengan isteri.

Anak-anak tidak mendatangkan kebahagiaan.

Dengan teman dan jiran sekeliling tidak sehaluan.

Kendaraan selalu bermasalah. Ketaatan kepada Allah semakin hari semakin melemah.

Fikiran hanya dunia dan dunia. Harta dan harta.

Penglihatan selalu kepada orang yang lebih dalam masalah dunia.

Tidak pernah puas, sekalipun mulutnya melantunkan alhamdulillah tiap minit.

Kening selalu berkerut. Satu persatu penyakit datang menghampir.

Akhirnya gaji yang besar habis untuk cek up ke hospital dan periksa ke klinik.

Tidak ada yang dapat dibahagikan untuk sedekah, infak dan amal-amal demi tabung masa depan di akhirat. Menjalin silaturrahim dengan sanak keluarga pun tidak.

Semakin kelihatan mewah tapi sifat kedekutnya juga semakin menguasai.

Semoga Allah mengurniakan kepada kita kemampuan untuk serius dalam bekerja, hingga rezeki kita menjadi berkat dunia dan akhirat…

Dear Minka Minko dan kalian semua yang sudah like tulisan aku. Makasih banyak ya hehe kaget sih ga nyangka gitu kalau tulisan aku bisa jadi pemenangnya. Kata temenku “kamu harus terimakasih sama yang bikin kamu galau sampe kamu bisa nulis begini” hahaha gatau deh speechless bgt secara aku gapernah bisa nulis sebelumnya dan baru mulai di tumblr ini dan yeay rejeki anak soleh wkwkwk sekali lagi big thanks buat tumbloggerkita dan teman-teman semuanya. Keep inspiring ya guys!

Engkau adalah Bagian dari Alhamdulillahku (2)

Ayah, Ibu, seringkali kudengar segala doamu paling sepi. Ialah yang senantiasa kau lantunkan di antara sujud sunyimu. Barangkali, namaku adalah bagian yang kau selipkan di antaranya.

Ayah, Ibu, ketika kau melangkah, bahkan peluh segala keringatmu senantiasa kau sertakan tanpa ada kata pamrih, agar nasi yang kami makan tak lagi terasa hambar. Meski terkadang rasa syukurku tak melebihi besarnya biji benih padi.

Ayah, Ibu, di antara letihmu yang paling lelah, senantiasa kau selipkan kata ikhlas, setulus hangat lantunan merdu cahaya mentari.

Ayah, Ibu, akulah kini yang kau besarkan di antara doa-doamu yang hening dari segala penjuru tulus, pun dengan segala peluh perih yang tak pernah kau anggap resah.

Ayah, Ibu, sepertinya aku mulai paham, segala yang kau ajarkan tentang cinta kini mulai kumengerti, meski seringkali tanggung jawabku tak berpeluh letihmu.

Ayah, Ibu.
Engkaulah segala tuntunan yang selalu kubaca berulang-ulang. Dari doa yang kau munajatkan, pun dari peluh yang kau ikhlaskan. Meski seringkali aku masih saja sering mengejanya.

Ayah, Ibu, barangkali anakmu ini sering mengais dosa yang entah, terkadang pula kehilangan sujud syukur, bukan seperti yang engkau ajarkan.

Ayah, Ibu.
Engkau yang tak pernah perlihatkan lelahmu. Tapi tahukah kau, bahwa anakmu kini mulai beranjak, berjalan, berpeluh dengan keringatnya sendiri, bahkan seringkali menginjak segala yang tajam hingga begitu perih lelahnya?
Namun, di antara segala yang kau ajarkan, akupun mengerti, bahwa segala tulus, nyeri, pun ikhlas ternyata begitu indahnya.

Terima kasih Ayah, Ibu.

Bekasi, 14 Maret 2015

Ditulis oleh tehjeruk

Bahagia itu super sederhana lohhhhhh. :”)

Jadi, ceritanya belakangan ini gw sesungguhnya lagi run out of money, karena lagi super banyak pengeluaran yang sebenarnya sudah dimulai dari lebaran lalu. Banyak banget deh pokoknya secara gw semi tulang punggung keluarga, haha. Tapiiiii, di minggu ini gw aseli bener-bener ga ada uang. Terus, gw berpikir keras gimana caranya bertahan hidup at least sampai next gajian.

Terusssss, gw inget kalau gw ada grup di atas, yaitu grup Arisan Badr yang kebetulan banget narik pertama kalinya itu adalah minggu ini. Gw sempat kepikiran mau minta di grup biar gw yang narik duluan biar cash flow bisa lancar lagi. Tapiiiiiiiii, gw batalkan niat itu karena gw mikir mungkin di grup arisan itu ada yang super lebih membutuhkan dari gw dan juga mengharapkan narik di bulan itu. Dan juga gw percaya pasti Allah tolong jadi ga perlu segitu nafsunya sama uang. Alhasil gw batalin lah niat untuk minta narik pertama itu.

Ga ada ide mau dapat uang darimana dan paling anti kalau harus pinjam uang ke teman, akhirnya gw cuma berdoa aja “Ya Allah, kasih Isni uang ya Allah. Tolong Isni ya Allah. Aamiin.” Nah, itu selain didoakan juga dibatinkan sepanjang hari-hari kemarin pas gw udah sakaratul uang banget, hahahhaha.

EHHHHHHHHH, betapa terharunya gw pas kemarin di grup dapat info dari Amri bahwa nama gw yang keluar di kocokan dan berhak dapat uang narik yang jumlahnya lumayaaaaan bisa bikin bertahan hidup sampai next gajian even bisa kirim ke emak, hahahaha. ALHAMDULILLAAAH yaaah, bahagia itu super sederhana. Dan, Allah itu emang pasti akan bantu kita sesuai dengan kebutuhan kita.

Dari jaman kuliah gw sering run out of money dan alhamdulillah bisa lanjut hidup sampai sekarang karena Allah datangkan rejeki (dalam hal ini money money money) dari arah-arah yang tak terduga. Intinya: Allah pasti akan bantu kita, dalam bentuk apa yang kita butuhkan, di saat terakhir! :)

Ingat banget kata-kata Pak Deddi, tau kan gimana sayangnya orangtua kita ke kita? Nah, kasih sayang Allah itu setidaknya 99 kali lipat dari kasih sayang orangtua kita itu. SETIDAKNYA yaaah. Kalau orangtua lagi ngelihatin anak main-main di kolam misalnya, kan orangtua akan biarkan anaknya main di kolam, tapi kalau ngelihat tanda-tanda anak bakal tenggelam, orangtua pasti akan segera tarik lagi ke pinggiran biar anaknya ga tenggelam. Allah pun begitu. :”D

Pokoknya Alhamdulillah banget dehhhhh. Dan satu prinsip gw juga, sesusah apapun sama uang, ga boleh pelit, terutama sama keluarga dan teman-teman dan orang yang membutuhkan karena bisa jadi dari sana lah selalu muncul keberkahan.

I am the happiest person in the world! :)

BerSEMANGAT!!

Jika mendaki dalam hal ini sy umpamakan “menghafal Al Qur'an”, maka agar terus melangkah dan bergerak adalah dg cara menumbuhkan cinta padanya..

Nasihat dr seorang kawan di tumblr (quraners.tumblr.com).
Gak ada lagi selain cinta. Cinta merubah lemah jadi kuat, merubah lupa jadi ingat, merubah ragu jadi yakin. Menghafal Qur’an adalah seni mencintai cinta. Tentang bagaimana kita memperjuangkan cinta itu, menjaga dan merawatnya sepenuh cinta pula. Tidak masalah jika sekarang masih susah rasanya menghafal, asal jangan pernah mundur. Sehina-hinanya orang adalah yang mundur ke belakang dari medan perjuangan.
Kalau masih ada rasa ragu, lemah, malas, takut itu tanda cinta belum melekat. Berdoalah pada Allah semoga Allah menjadikan hati kita hati yang mencintai Al-Qur’an. Kunci biar tetep on fire? Luruskan niat, tanyakan hatimu kenapa ingin susah payah menghafal, jika sudah mendapat jawabannya maka istiqomahlah :)

Hatur nuhun quraners

Lagi2, poin pentingnya adalah terus melangkah dan bergeraklah kembali..


#hafalquran #banguncinta #AlQuran #travelysnap #travelquotes #travel #mendaki #hiking #mountain #sky #cloud #ijen

…Mahal na mahal kita baby ko kaya lagi kitang inaangkin. Akin ka lang ha? Para sakin hindi ikaw yung tipo ng babae na niloloko ikaw yung tipo ng babae na pinapakasalan at minamahal habang buhay alam ko namanna gusto mo din syempre ng ganon lalaki diba? Ako na yun baby ko ako na yung lalaking mamahalin ka habang buhay, iintindihin ka, aalagaan ka, rerespetuhin ka at hindi ka iiwan kahit anong mangyari. Basta baby ha tutuparin natin mga plano natin promise. ☺️😘😘 …
—  Morning messages be like. (From: theclarkkentx :> )