kata nasihat

Sendiri,

Orang-orang yang terbiasa sendiri, lambat laun akan jatuh cinta pada kesendiriannya.

Penjagaannya begitu rumit, hingga tak sembarang orang bisa memasuki ruang di hatinya. Tak ada benar-benar mengenal seperti apa dia ketika sedih, bahagia, atau bahkan terluka. Yang mereka tahu orang-orang yang terbiasa sendiri adalah mereka yang sibuk dengan dunianya sendiri, tanpa peduli siapapun yang peduli. Tanpa terpikir untuk membuka penggalan kisah pada mereka yang jauh lebih terbuka.

Orang-orang yang terbiasa sendiri, biasanya akan sulit untuk didekati. Terutama di dekati perasaannya. Kesendiriannya telah membuatnya kuat menjalani cerita hidupnya dalam sunyi. Mungkin sebagian dari mereka akan banyak mengetahui tentang kita, tapi tidak dengan kita kepadanya. Karena telinga mereka lebih banyak bekerja dibandingkan dengan mulutnya. Iya, mereka yang terbiasa sendiri lebih sering mendengar daripada terdengar suaranya.

Seperti kamu.

Kamu yang terbiasa sendiri, menikmati sepi yang hanya tinggal kata-kata saja untukmu. Kamu sulit untuk aku dekati. Atau mungkin, caraku saja yang salah untuk mendekat?

Lalu,

Apa yang harus aku lakukan untuk bisa mendekatimu?

Ah,

Benar kata orang-orang. Masih nasihat yang sama.

Cara terbaik untuk mendekati orang yang terjaga, adalah dengan cara berdoa dan mendoakannya. Mungkin bisa saja doa yang kamu panjatkan akan bertaut dengan do’aku yang panjang ini. Kuyakin, perempuan seperti kamu, setangguh apapun itu, pasti akan ada saat dimana kamu akan membutuhkan bahu untuk bersandar.

Dan akan aku pastikan, pemilik bahu itu adalah aku. Aku akan mewujudkannya dengan jalan yang benar.

Dengarlah, kini aku sedang mengusahakan segala sesuatunya untukmu.

Aku dan kamu bisa apa, jika ternyata Tuhan diatas sana berkehendak meluruhkan benteng kesendirian kamu dan aku menjadi “kita”.