isnan

Magi: ANIME ICON POST #2

Perfect for pressuring your friends into RPing lesser played characters (like Ka Koubun or Ugo), and popular characters alike! All icons by candorcapricious. If possible, please credit, if used.


Sinbad: 18 icons
Judal: 27 icons
Isnan: 15 icons
Ka Koubun: 16 icons
Ren Kougyoku: 17 cions
Alibaba: 18 icons
Cassim: 16 icons
Ugo: 16 icons
Aladdin: 15 icons
Ja'far: 9 icons
Masrur: 6 icons
Morgiana: 11 icons
Other: 10 icons

Preview:

    

More under the cut~

Keep reading

Logan over Jess any day. Jess is the high school bad boy you eventually grow tired of once you realize you like being treated nicely. Jess crossed boundaries when he tried to weasel his way into Rory’s relationship with Dean (don’t care much for Dean, but if you disrespect a relationship so far as to try and make the person cheat on their partner, you’re disgusting). Logan made it plain as day from the beginning what Rory would be getting from him, and Rory agreed. He did not play her, fuck off with that “manipulative” bs you accuse Logan of over and over. He even kept his distance from Rory in the beginning. RORY had to chase him this time, not the usual Dean/Jess pining over Rory.

1. Jess tried to force himself on Rory/Logan asked permission twice from Rory before having sex.
2. Jess ran away from problems/Logan decided to stay and sort it out because WOW guess what that’s what character development looks like! (And its not writing a book. You can write a book and still be an ass. Granted, in s6, Jess did seem to be a bit different).
3. Jess didn’t care about Rory’s family and was generally a rude af person (even to dean’s little sister who was a KID for crying out loud). Sure he has a tragic brooding background but hello here/Logan also had a hard family life. He is basically pigeonholed as much as Jess is. But. He. Still. Treats. Rory’s. Loved ones. With. Fucking. Respect.
4. Jess reads. Much wow./Logan reads too, AND has an isnane ability to throw it back at Rory with all her literate references.

I find it interesting how Rory’s relationships with Dean and Jess always had her trying the most to keep the relationship together. Whereas with Logan, he gave her room to grow as an individual; they sorted out their problems TOGETHER and were a TEAM. I’m all here for support and development, leave your emotionally abusive & moody badboy at the doorstep, I don’t want it. Those relationships which seemed dark and mysterious were interesting at first but it was all surface level. There’s a reason Logan was the longest relationship she had. It was the most beautifully developed one, the one where Rory/Logan mature as an individual and a partner. They’ve all made mistakes (Rory and Dean cheated on Dean’s wife and no one gives shit to Rory, Jess treated Rory like shit and people fawn over his “misunderstood” persona, but Logan makes a mistake - and OWNS UP TO IT - and he’s labelled the shitty boyfriend? Wtf?????)

Nasihat Yang Membekas

🌻Nasihat yang membekas🌻

Suatu ketika dulu, kak Dwi Amelia Susilowati pernah berkata “jika hatimu nyaman ketika dicintai, maka berjuanglah untuk mencintai lebih banyak.”

Dan kita sepakat, manusia mana sih yang tidak suka dicintai? Karena perasaan dicintai membuat kita merasa dihargai. Perasaan dicintai membuat kita merasa dibutuhkan, lalu kemudian karena ada yang cinta maka kita bahagia. Ada nyala semangat yang membuat kita bergegas menjadi lebih baik agar cinta mereka pada kita terus tumbuh.

Lalu orang yang baik, tidak fokus pada dicintai saja, tapi juga mencintai. Sebab ia tau, ada peluang kebaikan disana. Ada gelimang pahala karena membuat orang lain senang. Dengan cinta kita, ada semangat yang kembali nyala dalam jiwa mereka. Lalu karenanya, kita ingin berusaha mencintai lebih banyak. Agar kebaikan ini menjadi sinergis.

Di waktu yang lama sebelumnya, uda Ibrahim Musa Ashshiddiq @udashidiq pernah berbagi tentang hikmah/ibrah kisah Nabi Musa. Nabi diundang oleh dua orang perempuan yang ditolongnya, untuk menghadiri jamuan makan ayah mereka. Saat menunjukkan jalan menuju rumah, nabi Musa meminta mereka berjalan di belakang beliau dan meminta mereka melemparkan sesuatu -mungkin kerikil-sebagai penunjuk arah kiri atau kanan. Yang menjadi pertanyaan adalah, kenapa sih nabi Musa repot repot menyuruh lempar sesuatu untuk jadi penanda padahal bisa saja perempuan itu didahulukan jalan kan?

Tapi, akhlak nabi Musa sungguh sangat memuliakan perempuan. Nabi musa tak ingin berjalan di belakang perempuan yang tentu saja ada celah “fitnah” atau ujian disana.

Nasihat itu begitu membekas sehingga aku malu untuk sekedar memposting foto tampak punggung. Bukan berarti aku jadi bebas menjudge teman teman yang berbuat demikian. Ini murni penjagaan diri pribadi. Tidak ada paksaan.

Sejak itu malu aja rasanya kalau foto tubuh bagian belakang aku seliweran di timeline dan dilihat laki laki. Aku gak bilang laki laki pikirannya gak kekontrol, aku cuma malu aja. Toh laki laki juga gak peduli. Tapi aku nya yang malu jadi suka suka ku kan mau post atau gak.

Prinsip ini juga selalu diuji. Dan gak ada yang jamin tahun depan atau ketika telah berkeluarga aku masih malu begini. Dengan godaan yang dahsyat, perdebatan tentang yang membolehkan dan yang tidak, maka meminta Allaah istiqomahkan adalah hal yang wajib.

Dan aku sama sekali gak punya hak untuk merasa lebih baik dibanding yang upload foto. Sedangkan boleh jadi dosaku lebih banyak, amalku lebih sedikit yang diterima. Allaahu..

Jadi kalau ada perempuan lain yang begitu, ya aku gak fokus ke fotonya, fokus ke caption atau sesuatu yang dia share aja. Dan gak boleh judge orang apalagi menghakimi niat orang dan bersangka buruk. Hak hak orang atuh mah, hargai aja.

Kemudian bang Rahim Isnan Al Hilman @rahimisnanalhilman juga pernah berbagi dalam sebuah kesempatan tentang banyaknya perempuan yang hilang rasa malunya dengan kode kode perasaan, memberi isyarat ke publik dia jomblo atau ingin menikah dan kode tentang galau galau tidak jelas yang membuat kaum perempuan kelihatan lemah. Dan tentu saja ini kembali jadi cambuk bagi aku pribadi untuk lebih menjaga diri.

Kak Sistella Febrina juga pernah memberikan nasihat pendek tapi dalem. Beliau berkata “ketika Lola perlu memilih, pilihlah pilihan yang paling menyelisihi hawa nafsu. ” ini jadi reminder terus ketika jiwa yang kerontang lagi malas ibadah atau malas berbuat baik. Abis ingat ini, langsung bangkit dan jadi semangat lagi horeee :3

Di waktu yang beda, waktu baru kenal Afifah Makhirliana @afifahmakhirl setahun yang lalu awal maret 2015, aku selalu ingat satu kalimat andalan fifah “Semoga Allaah selalu jadi yang pertama untuk kita ya. Harus.” dan kalimat itu selalu teringat ketika ada sesuatu atau orang lain yang dengan sadar atau tidak sadar aku posisikan di hati, melebihi kedudukan Allaah.

Selalu ada cara bagi Allaah untuk menegur kita yang keliru, lupa, lalai atau jauh dari Dia. Hanya seringnya kitalah yang mengabaikan teguran, mencari pembenaran yang kita karang-karang sendiri lalu membuat jarak yang jauh antara kita dengan Dia.

Jangan berhenti jadi baik, jangan berhenti memberikan nasihat. Kita tidak pernah tau kebaikan mana yang menjadi jalan bagi orang lain untuk bersemangat menjaga diri dan melakukan kebaikan yang berlipat. Semua nasihat dan orang menginspirasi ini adalah rezeki dari Allaah. Alhamdulillaahilladzii bi ni'matihi tatimmushshalihaat😊🌻

Sepenuh hati, yang tidak lebih baik dari yang membaca, dan masih butuh terus istiqomah, butuh terus ditegur dan dinasihati; Trilola Virginia Devino 😊