i ntroverted

INTJ Sucks

Menjadi I-ntrovert adalah menjadi seseorang yang tidak asyik. Tidak gampang memulai percakapan. Malah seringnya bercakap dengan diri sendiri saat melihat keramaian atau kendaraan-kendaraan yang melintas di jalan, atau saat terperangkap dalam masa lalu. Tidak tahan berlama-lama di keramaian. Aneh karena butuh waktu untuk diri sendiri untuk tetap waras.

Menjadi orang yang i-N-tuitif adalah menjadi seorang pemimpi dan setengah orang gila. Dia bisa hilang kemana saja angan membawanya. Dia bisa tersesat di fantasinya sendiri. Dia bisa gila karena sibuk memikirkan masa depan, konsekuensi dan konsekuensi dari sebuah konsekuensi.

Menjadi orang T-hinking berarti siap menjadi orang tanpa hati. Hitam atau putih. Tidak ada ampun. Puisi romantis malah dianalisis apakah logis. Sehingga imajinasi sastra ada batas hukum sebab akibatnya. Personifikasi harus masuk akal dan hiperbola bisa diwajarkan nalar.

Terakhir, berteman dengan orang yang punya sifat inheren J-udging bisa berakibat makan hati. Tindakanmu bisa saja dihakimi, dituding, dikira begini begitu. Orang ini biasanya mengambil kesimpulan cepat sepihak tanpa menyerap banyak informasi dari orang sekitar.

Kombinasi I, N, T dan J adalah seseorang yang ‘overwhelmed’ dengan pertarungan yang ada di kepalanya sendiri. Imajinasinya harus dia tabrakkan dengan pikirannya, dan seringkali dia cepat-cepat menjatuhkan vonis pada pertarungan itu. Yang terburuk adalah sulit baginya membiarkan orang lain mengambil bagian pertarungan itu.

INTJ overthinks. INTJ sucks.