hujurat

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokkan) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olokkan) wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan) dan Janganlah kamu mencela diri sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.” (QS. 49:11)

ISLAM AGAMA CINTA
Cinta mengubah tinta menjadi rima. Cinta mengubah penyair menjadi pecinta. Pencinta menjadi kekasih. Dan kekasih menjadi yang mengasihi. Islam adalah Agama Cinta. Yang mengasihi seluruh ummat manusia. (H.W)
ALLAH SWT BERFIRMAN,
1. “Kami tidak mengutus engkau, Wahai Muhammad, melainkan sebagai rahmat bagi semesta alam.” (QS.Al-Anbiya:107)
.
2. “Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad), melainkan kepada seluruh ummat manusia sebagai pembawa berita gembira..” (QS.Saba:28)
.
3. “Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal..” (QS.Al-Hujurat:13)
.
4. “Tidak ada paksaan untuk (memasuki) Agama (Islam); Sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang salah.” (QS.Al-Baqarah:256)
.
5. “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan nasehat yang baik, dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.” (QS.An-Nahl:125)
.
6. “Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu.” (QS.Ali-Imran:159)
.
7. “Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya.” (QS.Al-Maidah:32)
.
Sungguh sangat disayangkan sekali bagi orang-orang Islam yang menampakkan Islam sebagai Agama yang KASAR, penuh RASA BENCI, RADIKAL dan IN-TOLERAN. Entah itu melalui kata-kata ataupun tindakan.
Semoga kita semua bisa menjadi pribadi yang mencerminkan Islam Rahmatan lil Alamin, mengasihi seluruh alam semesta.
Islam yang mengasihi seluruh ummat manusia, dan penuh cinta kasih kepada sesama, meskipun beda agama.
RASULULLAH SAW BERSABDA : “Kasihilah makhluk yang dibumi, maka engkau akan dikasihi yang dilangit.” (HR.Thabrani)
#Puisi #Syair
#Islam #Agama #Cinta
#MahabbahCinta
@mahabbahku
#duniajilbab

Made with Instagram

JANGAN MENGUMBAR AIB ORANG 😷❌

🍂 Hukum asal menceritakan dan mengumbar aib seorang muslim adalah haram.
ALLAH سبحانه وتعالى berfirman artinya, _“…dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yaang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati. Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya.”_
*(QS. al-Hujurat : 12)*
Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda artinya, _“Setiap muslim atas muslim lainnya haram (menumpahkan) darahnya, hartanya dan kehormatannya.”_
*(HR. Muslim)*

🍂 Mengumbar aib yakni dengan menceritakan sesuatu yang dibenci oleh saudaranya kepada orang lain. Baik hal tersebut memang ada pada dirinya, ataupun tidak ada padanya, dan yang kedua ini lebih besar dosanya.
Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda artinya, _“Tahukah kalian apakah ghibah itu?.”_
Para sahabat menjawab, “ALLAH dan Rasul-Nya lebih tahu?.”
Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda,
_“Yaitu kamu menyebut saudaramu dengan sesuatu yang dia benci?.”_
Seseorang bertanya, “Bagaimana jika yang saya katakan memang ada padanya?.”
Beliau صلى الله عليه وسلم menjawab, _“Jika yang kamu katakan ada padanya, maka kamu telah berbuat ghibah. Dan jika yang kamu katakan tidak ada padanya, maka kamu telah menfitnah.”_
*(HR. Muslim)*

🍂 Balasan bagi orang yang senang mengumbar aib manusia dan menghina kehormatan mereka.
Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda artinya,
_“Ketika aku dimi'rajkan (ke langit), aku melewati suatu kaum yang mempunyai kuku dari kuningan. Mereka mencakar-cakar muka dan dada mereka sendiri. Maka aku berkata, "Siapa mereka itu, wahai Jibril?.”_
Maka Jibril menjawab, _“Mereka itu adalah orang-orang yang memakan daging manusia (membicarakan aib) dan menghina kehormatan mereka.”_
*(HR. Abu Daud)*

🍂 Disisi lain ALLAH juga memberikan keutamaan bagi mereka yang membela kehormatan seorang muslim
Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda artinya, _“Barangsiapa yang memelihara kehormatan saudaranya, maka ALLAH akan memelihara dirinya dari api neraka.”_
*(HR. at-Tirmidzi)*
_____________

*Al-Sofwa Channel*
| wwwalsofwacom

*******************************************************************

Islam-The Cure For Racism & The Story Of Hz. Bilal Al Habashi (ra)


BismillahirRahmanirRahim

Ya Ayyuhal Mu’minoon! O Believers! Welcome to you on this Day of Jummah in the Month of Shawwal. O Believers. The sign of a believer is that he is always giving shukr (thankfulness). So, we must always be giving thanks, we must always be showing gratitude, that Allah (swt) has given us the honor of Islam. Elhamdulillah.

Elhamdulillah that we have been blessed to be guided to the most perfect way. As Allah (swt) is saying in the Holy Quran: BismillahirRahmanirRahim. “Today I have perfected your religion for you, completed My blessing upon you, and have chosen for you Islam as your religion. And it is Allah’s blessing upon us that we have been chosen to follow this way.” Allah (swt) is saying in Surah Hujurat:BismillahirRahmanirRahim. “They think they have done you a favor, ya Muhammad (asws), by becoming Muslims! Say: Do not consider your Islam a favor to Me. No indeed! It is Allah who has favored you by guiding you to the faith if you are telling the truth. Sadaqallahul Azim.” So we are thanking our Lord, Allah (swt), forever and always, for blessing us to be Muslims, and for letting us to be in the Ummat of His Habib, Sayyidina Muhammad (asws).

O Believers! Believe. Everything about Islam is perfect. Do not listen to so called “modern” Muslims, “philosopher” Muslims, “moderate” Muslims, “progressive” Muslims, “feminist” Muslims, Muslims who are saying that Islam does not fit into this era and it needs to be reformed. Islam is perfect. Islam has the answer to every question. Islam has the solution to every problem.

People today are saying that Islam can learn and benefit from other thinkings, and that Islam should change to reflect the teachings of these societies.  Know that whoever says this, he is a liar. Because Islam is not in need of anything. As Allah (swt) is saying in theAyet we mentioned, He has perfected the religion of Islam. And the truth is that the west, the east, the north, the south, the whole world is in need of Islam. And the whole world, if it wants to come out from the mess that it is in, then it needs to follow the Way of the Holy Prophet (asws), to Islam.  This is the truth.

Keep reading

“Ukhuwah”
Dari segi bahasa berasal dari ‘akhun’ yang artinya saudara, teman, sahabat, dan lain-lain.
Dari segi istilah menurut Al-Quran artinya perasaan kasih sayang, tolong menolong diantara umat islam.

Allah berfirman “Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara, maka damaikanlah diantara kedua saudaramu dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat” (QS. Al-Hujurat : 10)

Ukhuwah juga ibarat satu kesatuan sistem tubuh.

Rasulullah bersabda “Perumpamaan kaum mukmin dalam kasih sayang adalah seperti satu tubuh. Jika satu bagian anggota tubuh sakit maka akan merasa sakit seluruh tubuh, yaitu dengan tidak bisa tidur dan merasa demam.” (HR. Bukhari Muslim)

Inilah yang kita butuhkan untuk menjalin ukhuwah:
1. Ta'rauf (Saling Mengenal), kita harus mengetahui karakter dan sudut pandang masing-masing.
2. Tafahum (Saling Memahami), setelah mengenal kita harus bisa memahami, apa kesukaannya, apa kelebihan dan kelemahannya, dan lain-lain.
3. Ta'awun (Saling Menolong), kita harus saling membantu dalam hal kebaikan.
4. Takhayul (Saling Menanggung), hadits Rasulullah “Perumpamaan muslim dengan muslim lainnya itu seperti bangunan, saling menguatkan satu sama lain.” (HR. Bukhari Muslim)

Sudahkah kita berbuat seperti itu kepada teman, sahabat atau saudara kita ? Mari kita introspeksi dan mulai menjalin ukhuwah Karena Allah.

Tag sahabatmu dan ucapkan “Ana Ukhibbuki Fillah Ukhti !” 😆
.
.
Kontribusi oleh @listyartwork
#listyartwork #elproduction #kartunmuslimah #duniajilbab #design #art #ukhuwah

Made with Instagram