heuuu

Yaa Rasulallaah, aku yang nista ini bolehkah merindumu?

Andai engkau ada di sini, kami pasti tak akan terberai seperti sekarang, dihinakan, direndahkan.

Duh Rasulallaah, andai engkau ada di sini, kami pasti dapat bercerita betapa jeri jalan yang harus dilalui untuk menapak agama ini. Lalu dengan senyum bersahaja, engkau menenangkan kami, “Bukankah surga lebih indah? Anggap saja perjuangan ini sebagai maharnya.”