h²

Bismillahirrahmanirrahim

يَوْمَئِذٍ يَتَّبِعُونَ الدَّاعِيَ لَا عِوَجَ لَهُ وَخَشَعَت الْأَصْوَاتُ لِلرَّحْمَنِ فَلَا تَسْمَعُ إِلَّا هَمْسًا ﴿١٠٨﴾

O gün insanlar, dâvetçiye (İsrafil'e) uyacaklar. Ona karşı yan çizmek yoktur. Artık, çok esirgeyici Allah hürmetine sesler kısılmıştır. Bu yüzden, fısıltıdan başka bir ses işitemezsin.

Tâ-hâ, 108

Allahım! “Kâf Hâ Yâ Ayn Sâd” hakkı için, 

 Gazabını acilen onlara musallat eyle.

Allahım, birliklerini boz,topluluklarını parça parça et,kılıçlarını körelt ve sayılarını azalt. Allahım, başlarına musibet yağdır,üzerlerine azabını gönder,onları hilm ve lütuf sahandan çıkar, onlara verdiğin süreyi sonlandır, ellerini boyunlarına bağla ve kalplerine rapteyle. Bizim için planladıkları kirli emellerine ulaşmalarına müsaade etme.Elfü elfi amîn.

Memang nikmat melihat keberhasilan orang lain

Memang menyenangkan membayangkan kenikmatan yang diraih orang lain

Namun terkadang kita sering mengabaikan usaha keras dibaliknya, jerih payah imbalannya

Kamu terlalu sibuk melihat, mengangan-angan

Ketika mereka berkerja, bersusah payah

Kamu terlalu sibuk tersenyum, berdecak kagum

Selagi mereka berkorban, memaksimalkan tidur yang sedikit

Sadar atau tidak

Kamu terlalu asyik berlindung dibalik orang tua

Kamu terlalu asyik bernaung dibawah bayang - bayang mereka

Yang suatu saat harus dihadapi dengan keyakinan seyakin - yakinnya

Bahwa waktu akan terus berjalan, mereka tak akan terus memayungimu

Bahwa umur akan terus beranjak menua, dengan segala resikonya serta konsekwensinya

Maka, jangan lah bangga terhadap apa yang telah diperoleh mereka

Janganlah berpamer - pamer ria terhadap kendaraan mewahmu, gadget berkelasmu

Jika itu smua masih hasil mengemis sendu

Karena itu bukan hasilmu, bukan atas kerja kerasmu, bukan atas sedikitnya tidurmu

Mereka yang terlambat menyadari, akan tak siap dikemudian hari

Maka benarlah perkataan Ali r.a sebagaimana kita seharusnya :


ليس الفتی من يقول هذا ابی , لکن الفتی من يقول هاانا

Laisal fatâ man yaqûlu Hâdzâ Abî, lâkinnal fatâ man yaqûlu Hâ Ana dzaa

Bukanlah pemuda yang berkata “inilah ayahku”, tapi seorang pemuda ialah mereka yang berkata “ inilah aku”


Selamat mendewasa, selamat mempersiapkan masa depan

Semangat menyemai tamanmu, menanaminya dengan pohon kerja keras, menyiraminya dengan keringat peluh penuh keceriaan, menyemainya dengan doa serta harapan kebahagiaan

Karena hijaunya rumputmu, ditentukan sendiri olehmu