gembeng

Semua akan baik-baik saja.

Jangan khawatir. Kamu nggak perlu sepanik itu.

Sebab kamu hanya perlu percaya satu hal, semua akan baik-baik saja.

Terkadang memang kita perlu berpura-pura baik-baik saja meskipun semua belum baik-baik saja. Terkadang kita perlu menghibur diri dengan mengatakan kepada diri sendiri bahwa semua baik-baik saja meskipun kenyataannya belum baik-baik saja. Semua akan baik-baik saja.

Pada gemuruh hati yang merindui tapi terancam jarak. Katakanlah, semua akan baik-baik saja. Pada kecamuk rasa yang dikecewakan. Katakanlah, semua akan baik-baik saja. Pada riuhnya kepercayaan yang dikhianati. Katakanlah, semua akan baik-baik saja. Pada seluruh mimpi-mimpi yang susah payah dibangun lalu tiba-tiba roboh begitu saja. Katakanlah, semua akan baik-baik saja. Pada penerimaan dan pengikhlasan yang masih begitu berat. Katakanlah, semua akan baik-baik saja.

Kamu hanya perlu percaya satu hal, semua akan baik-baik saja.

Kamu akan baik-baik saja. Aku akan baik-baik saja. Kita akan baik-baik saja. :)

Kucing

Entah sejak kapan aku mulai merasa terancam berada di dekatnya
Hanya remang-remang ingatan yang aku ingat, daguku pernah tercakar. Saat aku kecil dulu.
Dan entah bagaimana, hal itu aku rasakan pada setiap binatang. Tak pernah merasa aman, selalu merasa terancam. Memang pada dasarnya aku terlalu gembeng.

“gapapa, gapapa. cuman kucing kok. kan itu binatang kesayangan nabi”
- ucap seorang teman kala itu

oh betapa aku sangat ingin menjawab
“aku juga ga pengen takut, pengen biasa aja, pengen berani megang. but somehow it’s really really hard to do.”

rasanya sama, seperti ceritaku tentang air dan kolam renang. keduanya samasama pernah menumpahkan air mata. Aku takut.

someday in November 2017