everystory

Narasi di Siang Itu...

Saya: eh, kayaknya dirimu yang bakalan jadi ketua RSC loh? *wajah monster* *niat nggoda aja*

Sejawat saya: nggak mau ah! pasti aku tolak kalau aku yang ditawarin.

Saya: kenapa?

Sejawat saya: soalnya saya megang amanah acara lain juga.

Saya: loh, kok bisa? acara apa? *muka gak terima*

Sejawat saya: acaranya Islamic Book Fair. disuruh ngadain di Surabaya.

Saya: loh apa hubungannya denganmu? kok kamu ikut2an gituan?

Sejawat saya: hmm, sekalian nambah-nambah penghasilan sih. *sambil nyengir*

Kakak kami: nah, itu yang menyebabkan keringatmu tidak berkah, saudaraku. saya yakin memang niat awal kamu untuk berdakwah juga di acara itu. namun ketika bersitan ingin yang lainmu itu, membuat amal da'awimu itu tidak semulia niat awal. sehingga kamu memilih amanah disana.

Saya: karena disini tidak ada gajinya. jadi kamu milih yang disana? *dengan nada canda*

#selanjutnya suasana dipenuhi percakapan canda lain, sebagaimana cara laki-laki mengalihkan pembicaraan. Tapi sungguh, itu mengena bagi saya. mengena bukan sebagai ‘Saya’, tapi saya juga menganggap nasehat itu ditujukan pula pada saya yang sebagai 'Sejawat saya’. Astaghfirullah.

Dari Amirul Mu’minin, Abi Hafs Umar bin Al Khottob rodiallohuanhu, dia berkata: Saya mendengar Rosululloh alaihisolatu wassalam bersabda : Sesungguhnya setiap  perbuatan tergantung niatnya  Dan  sesungguhnya  setiap  orang  (akan dibalas)berdasarkan apa yang dia niatkan. Siapa yang hijrahnya  karena (ingin mendapatkan keridhaan) Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada (keridhaan) Allah dan Rasul-Nya. Dan siapa yang hijrahnya karena dunia yang dikehendakinya atau karena wanita yang ingin dinikahinya maka hijrahnya (akan bernilai sebagaimana) yang dia niatkan. “ (H.R. Bukhori no:01 dan Muslim no:1907)


* RSC = Ramadhan Student Compilation. acara di bulan Ramadhan.