enstroms

Perokok Pasif Hanya Bualan Semu

Sejak Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat mempublikasikan penelitian perokok pasif, untuk menyebut orang-orang yang tinggal dan hidup berdekatan dengan para perokok, mempunyai akibat mengidap penyakit paru-paru yang sama dengan perokok aktif pada 1992.  Data tersebut sering didaur ulang hingga sekarang tanpa lagi mempertanyakan secara kritis kebenaran dan maksud tersembunyi di balik penelitian ini.

Padahal Congressional Research Service (CSR) telah mengeluarkan laporan penelitian kaitan antara perokok pasif dengan penyakit paru-paru dan kematian yang diakibatkan oleh penyakit paru-paru.

Dari penelitian yang dilakukan selama 20 bulan dan melibatkan 35.000 responden yang tidak pernah merokok selama 39 tahun di California, CSR akhirnya membuat publikasi ilmiah yang menyatakan tak ada hubungan statistik yang signifikan antara paparan perokok pasif dan kematian akibat kanker paru-paru.

Ternyata studi ini bukanlah yang pertama menyatakan bahwa tak ada kaitan antara kanker paru dengan perokok pasif. Bahkan antara tahun 1959-1989, dua pentolan kampanye antirokok di AS bernama James Enstrom dan Goeffrey Kabat melakukan survey terhadap 118.094 California untuk membuktikan apakah merokok benar-benar memberikan efek samping yang mengerikan pada orang-orang terdekat pada perokok.

Keduanya melaporkan paparan rokok dari lingkungan atau biasa disebut dengan “Perokok pasif” tidaklah menaikkan risiko kanker paru maupun penyakit jantung seseorang secara signifikan, bahkan ketika mereka terpapar bertahun-tahun.


by surelrokok via Rokok Indonesia

via rokokindonesia.com http://ift.tt/1OE6PiR